PIONIR Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/pionir/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Sun, 04 Aug 2024 13:14:41 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Tanpa Persiapan dan Latihan, 10.678 Mahasiswa Baru UGM Bentuk Selebrasi Formasi Unik https://ugm.ac.id/id/berita/tanpa-persiapan-dan-latihan-10-678-mahasiswa-ugm-bentuk-selebrasi-formasi-unik/ https://ugm.ac.id/id/berita/tanpa-persiapan-dan-latihan-10-678-mahasiswa-ugm-bentuk-selebrasi-formasi-unik/#respond Sun, 04 Aug 2024 13:13:30 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68689 Sebanyak 10.678 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada membentuk berbagai selebrasi formasi dalam penutupan PIONIR Gadjah Mada 2024, Sabtu (3/8), di lapangan Pancasila. Menggunakan empat kertas warna berbeda yang diletakkan di atas kepala, para mahasiswa membalikan kertas warna tersebut sehingga membentuk formasi beragam seperti gambar tulisan derap langkah, gambar gerbang ugm, gerbang masjid kampus hingga tulisan […]

Artikel Tanpa Persiapan dan Latihan, 10.678 Mahasiswa Baru UGM Bentuk Selebrasi Formasi Unik pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 10.678 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada membentuk berbagai selebrasi formasi dalam penutupan PIONIR Gadjah Mada 2024, Sabtu (3/8), di lapangan Pancasila. Menggunakan empat kertas warna berbeda yang diletakkan di atas kepala, para mahasiswa membalikan kertas warna tersebut sehingga membentuk formasi beragam seperti gambar tulisan derap langkah, gambar gerbang ugm, gerbang masjid kampus hingga tulisan kolaborasi generasi unggul Indonesia.

Formasi yang dibentuk tersebut menyampaikan pesan tentang derap langkah dan tonggak awal para Gamada, sebutan untuk mahasiswa baru UGM, untuk menggapai nilai luhur bangsa, menjadi inisiator persatuan dan membuka cakrawala pengetahuan. Melalui kerja inspiratif para Gamada, diharapkan mampu membangun peradaban gemilang melalui UGM sebagai pintu gerbang kejayaan nusantara dalam rangka membangun kolaborasi generasi unggul Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan sejak tahun 2012 silam, momen bentuk selebrasi formasi yang dilakukan mahasiswa baru pada upacara penutupan PIONIR Universitas Gadjah Mada sangatlah ditunggu-tunggu. Bahkan mahasiswa baru yang diajak untuk membentuk formasi tersebut tidak mengetahui formasi apa yang akan mereka buat nantinya. Yang mereka tahu, hanya membalikkan kertas warna di atas kepala mereka masing-masing sesuai instruksi dari panitia.

Rasa haru pun muncul pada benak seluruh panitia saat selebrasi formasi telah dilaksanakan. Tak terkecuali Audy, sebagai salah satu co-fasilitator PIONIR Gadjah Mada 2024 yang selama kegiatan ini selalu mendampingi para mahasiswa baru. “Terharu, bahagia dan merasa bangga terhadap teman-teman gamada yang mampu mengerti mekanisme selebrasi secara cepat dan tepat,” katanya.

Para mahasiswa baru juga turut menyampaikan perasaannya terkait selebrasi formasi yang dilakukannya. “Seneng banget walaupun ada capeknya juga. Waktu liat formasi juga terharu banget,” ujar Quenna, mahasiswa baru Program Studi Biologi.

Afa, mahasiswa baru Program Studi Ilmu Ekonomi juga menyampaikan bahwa ia merasakan hal yang sama dengan Quenna. “Aku agak gugup karena takut salah waktu formasi. Tetapi waktu selesai dan lihat formasinya lega banget. Kaget karena cantik banget dilihat,” ungkapnya.

Koordinator Acara PIONIR Gadjah Mada 2024, Kemal, mengungkapkan bahwa tema dari selebrasi formasi tahun ini yaitu lembaran pertama dalam buku PIONIR Gadjah Mada sebagai transformasi dari nama PPSMB Universitas Gadjah Mada. Oleh karena itu, tema ini representatif dari visualisasi pertama yang ditampilkan pada selebrasi formasi.  “Harapannya lembaran pertama pada buku tersebut menjadi langkah awal bagi Gamada (Gadjah Mada Muda) dalam menempuh kuliah di Universitas Gadjah Mada,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa untuk menyiapkan ide selebrasi ini memakan waktu kurang lebih lima bulan, yang awalnya dibentuk dengan bantuan formasi Big Data. Ia mengaku sangat gugup dan gelisah saat formasi akan dilakukan sebab pembentukan formasi dilakukan tanpa latihan dan langsung sekali jalan hanya saat penutupan masa orientasi kampus. “Berkat kerjasama dan kegigihan seluruh panitia, formasi bisa dilaksanakan,” ungkap Kemal bangga.

Kemal mewakili seluruh panitia PIONIR Gadjah Mada 2024 berharap untuk para mahasiswa baru agar bisa mendapatkan semua momen berkesan selama mengikuti kegiatan PIONIR. “Semoga teman-teman mahasiswa baru bisa dapat menjalani dunia perkuliahan dengan penuh semangat,” harapnya.

Penulis : Lintang

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Tanpa Persiapan dan Latihan, 10.678 Mahasiswa Baru UGM Bentuk Selebrasi Formasi Unik pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tanpa-persiapan-dan-latihan-10-678-mahasiswa-ugm-bentuk-selebrasi-formasi-unik/feed/ 0
Putri Ariani Semarakkan Penutupan PIONIR Gadjah Mada 2024 https://ugm.ac.id/id/berita/putri-ariani-semarakkan-penutupan-pionir-gadjah-mada-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/putri-ariani-semarakkan-penutupan-pionir-gadjah-mada-2024/#respond Sun, 04 Aug 2024 00:44:48 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68658 Penyanyi berbakat Putri Ariani sekaligus mahasiswa baru dari Fakultas Hukum UGM ikut menyemarakkan penutupan rangkaian kegiatan PIONIR Gadjah Mada Muda 2024, Sabtu (3/8), di lapangan Pancasila. Putri Ariani menampilkan dua lagunya, Mimpiku dan Who I Am, serta sebuah  persembahan lagu khusus dari panitia PIONIR Gadjah Mada. Tidak hanya itu, Rektor UGM Prof. Ova Emilia bersama […]

Artikel Putri Ariani Semarakkan Penutupan PIONIR Gadjah Mada 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Penyanyi berbakat Putri Ariani sekaligus mahasiswa baru dari Fakultas Hukum UGM ikut menyemarakkan penutupan rangkaian kegiatan PIONIR Gadjah Mada Muda 2024, Sabtu (3/8), di lapangan Pancasila. Putri Ariani menampilkan dua lagunya, Mimpiku dan Who I Am, serta sebuah  persembahan lagu khusus dari panitia PIONIR Gadjah Mada. Tidak hanya itu, Rektor UGM Prof. Ova Emilia bersama Wakil Rekor Prof. Wening Udasmoro dan Kepala Biro Manajemen Strategis, Wirastuti Widyatmanti, S.Si., Ph.D, menampilkan senandung kolaborasi lagu UGM Kampusku Tercinta yang diciptakan oleh Agus Wahyudi.

Salah satu ciri khas dari kegiatan penutupan kegiatan masa orientasi kampus UGM dari tahun ke tahun adalah pembentukan formasi. Namun  PIONIR Gadjah Mada kali ini mengusung ide membuat rangkaian formasi selebrasi interaktif menggunakan 4 warna yang berbeda dengan mengusung tema “Kolaborasi Gadjah Mada Generasi Unggul Indonesia”.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., mengungkapkan harapannya  agar para Gamada akan memiliki semangat kolaboratif yang diiringi dengan keinginan yang kuat untuk meningkatkan kualitas diri dan membawa manfaat bagi sesama. “Adanya PIONIR Gadjah Mada ini, dapat memberikan fondasi bagi mahasiswa agar mampu menjadi pelopor dan inisiator dalam lingkungan akademik maupun non akademik, mempunyai jiwa kepedulian, kepekaan, serta empati yang tinggi terhadap sesama civitas akademika dan lingkungannya,” ujarnya.

Arie pun menambahkan bahwa sebagai Gamada, diharapkan bahwa mereka dapat terus memperteguh slogan Sang Juara, sebagai kristalisasi dari nilai-nilai Gadjah Mada. Ia pun mengingatkan untuk terus bersifat adaptif agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di masyarakat kelak.

Sebagai simbolis bahwa PIONIR Gadjah Mada resmi ditutup secara simbolis dengan peletakan miniatur catur oleh Rektor UGM  dan Koordinator Umum PIONIR Gadjah Mada. “Alhamdulillahirobbilalamin PIONIR Gadjah Mada 2024 ditutup, dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Action Plan dimulai,” tutup Prof. Ova.

Action Plan sebagai bentuk perwujudan aksi nyata para Gamada untuk masyarakat akan dilaksanakan pada tanggal 4–10 Agustus 2024 mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi ruang kreasi, mewujudkan ide nyata dan bermanfaat bagi masyarakat sebagai wujud implementasi nilai-nilai ke-UGM-an. Kegiatan Action Plan ini juga merupakan bentuk komitmen UGM dalam pengelolaan sampah serta mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Penulis : Leony

Editor   : Gusti Grehenson

Foto     : Firsto

Artikel Putri Ariani Semarakkan Penutupan PIONIR Gadjah Mada 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/putri-ariani-semarakkan-penutupan-pionir-gadjah-mada-2024/feed/ 0
Mahasiswa Baru Fapet UGM Diajak Jelajah Kandang dan Laboratorium https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-fapet-ugm-diajak-jelajah-kandang-dan-laboratorium/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-fapet-ugm-diajak-jelajah-kandang-dan-laboratorium/#respond Sat, 03 Aug 2024 03:59:38 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68654 Ratusan mahasiswa baru Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengikuti jelajah kandang dan laboratorium. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Para mahasiswa dikenalkan tentang fasilitas maupun tugas pokok laboratorium dan meninjau lokasi kandang dan lahan hijauan untuk ternak sapi perah dan kambing. “Mahasiswa kita bagi menjadi 8 kelompok dan bergiliran mengunjungi laboratorium dan kandang ternak,”papar Koordinator Gugus […]

Artikel Mahasiswa Baru Fapet UGM Diajak Jelajah Kandang dan Laboratorium pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Ratusan mahasiswa baru Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengikuti jelajah kandang dan laboratorium. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Para mahasiswa dikenalkan tentang fasilitas maupun tugas pokok laboratorium dan meninjau lokasi kandang dan lahan hijauan untuk ternak sapi perah dan kambing. “Mahasiswa kita bagi menjadi 8 kelompok dan bergiliran mengunjungi laboratorium dan kandang ternak,”papar Koordinator Gugus Pionir Rancher 2024 Fapet UGM, Ir. Tian Jihadhan Wankar, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPP., Kamis (1/8).

Bagas Ardani, salah satu mahasiswa baru mengaku senang mengikuti jelajah kandang dan laboratorium. Menurutnya kegiatan ini cukup membantunya mengenal berbagai fasilitas yang ada di Fapet UGM. “Menarik acaranya. Jadi, kita antusias mengikuti jelajah kandang,”kata Bagas.

Hal senada juga disampaikan mahasiswa baru lainnya, Kanina Indi, mengikuti jelajah kandang dan laboratorium menjadi kegiatan yang cukup menyenangkan sehingga tahu fasilitas apa saja yang ia akan jalani saat masa kuliah berlangsung. “Jelas terbantu sebagai mahasiswa baru. Nantinya kita nggak akan kaget juga kalau sudah aktif kuliah,”kata Kanina.

Di hari terakhir Pionir Rancher 2024 mahasiswa baru juga dikenalkan dengan perpustakaan maupun badan semi otonom di Fapet. Pada Pionir Rancher 2024 yang mengambil tema Transformasi Rancher Muda, Asah Potensi Bangun Kolaborasi Rajut Asa Gapai Prestasi tersebut para mahasiswa mulai dikenalkan untuk peduli lingkungan khususnya dalam upaya pengurangan sampah. Untuk wadah makan siang dan snack, para mahasiswa yang tidak lagi menggunakan kemasan sekali pakai.”Untuk mengurangi sampah makanan kita sediakan tempat makan yang bisa dipakai ulang,”papar Kepala Kantor Administrasi Fapet UGM, Nurma Diani Sekarsih, S.Pd., MBA.

Reportase : Satria/Humas Fapet

Editor       : Gusti Grehenson

Foto         : Margiyono

 

Artikel Mahasiswa Baru Fapet UGM Diajak Jelajah Kandang dan Laboratorium pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-fapet-ugm-diajak-jelajah-kandang-dan-laboratorium/feed/ 0
Mahasiswa Baru UGM Diajak untuk Mengenali Potensi Diri  https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-ugm-diajak-untuk-mengenali-potensi-diri/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-ugm-diajak-untuk-mengenali-potensi-diri/#respond Fri, 02 Aug 2024 09:55:05 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68633 Potensi diri merupakan keunikan yang dimiliki oleh setiap individu, termasuk kelebihan, kekurangan, tantangan, dan kesempatannya masing-masing. Untuk menemukannya, kita harus mengenali diri sendiri terlebih dahulu dengan mencoba dalam rangka mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Hal itu mengemuka dalam Talkshow Mahasiswa Inspiratif digelar sebagai bagian rangkaian acara Pionir Morfogenesis di halaman Gedung Pascasarjana Tahir Foundation, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, […]

Artikel Mahasiswa Baru UGM Diajak untuk Mengenali Potensi Diri  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Potensi diri merupakan keunikan yang dimiliki oleh setiap individu, termasuk kelebihan, kekurangan, tantangan, dan kesempatannya masing-masing. Untuk menemukannya, kita harus mengenali diri sendiri terlebih dahulu dengan mencoba dalam rangka mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Hal itu mengemuka dalam Talkshow Mahasiswa Inspiratif digelar sebagai bagian rangkaian acara Pionir Morfogenesis di halaman Gedung Pascasarjana Tahir Foundation, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK), Kamis (1/8).

Talkshow kali ini menghadirkan tiga orang mahasiswa dan alumni berprestasi dari masing-masing program studi (prodi) dari FK-KMK untuk membagikan cerita dan pengalaman mereka yang diharapkan dapat memberikan inspirasi mahasiswa baru angkatan 2024. Ketiga pembicara tersebut adalah Brian Arianto Tanuwidjaja dari program studi Kedokteran, Kartika Arivia Khairunnisa, S.Gz. dari prodi Gizi Kesehatan, dan Syafira Izza Azzahra Adani dari prodi Keperawatan.

Syafira membagi tips untuk menggali dan mengembangkan potensi diri masing-masing dengan manajemen diri dan waktu, serta berbagai tips lain untuk meraih prestasi baik secara akademik maupun non akademik dari perspektif dan pengalaman tiap pembicara.  Menurutnya, potensi diri merupakan keunikan yang ada pada tiap individu. Untuk menemukannya kita harus mengenali diri sendiri terlebih dahulu. “Caranya kita harus ikut banyak pengalaman. Take a chance gitu, dan juga sering-sering refleksi diri. Kita tahu suka apa, dan kita tahunya apa, dan kita gali terus di situ untuk tahu lebih lanjut,” katantya

Kartika Arivia Khairunnisa juga membagikan tipsnya sebagai mahasiswa berprestasi, yaitu dengan mengetahui dan memiliki tujuan yang jelas, serta memiliki manajemen waktu yang bagus, terlebih untuk mereka yang berkuliah di FK-KMK. “Seperti yang kita tahu ya, FKKMK, entah apapun prodinya pasti kita bergelut waktu, dan terkadang kami, teman-teman dari Kedokteran, Gizi Kesehatan, atau Keperawatan 24 jam satu hari itu gak cukup teman-teman. Jadi bagaimana cara kita memanajemen waktu,” terangnya.

Brian mengatakan bahwa kegagalan adalah guru yang terbaik. Ia menceritakan pengalamannya yang gagal mengikuti program pertukaran mahasiswa, IISMA, untuk mempercayai bahwa hal tersebut mungkin belum menjadi rezekinya. Namun ia tetap membesarkan hatinya, dan mempercayai rencana Tuhan.

Para mahasiswa berprestasi ini juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dalam proses belajar agar bisa meraih prestasi akademik maupun non akademik.

Penulis : Tasya

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Mahasiswa Baru UGM Diajak untuk Mengenali Potensi Diri  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-ugm-diajak-untuk-mengenali-potensi-diri/feed/ 0
Menhub Budi Karya Kenang Masa Kuliah, Modal Nekat Merantau ke Yogyakarta  https://ugm.ac.id/id/berita/menhub-budi-karya-kenang-masa-kuliah-modal-nekat-merantau-ke-yogyakarta/ https://ugm.ac.id/id/berita/menhub-budi-karya-kenang-masa-kuliah-modal-nekat-merantau-ke-yogyakarta/#respond Fri, 02 Aug 2024 06:37:39 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68417 Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, menyampaikan kuliah umum di hadapan 1.803 mahasiswa baru Fakultas Teknik UGM, Kamis (1/8), di halaman Gedung SGLC FT UGM. Kepada para mahasiswa baru tersebut, Budi berpesan agar menggali pengalaman sebanyak mungkin saat menempuh kuliah di kampus UGM. “Pengalaman adalah modal sekaligus bentuk daya juang. Jadi adik-adik yang berpunya tanggalkan itu, […]

Artikel Menhub Budi Karya Kenang Masa Kuliah, Modal Nekat Merantau ke Yogyakarta  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, menyampaikan kuliah umum di hadapan 1.803 mahasiswa baru Fakultas Teknik UGM, Kamis (1/8), di halaman Gedung SGLC FT UGM. Kepada para mahasiswa baru tersebut, Budi berpesan agar menggali pengalaman sebanyak mungkin saat menempuh kuliah di kampus UGM. “Pengalaman adalah modal sekaligus bentuk daya juang. Jadi adik-adik yang berpunya tanggalkan itu, salami dan salami serta ber bergaulah dengan masyarakat di Jogja karena disitu para mahasiswa akan mendapatkan experience yang baik, yang nantinya berguna di saat anda akan berkompetisi di nasional maupun internasional”, ujarnya.

Menyaksikan para mahasiswa baru Fakultas Teknik, Budi Karya mengenang kembali saat dirinya menjadi mahasiswa baru prodi Teknik Arsitektur UGM tahun 1976. Selama kuliah, selain aktif kuliah, ia juga aktif mengikuti berbagai macam kegiatan, termasuk mencari dana sponsor di Jakarta, membuat majalah, hingga ikut membuat rumah untuk para tuna wisma.“Pengalaman-pengalaman Itu sangat membekas, dan jika flashback saya kan berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja sesungguhnya,” terangnya.

Ia bercerita bila dirinya adalah Pujakusuma, Putra Jawa Kelahiran Sumatra. Di tahun-tahun 1976 ia merantau dari Palembang ke Yogyakarta. Perjalanan selama dua hari saat itu, ia berbekal satu ransel dengan moda transportasi naik sepur, naik kapal, dan naik sepur lagi.

Tanpa sungkan, ia pun bercerita bila pada waktu itu fisik badannya kurus. Meski begitu ia begitu bangga memakai jaket almamater UGM, dan dengan fisik seperti itu ia pun ditunjuk sebagai pengerek (pengibar) bendera saat Mapram (ospek). “Dari sini saya tahu orang Jawa itu seneng ngajeni (menghargai orang lain). Itu filosofinya dalam sekali, justru kita menjadi orang baik dan luar biasa. Sekali lagi ini penting, ngajeni itu ilmu Jawa yang saya pelajari, saya bisa menjadi pengerek bendera dari Sumatra, lalu menjadi bangga sekali menjadi mahasiswa UGM”, ucapnya.

Lulus dari Arsitektur UGM tahun 1981, Budi Karya berkarir di banyak tempat. Salah satu yang kemudian membuatnya namanya populer  saat ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, dan di tahun 2016 dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Perhubungan RI.

Menurut Budi Karya, kerjasama dan filosofi ngajeni memberi esensi bermakna dalam menyertai perjalanan karirnya. Kecelakaan transportasi Breksit tahun 2015 menjadikan karirnya semakin cemerlang.

Dengan kedua prinsip tersebut, ia mengaku mampu mengatasi solusi untuk kemacetan massif di Breksit yang berlangsung selama 3 hari. Keberhasilan tersebut karena ada kerjasama dan kolaborasi.“Konsepnya ada kerjasama dan ngajeni tadi. Semua stakeholder kita hargai, semua pemain diajak untuk kerjasama. Misal jika di lapangan Polisi menjadi lead, kita ikuti saja. Oleh karena itu untuk teman-teman mahasiswa baru UGM, konsep filosofi hidup ngajeni itu tolong dipelajari secara baik,” pintanya.

Diakhir orasi, ia pun mengajak para mahasiswa baru FT UGM untuk selalu bersyukur agar dari sisi emosional dan psikis lebih menghargai dari apa yang telah didapatkan. “Tentunya bangga sekali, dan dengan mensyukuri akan tumbuhlah cara-cara bertindak yang lebih baik, out of the box. Lalu bergaulah, pinter penting tetapi akan lebih lengkap kalau kalian memiliki pengalaman yang banyak. Saya yakin kalian bisa menjadi orang-orang terpandang di negeri ini,”katanya.

Pada kesempatan ini, Menteri Budi Karya dan Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D, IPU., ASEAN Eng, serta  Ir. H. Onny Henro Adhiaksono, M.H, selaku alumnus Teknik Sipil 1978 membagikan 1803 tumbler untuk para mahasiswa baru FT UGM. Pembagian tumbler ini sebagai upaya Fakultas Teknik UGM peduli lingkungan dengan mengurangi kemasan minuman plastik. “Pembagian tumbler ini merupakan langkah yang dilakukan Fakultas agar tumbler bisa dimanfaatkan para mahasiswa selama berkegiatan di kampus supaya kita bisa mengurangi sampah plastik”, ujar Dekan.

Penulis : Agung Nugroho

Foto     : Firsto

Artikel Menhub Budi Karya Kenang Masa Kuliah, Modal Nekat Merantau ke Yogyakarta  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/menhub-budi-karya-kenang-masa-kuliah-modal-nekat-merantau-ke-yogyakarta/feed/ 0
Mahfud MD: Penegak Hukum harus Memiliki Kecerdasan Moral https://ugm.ac.id/id/berita/mahfud-md-penegak-hukum-harus-memiliki-kecerdasan-moral/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahfud-md-penegak-hukum-harus-memiliki-kecerdasan-moral/#respond Fri, 02 Aug 2024 04:54:11 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68460 Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Rabu (31/7) di Auditorium Gedung B Fakultas Hukum UGM. Kuliah umum yang diselenggarakan oleh Pionir Justicia ini bertajuk Justicia Muda Katalisator Harmoni Kecerdasan Bangsa, Mahfud menyampaikan lima syarat mencapai harapan bangsa […]

Artikel Mahfud MD: Penegak Hukum harus Memiliki Kecerdasan Moral pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Rabu (31/7) di Auditorium Gedung B Fakultas Hukum UGM. Kuliah umum yang diselenggarakan oleh Pionir Justicia ini bertajuk Justicia Muda Katalisator Harmoni Kecerdasan Bangsa, Mahfud menyampaikan lima syarat mencapai harapan bangsa untuk menjadi Indonesia Emas 2045. Di antara lima poin tersebut, beliau menekankan pentingnya negara yang berdaulat dan penegakan hukum yang adil. “Masyarakat harus tunduk kepada norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan. Harapan Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai apabila masyarakat terus melanggar norma hukum,” kata Mahfud.

Selain masyarakat, tambahnya, para penegak hukum juga harus memiliki kecerdasan moral. Oleh karena itu, mahasiswa baru Fakultas Hukum sebagai calon penegak hukum di masa depan, Mahfud MD mengajak untuk senantiasa memiliki kecerdasan moral. Menurutnya, untuk bekerja di bidang hukum, seseorang tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan moral untuk dapat menegakkan keadilan di Indonesia. “Moral tidak boleh ditinggal sedikitpun, hukum tidak bisa dilepaskan dari kecerdasan moral,” ujarnya.

Di sesi kedua dari kuliah umum ini diisi oleh Rahmat Shah, ayahanda selebriti Raline Shah yang merupakan seorang konservasionis. Beliau menyampaikan tentang kiat sukses dan sejahtera yang diharapkan dapat menggerakkan mahasiswa baru untuk terus semangat berjuang. Menurutnya, kunci dari kesuksesan adalah kerja keras, disiplin tinggi, dan fokus pada tujuan. Rahmat juga tak lupa mengingatkan untuk senantiasa memohon hasil yang terbaik kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Dengan usaha dan religi yang seimbang, seseorang dapat menghadapi masalah dan mengejar ketertinggalan dari negara lain,” ungkapnya.

Kuliah umum ini kali ini diharapkan dapat menjadi penyemangat Justicia Muda di awal perjalanan mereka sebagai mahasiswa dan calon penerus bangsa. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu Pendidikan Berkualitas.

Penulis : Tiefani

Editor : Gusti Grehenso

Artikel Mahfud MD: Penegak Hukum harus Memiliki Kecerdasan Moral pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahfud-md-penegak-hukum-harus-memiliki-kecerdasan-moral/feed/ 0
694 Mahasiswa Baru FMIPA UGM Ikut Pionir Pascal https://ugm.ac.id/id/berita/694-mahasiswa-baru-fmipa-ugm-ikut-pionir-pascal/ https://ugm.ac.id/id/berita/694-mahasiswa-baru-fmipa-ugm-ikut-pionir-pascal/#respond Thu, 01 Aug 2024 09:15:50 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68362 Sebanyak 694 mahasiswa baru Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM mengikuti rangkaian acara Pionir Pascal yang merupakan agenda pengenalan lingkungan kampus di tingkat fakultas. Dekan dan segenap jajaran beserta seluruh panitia Pionir Pascal menyambut para mahasiswa baru di Auditorium FMIPA Rabu (31/7). Dekan Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana memberikan ucapan selamat kepada para […]

Artikel 694 Mahasiswa Baru FMIPA UGM Ikut Pionir Pascal pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 694 mahasiswa baru Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM mengikuti rangkaian acara Pionir Pascal yang merupakan agenda pengenalan lingkungan kampus di tingkat fakultas. Dekan dan segenap jajaran beserta seluruh panitia Pionir Pascal menyambut para mahasiswa baru di Auditorium FMIPA Rabu (31/7).

Dekan Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana memberikan ucapan selamat kepada para mahasiswa baru yang diterima di Fakultas MIPA UGM dan berpesan untuk menjadi pribadi yang penuh percaya diri dan aktif. “Mahasiswa baru harus memiliki naluri bukan sebatas hanya menjaga gawang saja yang diam dan bertahan tetapi juga sebagai pemain yang aktif,” pesannya.

Sebagai mahasiswa FMIPA, kata Kuwat, tidak hanya berprestasi atau cerdas saja tetapi juga beretika. Oleh karena itu, Kuwat juga menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk sukses sehingga diperlukan sikap-sikap seperti kreatif, inovatif, dan adaptif.

Selama 2 hari, mahasiswa baru akan merasakan langsung bagaimana suasana kehidupan kampus di FMIPA UGM. Pada hari pertama, mahasiswa baru mengenal lebih dekat dengan program studi dan himpunan mahasiswa di mana mereka akan berdinamika selama menempuh studi. Selanjutnya di hari kedua, mahasiswa baru berkesempatan dalam science project yang akan memberikan ruang kreasi mahasiswa baru dalam mengemukakan ide dan gagasan.

Selama berkegiatan, mahasiswa baru turut diajak untuk sadar terhadap lingkungan dengan arahan membawa botol minum dan diberikan konsumsi dengan wadah ramah lingkungan. “Mahasiswa baru akan diberikan pemahaman sejak awal untuk turut menjaga lingkungan dengan menekan produksi limbah sampah plastik,” kata Koordinator Gugus Pionir Pascal, Dr. Chalis.

Menurut Chalis, Pionir Pascal sebagai bagian dari Pionir Gadjah Mada di tingkat universitas diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengakselerasi proses transformasi status sebagai siswa SMA menjadi mahasiswa. “Kami akan memperkenalkan fasilitas dan aktivitas apa saja yang mereka temui selama kuliah seperti  ruang kuliah, laboratorium, teman seperjuangan, perpustakaan, kantin, dan lainnya,”jelasnya.

Koordinator Umum Pionir Pascal UGM, Nabila Nafizatus, menuturkan para mahasiswa baru yang akrab disapa Gamada ini dapat beradaptasi dengan cepat dan efektif dengan lingkungan kampus, baik secara akademik maupun non-akademik, sehingga mampu mengembangkan karakter yang baik.  “Kita harapkan mereka siap menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi sehingga menjadi individu yang berkompeten dan berkarakter, serta siap menghadapi berbagai tantangan selama masa studi,” ujarnya.

Penulis : Febriska Noor Fitriana/Humas FMIPA

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Artikel 694 Mahasiswa Baru FMIPA UGM Ikut Pionir Pascal pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/694-mahasiswa-baru-fmipa-ugm-ikut-pionir-pascal/feed/ 0
Mahasiswa Baru UGM Diajak Ikut Kurangi Sampah https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-ugm-diajak-untuk-ikut-kurangi-sampah/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-ugm-diajak-untuk-ikut-kurangi-sampah/#respond Thu, 01 Aug 2024 07:50:30 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68341 Pengelolaan sampah masih menjadi persoalan yang serius di Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Apabila tidak ditangani dengan baik maka akan berakibat pada membludaknya tumpukan sampah dimana-mana serta risiko kesehatan yang bisa ditimbulkan. Semangat dalam upaya menekan jumlah timbulan sampah ini juga dibawa dalam kegiatan Pengembangan Inisiatif dan Orientasi Mahasiswa Baru (PIONIR) UGM yang berlangsung […]

Artikel Mahasiswa Baru UGM Diajak Ikut Kurangi Sampah pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Pengelolaan sampah masih menjadi persoalan yang serius di Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Apabila tidak ditangani dengan baik maka akan berakibat pada membludaknya tumpukan sampah dimana-mana serta risiko kesehatan yang bisa ditimbulkan. Semangat dalam upaya menekan jumlah timbulan sampah ini juga dibawa dalam kegiatan Pengembangan Inisiatif dan Orientasi Mahasiswa Baru (PIONIR) UGM yang berlangsung dari 29 Juli hingga 3 Agustus 2024 mendatang. 

Sekretaris Universitas, Dr. Andi Sandi Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M., mengungkapkan bahwa UGM sebagai bagian dari DIY berkewajiban untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan cara mengurangi jumlah sampah yang dibuang. Oleh karena itu, mahasiswa baru UGM yang mencapai 10.678 orang diajak untuk ikut dalam gerakan peduli pengurangan sampah baik saat berada di lingkungan kampus maupun di sekitar tempat tinggalnya. “Orientasi mahasiswa baru tahun ini, UGM concern pada upaya pengurangan timbulan sampah akibat food waste dan juga sampah plastik. Bisa dilihat di semua fakultas sudah tidak ada lagi box untuk makan siang dan juga kudapan,” ungkap Andi Sandi, Kamis (1/8).

PIONIR UGM 2024 menurutnya menjadi ajang pembuktian UGM untuk memberikan kontribusi dalam pengurangan volume sampah harian di Yogyakarta. Terlihat dari 18 Fakultas dan 1 Sekolah Vokasi yang menerima mahasiswa baru di program sarjana, semuanya sudah mewajibkan untuk membawa alat makan sendiri yang digunakan untuk wadah kudapan dan juga makan siang. “Beberapa fakultas untuk makan siang meminta vendor untuk menyediakan piring saji. Sedangkan untuk minum, tiap fakultas memberikan fasilitas air minum Toyagama dalam bentuk galon dan juga water fountain, tetapi mahasiswa diwajibkan untuk membawa botol isi ulang ramah lingkungan (tumbler) masing-masing,” imbuh Andi.

Senada dengan kebijakan pengurangan timbulan sampah tersebut,  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) melakukan Gerakan membagi 1.000 tumbler gratis untuk mahasiswa baru pada hari Rabu (31/7) lalu. Kegiatan diawali dengan penyerahan tumbler, yang disponsori oleh Koperasi Sospol Sejahtera Bersama melalui Unit Bisnis Fisipoint, secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru dari enam departemen di FISIPOL UGM dalam acara Pembukaan PIONIR Society 2024 di Selasar Barat Gedung BB FISIPOL UGM.

Dekan FISIPOL UGM Dr. Wawan Mas’udi, menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pendidikan dan lingkungan. “Sebagai pemimpin masa depan, penting untuk mahasiswa memahami dampak pilihan konsumsi mereka terhadap lingkungan. Maka, penting untuk mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam budaya kampus,” ujarnya. Wawan berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai di kampus, sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengadopsi kebiasaan berkelanjutan sejak awal perjalanan akademis mereka.

Hal serupa juga dilakukan oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) yang membagikan 700 tumbler ke mahasiswa barunya. Pembagian tumbler dilakukan secara simbolis oleh Dekan, Prof. Dr. Didi Achjari, M.Com., C.A., kepada perwakilan mahasiswa baru dari tiga departemen di FEB saat kegiatan Sosialisasi dan Inisiasi Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (SIMFONI) di Plaza FEB UGM. “FEB UGM mengemban misi keberlanjutan dengan berusaha untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam menghindari timbulnya sampah plastik di kampus,” jelasnya.

Dengan tagline “Tumbler is Better”, Wakill Dekan FEB UGM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bayu Sutikno, S.E., M.S.M., Ph.D., berharap mahasiswa sebagai pemimpin masa depan semakin peduli terhadap upaya pengurangan sampah dan mulai bertanggung jawab untuk berkontribusi pada kelestarian dan keberlanjutan lingkungan.

Fakultas Teknik yang menjadi rujukan bagi berbagai institusi dalam pengelolaan sampah level universitas, juga memberikan tumbler gratis bagi setiap mahasiswa baru pada saat kegiatan pembukaan PIONIR Ksatria di halaman gedung SGLC. Pembagian tumbler ini  sebagai bentuk kepedulian fakultas untuk menekan timbulan sampah melalui pendidikan berintegritas.

Dekan Fakultas Teknik, Prof. Ir. Selo, M.T., M.Sc., Ph.D., menekankan agar mahasiswa melaksanakan program pengelolaan sampah dengan melakukan 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle. “Kami membutuhkan dukungan para mahasiswa dan semua sivitas agar Fakultas Teknik selalu menjadi contoh pengelolaan sampah, sehingga kampus kita selalu green, ramah lingkungan, dan menjadi tempat nyaman bagi kita semua untuk belajar,” tutupnya.

Awal bulan Juni 2024 yang lalu, Universitas Gadjah Mada mengeluarkan Surat Edaran yang ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan terkait dengan kebijakan yang mendorong pengurangan limbah dalam penyajian makanan dan minuman di lingkungan kampus UGM. Kebijakan UGM untuk mengurangi sampah dalam penyajian makanan, menjadi langkah untuk mempromosikan kesehatan di lingkungan kampus, serta sebagai upaya pengelolaan sampah yang lebih baik menuju zero waste kampus dan kampus yang berkelanjutan.

Penulis : Triya Andriyani

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Donnie

Artikel Mahasiswa Baru UGM Diajak Ikut Kurangi Sampah pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-baru-ugm-diajak-untuk-ikut-kurangi-sampah/feed/ 0
1.804 Mahasiswa Baru Fakultas Teknik UGM Ikut Pionir Kesatria   https://ugm.ac.id/id/berita/1-804-mahasiswa-baru-fakultas-teknik-ugm-ikut-pionir-kesatria/ https://ugm.ac.id/id/berita/1-804-mahasiswa-baru-fakultas-teknik-ugm-ikut-pionir-kesatria/#respond Wed, 31 Jul 2024 13:25:49 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68276 Sebanyak 1.804 mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) mengikuti Pionir Kesatria di tingkat fakultas selama tiga hari kedepan. Para mahasiswa baru ini disambut oleh Dekan dan jajaran pengurus fakultas, serta para panitia Pionir Kesatria 2024 di halaman gedung SGLC FT UGM, Rabu (31/7). Dekan FT UGM Prof. Ir. Selo menyampaikan bahwa para […]

Artikel 1.804 Mahasiswa Baru Fakultas Teknik UGM Ikut Pionir Kesatria   pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 1.804 mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) mengikuti Pionir Kesatria di tingkat fakultas selama tiga hari kedepan. Para mahasiswa baru ini disambut oleh Dekan dan jajaran pengurus fakultas, serta para panitia Pionir Kesatria 2024 di halaman gedung SGLC FT UGM, Rabu (31/7).

Dekan FT UGM Prof. Ir. Selo menyampaikan bahwa para mahasiswa baru dari Fakultas Teknik adalah para calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, selama menimba ilmu di FT UGM diharapkan memanfaatkan waktu dengan baik untuk belajar dengan baik dan sungguh-sungguh. “Kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan yang punya tanggung jawab membawa negeri ini pada kemajuan,” kata Prof. Selo.

Setiap mahasiswa tidak hanya dididik untuk belajar pengetahuan dan teknologi namun  belajar meningkatkan keterampilan softskill, karakter dan kepribadian yang baik. “Kebiasaan baik selama kuliah untuk dibawa pada periode berikutnya. Penerapan portal dan lift misalnya, merupakan upaya mendidik semua warga FT UGM tentang budaya antri,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Dekan Selo juga menyampaikan bahwa FT UGM saat ini merupakan satu-satunya Fakultas di lingkungan UGM yang meraih predikat Zona Integritas (ZI) dari Kemenpan RB. Melalui berbagai skema ZI, FT UGM menjadi tempat untuk pendidikan berintegritas, peduli pada lingkungan.

Pesan-pesan integritas dan kepedulian pada lingkungan, lanjut Dekan, disampaikan pada berbagai tempat. Salah satunya pada jalan masuk yang diberikan pesan-pesan untuk peduli lingkungan dengan meminimalisir sampah.

Sebagai bagian dari upaya untuk menekan timbunan sampah, semua mahasiswa baru masing-masing akan memperoleh 1 tumbler yang dapat dimanfaatkan untuk tempat air minum.

“Kami perlu dukungan agar Fakultas ini selalu menjadi contoh pengelolaan sampah, agar kampus kita selalu green, ramah lingkungan menjadi tempat nyaman bagi kita semua untuk belajar,” pungkasnya.

Penulis      : Purwoko/Humas FT

Editor        : Gusti Grehenson

Artikel 1.804 Mahasiswa Baru Fakultas Teknik UGM Ikut Pionir Kesatria   pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/1-804-mahasiswa-baru-fakultas-teknik-ugm-ikut-pionir-kesatria/feed/ 0