Pusat Studi Energi UGM Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/pusat-studi-energi-ugm/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 29 Jul 2024 04:22:17 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 UGM dan PT Paiton Energy Jalin Kerja Sama https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pt-paiton-energy-jalin-kerja-sama/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pt-paiton-energy-jalin-kerja-sama/#respond Mon, 29 Jul 2024 04:22:17 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68010 Universitas Gadjah Mada dan PT Paiton Energy sepakat untuk mengadakan kerja sama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta berbagai bidang lain yang disepakati keduanya. Naskah kesepakatan kerja sama ditandatangani Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. dan Presiden Direktur PT Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri di ruang Sidang Pimpinan, Jum’at […]

Artikel UGM dan PT Paiton Energy Jalin Kerja Sama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan PT Paiton Energy sepakat untuk mengadakan kerja sama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta berbagai bidang lain yang disepakati keduanya. Naskah kesepakatan kerja sama ditandatangani Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. dan Presiden Direktur PT Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri di ruang Sidang Pimpinan, Jum’at (26/7).

Fazil Erwin Alfitri mengatakan sebagai salah satu pembangkit PLTU yang terbesar di Indonesia yang berlokasi di Probolinggo, Jawa Timur, PT Paiton Energy dan Universitas Gadjah Mada sudah banyak berkolaborasi. Dengan kerja sama kali ini, keduanya diharapkan dapat melakukan sesuatu yang besar yang nantinya dapat menekan tingkat emisi karbon di Indonesia dan dunia.

“Bagaimanapun sebagai perusahaan PLTU, PT Paiton Energy nanti juga ujung-ujungnya harus lebih bertanggung jawab pada urusan emisi dan environmental di Indonesia. Dimana pemerintah memiliki keinginan net zero di 2060,” ujarnya.

Dengan keinginan tersebut, kata Fazil Erwin, menjadi penting kesepakatan ini untuk mendorong adanya teknologi yang menghasilkan energi secara lebih bersih. Dengan kerja sama ini diharapkan UGM yang memiliki research capability dan kemampuan untuk bersama berperan dalam mengatasi Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Terutama untuk membuka kesempatan bagi yang muda bisa studi S2 dan S3 yang bisa diarahkan untuk mendukung keinginan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ova Emilia menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepada UGM. Kebersamaan antara UGM dan PT Paiton Energy sesungguhnya sudah lama berlangsung.

Artinya dari kebersamaan dan pertemanan yang telah lama menghasilkan sesuatu yang positif. Ada pengalaman menguntungkan yang diperoleh kedua belah pihak.

“Karenanya apa yang tadi disampaikan Presdir Pt Paiton Energy, UGM juga mendorong untuk lebih besar lagi untuk penelitian dan pengembangan khususnya dalam kaitannya dengan inovasi atau arah yang akan kita lakukan bersama kedepan,” ucapnya.

Penulis: Agung Nugroho

Foto: Donnie

Artikel UGM dan PT Paiton Energy Jalin Kerja Sama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pt-paiton-energy-jalin-kerja-sama/feed/ 0
UGM Kenalkan Teknologi Desalinasi Tenaga Surya Atasi Kelangkaan Air Bersih di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kenalkan-teknologi-desalinasi-tenaga-surya-atasi-kelangkaan-air-bersih-di-wilayah-pesisir-dan-pulau-pulau-kecil/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kenalkan-teknologi-desalinasi-tenaga-surya-atasi-kelangkaan-air-bersih-di-wilayah-pesisir-dan-pulau-pulau-kecil/#respond Sat, 25 May 2024 05:23:01 +0000 https://ugm.ac.id/ugm-kenalkan-teknologi-desalinasi-tenaga-surya-atasi-kelangkaan-air-bersih-di-wilayah-pesisir-dan-pulau-pulau-kecil/ Universitas Gadjah Mada (UGM), diwakili oleh peneliti Pusat Studi Energi, Pusat Studi Lingkungan Hidup, Fakultas Teknik dan Fakultas Geografi bekerja sama dengan Artha Graha Peduli (AGP) dan Forum Peduli Mangrove Bali (FPM-B) menggelar workshop Side Event World Water Forum (WWF) ke-10 yang bertajuk “Water-Energy Nexus, Achieving SDGs” di Telaga Waja, di Tanjung Benoa Mangrove Rehabilitation […]

Artikel UGM Kenalkan Teknologi Desalinasi Tenaga Surya Atasi Kelangkaan Air Bersih di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada (UGM), diwakili oleh peneliti Pusat Studi Energi, Pusat Studi Lingkungan Hidup, Fakultas Teknik dan Fakultas Geografi bekerja sama dengan Artha Graha Peduli (AGP) dan Forum Peduli Mangrove Bali (FPM-B) menggelar workshop Side Event World Water Forum (WWF) ke-10 yang bertajuk “Water-Energy Nexus, Achieving SDGs” di Telaga Waja, di Tanjung Benoa Mangrove Rehabilitation Area, Bali, Kamis (23/5).

Kegiatan ini diikuti oleh peserta 6 negara diantaranya dari Pakistan, Nigeria, Malaysia, Filipina, Slovakia, Indonesia. Dalam workshop tersebut menghadirkan tiga orang pembicara yakni peneliti Pusat Studi Energi (PSE) UGM, Dr. Rachmawan Budiarto, Peneliti Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) dan Fakultas Geografi UGM, Dr. Lintang Nur Fadlillah, M.Sc., Ir. Novias Nurendra selaku Senior Advisor PT Hutama Karya dan Ir. Nyoman Sweet Juniartini dari Forum Peduli Mangrove-Bali yang dipandu oleh Dr. Intan Supraba dosen Fakultas Teknik UGM.

Lintang mengatakan cakupan layanan air minum di Indonesia sekarang ini telah mencapai 91,05% dan akses terhadap sanitasi telah meningkat sebesar 80,92%, namun masih banyak daerah terpencil di Indonesia khususnya wilayah pesisir masih memiliki keterbatasan akses terhadap air bersih dan air minum.

“Pulau-pulau kecil seringkali menghadapi tantangan penyediaan air bersih dan air minum,” ungkap peneliti Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Universitas Gadjah Mada, Dr. Lintang Nur Fadlillah.

Rachmawan Budiarto mengenalkan teknologi desalinasi air dengan tenaga solar panel atau dikenal dengan nama Photovoltaics Sea Water Reverse Osmosis (PV-SWRO). Menurutnya, konsep desalinasi merupakan pilihan yang makin perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan air minum karena fitur teknologinya. “Kombinasi teknologi SWRO dan produksi energi menggunakan teknologi bertenaga surya saat ini telah tersedia di pasar untuk diterapkan di wilayah pesisir,“ terangnya.

Penggunaan teknologi PV-SWRO ini akan diterapkan di pulau-pulau melalui SALT Project dengan gagasan penyelarasan Water-Energy Nexus. Menurut Dosen Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Fakultas Teknik UGM ide dari proyek ini adalah memasok air minum dengan jumlah yang cukup dan kualitas air baik, dengan didukung oleh energi terbarukan dan dengan harga terjangkau. “Proyek ini juga menekankan pendekatan transdisiplin dalam menawarkan solusi,” katanya.

Dikatakan Rachmawan, pelaksanaan proyek ini bertujuan untuk menerapkan teknologi PV-SWRO ke pulau-pulau terpencil terpilih di Indonesia, memastikan keberlanjutan operasional dan finansial proyek, serta akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Workshop yang dihadiri puluhan peserta dari enam negara ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan baru dari para pegiat muda Indonesia dan luar negeri dalam penyelesaian permasalahan air terutama di pulau kecil dan wilayah kering lainnya. Workshop ini juga berupaya untuk memperkuat dan meluaskan kolaborasi internasional.

Workshop ini dihadiri oleh Bapak I Ketut Subandi selaku Kepala UPTD Tahura Bali dan ditinjau oleh Duta Besar Indonesia untuk UNESCO. Pemilihan lokasi workshop di area mangrove untuk memberikan pesan kepada peserta tentang pentingnya mangrove sebagai coastal protection, mengurangi seawater intrusion, meningkatkan kualitas air yang mana mangrove mampu menyerap nutrisi seperti nitrogen dan phospat penyebab algae bloom termasuk sedimen, dan juga mitigasi perubahan iklim.

Penulis: Gusti Grehenson

Artikel UGM Kenalkan Teknologi Desalinasi Tenaga Surya Atasi Kelangkaan Air Bersih di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kenalkan-teknologi-desalinasi-tenaga-surya-atasi-kelangkaan-air-bersih-di-wilayah-pesisir-dan-pulau-pulau-kecil/feed/ 0