SDM Unggul Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/sdm-unggul/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Tue, 29 Oct 2024 01:28:47 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Wamenkeu Anggito: RI Butuh SDM yang Kompetitif dan Inovatif https://ugm.ac.id/id/berita/wamenkeu-anggito-ri-butuh-sdm-yang-kompetitif-dan-inovatif/ https://ugm.ac.id/id/berita/wamenkeu-anggito-ri-butuh-sdm-yang-kompetitif-dan-inovatif/#respond Mon, 28 Oct 2024 09:00:16 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72202 Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI, Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc., GRCP., mengatakan Indonesia memiliki target untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ekonomi nasional hingga 7 sampai 8% setiap tahunnya agar mampu menjadi negara maju. Cita-cita tersebut menurutnya tidak mustahil untuk dicapai, mengingat sumber daya alam Indonesia begitu melimpah apabila dikelola dengan baik. “Kita saat ini di sektor energi […]

Artikel Wamenkeu Anggito: RI Butuh SDM yang Kompetitif dan Inovatif pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI, Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc., GRCP., mengatakan Indonesia memiliki target untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ekonomi nasional hingga 7 sampai 8% setiap tahunnya agar mampu menjadi negara maju. Cita-cita tersebut menurutnya tidak mustahil untuk dicapai, mengingat sumber daya alam Indonesia begitu melimpah apabila dikelola dengan baik. “Kita saat ini di sektor energi sudah tertinggal beberapa tahun. Padahal kalau kita lihat sumber energi itu cadangannya banyak di Indonesia,” ucap Anggito orasi ilmiah tentang agenda besar nasional di sektor pendidikan dan industri di acara puncak Dies Natalis ke-15 Sekolah Vokasi UGM, senin (28/10) di Ballroom TILC Sekolah Vokasi.

Menurut Anggito, agenda transisi energi sekarang ini sepenuhnya dipegang oleh BUMN sektor energi seperti Pertamina dan Pembangkit Listrik Negara (PLN). Presiden Prabowo ingin agar kedua institusi tersebut menjadi lebih kuat dan berdaya agar mampu memenuhi kebutuhan energi nasional. Apalagi saat ini, produksi energi sudah berada di angka 600 juta ton per barel/tahun. Sedangkan kebutuhan energi 1,5 juta dan terus meningkat setiap tahunnya. “Perusahaan seperti Pertamina dan PLN ini membutuhkan strongest talent ya, jadi itu tugas perguruan tinggi untuk menyediakan SDM yang berdaya saing,” tambah Anggito.

Menjelang bonus demografi tahun 2030 nanti, kata Anggito, jumlah masyarakat kelas pekerja akan mencapai puncaknya dan terancam menyebabkan krisis apabila tidak dimanfaatkan dengan baik. Bagi Anggito, Sekolah Vokasi UGM tentunya menjadi salah satu agent of change dalam membentuk SDM yang kompetitif dan inovatif. Ia mengharapkan, UGM terus berupaya membuka peluang pendidikan seluas-luasnya agar menjangkau masyarakat di daerah. “Talenta-talenta muda berprestasi diharapkan dapat muncul dan berkreasi tanpa halangan ekonomi,” katanya.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., menekankan agar SV UGM dapat meningkatkan kapasitasnya. Sebab, pendidikan vokasi dinilai mampu menjembatani perguruan tinggi dan industri dengan berbagai bentuk kerja sama. Terhitung hingga saat ini, terdapat 370 mitra industri maupun institusi lain yang berkolaborasi dengan SV UGM. “Ada dua hal penting bagi sekolah vokasi. Pertama, perlunya mengadaptasi teknologi. Kedua, keselarasan kompetensi untuk menjawab tantangan industri,” tutur Ova.

Ova juga menyebutkan lulusan SV UGM tidak hanya dibentuk untuk memenuhi kebutuhan industri, namun juga SDM yang mampu menciptakan peluang bisnis dan berwirausaha. “Nantinya, generasi muda dapat berinovasi hingga menciptakan lapangan kerja baru berbasis teknologi terkini,” paparnya.

Dekan SV UGM Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng, dalam pidato laporannya memaparkan sejumlah data pencapaian fakultas dalam setahun terakhir. Tahun ini, SV UGM mencatat jumlah mahasiswa yang semakin meningkat dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, proporsi mahasiswa mengikuti program magang MBKM berjumlah 60,7% dari total mahasiswa atau sebanyak 628 mahasiswa. “Hal ini menunjukkan komitmen SV UGM dalam memberikan pendidikan practice industri pada mahasiswa,” katanya.

Di puncak Dies Sekolah Vokasi kali ini, selain dihadiri deretan pimpinan universitas dan fakultas, acara tersebut juga mengundang Direktur Utama PT. Pertamina, Nicke Widyawati dan Adi Priyanto selaku Direktur Distribusi PT PLN Indonesia. Dalam acara ini, PT. Pertamina memberikan hibah dana pembuatan mini auditorium SV UGM. Sedangkan PT PLN Indonesia memberikan dana bantuan untuk renovasi Collaborative Space. Keduanya ditujukan sebagai bentuk kontribusi industri bagi peningkatan kualitas pendidikan dan mendukung pembentukan generasi kompetitif dan inovatif.

Penulis : Tasya

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel Wamenkeu Anggito: RI Butuh SDM yang Kompetitif dan Inovatif pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/wamenkeu-anggito-ri-butuh-sdm-yang-kompetitif-dan-inovatif/feed/ 0
Rektor UGM: Mewujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing jadi Tantangan bagi Pemerintahan Baru https://ugm.ac.id/id/berita/rektor-ugm-mewujudkan-sdm-unggul-dan-berdaya-saing-jadi-tantangan-bagi-pemerintahan-baru/ https://ugm.ac.id/id/berita/rektor-ugm-mewujudkan-sdm-unggul-dan-berdaya-saing-jadi-tantangan-bagi-pemerintahan-baru/#respond Thu, 24 Oct 2024 09:30:33 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72071 Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., mengatakan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadapi tantangan yang tidak mudah untuk mewujudkan SDM Unggul dan berdaya saing. Pasalnya, masih terdapat kesenjangan keterampilan, akses pendidikan, distribusi tenaga kerja, dan adaptasi teknologi yang menjadi hambatan dan […]

Artikel Rektor UGM: Mewujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing jadi Tantangan bagi Pemerintahan Baru pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., mengatakan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadapi tantangan yang tidak mudah untuk mewujudkan SDM Unggul dan berdaya saing. Pasalnya, masih terdapat kesenjangan keterampilan, akses pendidikan, distribusi tenaga kerja, dan adaptasi teknologi yang menjadi hambatan dan tantangan untuk segera diatasi. “Kita tahu masih ada kesenjangan keterampilan, akses pendidikan, distribusi tenaga kerja, dan adaptasi teknologi, masih menjadi tantangan negeri ini dalam mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing,” kata Rektor dalam pidato sambutan Wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2024/2025, Kamis (24/10), di Grha Sabha Pramana.

Dikatakan Rektor, upaya peningkatan kapasitas bidang inovasi teknologi serta pengembangan SDM perlu menjadi prioritas pemerintah dalam mendukung program pembangunan ekonomi, peningkatan pertahanan, dan pemerintahan yang bersih dan transparan yang menjadi fokus kepemimpinan Prabowo dan Gibran.  Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran yang cukup signifikan dalam mendorong peningkatan kualitas SDM. “Universitas memiliki peran institusi Pendidikan tinggi menjadi salah satu kunci bagi pengembangan kualitas SDM masa depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor berharap kepemimpinan nasional periode ini mampu membawa kesejahteraan yang berkeadilan bagi bangsa Indonesia. “Selamat mengemban amanah untuk memimpin bangsa Indonesia. Semoga kepemimpinan periode ini mampu membawa kesejahteraan yang berkeadilan bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden sebelumnya, Joko Widodo dan Prof. Ma’ruf Amin, atas pengabdian mereka dalam memajukan pembangunan Indonesia. “Kami menghaturkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden masa bakti 2019-2024 yang telah berkontribusi besar selama masa kepemimpinannya,” imbuhnya.

Sekjen Pengurus Pusat KAGAMA, Dr. Ari Dwipayana, mengingatkan agar wisudawan baru untuk selalu meningkatkan kompetensi  di era perubahan dan perkembangan teknologi. “Kita perlu mempertanyakan, apakah ilmu yang kita peroleh sudah cukup untuk menghadapi dinamika masa depan? Sikap eling, yang berarti sadar dan waspada, harus melekat pada setiap pelajar. Ini adalah kunci untuk mendorong kita agar terus mengasah diri,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa revolusi teknologi yang sedang berlangsung menuntut semua orang untuk selalu waspada. Banyak keterampilan yang dulu dianggap penting kini menjadi tidak relevan karena kemajuan kecerdasan buatan. Pasar kerja saat ini sangat kompetitif, dengan sedikit peluang dan banyak pencari kerja. “Kita tidak boleh hanya terkejut namun kita juga harus bersiap dan bergerak cepat. Tanggung jawab kita adalah untuk mempersiapkan diri dan ekosistem untuk menghadapi revolusi industri agar tidak tenggelam oleh gelombang disrupsi,”ujarnya.

Wisudawan dari program studi Magister Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Gusmon Sidik, S.T.P., M.Sc., memberikan sambutan mewakili seluruh lulusan. Dalam pesannya, Gusmon mengucapkan apresiasi yang sangat besar kepada seluruh sivitas akademika UGM yang telah memberikan layanan terbaik. Ia mengungkapkan bahwa menempuh pendidikan program pascasarjana di UGM merupakan pengalaman terbaik baginya. Tak hanya untuk para dosen, ia mengingatkan bahwa di balik keberhasilan menyelesaikan pendidikan, terdapat perjuangan dan doa dari keluarga yang selalu mendukung. “Hari ini bukan hanya hari kita, tapi juga hari untuk mereka,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan untuk dapat lulus pascasarjana adalah hasil dari ketekunan dan perjuangan tanpa henti. Gusmon mengingatkan bahwa meskipun tanggung jawab sebagai mahasiswa telah selesai, tetapi tanggung jawab untuk menerapkan ilmu yang diperoleh sangat besar. Ia yakin dengan ilmu yang dibawa, para lulusan dapat melewatinya dengan percaya diri. “Saya mengajak teman-teman untuk selalu membanggakan nama baik UGM dan fakultas, serta menunjukkan integritas dalam persaingan yang sehat. Selamat merayakan kemenangan hari ini. Teruslah mengakar kuat dan menjulang tinggi,” pungkasnya.

Penulis : Lintang

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel Rektor UGM: Mewujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing jadi Tantangan bagi Pemerintahan Baru pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/rektor-ugm-mewujudkan-sdm-unggul-dan-berdaya-saing-jadi-tantangan-bagi-pemerintahan-baru/feed/ 0