pengabdian Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/pengabdian/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Thu, 30 Jan 2025 08:05:35 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Aksi Nyata Atasi Perubahan Iklim, Mahasiswa KKN UGM Tanam Mangrove di Buton Tengah https://ugm.ac.id/id/berita/aksi-nyata-atasi-perubahan-iklim-mahasiswa-kkn-ugm-tanam-mangrove-di-buton-tengah/ https://ugm.ac.id/id/berita/aksi-nyata-atasi-perubahan-iklim-mahasiswa-kkn-ugm-tanam-mangrove-di-buton-tengah/#respond Thu, 30 Jan 2025 07:52:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75215 Bekerjasama dengan tim KKN Universitas Muhammadiyah Buton (UMB), Sulawesi Tenggara, Tim Mahasiswa KKN-PPM UGM melaksanakan program kerja membangun ketahanan lingkungan di wilayah pesisir di Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, dengan menanam mangrove dengan melibatkan masyarakat setempat, Minggu (26/1). Penanaman mangrove dalam rangka ikut berpartisipasi dalam mengatasi dampak perubahan iklim ini, dihadiri Arman selaku […]

Artikel Aksi Nyata Atasi Perubahan Iklim, Mahasiswa KKN UGM Tanam Mangrove di Buton Tengah pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Bekerjasama dengan tim KKN Universitas Muhammadiyah Buton (UMB), Sulawesi Tenggara, Tim Mahasiswa KKN-PPM UGM melaksanakan program kerja membangun ketahanan lingkungan di wilayah pesisir di Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, dengan menanam mangrove dengan melibatkan masyarakat setempat, Minggu (26/1). Penanaman mangrove dalam rangka ikut berpartisipasi dalam mengatasi dampak perubahan iklim ini, dihadiri Arman selaku tokoh lokal Desa Terapung yang dikenal sebagai peneliti dan ahli botani. Kehadirannya sungguh diharapkan mahasiswa dan masyarakat karena akan memberikan dukungan secara langsung, sekaligus memberikan arahan teknis. “Tentu saja kehadiran beliau untuk memberikan panduan bagi kami dalam proses penanaman mangrove agar lebih efektif dan berkelanjutan”, ujar Fauzan Aldi, salah satu anggota tim KKN-PPM UGM dari klaster Agrokompleks.

Fauzan Aldi menjelaskan hasil observasi tim Agrokompleks KKN-PPM UGM menunjukkan kondisi mangrove di pesisir Desa Terapung menghadapi tantangan serius dan berpotensi mengalami degradasi lingkungan. Meski, sebelumnya telah dilakukan penanaman mangrove oleh berbagai pihak tetapi tidak bertahan hidup. “Banyak tanaman tidak bertahan karena metode yang kurang tepat, seperti polybag yang tertinggal di dalam tanaman. Hal ini tentu mengakibatkan banyak tanaman mangrove gagal tumbuh dan mengalami kerusakan”, terangnya.

Untuk kegiatan kali ini, tim mahasiswa KKN-PPM UGM melakukan penggantian tanaman mangrove yang rusak dan penambahan bibit baru dengan pendekatan yang lebih terencana. Tidak hanya untuk memulihkan ekosistem pesisir, penanaman mangrove diharapkan dapat juga melindungi dari ancaman abrasi.

Kegiatan inipun diharapkan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan warga, khususnya generasi muda. Anak-anak Desa Terapung yang turut terlibat kegiatan penanaman mangrove  mendapatkan edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir untuk masa depan.”Kami memastikan semua bibit ditanam tanpa polybag, dan area tanam disesuaikan dengan karakteristik lingkungan pesisir setempat,” ucap Fauzan Aldi.

Arman mengapresiasi langkah mahasiswa KKN-PPM UGM. Ia sekaligus berterima kasih kepada tim KKN Universitas Muhammadiyah Buton yang turut bersama dalam kegiatan ini. “Kegiatan ini akan menjadi prasasti. Lima hingga sepuluh tahun ke depan, mangrove yang ditanam hari ini akan menjadi rumah bagi berbagai biota laut di Desa Terapung,” ujar Arman.

Dengan penuh optimisme, Arman berharap kegiatan penanaman mangrove menjadi langkah awal dalam membangun sistem ketahanan lingkungan berbasis komunitas di Desa Terapung. Diharapkan pula cara ini menjadi model untuk diterapkan di wilayah pesisir lainnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Tim KKN-PPM UGM Buton

Artikel Aksi Nyata Atasi Perubahan Iklim, Mahasiswa KKN UGM Tanam Mangrove di Buton Tengah pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/aksi-nyata-atasi-perubahan-iklim-mahasiswa-kkn-ugm-tanam-mangrove-di-buton-tengah/feed/ 0
Mahasiswa UGM dan SUTD Rancang Model Pemasangan Panel Surya di Kota Yogyakarta https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-dan-sutd-rancang-model-pemasangan-panel-surya-di-kota-yogyakarta/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-dan-sutd-rancang-model-pemasangan-panel-surya-di-kota-yogyakarta/#respond Thu, 16 Jan 2025 07:23:35 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74794 Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI), Fakultas Teknik UGM kembali menyelenggarakan Freshmore Asian Cross-Curricular Trips (FACT) bekerja sama dengan Singapore University of Technology and Design (SUTD). Kegiatan Freshmore Asian Cross-Curricular Trips (FACT), ini sebagai bentuk komitmen atas perannya dalam penyediaan energi bersih dan terbarukan serta sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama […]

Artikel Mahasiswa UGM dan SUTD Rancang Model Pemasangan Panel Surya di Kota Yogyakarta pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI), Fakultas Teknik UGM kembali menyelenggarakan Freshmore Asian Cross-Curricular Trips (FACT) bekerja sama dengan Singapore University of Technology and Design (SUTD). Kegiatan Freshmore Asian Cross-Curricular Trips (FACT), ini sebagai bentuk komitmen atas perannya dalam penyediaan energi bersih dan terbarukan serta sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari, 6-10 Januari  lalu mengusung tema Modelling Uncertainty dengan topik Designing PV System for Riverside Community. Kegiatan FACT kali ini diikuti 43 orang mahasiswa UGM dari DTMI, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), dan Departemen Teknik Kimia (DTK) serta 33 mahasiswa SUTD.

Ir. Achmad Pratama Rifai, Ph.D., dari DTMI UGM mengatakan para peserta kegiatan FACT melaksanakan aktivitas bersama secara berkelompok di Laboratorium Menggambar Teknik DTMI, RW 05 Kalurahan Terban, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kalurahan Cokrodiningratan. Sesuai dengan tema yang diberikan, para peserta diminta untuk membuat sebuah perancangan model berkaitan dengan pemasangan panel surya yang dapat dimanfaatkan oleh warga masyarakat di Terban dan Cokrodiningratan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari yang membutuhkan listrik, antara lain kegiatan perkumpulan warga, penyediaan air bersih melalui pompa, dan pengolahan air limbah.

Para peserta di hari pertama mendapatkan brief dan materi latar belakang lokasi pemasangan panel surya. Hal ini perlu disampaikan agar mampu memberikan pemahaman awal mengenai lokasi yang akan dikunjungi. ”Terlebih karena di lokasi sudah terpasang beberapa panel surya di beberapa titik dan peserta akan memodelkan titik-titik yang potensial untuk dipasang panel surya”, jelas Achmad Rifai.

Ia menambahkan berbekal pengetahuan awal, pada hari kedua peserta dibawa untuk melaksanakan field trip dengan mengunjungi lokasi di Terban dan Cokrodiningratan secara langsung. Pelaksanaan field trip disambut oleh Ketua RW 05 Kalurahan Terban, Supriyanto S.Sos, di Aula Masjid Nidaul Jannah Terban. Kedatangan para peserta inipun mendapat sambuatan hangat warga Terban. ”Kami merasa senang bisa menerima kembali tamu dari SUTD, semoga kegiatan bisa berjalan lancar,” tutur Supriyanto.

Setelah memperoleh pembagian titik kunjungan, peserta yang telah dibagi dalam kelompok-kelompok pada hari pertama kemudian menuju ke titik masing-masing untuk mengumpulkan data-data terperinci yang diperlukan untuk mengerjakan tugas yang diberikan dengan didampingi oleh liaison officer (LO) dari Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) UGM dan perangkat masyarakat setempat. Sekembalinya dari field trip, peserta diberi kesempatan untuk merefleksikan hasil kunjungan sekaligus berdiskusi dalam menyusun pemodelan yang akan dipresentasikan.

Presentasi atas pemodelan yang telah dirancang pun selanjutnya dilaksanakan dengan durasi presentasi per kelompok adalah 7 menit dan durasi tanya jawab dengan para juri selama 10 menit. Adapun dewan juri terdiri dari Dr. Wong Wei Pin (SUTD), Ir. Achmad Pratama Rifai, Ph.D. (DTMI UGM), dan Ir. Robertus Dhimas Dhewangga Putra, Ph.D. (DTMI UGM). Para juri menilai beberapa hal dari presentasi peserta, antara lain penyusunan problem statement, penyajian data, penentuan hipotesis dan batasan analisis, penyusunan metode penyelesaian, penyajian solusi dan timbal baliknya, dan penampilan presentasi dari kelompok.

Dari penilaian yang dilakukan, ditentukan 1 tim terbaik dan 2 peserta terbaik dengan dipilih 1 mahasiswa UGM dan 1 mahasiswa SUTD. Setelah usai memberikan penilaian, dewan juri memilih Tim 9 sebagai tim terbaik, disusul Srikanth Srider (SUTD) dan Chika Zenita Sabrina (DTK UGM). Ketiga tim terbaik dinilai berhasil mengerjakan pemodelan instalasi panel surya. Selanjutnya, para peserta pun berkesempatan mengikuti perkuliahan dari dosen-dosen UGM dan SUTD. Mereka mengikuti perkuliahan yang disampaikan Dr. Wong Wei Pin (SUTD), Syahirul Alim Ritonga, S.T., MRes (UGM), Dr. Jose Rafael Martinez Garcia (SUTD), dan Yun Prihantina Mulyani, Ph.D. (UGM).

Dr. Jose Rafael Martinez Garcia dalam closing remarks mengingatkan kembali soal pemodelan. Meski pemodelan yang dikerjakan oleh para peserta bersifat kuantitatif, ada aspek lain yang perlu untuk diperhatikan. ”Mempertimbangkan aspek manusia dalam sebuah komunitas masyarakat juga merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan,” terang Jose Rafael.

Hal senada diungkap Dr. Wong Wei Pin. Ia berharap para peserta, baik dari SUTD maupun UGM bisa menarik manfaat pelajaran berharga dari program FACT ini. ”Kreativitas para peserta sungguh mengesankan, dan semoga semua memperoleh wawasan yang baik dan meneruskan untuk berinovasi merancang desain yang berpusat pada manusia,” tambahnya.

Dr. Adhika Widyaparaga selaku Sekretaris Departemen Teknik Mesin dan Industri UGM menjelaskan topik yang diangkat oleh FACT tahun ini dikaitkan dengan SDGs. Seperti energi bersih yang terjangkau merupakan bagian dari SDGs. ”Modelling uncertainty dalam FACT saya kira memainkan peran yang besar dalam mewujudkannya, dengan merancang pembangkit energi yang tepat guna tentu menghindari kesalahan yang bisa terjadi,” ungkapnya.

Adhika berharap kegiatan pengabdian dari kerja sama dua universitas ini bisa menginspirasi mahasiswa untuk terus berinovasi untuk menghasilkan energi bersih, terbarukan, dan terjangkau.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Mahasiswa UGM dan SUTD Rancang Model Pemasangan Panel Surya di Kota Yogyakarta pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-dan-sutd-rancang-model-pemasangan-panel-surya-di-kota-yogyakarta/feed/ 0
Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Perikanan Bersih-Bersih di Pantai Baru https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-program-studi-magister-ilmu-perikanan-bersih-bersih-di-pantai-baru/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-program-studi-magister-ilmu-perikanan-bersih-bersih-di-pantai-baru/#respond Wed, 18 Dec 2024 08:02:15 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74028 Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan pengabdian kali ini dilakukan dengan menyelenggarakan bersih-bersih pantai di Pantai Baru, Padukuhan Ngentak, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (17/12). Dalam kegiatan bersih-bersih pantai, ini diisi pula dengan kegiatan lomba fotografi dan pemberian apresiasi kepada […]

Artikel Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Perikanan Bersih-Bersih di Pantai Baru pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan pengabdian kali ini dilakukan dengan menyelenggarakan bersih-bersih pantai di Pantai Baru, Padukuhan Ngentak, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (17/12).

Dalam kegiatan bersih-bersih pantai, ini diisi pula dengan kegiatan lomba fotografi dan pemberian apresiasi kepada kelompok yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak dan menampilkan kreativitas terbaik. Karena itu sebelum pelaksanaan bersih-bersih, sebanyak 50 peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan sejumlah peralatan seperti trashbag, sapu, serok sampah, dan keranjang untuk memudahkan pengumpulan sampah.

Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc., selaku Ketua Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM mengatakan kegiatan pengabdian oleh mahasiswa Magister Ilmu Perikanan, dosen dan para tenaga kependidikan menjadi peran nyata dalam pelestarian ekosistem sekaligus penyegaran setelah menjalani ujian akhir semester. “Setelah melewati ujian yang melelahkan, kegiatan bersih pantai ini menjadi kesempatan yang baik untuk mengalihkan pikiran dan berkontribusi positif bagi lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan inipun mendapat dukungan keterlibatan dari kelompok wisata Pantai Baru dan masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam bersih-bersih pantai. Dengan melibatkan masyarakat dan komunitas setempat, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian UGM, Dr. Eko Setyobudi, S.Pi., M.Si menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran dan pengaplikasian ilmu yang erat kaitannya dengan ekosistem laut dan pesisir. Sebagai generasi yang bergerak di bidang perikanan dan kelautan maka menjaga kelestarian ekosistem laut menjadi tanggung jawab bersama. ”Harapannya, kegiatan ini mampu memberikan kontribusi nyata,” terangnya.

Secara keseluruhan aktivitas bersih-bersih pantai berjalan lancar dan tertib. Secara detail, mereka memastikan seluruh kawasan pantai terjangkau oleh aksi bersih-bersih ini. Kegiatan inipun dimeriahkan dengan sesi ramah tamah, dan setiap kelompok diberikan kesempatan untuk menampilkan hiburan seperti lagu, pantun, puisi, dan tebak gaya.

Suwandi selaku aktivis dan Ketua Kelompok Wisata Pantai Baru menyatakan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian UGM. Dia mengakui pantai di Kawasan Bantul sering menerima tumpukan sampah, terutama dari muara sungai yang meningkat drastis pada bulan Desember hingga Februari. “Bersih pantai ini tentu sangat membantu kami sebagai pengelola pantai, terutama dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir,” ungkapnya.

Sebagai hasilnya, kegiatan pengabdian ini tidak hanya berhasil membersihkan area pesisir, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif kepada para peserta tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan lestari, kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan di masa mendatang. ”Tentunya program ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi  menjadi wujud nyata kontribusi kalangan kampus bagi keberlanjutan lingkungan pesisir”, imbuh Suwandi.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Perikanan Bersih-Bersih di Pantai Baru pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-program-studi-magister-ilmu-perikanan-bersih-bersih-di-pantai-baru/feed/ 0
Dharma Wanita Persatuan Ziarah ke Makam Pendiri UGM https://ugm.ac.id/id/berita/dharma-wanita-persatuan-ugm-ziarah-ke-makam-pendiri-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/dharma-wanita-persatuan-ugm-ziarah-ke-makam-pendiri-ugm/#respond Fri, 15 Nov 2024 07:46:56 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72875 Dharma Wanita Persatuan Universitas Gadjah Mada melakukan ziarah ke Makam Keluarga UGM Sawitsari dan Makam Taman Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta. Kegiatan ziarah ini diikuti 50 anggota Dharma Wanita Persatuan UGM pada hari Sabtu (15/11). Selain berdoa dan tabur bunga, para anggota Dharma Wanita Persatuan UGM juga mengikuti upacara pasang karangan bunga di setiap makam yang didatangi. […]

Artikel Dharma Wanita Persatuan Ziarah ke Makam Pendiri UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Dharma Wanita Persatuan Universitas Gadjah Mada melakukan ziarah ke Makam Keluarga UGM Sawitsari dan Makam Taman Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta. Kegiatan ziarah ini diikuti 50 anggota Dharma Wanita Persatuan UGM pada hari Sabtu (15/11). Selain berdoa dan tabur bunga, para anggota Dharma Wanita Persatuan UGM juga mengikuti upacara pasang karangan bunga di setiap makam yang didatangi.

Indun Dewi Puspita selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan UGM menerangkan kegiatan ziarah dilakukan rangka memperingati Dies Natalis ke-75 dan lustrum ke-15 Universitas Gadjah Mada. Indun menjelaskan kegiatan ziarah ke makam para leluhur, para pendiri dan mantan-mantan Rektor UGM, dan seluruh keluarga besar Universitas Gadjah Mada yang sudah meninggal adalah upaya untuk mengenang kembali jasa-jasa dan peran besar mereka dalam memajukan UGM, masyarakat dan bangsa. “Kita bisa meneladani kebaikan dan semangat yang para leluhur tanamkan,” ujarnya.

Disamping itu, kegiatan ziarah ke makam pahlawan ini dimaksudkan untuk mengenang jasa dan juga perjuangan dari para leluhur dan pendahulu dan meneladani semangat, berbagai nilai baik dan sikap yang telah ditunjukan para pendahulu untuk memajukan universitas dan bangsa Indonesia.

Terkait rangkaian Dies Natalis ke-75 dan lustrum ke-15 Universitas Gadjah Mada, selain bakti sosial dan ziarah, Dharwa Wanita Persatuan UGM juga akan turut meramaikan Pagelaran Seni dan Budaya serta Niti Laku di Bulan Desember. ”Kita akan terus bersemangat menebarkan kebaikan, nanti di Pagelaran Seni dan Budaya kita akan menampilkan kesenian angklung”, tutupnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Donnie

Artikel Dharma Wanita Persatuan Ziarah ke Makam Pendiri UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dharma-wanita-persatuan-ugm-ziarah-ke-makam-pendiri-ugm/feed/ 0
Rektor UGM Beri Penghargaan untuk 86 Insan Berprestasi https://ugm.ac.id/id/berita/86-penghargaan-untuk-insan-insan-ugm-berprestasi-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/86-penghargaan-untuk-insan-insan-ugm-berprestasi-2024/#respond Thu, 14 Nov 2024 07:33:46 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72826 Universitas Gadjah Mada kembali memberikan Anugerah Insan Berprestasi tahun 2024. Sebanyak 86 penghargaan diberikan kepada para alumni, dosen, mahasiswa, unit kerja, maupun tenaga kependidikan yang telah memberikan kontribusi dan kinerja terbaiknya sehingga memberi manfaat bagi Universitas dan berdampak bagi masyarakat luas. Dari 86 orang penerima penghargaan terdiri dari 5 pemenang kategori penghargaan Bidang Publikasi Terbaik, […]

Artikel Rektor UGM Beri Penghargaan untuk 86 Insan Berprestasi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada kembali memberikan Anugerah Insan Berprestasi tahun 2024. Sebanyak 86 penghargaan diberikan kepada para alumni, dosen, mahasiswa, unit kerja, maupun tenaga kependidikan yang telah memberikan kontribusi dan kinerja terbaiknya sehingga memberi manfaat bagi Universitas dan berdampak bagi masyarakat luas. Dari 86 orang penerima penghargaan terdiri dari 5 pemenang kategori penghargaan Bidang Publikasi Terbaik, 7 pemenang kategori Penghargaan Bidang Penelitian, 3 penghargaan untuk dosen Berprestasi Inspiratif Tingkat UGM, dan 7 penghargaan untuk bidang Pengabdian kepada Masyarakat.

Penghargaan diberikan pula untuk 3 dosen Pengembang Inovasi Konten Pembelajaran Daring melalui Video Diseminasi Ilmu Pengetahuan (Direktorat KIA), 3 Dosen Pengembang Inovasi Pembelajaran Daring Melalui MOOC dalam platform UGM ONLINE (Direktorat KIA), 3 Program Studi Pascasarjana dengan Perencanaan dan Pengembangan Modular Course (Direktorat KIA), Kategori Kaprodi Penggerak MBKM (Direktorat Pendidikan dan Pengajaran), 10 Kategori Program Studi Calon Penerima PDDIKTI AWARD 2024 Tingkat Universitas (Direktorat Pendidikan dan Pengajaran), 18 Tenaga Kependidikan Berprestasi (Inspiratif) Tingkat UGM, 3 PPID Pelaksanan Terbaik dalam Evaluasi dan Monitoring Layanan Informasi Publik UGM Tahun 2024, dan 16 Mahasiswa Berprestasi.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Sp.OG (K)., Ph.D mengatakan penhargaan insan berpretasi ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan apresiasi kepada para alumni, dosen, mahasiswa, unit kerja, tenaga kependidikan yang telah memberi kontribusi terbaiknya untuk Universitas Gajah Mada. Sebagai pimpinan UGM, ia merasa berbahagia karena semua yang hadir secara luring dan daring menjadi saksi penyerahan kurang lebih ada 89 penghargaan untuk insan UGM berprestasi. “Saya mengucapkan selamat sekaligus terima kasih kepada seluruh peserta baik dosen, peneliti, tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa yang telah berpartisipasi ataupun kemudian menjadi kandidat yang diusulkan untuk mengikuti ajang insan UGM berprestasi,” ujarnya di Grha Sabha Pramana, Rabu malam (13/11).

Ova meyakini semua yang sudah menjadi peserta dan diusulkan adalah orang-orang terpilih di bidangnya. Bagi yang belum menerima penghargaan, Rektor berharap untuk tidak merasa kecewa karena masih ada kesempatan-kesempatan berikutnya bagi upaya mengembangkan kapasitas diri. “Tentunya pada malam hari ini mudah-mudahan apa yang diterima oleh Ibu dan Bapak sebagai pemenang akan menjadi atau mendorong untuk mewujudkan tanggung jawab baru sebagai Suri Tauladan yang perlu menginspirasi dan memotivasi rekan sejawat lainnya, ataupun kalau mahasiswa-mahasiswa lainnya agar senantiasa dapat bergerak bersama menjadi satu kekuatan Universitas Gajah Mada,” imbuhnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si turut memberikan apresiasi kepada para mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan yang telah berprestasi di berbagai bidang. Arie menyebut pemberian penghargaan merupakan cara Universitas Gadjah Mada merekognisi atas peran semua civitas akademika dalam mendedikasikan pengetahuan, tenaga, pikiran sehingga Unitas Gadjah Mada terus berperan, dan mampu membangun serta berkontribusi untuk bangsa. “Selamat kepada bapak ibu, adik-adik mahasiswa, anugerah ini diberikan kepada semua yang berprestasi, dan ini sebetulnya sudah dikerjakan sejak tahun 2006,” katanya.

Sebagai Ketua Panitia Dies Natalis ke-75 dan lustrum ke-15 Universitas Gadjah Mada, Arie berharap pemberian penghargaan Insan UGM Berprestasi mampu menginspirasi yang lain yang tersebar di Indonesia bahkan dunia. Berbagai prestasi ini juga diharapkan akan menginspirasi buat civitas akademika Universitas Gadjah Mada untuk terus berinovasi di dalam memperkuat nilai kebangsaan dan keadaban. “Tentu akan berpengaruh buat perkembangan pertumbuhan dan kekuatan bangsa ini. Sekali lagi selamat kepada para penerima penghargaan, semoga terus berkarya bagi bangsa dan negara, dan untuk UGM agar selalu unggul dan berdaya saing,” pintanya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto     : Donnie

Artikel Rektor UGM Beri Penghargaan untuk 86 Insan Berprestasi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/86-penghargaan-untuk-insan-insan-ugm-berprestasi-2024/feed/ 0
Keterampilan yang Diperlukan untuk Berkarir di Kantor Akuntan Publik https://ugm.ac.id/id/berita/diperlukan-ketrampilan-bekerja-pricewaterhousecoopers-pwc/ https://ugm.ac.id/id/berita/diperlukan-ketrampilan-bekerja-pricewaterhousecoopers-pwc/#respond Thu, 07 Nov 2024 03:20:30 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72562 Hampir sebagian besar mahasiswa bermimpi bisa berkarir di kantor akuntan publik (KAP) yang masuk jajaran big four company. Tentu bukan perkara mudah untuk masuk bekerja di salah satu perusahaan big four termasuk PricewaterhouseCoopers (PwC). Ada langkah dan keterampilan yang perlu untuk dipersiapkan dan kuasai. Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM telah sejak lama membaca keinginan mahasiswanya. Agar […]

Artikel Keterampilan yang Diperlukan untuk Berkarir di Kantor Akuntan Publik pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Hampir sebagian besar mahasiswa bermimpi bisa berkarir di kantor akuntan publik (KAP) yang masuk jajaran big four company. Tentu bukan perkara mudah untuk masuk bekerja di salah satu perusahaan big four termasuk PricewaterhouseCoopers (PwC). Ada langkah dan keterampilan yang perlu untuk dipersiapkan dan kuasai.

Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM telah sejak lama membaca keinginan mahasiswanya. Agar lebih mendekatkan mahasiswa mengenal PricewaterhouseCoopers (PwC), Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menyelenggarakan sesi Campus Hiring PwC bertajuk “PwC Indonesia Roadshow 2024, Build Your Tomorrow with PwC”, Jum’at (25/10).

Dalam kegiatan yang digelar di Gedung Pusat Pembelajaran lantai 8 FEB UGM, ini tidak hanya untuk memperkenalkan PwC namun juga memberikan pembekalan kepada mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional. Manager Deals Advisory PwC, Alisya Sakti pun berbagi secara detail PricewaterhouseCoopers (PwC).

Dalam kesempatan ini, iapun berbagi kiat sukses berkarir di PwC. Ia menyampaikan pentingnya mahasiswa memperkuat kualitas dan sejumlah softskill agar sukses berkarir di PwC. Beberapa diantaranya adalah memiliki rasa tanggung jawab, terbuka pada kritik, kemauan belajar yang kuat, berpikir kritis dan analitis dan komitmen kuat terhadap kualitas pekerjaan.

“Apa yang dipelajari di kampus sangat aplikatif dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan menguasai basic skill dan keterampilan teknis di bidang akuntansi dan manajemen akan membantu dalam memahami proyek yang ada di PwC,” ujarnya saat menjadi nara sumber Career Talk Session.

Sementara itu, Manager Tax & Legal Services PwC, Dessy Trisnawati menambahkan pentingnya willingness to learn dan komitmen pada kualitas. Mengapa keduanya penting, menurutnya karena dunia berkembang cukup pesat sehingga karyawan yang mau belajar dapat segera beradaptasi menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang ada. “Setiap tahun, tantangan semakin besar, tapi itulah yang membuat kita semakin kuat,” paparnya.

Membagikan pengalamannya bekerja di PwC, Manager Risk Assurance PwC, Muhammad Sani menyampaikan sejak awal bergabung di PwC ia merasakan lingkungan kerjanya sangat suportif. “Saya bisa belajar banyak, berkolaborasi dengan tim yang menyenangkan dan ada kesempatan untuk berpindah unit jika tertarik dengan proses bisnis lain,” terangnya.

Pernyataan senada disampaikan Hidayah selaku Manager Consulting. Semenjak bergabung di PwC, ia merasakan mekanisme umpan balik yang sangat baik dengan jenjang karir yang jelas. “Penerapan pola kerja agile memungkinkan fleksibilitas dalam bekerja”, ungkapnya.

Pada sesi A Glimpse into PwC Indonesia, Intan selaku Human Capital Manager PwC berkesempatan mengenalkan profil perusahaan. Dia menjelaskan terkait nilai-nilai perusahaan seperti CareRemaining InquisitiveMake a DifferenceAct with Integrity, dan Work Together. “Nilai-nilai tersebut tentunya menjadi dasar bagi karyawan untuk berkontribusi secara efektif dalam lingkungan kerja”, ucapnya.

Ia menambahkan bahwa PwC mendukung kesejahteraan karyawan melalui Wellness Society. Wellnes Society ini sebagai wadah untuk kegiatan olahraga dan hobi dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kebahagiaan karyawan.

Campus Hiring ini dibuka oleh Wakil Dekan FEB UGM Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D. Ia mengapresiasi kehadiran PwC dan keterlibatan mahasiswa dari berbagai universitas dalam kegiatan ini.

Ia berharap agar mahasiswa tak berhenti belajar setelah lulus dari FEB UGM. Ia pun mendorong mahasiswa untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat dan terus mengasah keterampilan teknis dan softskill yang menjadi krusial dalam dunia kerja.

Acara ini diikuti oleh 300 mahasiswa dari berbagai universitas seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Atma Jaya, dan Universitas Sebelas Maret. Salah satu peserta dari Universitas Islam Indonesia, Dina Parisya mengungkapkan antusiasmenya dalam mengikuti sesi dan rektrutmen ini.

“Saya tertarik untuk ikut rekrutmen ini karena adanya sesi caeer talk yang memberikan banyak wawasan terutama mengenai cara untuk meningkatkan career path. Berbekal pengalaman saya di bidang audit, saya berharap dapat memulai karier saya di salah satu perusahaan Big Four,” jelasnya.

Reportase: Shofi Hawa Anjani & Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB
Penulis     : Agung Nugroho

 

Artikel Keterampilan yang Diperlukan untuk Berkarir di Kantor Akuntan Publik pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/diperlukan-ketrampilan-bekerja-pricewaterhousecoopers-pwc/feed/ 0
Bumi Resources Buka Program Magang untuk Mahasiswa UGM https://ugm.ac.id/id/berita/pt-bumi-resources-buka-program-magang-untuk-mahasiswa-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/pt-bumi-resources-buka-program-magang-untuk-mahasiswa-ugm/#respond Thu, 31 Oct 2024 06:28:45 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72388 Direktur Digital dan Teknologi PT Bumi Resources Tbk beserta jajaran melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada. Kunjungan PT Bumi Resources dipimpin Direktur Digital dan Teknologi Himawan Setiadi dalam rangka menjajaki potensi kerja sama strategis dalam rangka mendorong transformasi digital perusahaan pertambangan dan membuka kesempatan magang kerja bagi mahasiswa. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Rektor […]

Artikel Bumi Resources Buka Program Magang untuk Mahasiswa UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Direktur Digital dan Teknologi PT Bumi Resources Tbk beserta jajaran melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada. Kunjungan PT Bumi Resources dipimpin Direktur Digital dan Teknologi Himawan Setiadi dalam rangka menjajaki potensi kerja sama strategis dalam rangka mendorong transformasi digital perusahaan pertambangan dan membuka kesempatan magang kerja bagi mahasiswa. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA, di Ruang Rektor, Rabu (30/10).

Himawan Setiadi mengatakan Bumi Resources menawarkan program magang lintas jurusan kepada para mahasiswa UGM. Program magang ini ditawarkan sebagai upaya mengisi ditengah kemungkinan kekosongan sumber daya manusia. “Jadi kita tawarkan kepada para mahasiswa, jangan heran jika mereka nanti harus bekerja di lingkungan hutan,” katanya.

Tidak hanya soal magang, PT Bumi Resources dalam kunjungan ini sangat berharap bisa membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan UGM. Diantaranya kerjasama terkait riset dan pengembangan (R&D) di bidang digitalisasi dan operasional pertambangan.

Wening Udasmoro menyambut baik tawaran magang dari Bumi Resources untuk mahasiswa UGM. Ia Pun berharap Bumi Resources bisa menawarkan beasiswa ikatan untuk para mahasiswa UGM sehingga setelah lulus para penerima beasiswa bisa memberikan kontribusinya kepada Bumi Resources.

Sebagai upaya penyegaran perkuliahan, Wening dalam kesempatan ini berharap pimpinan Bumi Resources juga bisa mengadakan kuliah umum di kampus UGM. Dengan kegiatan tersebut diharapkan para mahasiswa bisa mendapatkan wawasan baru dalam dunia pertambangan. “Semacam kuliah yang disampaikan Direktur sekaligus langsung membuka perekrutan yang berminat ingin bekerja di Bumi Resources,” terangnya.

Seperti diketahui, PT Bumi Resources Tbk merupakan salah satu perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia yang sedang menginisiasi transformasi digital melalui implementasi proyek Enterprise Resources Planning (ERP) berbasis System Application and Processing (SAP) di PT Bumi Resources Tbk beserta anak perusahaan, termasuk Kaltim Prima Coal, Aurtmin Indonesia, Bumi Resources Minerals, dan Pendopo Energi Batubara. Dalam rangka mendukung kelancaran implementasi tersebut, PT Bumi Resources Tbk akan melibatkan beberapa sumber daya dari departemen terkait, seperti finance, human resources, mining operation, mining support, dan IT.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Donnie

Artikel Bumi Resources Buka Program Magang untuk Mahasiswa UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/pt-bumi-resources-buka-program-magang-untuk-mahasiswa-ugm/feed/ 0
UGM dan La Rochelle University Perpanjang Kerjasama Pertukaran Dosen dan Mahasiswa https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-la-rochelle-perpanjang-kerjasama/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-la-rochelle-perpanjang-kerjasama/#respond Wed, 23 Oct 2024 06:35:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71974 Universitas Gadjah Mada dan La Rochelle University (Prancis) kembali sepakat memperpanjang kerjasama. Keduanya telah resmi menandatangani nota kesepahaman program Pertukaran Dosen dan Mahasiswa dan kerja sama riset yang ditandatangani Prof. Jean-Marc Ogier selaku Presiden Universitas La Rochelle dengan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM,  Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA di ruang sidang […]

Artikel UGM dan La Rochelle University Perpanjang Kerjasama Pertukaran Dosen dan Mahasiswa pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan La Rochelle University (Prancis) kembali sepakat memperpanjang kerjasama. Keduanya telah resmi menandatangani nota kesepahaman program Pertukaran Dosen dan Mahasiswa dan kerja sama riset yang ditandatangani Prof. Jean-Marc Ogier selaku Presiden Universitas La Rochelle dengan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM,  Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA di ruang sidang pimpinan, Selasa (23/10).

Jean-Marc Ogier menyambut baik perpanjangan kerjasama ini. Disebutnya kerjasama yang telah dijalin sejak tahun 2009 telah memberi manfaat bagi kedua perguruan tinggi. “Pertukaran dosen-peneliti dan mahasiswa sangat bermanfaat, dan perjanjian ini saya kira tepat untuk memenuhi tujuan masing-masing, dan kita bisa saling berkesempatan menawarkan pengajaran bahasa Indonesia dan Prancis di bidang Sastra dan Bahasa serta berbagai kerjasama bidang humaniora dan sains,” katanya.

Lebih jauh ia menerangkan bahwa La Rochelle University saat ini tengah berfokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa dengan pemberian mata kuliah khusus. “Ada program pelatihan Mayor dan minor yang kita tawarkan sebagai wujud pengembangan keterampilan lain untuk mahasiswa sehingga melengkapi kompetensi mereka sehingga bagi mahasiswa hukum bisa  mengambil keterampilan minor berupa teknologi digital,” jelasnya.

Jean-Marc Ogier menambahkan La Rochelle senantiasa ingin mendukung mahasiswa yang tertarik dalam dunia bisnis. Bagi mereka yang telah membuka bisnis, dia menyampaikan La Rochelle memiliki program pelatihan dan telah mengembangkan hubungan dengan perusahaan swasta untuk menambah pengalaman para mahasiswa yang berbisnis dengan industri.

Dalam perjanjian kali ini, Universitas Gadjah Mada maupun La Rochelle University (Prancis) juga sepakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan bersama dalam bidang penelitian, penyelenggaraan seminar, konferensi, symposium dan lain-lain. Secara khusus untuk pertukaran dosen dan peneliti, keduanya sepakat pada bidang pendidikan dan penelitian. Sedangkan dalam pertukaran mahasiswa dilakukan dalam rangka studi, penelitian, atau pelatihan di laboratorium. Selain itu akan dilakukan pula pertukaran informasi, dokumen, publikasi, dan materi pedagogik lainnya.

Wening Udasmoro menyatakan UGM saat ini tengah mengembangkan kurikulum baru terkait jurusan. UGM, disebutnya tengah mengembangkan tidak hanya ada satu cara perkuliahan tetapi mencoba desain yang berbeda. Dalam pengembangan pembelajaran UGM melibatkan dunia industri. “Kita bersyukur memiliki Gelanggang Inovasi Kreativitas (GIK) sebagai pusat fasilitas yang menghubungkan mahasiswa dengan komunitas di luar. Kita berharap para mahasiswa akan banyak belajar dari hasil interaksi mereka dengan perusahaan, pengenalan teknologi, pengembangan kewirausahaan, serta budaya,” katanya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto     : Firsto

Artikel UGM dan La Rochelle University Perpanjang Kerjasama Pertukaran Dosen dan Mahasiswa pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-la-rochelle-perpanjang-kerjasama/feed/ 0
UGM dan ITB Perkuat Kerja Sama Hilirisasi Riset https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-itb-perkuat-kerja-sama/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-itb-perkuat-kerja-sama/#respond Mon, 14 Oct 2024 10:20:44 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71654 Rektor Institut Teknologi Bandung, Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, M.S.C.E., Ph.D melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada. Kunjungan yang berlangsung di ruang Rektor UGM, dan diterima Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., Ph.D. Banyak hal didiskusikan oleh keduanya sebagai bentuk koordinasi sebagai sesama perguruan tinggi berbadan hukum (PTN-BH). “Ini kunjungan ke UGM, betul-betul untuk […]

Artikel UGM dan ITB Perkuat Kerja Sama Hilirisasi Riset pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Rektor Institut Teknologi Bandung, Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, M.S.C.E., Ph.D melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada. Kunjungan yang berlangsung di ruang Rektor UGM, dan diterima Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., Ph.D. Banyak hal didiskusikan oleh keduanya sebagai bentuk koordinasi sebagai sesama perguruan tinggi berbadan hukum (PTN-BH). “Ini kunjungan ke UGM, betul-betul untuk silaturahmi. UGM banyak sekali membantu ITB dari kepemimpinan Rektor sebelumnya hingga Rektor UGM saat ini yang dipimpin Prof Ova”, ujar Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, Senin (14/10).

Reini mengaku antar pimpinan perguruan tinggi seringkali berkomunikasi untuk membahas hal-hal yang perlu dikoordinasikan bersama. Terlebih antara ITB dan UGM sebagai sesama anggota PTN-BH perlu untuk mengkoordinasikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh keduanya.

Bagi Reini, baik UGM maupun ITB perlu melakukan koordinasikan lintas PTN-BH. UGM, disebutnya sebagai salah satu tempat bertanya. “Universitas-universitas di Indonesia memang seharusnya saling bekerja sama untuk menyelesaikan berbagai masalah nasional”, katanya.

Dengan saling bersilaturahmi, kata Reini, masing-masing perguruan tinggi saling mengetahui permasalahan yang dihadapi, dan berusaha mencari solusi untuk penyelesaiannya. Oleh karena itu, baik ITB maupun UGM yang telah terbiasa dengan urusan rutin menyangkut pendidikan, penelitian dan pengabdian, menurutnya tetap membutuhkan adanya pola kerjasama yang mensinergikan kekuatan masing-masing untuk menyusun program baru yang menguntungkan, khususnya untuk mahasiswa di kedua kampus.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., Ph.D. Menurut Ova, kunjungan dari Rektor ITB pada intinya berkeinginan memperkuat kerjasama dengan UGM. Meskipun tidak menutup kenyataan bila selama ini telah banyak kerja sama dilakukan antar peneliti. “Sayang, di tingkat universitas sendiri belum ada semacam MoU khusus. Karena itu keduanya ingin memperbanyak kerja sama yang sifatnya saling membutuhkan dan saling melengkapi”, ungkapnya.

Ova mencontohkan untuk pengayaan prodi-prodi yang ada di ITB, sebagian besar memiliki kekhususan dalam bidang teknik. Berbeda kondisinya di UGM karena  selain memiliki bidang ilmu teknik, ada bidang ilmu Sosial Humaniora, Kesehatan, dan Saian dan Agro. Untuk keperluan hilirisasi, diharapkan kerja sama yang erat dari kedua kampus. Ova berharap melalui kerja sama ini nantinya diharapkan saling memperkuat sinergi kedua kampus. “Sebagai langkah nyata maka keduanya berbicara secara riil program apa diawal yang akan didampingi kedua kampus yang tentunya nanti akan berlanjut dengan membuat perjanjian untuk kerja sama,” terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Firsto

Artikel UGM dan ITB Perkuat Kerja Sama Hilirisasi Riset pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-itb-perkuat-kerja-sama/feed/ 0
Dinas Pertanian Hulu Tengah Kunjungi KWT Srikandi Binaan Fakultas Biologi UGM https://ugm.ac.id/id/berita/dinas-pertanian-hulu-tengah-kunjungi-kwt-srikandi-binaan-fakultas-biologi-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/dinas-pertanian-hulu-tengah-kunjungi-kwt-srikandi-binaan-fakultas-biologi-ugm/#respond Mon, 07 Oct 2024 03:07:15 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71293 Sebanyak 22 orang rombongan dari Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Tengah, Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Demplot KWT Srikandi, Mrican Catur Tunggal, Depok Sleman. Dalam kunjungan yang berlangsung hari Kamis (3/9), rombongan secara langsung melihat pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan untuk budidaya aneka tanaman, peternakan dan perikanan. Kelompok Wanita Tani Srikandi Mrican merupakan percontohan usaha ketahanan […]

Artikel Dinas Pertanian Hulu Tengah Kunjungi KWT Srikandi Binaan Fakultas Biologi UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 22 orang rombongan dari Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Tengah, Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Demplot KWT Srikandi, Mrican Catur Tunggal, Depok Sleman. Dalam kunjungan yang berlangsung hari Kamis (3/9), rombongan secara langsung melihat pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan untuk budidaya aneka tanaman, peternakan dan perikanan.

Kelompok Wanita Tani Srikandi Mrican merupakan percontohan usaha ketahanan pangan di perkotaan yang dikelola oleh sebagian masyarakat bukan petani. Bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada, mereka tidak hanya menanam tetapi juga mengolah hasil pertanian.

Berdiri pada tanggal 26 Desember 2014, Kelompok Wanita Tani Srikandi Mrican sekurangnya telah meraih 50 kejuaraan dan penghargaan, dan salah satu yang terbaik adalah menempati posisi lima nasional untuk Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang diselenggarakan Kementerian Pertanian di tahun 2021 untuk kriteria urban farming. Tidak mengherankan jika lokasi ini seringkali menjadi tempat untuk belajar pemanfaatan secara optimal budidaya pertanian dan peternakan pada lahan terbatas. Mereka yang pernah berkunjungan diantaranya komunitas petani dari Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, KWT-KWT di Sleman, Klaten, Sukoharjo, Banyumas, Magetan, SMA Muhammadiyah Godean, TK, dan anak-anak PAUD.

Nurhandayani, selaku ketua saat menerima kunjungan mengatakan Kelompok Wanita Tani (KWT)  Srikandi Mrican berdiri atas prakarsa Sumardji selaku Kepala Dukuh Mrican, Catur Tunggal, Depok Sleman dan kini beranggotakan 54 orang. Dengan lahan seluas 540 meter persegi, Demplot KWT Srikandi Mrican ditanami berbagai jenis tanaman sayuran, buah-buahan,  apotek hidup, peternakan dan perikanan.

“Demplot ini berasal dari tanah kas Desa Catur Tunggal dipinjamkan kepada kami untuk berkarya, untuk ditanami. Ada juga budidaya lele, budidaya madu lanceng, budidaya tanaman hias, hidroponik, peternak ayam”, katanya.

Nurhandayani mengatakan kelangsungan KWT Srikandi Mrican bermodalkan semangat dan kerja keras. Para anggota KWT sadar bila mereka bukan berasal dari petani tetapi berusaha menjadi petani untuk ketahanan keluarga.

Sebagian besar anggota KWT Srikandi adalah mereka yang tidak memiliki kebun dan sawah. Bahkan sebagian besar dari anggota adalah pengusaha kos-kosan, sebab lokasi KWT Srikandi dikelilingi beberapa perguruan tinggi diantaranya UGM, UNY, Sanata Dharma, Atmajaya dan beberapa hotel besar.

“Sangat terbatas wilayah kami. Karenanya kami berusaha bekerjasama dengan UGM agar bisa membuat kami dilirik. Tidak hanya soal demplot tanaman, UGM juga membantu melakukan sosialisasi tentang sampah, pembuatan pupuk dan budidaya peternakan. Disini juga terkadang ada pelatihan, kuliah gratis tentang pertanian, semisal mengolah tanah, bagaimana membuat masa tanam untuk musim penghujan dan musim kemarau”, terangnya.

Nurhandayani merasa bersyukur keberadaan KWT Srikandi yang hampir berusia 10 tahun mampu meringankan biaya hidup masyarakat Mrican. Setidaknya mampu mampu menghemat pengeluaran dalam pemenuhan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia mencontohkan untuk kebutuhan sayuran para anggota bisa memetik secara langsung. Dengan seperti itu tidak perlu lagi keluar untuk belanja, dan bisa mendapatkan sayuran segar.

“Untuk kelangsungan KWT anggota tetap membayar, tapi dengan harga jauh dibawah harga pasar. Ini sudah seperti yang menjadi ketentuan Dinas Pertanian, KWT bisa menjual hasil panenan di bawah harga pasar terutama untuk anggotanya”, imbuhnya.

Budi Satriya Tanjung, S.P, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Tengah, Kalimantan Selatan sebagai ketua rombongan menyampaikan rasa terima kasihnya karena berkesempatan bisa melihat dan mengadopsi contoh-contoh baik untuk dibawa. Menurutnya KWT Srikandi sebagai KWT yang maju sebab dianggap mampu memanfaatkan lahan pekarang secara optimal meskipun tidak luas.

“Sehingga KWT kami memang perlu dan cocok untuk berkunjung ke tempat ini dengan harapan mudah-mudahan apa-apa yang kami anggap baik di KWT Srikandi bisa diadopsi dan bisa kami terapkan di Kabupaten kami untuk meningkatkan kesejahteraan petani khususnya kelompok wanita tani yang ada di Kabupaten Hulu Tengah”, katanya.

Budi Satriya menyatakan 70 persen wilayah Hulu Tengah Kalimantan Tengah bergerak di bidang pertanian terutama sawah dan perkebunan karet. Dikarenakan pertanian sebagai aktivitas yang mendominasi, makanya Dinas Pertanian Hulu Tengah ingin mensejahterakan petaninya dengan berbagai upaya. “Karenanya kami mau belajar dari KWT Srikandi yang maju tanpa menunggu. Tanpa harus menunggu memang istilah yang bagus untuk KWT Srikandi karena tanpa menunggu bantuan bisa berdikari, dan tidak salah jika kami ingin meniru dalam mengelola pekarangan secara lestari dan bisa memanfaatkan lahan secara maksimal. Kami pingin tahu trik-trik yang bisa diterapkan di Hulu Tengah”, ungkapnya.

Dr. Dra. Rr. Upiek Ngesti W.A., B.Sc., DAP&E, M.Biomed selaku dosen pendamping dari Fakultas Biologi UGM mengatakan KWT Srikandi sebagai kegiatan di Dusun Mrican merupakan bentuk pengabdian UGM terkait kesehatan, pengenalan nyamuk vektor penyakit, berbagai pelatihan metoda petangkap nyamuk, demplot tanaman sayur dan herbal. Dipilihnya dusun Mrican sebagai lokasi pengabdian karena adanya kesiapan ibu ibu terutama anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikand dalam memanfaatkan lahansecara optimali agar berkelanjutan ditengah lingkungan sub urban.

“Tanaman yang dipilih, adalah tanaman sayur untuk sehari-hari seperti terong, kobis, bunga kol, loncang, seledri, jipang, cabai, dan beberapa tanaman lain. Untuk TOGA ditanam kunyit, kencur, laos, sereh, jahe metah, jahe emprit, sambiloto, binahong dan lain-lain. Tanaman-tanaman tersebut tentunya sangat dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari sehingga dapat memenuhi keperluan para anggota KWT Srikandi”, ucapnya.

Upik menjelaskan lokasi demplot KWT Srikandi juga menjadi tempat belajar para mahasiswa dari berbagai universitas di sekitar yogyakarta untuk magang maupun praktek. Beberapa pelatihan, workshop,  dan peningkatan ketrampilan dilakukan di lokasi ini dengan harapan para ibu anggota KWT Srikandi sebagai garda depan mampu membantu meningkatkan pendapatan/ ekonomi keluarga. “Sekaligus membantu keberlanjutan program  pemerintah dalam SDGs untuk ketahanan pangan , meningkathan kesehatan keluarga, pemanfaatan lahan secara optimal”, terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Dinas Pertanian Hulu Tengah Kunjungi KWT Srikandi Binaan Fakultas Biologi UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dinas-pertanian-hulu-tengah-kunjungi-kwt-srikandi-binaan-fakultas-biologi-ugm/feed/ 0