Peternakan UGM Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/peternakan-ugm/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 10 Jun 2024 03:26:31 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Tingkatkan Kompetensi Jagal, JULEHA Yogyakarta-Fapet UGM Adakan Pelatihan https://ugm.ac.id/id/berita/tingkatkan-kompetensi-jagal-juleha-yogyakarta-fapet-ugm-adakan-pelatihan/ https://ugm.ac.id/id/berita/tingkatkan-kompetensi-jagal-juleha-yogyakarta-fapet-ugm-adakan-pelatihan/#respond Mon, 27 May 2024 09:50:50 +0000 https://ugm.ac.id/tingkatkan-kompetensi-jagal-juleha-yogyakarta-fapet-ugm-adakan-pelatihan/ Penyembelihan hewan kurban baik di masjid maupun tempat lain masih dijumpai kasus tidak sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan, baik dari sisi tuntunan syar’i, higiene-sanitasi maupun kesejahteraan hewan. Karenanya  standardisasi jagal masih menjadi pekerjaan rumah hingga saat ini, dan salah satunya termasuk para jagal hewan kurban. Melihat kondisi ini JULEHA Yogyakarta bersama Fakultas Peternakan (Fapet) UGM […]

Artikel Tingkatkan Kompetensi Jagal, JULEHA Yogyakarta-Fapet UGM Adakan Pelatihan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Penyembelihan hewan kurban baik di masjid maupun tempat lain masih dijumpai kasus tidak sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan, baik dari sisi tuntunan syar’i, higiene-sanitasi maupun kesejahteraan hewan. Karenanya  standardisasi jagal masih menjadi pekerjaan rumah hingga saat ini, dan salah satunya termasuk para jagal hewan kurban.

Melihat kondisi ini JULEHA Yogyakarta bersama Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengadakan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA).

Ketua Pelatihan JULEHA Fapet UGM, Ir. Cuk Tri Noviandi, S.Pt., M.Anim.St., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng., menuturkan pelatihan diadakan untuk menyiapkan para juru sembelih halal sesuai dengan 10 kompetensi yang ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan SKKNI No 147 tahun 2022.

“Masih dijumpai kasus penyembelihan tidak sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan,” papar Cuk, Senin (27/5).

Ia menambahkan pelatihan dilakukan sebanyak 4 batch, yakni 19 Mei, 26 Mei, 1 Juni dan 9 Juni. Pada batch pertama diikuti sebanyak 40 peserta. Sedangkan pada pelatihan kedua diikuti oleh 31 peserta. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, seperti takmir masjid, jagal, pemilik RPA, dosen serta mahasiswa.

“Dalam pelatihan ini para peserta mendapatkan ilmu terkait 10 kompetensi JULEHA, praktik persiapan alat (asah bilah) dan latihan penyembelihan,” imbuh Cuk yang juga Ketua JULEHA DIY ini.

Pada pelatihan ini para peserta cukup antusias mengikuti acara hingga tuntas. Apalagi saat memasuki sesi praktik penyembelihan. Selama mengikuti pelatihan JULEHA, peserta mendapatkan fasilitas pisau sembelih standar SKKNI, sarung pisau dari kulit, sharpening steel (honing), gloves anti sayat, kaos polo JULEHA, seminar kits, dan sertifikat pelatihan.

Penulis: Humas Fapet/Satria

Foto: Panitia

Artikel Tingkatkan Kompetensi Jagal, JULEHA Yogyakarta-Fapet UGM Adakan Pelatihan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tingkatkan-kompetensi-jagal-juleha-yogyakarta-fapet-ugm-adakan-pelatihan/feed/ 0
Pakar Peternakan UGM Beri Panduan Memilih Hewan Kurban https://ugm.ac.id/id/berita/pakar-peternakan-ugm-beri-panduan-memilih-hewan-kurban/ https://ugm.ac.id/id/berita/pakar-peternakan-ugm-beri-panduan-memilih-hewan-kurban/#respond Thu, 16 May 2024 10:35:28 +0000 https://ugm.ac.id/pakar-peternakan-ugm-beri-panduan-memilih-hewan-kurban/ Masyarakat harus jeli dan tidak sembarangan dalam memilih hewan kurban khususnya sapi. Syarat utama dalam memilih sapi kurban yang perlu menjadi perhatian adalah sehat dan tidak cacat. Dosen Fakultas Peternakan UGM, Ir. Panjono, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., mengatakan sapi yang sehat bisa dilihat dari penampilan fisik maupun tingkah lakunya. Penampilan fisik sapi kurban […]

Artikel Pakar Peternakan UGM Beri Panduan Memilih Hewan Kurban pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Masyarakat harus jeli dan tidak sembarangan dalam memilih hewan kurban khususnya sapi. Syarat utama dalam memilih sapi kurban yang perlu menjadi perhatian adalah sehat dan tidak cacat.

Dosen Fakultas Peternakan UGM, Ir. Panjono, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., mengatakan sapi yang sehat bisa dilihat dari penampilan fisik maupun tingkah lakunya. Penampilan fisik sapi kurban yang sehat antara lain moncongnya segar, bersih, tidak berbuih, tidak berbau, dan tidak terlihat adanya luka.

Selain itu, tracak kakinya menyerupai tempurung kelapa tertelungkup (mbathok dalam Bahasa Jawa). Matanya bersih, bersinar, tidak merah (belekan dalam Bahasa Jawa), dan tidak ada kotoran (blobok dalam Bahasa Jawa), serta pantat maupun anus juga bersih, tidak ada tanda-tanda mencret.

“Kalau sapi mencret jelas itu tanda-tanda sakit,” terang Panjono, Kamis (16/5).

Sementara dari tingkah laku, sapi yang sehat akan terlihat cukup aktif dan tidak lesu. Selain itu, nafsu makannya bagus dan menunjukkan aktivitas memamah biak (atau nggayemi dalam Bahasa Jawa).

Panjono juga mengingatkan masyarakat atau panitia kurban agar bisa merawat dengan baik sapi kurban yang telah dibeli jauh hari. Mereka bisa menitipkan kepada peternak sapi setelah dibeli dari pasar atau pedagang hewan kurban.

“Jangan sampai setelah dibeli dan dipelihara sapi justru menurun kondisi tubuhnya atau bahkan jatuh sakit,” urainya.

Meskipun saat ini sudah agak mereda, imbuh Panjono, masyarakat harus tetap mewaspadai munculnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD). “Keduanya merupakan dua jenis penyakit yang masih menjadi wabah,” ungkap Panjono mengingatkan.

Penulis: Humas Fapet/Satria

Foto: Margiyono

Artikel Pakar Peternakan UGM Beri Panduan Memilih Hewan Kurban pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/pakar-peternakan-ugm-beri-panduan-memilih-hewan-kurban/feed/ 0
Menjelang Iduladha, Pakar UGM Bagikan Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban https://ugm.ac.id/id/berita/menjelang-iduladha-pakar-ugm-bagikan-tips-menyimpan-dan-mengolah-daging-kurban/ https://ugm.ac.id/id/berita/menjelang-iduladha-pakar-ugm-bagikan-tips-menyimpan-dan-mengolah-daging-kurban/#respond Mon, 13 May 2024 02:00:14 +0000 https://ugm.ac.id/menjelang-iduladha-pakar-ugm-bagikan-tips-menyimpan-dan-mengolah-daging-kurban/ Iduladha identik dengan daging kurban, baik itu daging sapi maupun kambing.  Namun demikian, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang  melakukan kesalahan dalam menyimpan dan mengolah daging kurban tersebut. Wakil Ketua Halal Center UGM, Ir. Nanung Danar Dono, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM, ASEAN.Eng., mengatakan daging kurban harus segera dimasak atau disimpan setelah lepas dari tubuh […]

Artikel Menjelang Iduladha, Pakar UGM Bagikan Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Iduladha identik dengan daging kurban, baik itu daging sapi maupun kambing.  Namun demikian, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang  melakukan kesalahan dalam menyimpan dan mengolah daging kurban tersebut.

Wakil Ketua Halal Center UGM, Ir. Nanung Danar Dono, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM, ASEAN.Eng., mengatakan daging kurban harus segera dimasak atau disimpan setelah lepas dari tubuh karena semakin lama dibiarkan akan semakin banyak mikroba hidup dan tumbuh di dalam daging tersebut.

“Jangan sampai mikroba tumbuh dalam daging sehingga segera masak atau simpan,” papar Nanung, Kamis (9/5).

Nanung mengingatkan ketika menyimpan daging kurban kualitasnya harus tetap dijaga. Caranya jika kotor segera cuci dengan air bersih dan segera dimasak. Jika kondisi daging masih bersih tidak perlu dicuci dan lngsung bisa  disimpan. Selain itu, saat menyimpan daging kurban diharapkan dipotong kecil-kecil terlebih dulu dan masukan dalam plastik bening ukuran 1 kg.

“Jangan langsung memasukan daging dalam freezer. Biarkan transit dulu dalam kulkas 12-24 jam terlebih dulu,” kata dosen Fakultas Peternakan UGM ini.

Teknik thawing

Dalam kesempatan ini Nanung juga menyampaikan teknik thawing. Teknik thawing merupakan proses atau usaha mengembalikan keempukan daging yang telah beku.

Lantas bagaimana proses thawing yang benar? Berikut tips yang ia sampaikan jangan memasak daging beku yang baru keluar dari freezer, membiarkan daging tetap utuh di dalam plastik pembungkusnya, dan meletakan daging di bawah air kran (pada suhu normal), serta jika sudah kembali empuk buka kantung, cuci bersih daging dan bilas beberapa kali hingga daging benar-benar bersih.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat benar-benar jeli ketika memilih hewan kurban. Selain memilih hewan kurban yang sehat masyarakat diimbau untuk tidak membeli hewan kurban yang dipelihara di tempat pembuangan sampah.

“Waspadai mengonsumsi limbah logam berat,” pesan Nanung.

Penulis: Humas Fapet/Satria

Foto: Margiyono

Artikel Menjelang Iduladha, Pakar UGM Bagikan Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/menjelang-iduladha-pakar-ugm-bagikan-tips-menyimpan-dan-mengolah-daging-kurban/feed/ 0