PP Kagama Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/pp-kagama/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Sun, 15 Dec 2024 15:09:22 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Basuki Hadimulyono Lantik Anggota Pengurus Pusat Kagama https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimulyono-lantik-anggota-pengurus-pusat-kagama/ https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimulyono-lantik-anggota-pengurus-pusat-kagama/#respond Sun, 15 Dec 2024 14:34:55 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73879 Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama, Basuki Hadimulyono, mengundang tiga orang wakil menteri untuk maju ke podium usai melantik para Pengurus Pusat Kagama periode 2024-2029, Sabtu (14/12) di ruang Balai Senat UGM. Ketiga wakil menteri kabinet Merah Putih tersebut adalah Wamen Komdigi Nezar Patria, Wamen Hukum Edward OS Hiariej, dan Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu. Ketiganya […]

Artikel Basuki Hadimulyono Lantik Anggota Pengurus Pusat Kagama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama, Basuki Hadimulyono, mengundang tiga orang wakil menteri untuk maju ke podium usai melantik para Pengurus Pusat Kagama periode 2024-2029, Sabtu (14/12) di ruang Balai Senat UGM. Ketiga wakil menteri kabinet Merah Putih tersebut adalah Wamen Komdigi Nezar Patria, Wamen Hukum Edward OS Hiariej, dan Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu. Ketiganya diberikan kesempatan menyampaikan testimoni secara bergiliran. “Kita bersyukur, ada 12 orang anggota Kagama yang duduk di Kabinet untuk berkontribusi di pemerintahan,” kata Anggito, seraya menyebutkan satu persatu-satu nama menteri dan wakil menteri alumni UGM di jajaran Kabinet Merah Putih.

Ketiga wamen ini masuk dalam jajaran pengurus baru PP Kagama. Nezar Patria didaulat sebagai Sekjen Kagama, sementara Eddy Hiarej dan Anggito sebagai anggota Dewan Pakar Kagama. Dalam daftar pengurus baru tersebut, terdapat lebih dari 100 orang yang menjadi pengurus Kagama termasuk diantaranya Mahfud MD, Anies Baswedan, Pratikno, Muhaimin Iskandar hingga Airlangga Hartarto yang masuk dalam jajaran pengurus Dewan Pakar.

Dengan semangat Guyub Rukun Migunani yang selalu diterapkan oleh Kagama, Basuki mengajak seluruh pengurus untuk terus mempererat persatuan, membangun jejaring kuat, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa. “Kita adalah keluarga besar yang guyub dan rukun. Dengan jumlah alumni Gadjah Mada yang kini mencapai lebih dari 400 ribu orang, ini merupakan potensi besar untuk membangun jejaring yang kuat dan memberikan manfaat luas,” ujar Basuki.

Ia juga menyampaikan bahwa langkah pertama kepengurusan baru adalah melakukan konsolidasi. Ia berharap kepengurusan periode ini dapat membangun struktur yang kokoh dan solidaritas yang merangkul semua anggota.  Basuki juga menekankan pentingnya merekatkan kembali hubungan yang sempat renggang antara alumni dengan almamater. Hal ini, menurutnya, akan menjadi salah satu prioritas utama selama masa jabatannya. “Kagama adalah lebih dari sekadar organisasi. Sebagaimana disampaikan oleh para pendiri sebelumnya, Kagama ini adalah keluarga, bukan hanya sekumpulan individu atau organisasi formal. Kita harus tetap menjadi keluarga besar alumni Gadjah Mada yang guyub dan rukun,” tutur Basuki.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.,Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., turut menuturkan rasa bangganya saat diminta maju oleh Basuki ke depan untuk memberikan sambutan. Rektor menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan suatu handover yang luar biasa dari apa yang sudah dikerjakan oleh pengurus sebelumnya, di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo. “Kita yakin bahwa Pak Basuki, kalau dalam istilah yang saya baca dari buku Rhenald Kasali, beliau adalah tipe orang yang deliver. Jadi, selalu bisa mewujudkan dan merealisasikan apa yang menjadi cita-cita kita,” ungkap Ova.

Ia juga berharap bahwa universitas dan Kagama dapat bekerja sama untuk terus memberikan manfaat lebih besar terhadap bangsa Indonesia, sebagaimana yang disebutkan sebagai migunani. Semoga nilai migunani itu semakin tampak dan dirasakan oleh masyarakat. “Saya pribadi selalu merasa bangga menjadi bagian dari keluarga alumni Gadjah Mada dan tidak pernah ingin berpindah ke lain hati. Karena Gadjah Mada itu penuh dengan ketulusan, kerja keras, dan yang paling penting adalah amanah,” tutupnya.

Ganjar Pranowo, Ketua Umum PP Kagama pada periode sebelumnya, menceritakan bahwa pengurus Kagama sebelumnya telah berdiskusi panjang untuk mencari sosok yang tepat sebagai Ketua Kagama berikutnya. Dalam pencarian ini, katanya, mereka mencari sosok yang unik. “Akhirnya, kami menemukan Bapak Basuki, yang memiliki semangat luar biasa. Beliau adalah orang yang bisa menyelesaikan tugas dengan tuntas. Ketika semua pekerjaan sudah selesai, beliau tidak berhenti begitu saja, tetapi terus memberikan semangat dan hasil yang lebih baik. Itulah makna dari semangat yang tak pernah padam,” katanya.

Penulis : Lintang

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel Basuki Hadimulyono Lantik Anggota Pengurus Pusat Kagama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimulyono-lantik-anggota-pengurus-pusat-kagama/feed/ 0
AI Telah Menjadi Kebutuhan Dasar Masyarakat https://ugm.ac.id/id/berita/ai-telah-menjadi-kebutuhan-dasar-masyarakat/ https://ugm.ac.id/id/berita/ai-telah-menjadi-kebutuhan-dasar-masyarakat/#respond Fri, 29 Nov 2024 09:39:51 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73367 Saat ini, artificial intelligence (AI) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karenanya pemahaman mendalam tentang teknologi ini menjadi kebutuhan mendasar bagi seluruh lapisan masyarakat. Mengingat pentingnya AI menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Artificial Intelligence (KAGAMA AI) menyelenggarakan seminar dan peluncuran buku bertajuk “Memahami AI, Sebuah Panduan Etis” di Financial Hall, Sudirman Jakarta, Kamis […]

Artikel AI Telah Menjadi Kebutuhan Dasar Masyarakat pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Saat ini, artificial intelligence (AI) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karenanya pemahaman mendalam tentang teknologi ini menjadi kebutuhan mendasar bagi seluruh lapisan masyarakat. Mengingat pentingnya AI menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Artificial Intelligence (KAGAMA AI) menyelenggarakan seminar dan peluncuran buku bertajuk “Memahami AI, Sebuah Panduan Etis” di Financial Hall, Sudirman Jakarta, Kamis (28/11).

Seminar dan peluncuran buku inipun dihadiri sejumlah pejabat penting diantaranya Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Pengamat politik Rocky Gerung, Budayawan Suwijo Tejo, dan Direktur TVRI Imam Brotoseno, serta sejumlah pemimpin redaksi dari berbagai media nasional baik cetak, online dan televisi. Buku “Memahami AI, Sebuah Panduan Etis” setebal 197 halaman ditulis oleh Dr. Agus Sudibyo, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI. Buku ini hadir sebagai panduan komprehensif bagi publik dalam memahami dan memanfaatkan AI secara bijak dan etis.

Agus Sudibyo menyatakan euforia terhadap AI seharusnya dibarengi dengan sikap waspada terhadap dampak, anomali, kontradiksi serta residu yang ditimbulkannya. Melalui buku ini ia berharap menjadi kontribusi positif terhadap gerakan literasi AI di Indonesia dan memberikan masukan berharga untuk para pengambil kebijakan. Teknologi AI generative memang telah mengguncang dunia, seperti mukjizat yang turun dari langit, mahasiswa, dosen, penulis, peneliti, wartawan hingga konten kreator sangat dimudahkan dalam pekerjaannya. Ketika Chat GPT telah menjadi populer di masyarakat, sejumlah kalangan mulai mencemaskan dampak negatifnya.

Dalam sesi seminar bertema “Bagaimana AI Mengakselerasi Transformasi Digital untuk Indonesia Emas 2045″ hadir tiga pembicara, yaitu Nezar Patria Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Budiman Sudjatmiko Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI, dan Imam Brotoseno Direktur Utama TVRI. Nezar Patria selaku Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI mengatakan kemunculan Artificial Intelligent saat ini mirip kayak perlombaan menciptakan senjata nuklir pada waktu cold war. Karena hampir setiap negara di dunia mengembangkan kecerdasan buatan (AI). “Mirip dengan perlombaan pembuatan senjata nuklir saat perang dingin atau cold warCold war sendiri adalah periode ketegangan politik dan militer yang terjadi antara dunia barat dan dunia komunis setelah Perang Dunia II”, katanya.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko menyampaikan materi tentang “Perspektif Sejarah, Geopolitik & Teknologi untuk Memperkuat Agenda Indonesia Emas 2045”. Dalam paparannya, ia memberikan matriks sumber kemiskinan baru dan kesejahteraan baru yang terdiri dari rekayasa fisik, informasi dan rekayasa biologi yang masing-masing memiliki dampak sosial, ekonomi dan budaya di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama TVRI, Imam Brotoseno menyatakan teknologi AI sangat berguna bagi TVRI dalam membuat tayangan dokumenter tentang sejarah perjalanan TVRI untuk menggambarkan awal sejarah perjalanan TVRI era 60-an yang tidak ada dokumentasinya. “Saya ingin menampilkan Bung Karno yang waktu itu sedang sakit di Wina, memberikan perintah mengirim telegram ke Menteri Penerangan Maladi di Jakarta untuk membangun TVRI karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games, karena kita tidak memiliki dokumentasinya, maka kita membuat dokumenternya dengan AI,” ujarnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto      : Kagama.id

Artikel AI Telah Menjadi Kebutuhan Dasar Masyarakat pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ai-telah-menjadi-kebutuhan-dasar-masyarakat/feed/ 0
Basuki Hadimuljono Terpilih jadi Ketum PP Kagama https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimuljono-terpilih-jadi-ketum-pp-kagama/ https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimuljono-terpilih-jadi-ketum-pp-kagama/#respond Sat, 16 Nov 2024 15:48:58 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72927 Kepala Otorita IKN, Dr. Ir. Basuki Hadimuljono, M.Sc., ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada untuk masa bakti 2024-2029. Penetapan alumnus Teknik Geologi UGM ini sebagai ketua umum Kagama ini berdasarkan atas hasil Musyawarah Nasional Kagama XIV yang berlangsung, Sabtu (16/11) di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta. “Saya berjanji akan […]

Artikel Basuki Hadimuljono Terpilih jadi Ketum PP Kagama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Kepala Otorita IKN, Dr. Ir. Basuki Hadimuljono, M.Sc., ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada untuk masa bakti 2024-2029. Penetapan alumnus Teknik Geologi UGM ini sebagai ketua umum Kagama ini berdasarkan atas hasil Musyawarah Nasional Kagama XIV yang berlangsung, Sabtu (16/11) di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta. “Saya berjanji akan memenuhi kewajiban Pengurus Pusat Kagama dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kagama serta menjalankan keputusan Munas Kagama dengan penuh ketulusan serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” kata Basuki menyampaikan janji sebagai ketua umum PP Kagama di hadapan seribuan anggota peserta Munas Kagama.

Sebagai Ketua Umum PP Kagama menggantikan Ganjar Pranowo,  Basuki menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan menurutnya ini kesempatan dirinya untuk mengabdikan diri di sisa umurnya.”Saya kira Ini kesempatan saya bersilaturahmi dengan alumni Gadjah Mada. Keluarga saya merupakan keluarga Kagama. Tiga anak saya dan seluruh menantu saya lulusan Universitas Gadjah Mada. Sekarang saya ingin balas budi dengan Universitas Gadjah Mada, mengabdikan sisa hidup saya dengan (universitas) Gadjah mada,” ujarnya.

Terkait program sebagai Ketua Umum PP Kagama yang baru, Basuki menegaskan dirinya akan melanjutkan dan menjalankan semua program dan capaian yang ditorehkan oleh pengurus PP Kagama sebelumnya yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo dan Arie Dwipayana.

Penulis : Gusti Grehenson

Artikel Basuki Hadimuljono Terpilih jadi Ketum PP Kagama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimuljono-terpilih-jadi-ketum-pp-kagama/feed/ 0