Pertanian UGM Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/pertanian-ugm/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Fri, 19 Jul 2024 04:07:04 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Faperta UGM dan Kabupaten Asahan Selenggarakan FGD Dokumen Teknokratik RPJMD 2025-2029 https://ugm.ac.id/id/berita/faperta-ugm-dan-kabupaten-asahan-selenggarakan-fgd-dokumen-teknokratik-rpjmd-2025-2029/ https://ugm.ac.id/id/berita/faperta-ugm-dan-kabupaten-asahan-selenggarakan-fgd-dokumen-teknokratik-rpjmd-2025-2029/#respond Fri, 07 Jun 2024 07:18:21 +0000 https://ugm.ac.id/faperta-ugm-dan-kabupaten-asahan-selenggarakan-fgd-dokumen-teknokratik-rpjmd-2025-2029/ Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dan Fakultas Pertanian UGM beserta Bappeda Kabupaten Asahan menyelenggarakan Forum Group Discussion Pemaparan Dokumen Teknokratik RPJMD Kabupaten Asahan 2025-2029. Forum Group Discussion soal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dibuka Bupati Asahan, H. Surya, B.Sc. di University Club UGM, Kamis (6/6). Bupati Asahan, H. Surya, […]

Artikel Faperta UGM dan Kabupaten Asahan Selenggarakan FGD Dokumen Teknokratik RPJMD 2025-2029 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dan Fakultas Pertanian UGM beserta Bappeda Kabupaten Asahan menyelenggarakan Forum Group Discussion Pemaparan Dokumen Teknokratik RPJMD Kabupaten Asahan 2025-2029. Forum Group Discussion soal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dibuka Bupati Asahan, H. Surya, B.Sc. di University Club UGM, Kamis (6/6).

Bupati Asahan, H. Surya, B.Sc. menyampaikan Teknokratik RPJMD merupakan dokumen yang sangat strategis karena menjadi acuan dasar dan bahan baku bagi Bupati dan Wakil Bipati terpilih dalam penyusunan RPJMD 2025-2029. Banyak isu strategis yang perlu direspon sehingga perencanaan pembangunan daerah tetap relevan dan kotekstual dengan dinamika perubahan jaman baik skala nasional maupun global.

“Saya memberikan apresiasi atas dukungan Tim Fakultas Pertanian UGM yang telah mengkoordinir Tim Ahli di lingkungan UGM untuk menyiapkan Teknokratik RPJMD Kabupaten Asahan 2025-2029,” ujar Bupati.

Apresiasi yang sama disampaikan Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. Ia menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan yang telah memberikan kepercayaan untuk melakukan kerjasama penyusunan dokumen perencanaan pembangunan.

“Fasilitasi penyusunan dokumen perencanaan pembangunan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat dan layanan keahlian atas sumber daya yang dimiliki oleh perguruan tinggi,” ungkapnya.

Workshop diikuti oleh sekitar 80 peserta yang terdiri dari Bupati, 11 kepala OPD, 4 kepala bagian Setda, para Kasubag Program dan staf Program dari berbagai OPD di lingkungan Pemda Kabupaten Asahan. Disamping diberikan pengarahan oleh Bupati Asahan, dalam workshop dan FGD ini dilakukan pemarapan oleh Tim Penyusun. Selain itu, dilakukan dua sesi pembahasan yang mendiskusikan secara mendalam berbagai problematika dan strategi prospektif dalam pembangunan daerah di Kabupaten Asahan.

Ketua Tim Penyusun Dokumen, Prof. Subejo, Ph.D. secara garis besar menyampaikan dua problem utama pembangunan di Kabupaten Asahan yang merupakan rekomendasi evaluasi RPJPD dan RPJMD periode sebelumnya. Menurutnya yang perlu untuk tetap diperhatian menyangkut soal tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.

Tingkat kemiskinan dalam waktu lima tahun terakhir sudah menurun dari 11,42 persen menjadi 8,64 persen. Angka ini sudah lebih rendah dari rerata nasional sebesar 9,57 persen, meskipun jika dilihat dari jumlah total penduduk miskin masih cukup besar yaitu 64 ribu orang.

“Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Asahan dalam lima tahun terakir sedikit menurun dari 6,43 persen menjadi 6,26 persen. Hanya saja capaian tersebut masih lebih rendah dari rerata tingkat pengangguran terbuka nasional sebesar 5,86 persen,” terang Subejo.

Lebih lanjut anggota tim pakar UGM, Prof. Suadi, Pratiwi, M.Sc. dan Awaludin Laode, M.Si. menjelaskan urgensi adanya terobosan dan strategi yang tepat untuk mendorong pertumbuhan investasi daerah agar bisa menggerakan sektor primer agro yang masih berkontribusi lebih dari 30 persen PDRB sehingga diharapkan dapat menggerakan industri pengolahan, perdagangan dan jasa.

Sebagai kabupaten penghasil kelapa sawit terbesar di Sumatera Utara, peluang diversifikasi dan hilirisasi produk di Kabupaten Asahan masih sangat terbuka. Jika produk kelapa sawit bisa dikembangkan tidak hanya dalam bentuk CPO, namun sampai berbagai bentuk end product yang lain maka kesempatan peluang kerja akan sangat terbuka dan sangat potensial mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sumberdaya manusia menjadi salah satu kunci terpenting dalam kesuksesan pembangunan daerah pada masa mendatang di Kabupaten Asahan. Kualitas SDM yang baik akan menciptakan angkatan kerja yang kreatif dan produktif sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah.

“Peningkatan kualitas SDM harus didukung dengan peningkatan layanan pendidikan, ketersediaan dan kecukupan pangan dan gizi, layanan kesehatan, dan layanan sosial yang lebih baik,” papar Suadi.

Tim Penyusun Dokumen dari Fakultas Pertanian UGM juga mengadvokasi bahwa Tekokratik RPJMD juga merupakan dokumen yang memberikan arah kebijakan bagi transformasi sosial, transformasi ekonomi, transformasi tata Kelola, supremasi hukum, stabilitas dan kepemimpinan serta ketahanan sosial, budaya, dan ekologi.

Penulis: Agung Nugroho

Artikel Faperta UGM dan Kabupaten Asahan Selenggarakan FGD Dokumen Teknokratik RPJMD 2025-2029 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/faperta-ugm-dan-kabupaten-asahan-selenggarakan-fgd-dokumen-teknokratik-rpjmd-2025-2029/feed/ 0
Bersama ACIAR, Fakultas Pertanian UGM Adakan International Training Workshop https://ugm.ac.id/id/berita/bersama-aciar-fakultas-pertanian-ugm-adakan-international-training-workshop/ https://ugm.ac.id/id/berita/bersama-aciar-fakultas-pertanian-ugm-adakan-international-training-workshop/#respond Mon, 03 Jun 2024 09:00:29 +0000 https://ugm.ac.id/bersama-aciar-fakultas-pertanian-ugm-adakan-international-training-workshop/ Setelah melakukan kerja sama dalam berbagai bidang penelitian selama lebih dari 10 tahun, Fakultas Pertanian berkolaborasi dengan Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) mengadakan International Training Workshop pada hari Selasa-Kamis, 28-30 Mei 2024 di Gedung AGLC Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari Laos, Vietnam, Filipina, dan Indonesia. Rangkaian kegiatan […]

Artikel Bersama ACIAR, Fakultas Pertanian UGM Adakan International Training Workshop pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Setelah melakukan kerja sama dalam berbagai bidang penelitian selama lebih dari 10 tahun, Fakultas Pertanian berkolaborasi dengan Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) mengadakan International Training Workshop pada hari Selasa-Kamis, 28-30 Mei 2024 di Gedung AGLC Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari Laos, Vietnam, Filipina, dan Indonesia.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Root-knot Nematode (Meloidogyne spp.) Identification Workshop, yang berfokus pada kajian di bidang nematoda. Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P., selaku ketua tim peneliti untuk proyek penelitian nematoda simpul akar (root-knot nematode) menjelaskan, fokus proyek penelitian terkait identifikasi yang akurat dan presisi agar pengelolaannya menjadi lebih efektif untuk mencegah penularan oleh nematoda di daerah lain. “Setelah menjalin kerja sama yang cukup lama di berbagai bidang dengan ACIAR, kajian di bidang nematoda ini pertama kali dilakukan, karena kami meyakini nematoda memiliki dampak yang signifikan terhadap penurunan produksi tanaman pertanian,” ungkapnya saat membuka sesi diskusi.

Dr. Anthony Barry Pattison, Senior Principal Nematologist dari Departemen Pertanian dan Perikanan Pemerintah Queensland Australia, menjelaskan bahwa workshoyang dilakukan menjadi suatu upaya untuk menyebarkan pengetahuan dan melatih seluruh peneliti yang terlibat dalam mengidentifikasi nematoda simpul akar (root-knot nematode) menggunakan teknik yang berbeda. “Kita akan melatih seluruh peserta untuk  mengaplikasikan teknik morfologi tradisional dan teknik molekuler,” jelasnya.

Tony berharap, dari kegiatan workshop ini, para peneliti dari tiap negara bisa melakukan teknik-teknik identifikasi nematoda di negara asalnya dan lebih memahami nematoda itu sendiri. Menurutnya, hal ini akan berdampak pada peningkatan kesadaran bersama terkait ketahanan pangan karena ekosistem pertanian yang sehat akan menjamin produktivitas pertanian secara optimal.

Workshop selanjutnya mengenai pengendalian lalat buah pada mangga melalui pendekatan area-wide management (AWM) system yang proyek penelitiannya sudah berlangsung sejak tahun 2017. Prof. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Ph.D., selaku ketua tim peneliti menjelaskan workshop ini menjadi titik akhir dari proyek penelitian yang akan resmi selesai pada Agustus mendatang. Namun demikian, Fakultas Pertanian UGM bersama ACIAR telah merencanakan kelanjutan proyek untuk lima tahun ke depan.  “Saat ini, kami bersama ACIAR sudah merencanakan proyek lanjutan dan proposalnya sudah dalam final stage untuk pengambilan keputusan,” ujar Andi.

Andi menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam proyek penelitian ini difokuskan pada dua mahasiswa jenjang S2, di mana mereka juga diberikan dukungan biaya penelitian oleh ACIAR. Kedua mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hama Tanaman, yaitu Valentina Erline dengan judul penelitian “Keragaman dan Kelimpahan Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) pada Tiga Ekosistem yang Berbeda di Sleman, Yogyakarta” dan Riya Fatma Sari dengan judul penelitian “Pengambilan Keputusan Penggunaan Pestisida oleh Petani Mangga yang Mempraktikkan Pengelolaan Hama Terpadu Skala Luas dan Petani Konvensional”.

Dr. Stefano de Faveri, project leader ACIAR, menyampaikan bahwa topik pengendalian lalat buah sangat penting untuk diteliti karena sangat berdampak pada produksi buah mangga yang dilakukan oleh para petani. Ia menyebut proyek penelitian juga sudah berjalan di awasan Asia Pasifik dengan permasalahan lalat buah yang sama “Apabila pengendalian lalat buah dilakukan secara efektif, produksi buah akan lebih banyak dan bisa mengarah kepada kesempatan ekspor yang lebih luas,” ungkapnya.

Selain Stefano, perwakilan ACIAR yang turut hadir dalam kegiatan workshop adalah Mikayla Hyland-Wood selaku research officer in horticulture. Mikayla menilai UGM adalah mitra yang sangat penting bagi kolaborasi bersama ACIAR, terutama karena UGM memiliki peran besar dalam kegiatan penelitian di lapangan yang bersinggungan dengan petani di Indonesia.

Reportase: Humas Fakultas Pertanian UGM

Penulis: Triya Andriyani

Artikel Bersama ACIAR, Fakultas Pertanian UGM Adakan International Training Workshop pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/bersama-aciar-fakultas-pertanian-ugm-adakan-international-training-workshop/feed/ 0
Fakultas Pertanian Kembangkan Rooftop Urban Agriculture Untuk Pangan dan Kota Sehat https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-pertanian-kembangkan-rooftop-urban-agriculture-untuk-pangan-dan-kota-sehat/ https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-pertanian-kembangkan-rooftop-urban-agriculture-untuk-pangan-dan-kota-sehat/#respond Thu, 16 May 2024 03:21:57 +0000 https://ugm.ac.id/fakultas-pertanian-kembangkan-rooftop-urban-agriculture-untuk-pangan-dan-kota-sehat/ Inovasi strategis terus diusahakan Fakultas Pertanian UGM. Seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, salah satu terobosan yang kemudian dilakukan adalah penerapan rooftop urban agriculture dengan pemanfaatan atap gedung untuk budidaya tanaman buah. Inovasi terbaru ini dilakukan di atap Gedung Rachmiwati Fakultas Pertanian UGM. Penerapan urban agriculture ini dilakukan dengan membuat green house dengan komoditas buah melon. Rektor UGM, Wakil Rektor […]

Artikel Fakultas Pertanian Kembangkan Rooftop Urban Agriculture Untuk Pangan dan Kota Sehat pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Inovasi strategis terus diusahakan Fakultas Pertanian UGM. Seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, salah satu terobosan yang kemudian dilakukan adalah penerapan rooftop urban agriculture dengan pemanfaatan atap gedung untuk budidaya tanaman buah.

Inovasi terbaru ini dilakukan di atap Gedung Rachmiwati Fakultas Pertanian UGM. Penerapan urban agriculture ini dilakukan dengan membuat green house dengan komoditas buah melon.

Rektor UGM, Wakil Rektor Bidang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dekan Fakultas Kehutanan, Dekan Fakultas Filsafat, Dekan Fakultas Fisipol, dan Dekan Fakultas Geografi didampingi Dekan Fakultas Pertanian berkesempatan mengunjungi sekaligus melakukan panen buah Melon pada hari Rabu (15/5).

Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D selaku Dekan Fakultas Pertanian mengatakan penanaman buah di atap gedung fakultas sebagai wujud pengembangan urban agriculture yang sehat dan menguntungkan.

“Dengan memanfaatkan atap gedung ini diharapkan dapat menjadi bagian dari regenerasi petani dan ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Dia menyampaikan hasil panen buah melon yang ditanam di green house atap dapat mencapai 3-4 kg per buah dengan umur 65 hari semenjak tanam. Hasil ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan ruang yang ada untuk budidaya tanaman dengan perawatan yang tepat tetap bisa menghasilkan tanaman yang subur dan sehat.

Apresiasi disampaikan Rektor, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D. Dia menyampaikan kesannya adanya green house yang dimanfaatkan untuk menanam melon jenis Sweet Hami.

“Ini adalah suatu inisiasi yang bagus sekali untuk memanfaatkan ruang yang dapat digunakan untuk urban farming,” ucapnya.

Rektor berharap inovasi Fakultas Pertanian UGM dapat ditularkan di fakultas-fakultas atau unit-unit di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Dengan model semacam ini diharapkan pemanfaatan ruang di fakultas atau unit-unit lebih maksimal dan menjadi lingkungan yang hijau.

Penulis: Talita Salma

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Media Faperta

 

 

Artikel Fakultas Pertanian Kembangkan Rooftop Urban Agriculture Untuk Pangan dan Kota Sehat pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-pertanian-kembangkan-rooftop-urban-agriculture-untuk-pangan-dan-kota-sehat/feed/ 0