PIAT UGM Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/piat-ugm/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Wed, 28 Aug 2024 09:33:48 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 UGM Siap Gelar Pameran Hasil Inovasi Teknologi Pertanian di Agrifest 2024 https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-siap-gelar-pameran-hasil-inovasi-teknologi-pertanian-di-agrifest-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-siap-gelar-pameran-hasil-inovasi-teknologi-pertanian-di-agrifest-2024/#respond Wed, 28 Aug 2024 06:36:05 +0000 https://ugm.ac.id/?p=69980 Ketahanan pangan menjadi posisi sentral dalam peningkatan produktivitas nasional, perbaikan kualitas hidup, hingga pembangunan berkelanjutan suatu negara. Sayangnya untuk menuju bangsa yang berketahanan pangan, Indonesia memiliki tantangannya sendiri, meliputi ketersediaan sarana dan prasarana pertanian, skala usaha tani yang kecil akibat konversi lahan, perubahan iklim, akses pangan yang tidak merata, food loss and waste yang tinggi, […]

Artikel UGM Siap Gelar Pameran Hasil Inovasi Teknologi Pertanian di Agrifest 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Ketahanan pangan menjadi posisi sentral dalam peningkatan produktivitas nasional, perbaikan kualitas hidup, hingga pembangunan berkelanjutan suatu negara. Sayangnya untuk menuju bangsa yang berketahanan pangan, Indonesia memiliki tantangannya sendiri, meliputi ketersediaan sarana dan prasarana pertanian, skala usaha tani yang kecil akibat konversi lahan, perubahan iklim, akses pangan yang tidak merata, food loss and waste yang tinggi, regenerasi petani yang lambat, serta tantangan di inovasi dan diseminasi teknologi. Indonesia membutuhkan kebijakan yang terukur, responsif, dan tepat agar kerentanan dalam ketahanan pangan dapat diatasi.

Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM sebagai salah satu unit penunjang Tridharma Perguruan Tinggi bertekad mengambil peran dalam upaya menyukseskan program ketahanan pangan bangsa. Mengusung konsep circular farming dalam kegiatan operasional hariannya, PIAT UGM mengembangkan beberapa model ekosistem bisnis pertanian yang saling terkait sehingga menciptakan sebuah ekosistem yang berkelanjutan. PIAT menyadari untuk menyukseskan ketahanan pangan dibutuhkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dan kemitraan pentahelix yang melibatkan akademisi, dunia usaha, pemerintah, masyarakat, dan media sehingga cita-cita bangsa yang berketahanan pangan dapat tercapai.

Untuk mengakselerasi tercapainya rencana penguatan model circular farming dan penguatan kemitraan tersebut, PIAT UGM berencana untuk menyelenggarakan kegiatan AGRIFEST 2024 yang akan dilaksanakan pada 5-7 September 2024 di Kawasan PIAT UGM yang berlokasi di Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. “Tagline kegiatan kami adalah Seeding Ideas, Growing Futures. Jadi selain ingin mengenalkan PIAT UGM kepada publik, AGRIFEST 2024 diharapkan bisa menjadi platform untuk mempercepat hilirisasi teknologi dan inovasi di sektor agrokompleks,” ungkap Alan Soffan, Ph.D selaku Kepala PIAT UGM saat diwawancara pada Rabu (28/8).

AGRIFEST akan berlangsung selama tiga hari dan terbagi menjadi 13 kegiatan berupa talkshow, pameran inovasi teknologi Fakultas Agrokompleks UGM, kunjungan ke demplot penanaman padi Gamagora 7, pameran mitra industri dan startup yang bergerak di bidang agrokompleks, Agri Jobs untuk mempertemukan perusahaan mitra dengan para pencari kerja, pameran produk UMKM, pameran anggrek dan tanaman hias, lokakarya agroteknologi, bazar pakaian murah, senam sehat, serta visitasi ke fasilitas PIAT UGM. “Kami juga bekerja sama dengan RSA UGM untuk melakukan cek kesehatan gratis dengan kuota 100 orang per harinya, lalu akan ada lomba Inosi atau inovasi olahan nasi menggunakan beras Gamagora 7,” tutur Alan.

Pada talkshow nasional di hari pertama akan mengangkat dua tema yang berbeda yaitu menguatkan program ketahanan pangan untuk mewujudkan visi Indonesia emas 2045, serta kolaborasi dan kemitraan multi stakeholders di sektor agrokompleks. “Kami akan menghadirkan banyak narasumber, yaitu Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas RI, Prof. Jamhari selaku dosen Fakultas Pertanian UGM, dan perwakilan mitra kerja sama kami dari PT Pupuk Indonesia, PT Pupuk Kujang, PT Tunas Widji Nayottama, PT Kubota Indonesia, dan Janu Riyanto selaku salah satu Ketua Gapoktan di Kabupaten Sleman yang sudah banyak mendapatkan penghargaan,” jelas Alan yang juga merupakan dosen dan peneliti di bidang hama dan penyakit tanaman.

Sedangkan untuk hari kedua akan ada talkshow best practice yang lebih difokuskan untuk mengedukasi petani dan masyarakat umum. “Tema yang kami angkat tidak kalah menarik, yakni peran strategis perempuan dalam ketahanan pangan dan petani naik kelas,” ujar Alan.

Ia menambahkan di hari kedua akan melibatkan figur-figur yang telah memberikan kontribusi dan berdampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat di Yogyakarta, seperti Yayasan Beringin, Sekolah Pagesangan, Wondis Cokelat, PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB), dan Agradaya. Masih di hari kedua, akan ada lokakarya di mana peserta bisa mempraktekkan materi yang diberikan narasumber, yaitu pembuatan kompos dan POC serta pembuatan tempe koro. Senam bersama, Lomba inovasi olahan nasi, dan lelang anggrek akan menjadi penutup di hari ketiga.

Penulis: Triya Andriyani

Foto: Dokumentasi PIAT UGM

 

Artikel UGM Siap Gelar Pameran Hasil Inovasi Teknologi Pertanian di Agrifest 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-siap-gelar-pameran-hasil-inovasi-teknologi-pertanian-di-agrifest-2024/feed/ 0
Ratusan Anggrek Dipamerkan di PIAT UGM https://ugm.ac.id/id/berita/ratusan-anggrek-dipamerkan-di-piat-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/ratusan-anggrek-dipamerkan-di-piat-ugm/#respond Mon, 20 May 2024 01:52:58 +0000 https://ugm.ac.id/ratusan-anggrek-dipamerkan-di-piat-ugm/ Sebanyak 200 tanaman anggrek dipamerkan dalam festival anggrek  di area kebun anggrek dan embung Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM, Jalan Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman, Sabtu (18/5). Berbagai jenis anggrek yang berasal dari koleksi PIAT dan 8 komunitas pecinta anggrek di Yogyakarta. Festival anggrek kali ini dimeriahkan dengan kegiatan lelang anggrek, lomba mewarnai, dan talkshow. Festival […]

Artikel Ratusan Anggrek Dipamerkan di PIAT UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 200 tanaman anggrek dipamerkan dalam festival anggrek  di area kebun anggrek dan embung Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM, Jalan Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman, Sabtu (18/5). Berbagai jenis anggrek yang berasal dari koleksi PIAT dan 8 komunitas pecinta anggrek di Yogyakarta. Festival anggrek kali ini dimeriahkan dengan kegiatan lelang anggrek, lomba mewarnai, dan talkshow.

Festival yang mengambil tema Mindfulness Bisnis Anggrek “Menemukan Ketenangan Melalui Budi Daya Tanaman” juga meluncurkan program “Nganggrek nang Kampus” yang merupakan komitmen dari PIAT UGM dan komunitas pegiat anggrek untuk menjalin kerja sama budi daya anggrek melalui pelatihan teknik budi daya dan pameran sebagai upaya promosi keanekaragaman anggrek kepada publik yang akan dilakukan secara rutin dan berkala. Seremonial ini dilakukan secara simbolis dengan mengangkat anggrek secara bersama-sama yang dilakukan oleh Sekretaris Universitas UGM, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M, Kepala PIAT, Alan Soffan, S.P., M.Sc., Ph.D., dan perwakilan dari Biology’s Orchid Study Club (BiOSC) Fakultas Biologi, dan Kagama Orchid.

Sekretaris Universitas, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M, mengatakan festival anggrek yang merupakan bagian dari re-opening kebun anggrek PIAT menjadi salah satu langkah nyata Universitas untuk melakukan kegiatan di luar kegiatan akademik yang berdampak positif bagi masyarakat. “Harapannya setelah ini PIAT bisa menjadi tempat diskusi untuk mengembangkan anggrek tidak hanya dari segi keindahan karena bisa digunakan sebagai terapi self-healing, tetapi juga riset penambahan varietas. Inovasi ini yang perlu kita kuatkan,” ungkap Andi.

Andi menambahkan, hasil riset anggrek perlu untuk dimasukkan ke inkubasi dan hilirisasi ke masyarakat karena anggrek adalah komoditas yang mempunyai prospek yang baik untuk terus diusahakan. “Mari kita semua berkolaborasi agar anggrek bisa menjadi komoditas pendorong ekonomi, tidak hanya bagi diri sendiri dan komunitas, tetapi juga secara nasional,” tutupnya.

Kepala PIAT, Alan Soffan, S.P., M.Sc., Ph.D. menjelaskan festival anggrek akan menjadi agenda tahunan dengan tetap menggandeng komunitas karena PIAT sebagai perwakilan Universitas memposisikan diri sebagai Hub atau pusat kegiatan yang membawa misi tri dharma perguruan tinggi. “Festival Anggrek ini akan menjadi annual event dan rencananya pada Oktober nanti kita bersama komunitas anggrek, kita akan mengadakan pameran,” ujar Alan.

Ia menambahkan pilihan untuk berkolaborasi dengan komunitas dikarenakan PIAT memiliki akar yang kuat terkait penelitian dan edukasi, sedangkan hilirasi atau penguatan model bisnis akan dilakukan bersama-sama dengan komunitas. Alan berharap kolaborasi ini akan membawa kebermanfaatan yang lebih luas di masyarakat.

Pada talkshow yang bertajuk Mindfulness Bisnis Anggrek, PIAT menghadirkan tiga narasumber yaitu Aries Bagus Sasongko., S.Si., M.Biotech dari Fakultas Biologi, Ricky Setiaji Nugraha, S.P., M.Sc. dari Agri Orchids, dan Syafni Sukmana, S.P., M.Sc. dari Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia.  Ketiga narasumber berbagi pengalaman best practice tentang teknik budi daya dan perawatan anggrek, tips sukses memulai bisnis anggrek, penjelasan studi empiris adanya korelasi positif antara kegiatan berkebun atau terapi hortikultura dengan kesehatan mental hingga pemanfaatan tanaman anggrek pada perspektif arsitektur lanskap.

Penulis: Triya Andriyani

Editor: Gusti Grehenson

Foto: Firsto

Artikel Ratusan Anggrek Dipamerkan di PIAT UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ratusan-anggrek-dipamerkan-di-piat-ugm/feed/ 0
PIAT UGM Gelar Festival Anggrek https://ugm.ac.id/id/berita/piat-ugm-gelar-festival-anggrek/ https://ugm.ac.id/id/berita/piat-ugm-gelar-festival-anggrek/#respond Thu, 16 May 2024 03:15:01 +0000 https://ugm.ac.id/piat-ugm-gelar-festival-anggrek/ Anggrek merupakan sumber keragaman hayati yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 5.000 jenis anggrek alam dari 30.000 spesies anggrek di dunia ada di Indonesia. Sayangnya, keberadaan tanaman yang berpotensi dikembangkan menjadi biomedis ini semakin terancam karena alih fungsi lahan, bencana alam, hingga pencurian. Oleh karena itu, diperlukan usaha pelestarian anggrek […]

Artikel PIAT UGM Gelar Festival Anggrek pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Anggrek merupakan sumber keragaman hayati yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 5.000 jenis anggrek alam dari 30.000 spesies anggrek di dunia ada di Indonesia. Sayangnya, keberadaan tanaman yang berpotensi dikembangkan menjadi biomedis ini semakin terancam karena alih fungsi lahan, bencana alam, hingga pencurian. Oleh karena itu, diperlukan usaha pelestarian anggrek baik secara in situ maupun ex situ.

Universitas Gadjah Mada melalui kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarajat untun terus menaruh perhatian pelestarian anggrek melalui usaha riset perbanyakan bibit tanaman anggrek lewat teknologi kultur jaringan dan konservasi anggrek alam secara ex situ melalui kebun anggrek yang berada di Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM, di Berbah, Kalitirto, Sleman.

Sebagai bunga yang menyandang gelar puspa pesona nusantara, anggrek kini banyak dilirik sebagai salah satu bunga yang memiliki peluang bisnis. Potensi bisnis ini sangat menjanjikan sehingga sangat masuk akal jika banyak pecinta tanaman hias yang memulai usaha budi daya bunga anggrek. Memiliki banyak koleksi serta misi untuk menginformasikan, mengenalkan, dan mengedukasi masyarakat mengenai jenis-jenis anggrek,

Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM berencana akan menggelar Festival Anggrek untuk yang pertama kalinya. Festival ini akan diselenggarakan di Kebun Anggrek PIAT UGM, Jalan Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu, 18 Mei 2024. Kegiatan festival akan berlangsung pukul 09.00–14.00 ini, selain memamerkan koleksi anggrek PIAT, juga akan menggelar lelang anggrek yang dimiliki oleh komunitas mitra PIAT, diantaranya AKM Garden, Kusuma Plant, Palagan Orchids, Angkasa Orchids, Opak Anggrek, Kebun Kita, dan Agri Orchids.

Alan Soffan, Ph.D. selaku Kepala PIAT UGM dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (16/5) menjelaskan bahwa tujuan dari diadakannya Festival Anggrek PIAT dalam rangka untuk mengenalkan anggrek sebagai alternatif bisnis dan mental healing yang dikemas sebagai re-opening kebun anggrek PIAT. “Kita sering melihat sudah banyak yang membudidayakan anggrek di rumah. Keindahan dan keunikan anggrek dipercaya bisa menjadi stress relief bagi penggemarnya sehingga mendukung self-healing untuk kesehatan mental,” tuturnya.

Alan menambahkan, selain lelang anggrek, rangkaian kegiatan festival meliputi talkshow dengan tema Mindfulness Bisnis Anggrek: Menemukan Ketenangan Melalui Budi Daya Tanaman, serta lomba mewarnai bagi siswa TK dan SD kelas 1 sampai 3. Pada kegiatan talkshow, PIAT akan menghadirkan akademisi UGM, pebisnis anggrek, serta praktisi dari Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia.

Alan berharap kegiatan Festival Anggrek ini bisa menjadi daya tarik tersendiri dalam rangka mengenalkan anggrek yang tidak hanya bisa dinikmati sebagai tanaman hias, namun juga bisa digunakan sebagai sarana edukasi dan ketenangan jiwa.

Penulis: Triya Andriyani
Editor: Gusti Grehenson

Artikel PIAT UGM Gelar Festival Anggrek pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/piat-ugm-gelar-festival-anggrek/feed/ 0
UGM dan Ciomas Adisatwa Sepakat Kembangkan Teaching Industry https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-ciomas-adisatwa-satwa-sepakat-kembangkan-teaching-industry/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-ciomas-adisatwa-satwa-sepakat-kembangkan-teaching-industry/#respond Sun, 05 May 2024 08:50:27 +0000 https://ugm.ac.id/ugm-dan-ciomas-adisatwa-satwa-sepakat-kembangkan-teaching-industry/ Universitas Gadjah Mada dan perwakilan PT.Ciomas Adisatwa–Japfa Group sepakat untuk kerja sama pengembangan teaching farm dan teaching industry dalam rangka memberikan kesempatan ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mempelajari pengelolaan industri rumah potong ayam secara profesional. Hal itu mengemuka dalam pertemuan perwakilan PT Ciomas Adisatwa–Japfa Group dengan jajaran pimpinan Fakultas Peternakan, Direktorat Pengembangan Usaha UGM, dan […]

Artikel UGM dan Ciomas Adisatwa Sepakat Kembangkan Teaching Industry pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan perwakilan PT.Ciomas Adisatwa–Japfa Group sepakat untuk kerja sama pengembangan teaching farm dan teaching industry dalam rangka memberikan kesempatan ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mempelajari pengelolaan industri rumah potong ayam secara profesional. Hal itu mengemuka dalam pertemuan perwakilan PT Ciomas Adisatwa–Japfa Group dengan jajaran pimpinan Fakultas Peternakan, Direktorat Pengembangan Usaha UGM, dan Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT), di Kantor Pusat UGM, Jumat (3/5).

Direktur Pengembangan Usaha UGM, Dr. Hargo Utomo, M.B.A., mengatakan perluasan kerja sama antara UGM dan Ciomas Adisatwa ini dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa melalui pengembangan teaching farm dan teaching industry di area PIAT UGM yang berlokasi di Berbah, Sleman. “Pengembangan teaching farm dan teaching industry nantinya bisa digunakan sebagai model pembelajaran oleh Fakultas Peternakan. PIAT sebagai showcase akan menjadi tempat bereksperimen untuk pengelolaan budi daya ayam secara profesional dari hulu sampai hilir itu seperti apa,” tutur Hargo.

Hargo menambahkan, plotting area teaching farm tersebut akan disesuaikan dengan rencana pengembangan PIAT yang akan diposisikan sebagai Hub atau pusat kegiatan antar fakultas agrokompleks UGM. Namun begitu, pengembangan teaching farm tetap bisa mengakomodasi kepentingan Ciomas Adisatwa dari segi bisnis dan tidak mengganggu kegiatan operasional harian yang sudah berjalan.

Awan Setiawan selaku Head of Human Resources dan General Affair PT Ciomas Adisatwa–Japfa Group menjelaskan kondisi eksisting Rumah Potong Ayam (RPA) tidak memungkinkan untuk membangun area budi daya ayam di satu lokasi yang sama. Hal ini terkait dengan syarat dan perizinan yang diajukan konsumen end user di mana letak budi daya dan pemrosesan ayam harus berada pada jarak tertentu. “Kami berharap setelah ini akan ada diskusi lanjutan mengenai layout blueprint dari pengembangan PIAT, sehingga ditemukan win-win solution. Kalau perlu nanti kita mengembangkan teaching farm menggunakan panel surya sehingga bisa mengefisiensi energi, kami siap untuk mereviu,” ujar Awan.

Seperti yang diketahui, kerja sama UGM dengan PT Ciomas Adisatwa sudah berlangsung sejak tahun 2003 melalui pembangunan dua buah kandang ayam di Fakultas Peternakan. Hal ini terus berlanjut hingga tahun 2015 yang lalu didirikan laboratorium pascapanen industri peternakan dan RPA di PIAT.

Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengungkapkan kerja sama yang sudah terjalin ini memiliki manfaat yang signifikan bagi Fakultas Peternakan dalam terutama untuk program magang, praktikum, dan kunjungan industri yang ditawarkan mitra untuk mahasiswa. “saya kira teaching farm ini bisa menjadi wahana untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman praktis yang relevan dengan dunia kerja,” ujarnya.

Selain itu, kerja sama ini juga memberikan kesempatan bagi dosen untuk mengembangkan penelitiannya melalui laboratorium skala mini industri. Budi berharap, kerja sama ini akan terus berlanjut sehingga bisa memberikan kebermanfaatan secara luas terutama terkait dengan ketahanan pangan bagi masyarakat.

Penulis: Triya Andriyani
Editor: Gusti Grehenson

Artikel UGM dan Ciomas Adisatwa Sepakat Kembangkan Teaching Industry pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-ciomas-adisatwa-satwa-sepakat-kembangkan-teaching-industry/feed/ 0