summer course Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/summer-course/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Thu, 30 Jan 2025 02:28:45 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 UGM dan WSU Gelar International Summer Course Soal Biodiversitas di Gunungkidul dan Tarakan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-wsu-gelar-international-summer-course-soal-biodiversitas-di-gunungkidul-dan-tarakan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-wsu-gelar-international-summer-course-soal-biodiversitas-di-gunungkidul-dan-tarakan/#respond Thu, 30 Jan 2025 02:21:30 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75207 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Western Sydney University (WSU) resmi membuka International Summer Course (ISC) bertempat di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yaitu di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 21-23 Januari 2025 dan dilanjutkan di Tarakan, Kalimantan Utara pada 24 Januari – 8 Februari 2025. Acara […]

Artikel UGM dan WSU Gelar International Summer Course Soal Biodiversitas di Gunungkidul dan Tarakan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Western Sydney University (WSU) resmi membuka International Summer Course (ISC) bertempat di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yaitu di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 21-23 Januari 2025 dan dilanjutkan di Tarakan, Kalimantan Utara pada 24 Januari – 8 Februari 2025.

Acara pembukaan ISC ini dihadiri oleh 16 mahasiswa WSU, 6 mahasiswa UGM, 3 dosen WSU, dan beberapa dosen Biologi UGM. Pembukaan diawali dengan laporan dari Dr. Eko Agus Suyono, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni Fakultas Biologi UGM, yang juga bertindak sebagai Ketua Penyelenggara International Summer Course. “Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara UGM dan WSU yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir,” kata Eko, Kamis (30/1).

Prof. John Charles Hunt, selaku perwakilan dari WSU, berharap agar kegiatan ini dapat berlanjut dan memperluas kolaborasi dalam bidang riset dan akademik di masa depan. Hal senada juga diungkapkan oleh Prof. Dr. Puji Astuti, selaku Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, menyampaikan apresiasi terhadap kerjasama ini, dan menyebutkan bahwa ISC ini adalah yang kedua di bulan Januari 2025 setelah kolaborasi dengan Monash University dengan Sekolah Vokasi UGM. “saya kira fokus dari summer course yang mengangkat isu biodiversitas dan keberlanjutan lingkungan serta peran UGM dalam mendukung konservasi di Kalimantan dan Papua,” katanya.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, menuturkan Yogyakarta merupakan tempat yang istimewa dengan kekayaan budaya dan alamnya, dan berharap para peserta ISC dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai aspek selama kegiatan di Yogyakarta.

Para peserta kursus musim panas ini melakukan kunjungan ke Museum Biologi UGM, yang dipandu oleh Donan Satria, M.Sc., Dosen Sistematika Hewan Fakultas Biologi. Para peserta sangat antusias menyimak penjelasan mengenai sejarah, peran, dan berbagai koleksi yang ada di museum ini.

Selanjutnya, para peserta melakukan aktivitas lapangan di Marine Riset Station Fakultas Biologi di Pantai Porok, Gunung Kidul. Kegiatan ini meliputi sampling intertidal dan pengamatan keanekaragaman hayati di pantai tersebut. Eksplorasi tersebut dipandu oleh Dr. Rury Eprilurahman yang berfokus pada hewan dan Dr.Eng. Thoriq Teja Samudra terkait Makroalga. Martin Holland, Koordinator International Summer Course dari WSU, menyampaikan bahwa field trip ini menjadi pemanasan sebelum agenda utama summer course di Tarakan, Kalimantan.

Melalui ISC ini, kata Budi daryono, kolaborasi antara WSU dan Fakultas Biologi UGM dapat semakin erat, membuka peluang untuk kerjasama lebih lanjut dalam bidang akademik dan riset, serta berkontribusi dalam pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan. “Melalui semangat kolaborasi ini, diharapkan kegiatan-kegiatan serupa dapat berlanjut dan mempererat hubungan antara UGM dan WSU, serta mendukung upaya konservasi dan pelestarian alam di Indonesia dan global,” pungkasnya.

Reportase :  Ichsan Risalba/Fak.Biologi

Penulis : Jelita Agustine

Editor : Gusti Grehenson

Artikel UGM dan WSU Gelar International Summer Course Soal Biodiversitas di Gunungkidul dan Tarakan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-wsu-gelar-international-summer-course-soal-biodiversitas-di-gunungkidul-dan-tarakan/feed/ 0
Keuntungan dari Wirausaha Sosial Sebaiknya Diarahkan untuk Membantu Orang Lain  https://ugm.ac.id/id/berita/keuntungan-dari-wirausaha-sosial-sebaiknya-diarahkan-untuk-membantu-orang-lain/ https://ugm.ac.id/id/berita/keuntungan-dari-wirausaha-sosial-sebaiknya-diarahkan-untuk-membantu-orang-lain/#respond Wed, 17 Jul 2024 09:20:04 +0000 https://ugm.ac.id/?p=67049 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Nanyang Technology University of Singapore dan University of Groningen mengadakan program Global Summer Week (GSW) 2024 yang berlangsung dari tanggal 15-26 Juli 2024 di Ruang Auditorium lt. 8, Gedung Learning Center, FEB UGM. Pada hari kedua, selasa (16/7), summer course yang diberikan mengambil tema […]

Artikel Keuntungan dari Wirausaha Sosial Sebaiknya Diarahkan untuk Membantu Orang Lain  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Nanyang Technology University of Singapore dan University of Groningen mengadakan program Global Summer Week (GSW) 2024 yang berlangsung dari tanggal 15-26 Juli 2024 di Ruang Auditorium lt. 8, Gedung Learning Center, FEB UGM. Pada hari kedua, selasa (16/7), summer course yang diberikan mengambil tema “Introduction to Social Entrepreneurship and Innovation” dan “Designing Social Business Model and Measuring Social Impact” yang disampaikan oleh pakar epidemiologi dari University of Groningen, Dr. Eelko.

Dalam diskusi seminar summer course tersebut, Eelko memaparkan tentang inovasi dan social entrepreneurship, yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu inovasi, entrepreneurship, dan social aspects. Menurutnya kegiatan wirausaha sosial merupakan upaya yang membantu orang lain. Meski usaha untuk mencapai keuntungan sebanyak-banyaknya namun keuntungan tersebut dalam rangka membantu orang lain. “Jadi, usaha ini merupakan usaha yang tidak hanya menghasilkan banyak uang untuk dirinya sendiri, tetapi juga menghasilkan uang untuk membantu orang lain,” jelasnya.

Menjawab pertanyaan peserta, jika suatu tempat yang dilanda kelaparan, jenis usaha seperti apa yang mampu diberikan para peserta untuk mengatasi masalah tersebut. Elko menuturkan model usaha yang dikembangkan seharusnya dapat memberikan solusi jangka panjang. Sebab usaha memberikan atau menyediakan makanan secara langsung tidaklah cukup untuk mengatasi permasalahan tersebut. “Diperlukan observasi yang mendalam untuk menjawab, memahami, dan melihat akar dari masalah tersebut,” paparnya.

Terkait dengan social enterprise, Eelko menegaskan setiap kegiatan usaha yang bertujuan memberikan dampak sosial ke masyarakat harus juga tetap memerlukan keuntungan agar dapat beroperasional secara terus menerus. Keuntungan usaha bisa didapatkan dari hasil kerja sama dengan berbagai pihak.

Giulia Naspi dari University of Canterbury, salah satu peserta GSW mengaku  keikutsertaannya pada summer course kali ini sangat bermanfaat dan mendapat pengalaman menarik, apalagi dengan para pengajarnya yang berasal dari berbagai kampus.

Hal senada juga disampaikan oleh Gideon Lee dari Massachusetts Institute of Technology. Menurutnya, adanya program ini dapat menjadi kesempatan yang baik untuk para mahasiswa Indonesia untuk berkolaborasi dengan mahasiswa asing secara internasional. “Saya kira program ini mendukung penuh para mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap apa yang terjadi di lapangan, dengan berbincang dan berkomunikasi langsung dengan teman-teman barunya,” jelasnya.

Penulis: Leony

Editor: Gusti Grehenson

Artikel Keuntungan dari Wirausaha Sosial Sebaiknya Diarahkan untuk Membantu Orang Lain  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/keuntungan-dari-wirausaha-sosial-sebaiknya-diarahkan-untuk-membantu-orang-lain/feed/ 0
Puluhan Mahasiswa dari Filipina dan Indonesia Bahas Perubahan Iklim di Summer Course UGM https://ugm.ac.id/id/berita/puluhan-mahasiswa-dari-filipina-dan-indonesia-bahas-perubahan-iklim-di-summer-course-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/puluhan-mahasiswa-dari-filipina-dan-indonesia-bahas-perubahan-iklim-di-summer-course-ugm/#respond Wed, 23 Aug 2023 08:39:40 +0000 https://ugm.ac.id/?p=58752 Sebanyak 23 mahasiswa dari lima negara mengikuti Summer Course on Ecosystem-based Disaster Risk Reduction and Climate Change Adaptation (Eco-DRR and CCA) di Fakultas Geografi UGM pada 21-26 Agustus 2023. Dalam kegiatan yang berlangsung secara bauran tersebut para peserta belajar tentang upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang resilien melalui pendekatan ekosistem. Tahun ini summer […]

Artikel Puluhan Mahasiswa dari Filipina dan Indonesia Bahas Perubahan Iklim di Summer Course UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 23 mahasiswa dari lima negara mengikuti Summer Course on Ecosystem-based Disaster Risk Reduction and Climate Change Adaptation (Eco-DRR and CCA) di Fakultas Geografi UGM pada 21-26 Agustus 2023.

Dalam kegiatan yang berlangsung secara bauran tersebut para peserta belajar tentang upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang resilien melalui pendekatan ekosistem. Tahun ini summer course diikuti peserta dari Filipina dan Indonesia yang sebagian besar merupakan dosen, mahasiswa Program Master ataupun Doktoral dari Fakultas Geografi dan Fakultas Teknik UGM dari Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan.

Kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan instansi pemerintah. Beberapa diantaranya Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Pembukaan summer course dilaksanakan pada Senin (21/8) yang dihadiri oleh 23 peserta dan narasumber yang berasal dari lima negara. Sambutan disampaikan oleh Koordinator Summer Course sekaligus mewakili Fakultas Gegorafi yaitu Wakil Dekan Bidang Penelitian, Kerja Sama, dan Alumni, Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, M.T., M.Sc. Lalu, dilanjutkan sambutan oleh perwakilan dari Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA) Office.

Dyah menyampaikan penyelenggaraan summer course tahun ini pertama kali dilaksanakan secara luring setelah terjadinya Pandemi COVID-19. Summer course kali ini merupakan kelanjutan dari berbagai aktivitas terkait Eco-DRR and CCA yang telah diselenggarakan oleh Fakultas Geografi UGM sejak tahun 2010. Summer course terdiri dari berbagai kegiatan berupa Short Course, Summer Course, Training of Instructors, Workshop, Webinar, Joint Research Project, dan Young Researchers School.

Ditambahkan Dyah, untuk narasumber dari UGM berasal dari Fakultas Teknik, Pusat Studi Bencana, dan Pusat Studi Asia dan Pasifik. Selain narasumber dari luar UGM  berasal dari University of Glasgow, Disaster Prevention Research Institute (DPRI) Kyoto University, Universita de Padova, UN Environmental Programm (UNEP), Partnership for Environment and Disaster Risk Reduction (PEDRR), University of Nagoya, and Chinese Academy of Science.

“Lewat kegiatan summer course ini diharapkan dapat  meningkatkan upaya memahami data, kondisi lapangan, dan upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang resilien melalui pendekatan ekosistem. Upaya ini sejalan dengan komitmen UGM dalam peningkatan kualitas pembelajaran baik secara luring maupun virtual sebagai World Class University,”paparnya.

Penulis: Unit Kerja Sama Luar Negeri Fakultas Geografi UGM;

Editor: Ika

Artikel Puluhan Mahasiswa dari Filipina dan Indonesia Bahas Perubahan Iklim di Summer Course UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/puluhan-mahasiswa-dari-filipina-dan-indonesia-bahas-perubahan-iklim-di-summer-course-ugm/feed/ 0
FTP UGM Gelar Summer Course 2023 Diikuti Mahasiswa dari 16 Negara https://ugm.ac.id/id/berita/ftp-ugm-gelar-summer-course-2023-diikuti-mahasiswa-dari-16-negara/ https://ugm.ac.id/id/berita/ftp-ugm-gelar-summer-course-2023-diikuti-mahasiswa-dari-16-negara/#respond Wed, 16 Aug 2023 04:59:22 +0000 https://ugm.ac.id/?p=58456 Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM sukes menggelar Summer Course bertajuk “Innovative Technology for Agroindustrial Sector in Society 5.0” yang berlangsung pada 7-13 Agustus 2023. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring menggunakan zoom meeting dan asynchronously system melalui E-Learning system (e-LOK) UGM ini diikuti 115 mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di 16 negara di dunia. Beberapa […]

Artikel FTP UGM Gelar Summer Course 2023 Diikuti Mahasiswa dari 16 Negara pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM sukes menggelar Summer Course bertajuk “Innovative Technology for Agroindustrial Sector in Society 5.0” yang berlangsung pada 7-13 Agustus 2023.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring menggunakan zoom meeting dan asynchronously system melalui E-Learning system (e-LOK) UGM ini diikuti 115 mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di 16 negara di dunia. Beberapa diantaranya dari Kamboja, Kamboja, Kolombia, Indonesia, Thailand, Nigeria, Malaysia, Bangladesh, Yaman, Sudan, Myanmar, Uzbekistan, India, Polandia, Taiwan, Mesir, dan Somalia

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., saat membuka acara menyampaikan ketahanan pangan menjadi tantangan bagi masyarakat global saat ini yang melibatkan penilaian kecukupan dan gizi makanan untuk semua. Karenanya, upaya untuk mengatasi persoalan tersebut perlu segera diupayakan untuk mengatasi kemiskinan, distribusi produk pertanian, perubahan iklim, serta perlindungan berkelanjutan di bidang pertanian.

“Pengimplementasian metode pertanian yang efisien, mengurangi limbah makanan, meningkatkan distribusi, serta penelitian dan pengembangan juag bisa menjadi solusi mengurai persoalan ini,”tuturnya.

Melalui kegiatan summer course ini Eni berharap para peserta bisa saling bertukar pengetahuan dan gagasan sebagai wujud kontribusi terhadap persoalan ketahanan pangan global.

Pendapat senada juga diutarakan Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt. Ia menyampaikan harapan lewat kegiatan summer course bisa memberikan manfaat bagi seluruh peserta dan institusi yang terlibat. Selain bisa memperdalam penguasaan teori dan konsep teknologi pertanian cerdas, namun juga bisa menghasilkan pemikiran yang inovatif dan solusi terkait produksi pangan pertanian.

Dalam kegiatan summer course kali ini FTP UGM mengundang 24 pembicara meliputi sembilan pembicara nasional dan 15 pembicara internasional. Mereka berasal dari National Taiwan University, Universiti Putra Malaysia, National Institute of Technology of Rourkela, Thammasat University, Kyushu University, Chiang Mai University, Tohoku University, University of Warwick, Prince of Songkla University, Teagasc Ireland, Research Institute for Humanity and Nature (RIHN) Japan, Kasetsart University, National Kaohsiung University of Science and Technology, National Taiwan University of Science and Technology, The University of Groningen, Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri BRIN, Pusat Penelitian Kelapa Sawit PT Riset Perkebunan Nusantara, dan Universitas Gadjah Mada.

 

 

Penulis: Luqlun Arghani FTP; editor: Ika

Foto: Dok. FTP UGM

Artikel FTP UGM Gelar Summer Course 2023 Diikuti Mahasiswa dari 16 Negara pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ftp-ugm-gelar-summer-course-2023-diikuti-mahasiswa-dari-16-negara/feed/ 0
90 Mahasiswa Asing Ikuti Summer Course di FKG UGM https://ugm.ac.id/id/berita/90-mahasiswa-asing-ikuti-summer-course-di-fkg-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/90-mahasiswa-asing-ikuti-summer-course-di-fkg-ugm/#respond Tue, 15 Aug 2023 07:35:31 +0000 https://ugm.ac.id/?p=58421 Sebanyak 90 mahasiswa asing mengikuti program summer course di Fakultas Kedokteran Gigi UGM. Para mahasiswa yang berasal dari 10 Fakultas Kedokteran Gigi di ASEAN plus Jepang ini belajar dan berdiskusi bersama tentang dunia kedokteran gigi selama tujuh hari mulai 14-20 Agustus 2023. Beberapa perguruan tinggi yang mengirimkan mahasiswanya dalam program summer course ini antara lain […]

Artikel 90 Mahasiswa Asing Ikuti Summer Course di FKG UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 90 mahasiswa asing mengikuti program summer course di Fakultas Kedokteran Gigi UGM. Para mahasiswa yang berasal dari 10 Fakultas Kedokteran Gigi di ASEAN plus Jepang ini belajar dan berdiskusi bersama tentang dunia kedokteran gigi selama tujuh hari mulai 14-20 Agustus 2023.

Beberapa perguruan tinggi yang mengirimkan mahasiswanya dalam program summer course ini antara lain Universiti Malaya (Malaysia), Universiti Sains Malaysia, International Islamic University Malaysia, Khon Kaen University Thailand, Thammasat University Thailand, dan Universiti Brunei Darussalam. Lalu, University The Philippines, University Centro Escolar Makati Philippines, Universiti Yangoon Mandalay Myanmar, dan Tokushima University Jepang

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama FKG UGM, drg. Trianna Wahyu Utami, MDSc., Ph.D., menyampaikan summer course 2023 diselenggarakan melalui kerja sama antara FKG UGM dengan Prodi Teknik Biomedik FT UGM. Adapun kegiatan mengangkat tema Smart Digital Health Technology: Shaping the Future Education and Clinical Practice in Dentistry .

“Summer course ini merupakan yang ke-3 kalinya diselenggarakan FKG dan akan berlangsung selama sepekan dengan berbagai rangkaian kegiatan,”jelasnya dalam rilis yang diterima Selasa (15/8).

Summer course dibuka Dekan FKG UGM, drg. Suryono, Ph.D, S.H., MM. Pembukaan summer course dihadiri secara langsung oleh tiga orang Dekan dan satu orang Wakil Dekan dari 4 mitra, sekaligus menandatangani MoA kegiatan summer course ini.

Sementara Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Wening Udasmoro, menyampaikan harapannya summer course ini dapat berlangsung rutin setiap tahun. Tak hanya itu, melalui kegiatan ini diharapkan bisa menghasilkan bentuk kerja sama lain di bidang riset dan publikasi.

Usai pembukaan summer course dilanjutkan dengan Dean’s Forum yang dihadiri oleh seluruh dekan fakultas mitra secara bauran. Dalam sambutannya, Dekan FKG UGM memberikan tantangan kepada seluruh dekan yang hadir untuk mengangkat kejayaan bidang ilmu kedokteran gigi di ASEAN sekaligus meningkatkan impact bagi masyarakat. Dean’s Forum bersepakat untuk melanjutkan kerja sama tidak hanya di area mobilisasi mahasiswa.

Penulis: FKG UGM/editor: Ika

Foto: dok. FKG UGM

Artikel 90 Mahasiswa Asing Ikuti Summer Course di FKG UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/90-mahasiswa-asing-ikuti-summer-course-di-fkg-ugm/feed/ 0