penelitian Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/penelitian/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 03 Feb 2025 03:30:56 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Mahasiswa KKN-PPM UGM Kembangkan Kawasan Terban Sebagai Kampung Wisata Budaya https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ppm-ugm-kembangkan-kawasan-terban-sebagai-kampung-wisata-budaya/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ppm-ugm-kembangkan-kawasan-terban-sebagai-kampung-wisata-budaya/#respond Mon, 03 Feb 2025 03:30:56 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75285 Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang menjadi tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan selain Bali, Lombok, dan daerah lainnya. Untuk meningkatkan daya tarik wisatawan yang datang ke Yogyakarta, sebanyak 25 kampung wisata yang sudan terbentuk di Kota Yogyakarta. Kampung wisata ini diharapkan menjadi salah satu alternatif destinasi yang menjadi pilihan bagi […]

Artikel Mahasiswa KKN-PPM UGM Kembangkan Kawasan Terban Sebagai Kampung Wisata Budaya pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang menjadi tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan selain Bali, Lombok, dan daerah lainnya. Untuk meningkatkan daya tarik wisatawan yang datang ke Yogyakarta, sebanyak 25 kampung wisata yang sudan terbentuk di Kota Yogyakarta. Kampung wisata ini diharapkan menjadi salah satu alternatif destinasi yang menjadi pilihan bagi wisatawan untuk menikmati wisata berbasis budaya.

Peneliti Pusat Studi Pariwisata (Puspar) UGM, Dr. Destha Titi Raharjana, kelurahan terban Kota Yogyakarta merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi untuk pengembangan kampung wisata berbasis budaya. Menurutnya, sepanjang  jalan Cik Di Tiro, Yogyakarta yang tersambung dengan daerah Kota Baru bisa menjadi storyline yang menarik untuk dikemas sebagai paket wisata. “Mencermati berbagai potensi sejarah yang bisa diungkit membuka peluang sekaligus memberikan nilai tambah bagi kepariwisataan,” kata Destha dalam keterangan yang dikirim ke wartawan, Senin (3/2)

Destha menaruh harapan besar terhadap kawasan Terban menjadi kawasan wisata sejarah. Terlebih setelah penetapan Terban sebagai Kelurahan Budaya tentunya bisa menjadi modal untuk menguatkan identitas budaya di wilayah Terban. Ia menyebutkan, berbagai budaya yang masih dilestarikan hingga saat ini di kawasan Terban, diantaranya Ruwahan, Rejeban, Saparan dan Merti Belik. “Semua itu penting untuk diidentifikasi dan dikemas sebagai produk budaya yang dapat diangkat sebagai kalender event di Kelurahan Terban”, terangnya.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata, Pemerintah Kota Yogyakarta, Husni Eko Prabowo mengatakan pihaknya turut mendorong pengembangan sumber daya pariwisata di Kelurahan Terban. Untuk wilayah Kemantren Gondokusuman, ujarnya, hingga saat ini baru ada 1 kampung wisata yang berlokasi di Baciro. Ia berkomitmen turut membantu kanalisasi ide masyarakat terhadap pengembangan wisata. “Tidak semata hanya menambah jumlah kampung wisata. Yang terpenting bagi kami, adalah menguatkan komitmen warga setempat. Terlebih setelah terbentuk nanti lantas bagaimana? Kami tahu di Terban sudah ada Pokdarwis. Untuk itu, mari bersama Pokdarwis pihak kelurahan dapat mendorong adanya local champion guna mengawal serius pengembangan Terban sebagai kampung wisata,” jelasnya.

Diandra, selaku salah satu anggota tim KKN-PPM UGM Unit YO-175 melakukan yang tengah melakukan kegiatan pengabdian dengan mengusung program besar berupa Terban Sadar Wisata: Pengembangan Mandiri Pariwisata Kelurahan mengatakan pihaknya melakukan program kerja dalam rangka mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis ekonomi kreatif. “Kelurahan Terban yang memiliki ragam potensi sejarah menarik untuk digali dan diperkenalkan kepada generasi saat ini,” katanya.

Untuk meningkatkan pengembangan pariwisata, kata Diandra, mahasiswa KKN UGM berhasil menyusun buku profil pariwisata yang diharapkan menjadi rujukan dalam pembangunan potensi pariwisata. “Kita berharap apa yang sudah kita lakukan bisa menjadi landasan bagi pengembangan sektor pariwisata Kelurahan Terban, termasuk penguatan kelembagaan wadah kolaboratif yang sudah ada,” katanya.

Diandra berharap seluruh program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN bisa dilanjutkan dengan inisiatif warga dan bisa semakin dikembangkan oleh Tim KKN berikutnya.

Lurah Terban, Sigit Kusuma Atmaja membeberkan keberadaan bangunan bersejarah yang masih dijumpai di Terban. Bangunan-bangunan tersebut, menurutnya, menarik untuk diangkat cerita sejarahnya. Sigit mencontohkan keberadaan Kantor Pos Polisi yang terletak di utara Gramedia. Kantor ini, disebutnya, dulu sebagai markas besar TNI Angkatan Darat. “Bangunan eks rumah Haji Salim ini, kini beralih fungsi sebagai restoran Bumbu Desa”, ungkapnya.

Ia mengaku pernah mendapat kunjungan KSAL yang ingin tahu sejarah Angkatan Laut. Menurut beberapa sumber menyatakan markas besar AL dahulu juga berada di Terban. Hotel Galuh, yang berada di timur SMA 9, dulunya adalah Rumah Sakit Angkatan Laut.

Bappenas di tahun 2024 juga melakukan hal yang sama. Mereka menurunkan tim untuk meneliti cikal bakal pembentukan Dewan Ekonomi Negara. “Bangunan Panti Rekso Putro, ada yang menyebut dahulu sebagai lokasi cikal bakal Bappenas. Rumah sakit mata Dr Yap merupakan rumah sakit mata tercanggih dan menjadi rujukan rumah sakit mata dari berbagai wilayah, termasuk dari luar negeri”, ujarnya.

Sigit menambahkan masyarakat Terban sudah memetakan berbagai rencana strategis terkait pengembangan pariwisata di wilayahnya. Mulai wisata berbasis edukasi yang dikemas dalam kekayaan warisan sejarah Terban hingga potensi promosi digital wisata kuliner di Kelurahan Terban.“Kita punya banyak potensi. Bukan hanya pengembangan objek wisata, tetapi Terban memiliki banyak anak muda yang sudah mendapatkan kesempatan magang hospitality supaya masyarakat ada peningkatan keahlian,” ungkap Sigit.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Mahasiswa KKN-PPM UGM Kembangkan Kawasan Terban Sebagai Kampung Wisata Budaya pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ppm-ugm-kembangkan-kawasan-terban-sebagai-kampung-wisata-budaya/feed/ 0
Bungkil Inti Sawit Potensial jadi Pakan Tambahan Ternak https://ugm.ac.id/id/berita/bungkil-inti-sawit-potensial-jadi-pakan-tambahan-ternak/ https://ugm.ac.id/id/berita/bungkil-inti-sawit-potensial-jadi-pakan-tambahan-ternak/#respond Wed, 29 Jan 2025 07:11:26 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75185 Bungkil inti sawit merupakan limbah dari pembuatan minyak inti sawit. Di Indonesia produksinya cukup tinggi. Belum lagi kandungan protein kasar yang ada di dalamnya sekitar 14 -19 persen. Hal ini tentu saja menjadikan bungkil inti sawit potensial dijadikan sebagai pakan ternak. Demikian disampaikan peneliti dari Laboratorium Ilmu Makanan Ternak (IMT) Fakultas Peternakan UGM, Prof. Dr. […]

Artikel Bungkil Inti Sawit Potensial jadi Pakan Tambahan Ternak pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Bungkil inti sawit merupakan limbah dari pembuatan minyak inti sawit. Di Indonesia produksinya cukup tinggi. Belum lagi kandungan protein kasar yang ada di dalamnya sekitar 14 -19 persen. Hal ini tentu saja menjadikan bungkil inti sawit potensial dijadikan sebagai pakan ternak. Demikian disampaikan peneliti dari Laboratorium Ilmu Makanan Ternak (IMT) Fakultas Peternakan UGM, Prof. Dr. Ir. Zuprizal, DEA., IPU., ASEAN Eng., dalam acara Fapet Menyapa , Jumat (24/1), soal Potensi Feed Additive pada Pakan Ternak,

Zuprizal menyebutkan produksi pakan tahunan di Indonesia sebanyak kurang lebih 20 juta ton, proporsi optimal penggunaan bungkil inti sawit pada formulasi pakan ayam broiler adalah sebanyak 10% dengan koreksi asam amino esensial dan suplementasi enzim. “Ada potensi penggunaan bungkil inti sawit sebagai pakan ayam broiler sekitar 2 juta ton,”kata Zuprizal.

Zuprizal memberikan gambaran dalam pemanfaatan formulasi pakan ayam broiler sebanyak 10 persen maka bungkil sawit ini berpotensi untuk mengurangi penggunaan jagung sekitar 9% dan bungkil kedelai sekitar 3 persen. “Jika dimanfaatkan akan ada penghematan apalagi kita tahu bungkil kedelai saat ini masih impor,”imbuhnya.

Sementara terkait kandungan serat kasar pada bungkil inti sawit khususnya manan yang tinggi perlu disuplementasi enzim dari luar berupa enzim mananase, NSPase, dan protease untuk meningkatkan kecernaan nutrien yang berakibat pada peningkatan produktivitas, kualitas karkas, dan kesehatan saluran cerna dari ayam broiler.

Dalam kesempatan itu tim Lab IMT juga memaparkan beberapa contoh hasil penelitian feed additive (imbuhan pakan) dengan teknologi nano partikel untuk ayam broiler, seperti nano teknologi ekstrak kunyit, nano teknologi ekstrak kapulaga, nano emulsion ekstrak minyak atsiri serai dan ekstrak daun sirsak.

Selain Prof. Zuprizal, Tim Laboratorium Ilmu Makanan Ternak Fapet UGM yang hadir dalam Fapet Menyapa yaitu Prof. Dr. Ir. Kustantinah, DEA., Dr. Aji Praba Baskara, Nanung Danar Dono, Ph.D., Dr. Insani Hubi Zulfa dan Dr. Aeni Nur Latifah.

Reportase : Satria/Humas Fakultas Peternakan

Penulis      : Agung Nugroho

Foto          : Gapki dan Margiyono

Artikel Bungkil Inti Sawit Potensial jadi Pakan Tambahan Ternak pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/bungkil-inti-sawit-potensial-jadi-pakan-tambahan-ternak/feed/ 0
Tim Mahasiswa FEB UGM Juara 3 Kompetisi Marketeers Innovation Challenge https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mahasiswa-feb-ugm-juara-3-kompetisi-marketeers-innovation-challenge/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mahasiswa-feb-ugm-juara-3-kompetisi-marketeers-innovation-challenge/#respond Thu, 16 Jan 2025 08:14:38 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74769 Tim Kaphibara dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) berhasil meraih juara tiga dalam Marketeers Innovation Challenge (MIC) 2024. Tim Kaphibara beranggotakan lima mahasiswa sarjana Program Studi Manajemen angkatan 2022 yang terdiri  dari Audrey Valensya Nabilla, Ayu Rahmi Widianarsi, Annisa Mayza Jasmine, Alifa Talitha Tsaqif Ramadhani, dan Metta Varent. Dalam kompetisi yang berlangsung […]

Artikel Tim Mahasiswa FEB UGM Juara 3 Kompetisi Marketeers Innovation Challenge pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim Kaphibara dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) berhasil meraih juara tiga dalam Marketeers Innovation Challenge (MIC) 2024. Tim Kaphibara beranggotakan lima mahasiswa sarjana Program Studi Manajemen angkatan 2022 yang terdiri  dari Audrey Valensya Nabilla, Ayu Rahmi Widianarsi, Annisa Mayza Jasmine, Alifa Talitha Tsaqif Ramadhani, dan Metta Varent. Dalam kompetisi yang berlangsung 16 Desember 2024 di Jakarta, mereka bersaing dengan 113 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Alifa Talitha Tsaqif Ramadhani menerangkan dalam kompetisi tersebut mereka bersaing dengan 113 tim dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, dan seluruh tim diminta untuk mengirimkan berkas penyelesaian studi kasus dalam bentuk proposal. Selanjutnya, panitia memilih 10 tim terbaik untuk maju dan merepresentasikan proposalnya di babak semi final yang digelar secara daring. Dari tahapan seleksi ini terpilih tiga tim terbaik untuk berkompetisi di babak final yang diselenggarakan secara luring. “Tentunya sangat bersyukur dan senang bisa sampai titik ini,” ujar Alifa, Kamis (16/1).

Alifah mensyukuri atas raihan ini setelah brainstorming yang cukup panjang dan kerja keras yang memerlukan waktu tidak sedikit bersama teman-teman tim. Ia bersama tim sungguh bersyukur atas keberhasilan ini, terlebih karena kompetisi ini merupakan business case yang cukup prestisius di tingkat nasional yang diikuti oleh 114 tim hebat yang memiliki ide-ide luar biasa.

Dalam kompetisi ini, kata Alifah, tim diminta merancang strategi yang dapat memperkuat posisi Jiniso sebagai merek jeans unisex terkemuka di Indonesia. Fokus utama adalah menciptakan pengalaman pelanggan yang terintegrasi di berbagai kanal penjualan, baik online maupun offline, serta meningkatkan brand awareness terhadap transformasi Jiniso sebagai merek unisex. Selain itu, tim juga diminta merancang kampanye branding kreatif yang mampu menjawab kebutuhan konsumen dan meningkatkan daya saing Jiniso di pasar fashion lokal. “Pendekatan omnichannel yang diusulkan harus mampu menjawab kebutuhan konsumen dengan memberikan kemudahan dalam mengakses produk, informasi, serta layanan, dimanapun dan kapanpun,” terangnya.

Rokhima Rostiani, S.E., M.Mgt. selaku dosen pendamping menambahkan perjalanan tim menuju final tidaklah mudah. Disamping harus menghasilkan solusi inovatif yang relevan, tim Kaphibara juga dihadapkan pada tantangan waktu yang bertabrakan dengan jadwal UAS. “Bersyukur tim berhasil melewati hambatan tersebut dan memperoleh hasil yang membanggakan. Prestasi ini juga tidak lepas dari peran fakultas, yang memberikan fasilitas pendukung untuk presentasi final secara luring serta mentoring dari dosen,” katanya.

Rohkima berharap Tim Kaphibara FEB UGM terus bisa berkontribusi dan memberikan dampak positif dalam menciptakan solusi kreatif dan inovatif bagi industri di Indonesia, baik dalam kompetisi maupun di luar kompetisi. Prestasi inipun diharapkan menjadi pintu gerbang bagi berbagai peluang baru dan membawa ke prestasi-prestasi lain yang lebih baik.

Reportase: Orie Priscylla Mapeda Lumalan & Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis     : Agung Nugroho

Artikel Tim Mahasiswa FEB UGM Juara 3 Kompetisi Marketeers Innovation Challenge pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mahasiswa-feb-ugm-juara-3-kompetisi-marketeers-innovation-challenge/feed/ 0
Kepuasan Publik Meningkat, 110 juta Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Nataru https://ugm.ac.id/id/berita/kepuasan-publik-meningkat-110-juta-masyarakat-lakukan-perjalanan-selama-nataru/ https://ugm.ac.id/id/berita/kepuasan-publik-meningkat-110-juta-masyarakat-lakukan-perjalanan-selama-nataru/#respond Sat, 11 Jan 2025 11:21:47 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74608 Perhelatan Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025) baru saja berakhir. Diperkirakan terdapat lebih kurang 110 juta penduduk melakukan perjalanan libur Nataru 2024/2025 yang terjadi para rentang tanggal 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025 lalu. Guna memberikan pelayanan terbaik dalam sektor transportasi, berbagai program pemerintah pada sektor transportasi dirancang dan diiimplementasikan berkerjasama […]

Artikel Kepuasan Publik Meningkat, 110 juta Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Nataru pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Perhelatan Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025) baru saja berakhir. Diperkirakan terdapat lebih kurang 110 juta penduduk melakukan perjalanan libur Nataru 2024/2025 yang terjadi para rentang tanggal 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025 lalu. Guna memberikan pelayanan terbaik dalam sektor transportasi, berbagai program pemerintah pada sektor transportasi dirancang dan diiimplementasikan berkerjasama dengan berbagai sektor demi terciptanya keamanan, kenyamanan, dan keselamatan perjalanan pada libur Nataru.

Berbagai program tersebut diantaranya program mudik gratis untuk moda angkutan laut, penurunan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen, angkutan motor gratis dengan berbagai lokasi asal dan tujuan, pemberlakuan manajemen lalu lintas pada jalan tol dan non tol berupa one way, contra flow, manajemen rest area, pembatasan operasional angkutan barang, pembatasan u-turn, optimalisasi gerbang tol, dan berbagai program lainnya.

Untuk menjawab tingkat keberhasilan kebijakan pemerintah pada perjalanan Nataru 2024/ 2025, Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada melaksanakan survei nasional tingkat kepuasan pengguna transportasi. Survei dilakukan dengan wawancara guna mengukur persepsi masyarakat pelaku perjalanan terhadap berbagai kebijakan transportasi pada Nataru 2024/2025. Survei mengambil sampel responden sebesar 5.804 dengan margin of error 1,35 persen, dan dilakukan di 7 provinsi yang diproyeksikan mewakili kurang lebih 62 persen tujuan pelaku perjalanan yang terjadi pada momen Nataru 2024/2025 pada lebih kurang 37 simpul transportasi dan titik ruas jalan yang berada di masing-masing provinsi pada tanggal 29 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 yang diprediksi menjadi puncak pergerakan (mobilisasi) masyarakat.

Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D selaku Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM menyatakan seluruh indikator penilaian dinyatakan valid dan reliabel berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas. Mengutip hasil survei, disebutnya, secara umum jumlah responden yang menjawab Puas dan Sangat Puas mencapai 86 persen, sementara yang menjawab Tidak Puas sebesar 1,6 persen dan sebanyak 11,3 persen menjawab Netral.

Adapun Indeks Kepuasan Pengguna Transportasi mencapai nilai 4.39 (88,28 persen dari skor maksimum)  atau berada di kategori sangat puas. Indeks tertinggi dicapai pada aspek Keamanan di sarana angkutan umum dengan nilai 4,6 (92,31 persen dari skor maksimum), sedangkan indeks terendah pada aspek Sosialisasi Keselamatan dengan nilai 4,2 (83,56 persen dari skor maksimum)”, katanya di UC UGM, Jum’at (10/1) acara “Rilis Survei Nasional Persepsi Publik Terhadap Penyelenggaraan Transportasi Pada Masa Libur Natal 2024 & Tahun Baru 2025”.

Mengutip pada hasil survei, kata Ikaputra, kepuasan pengguna transportasi berdasarkan moda memperlihatkan indeks kepuasan tertinggi dicapai moda kereta api dengan nilai 4,6 (92,59 persen dari skor maksimum), khususnya dalam hal inovasi jenis layanan, ketepatan waktu dan kemudahan informasi sementara terendah pada moda bus dengan nilai 4,2 (83,98 persen dari skor maksimum) khususnya dalam hal layanan petugas, sosialisasi keselamatan dan kemudahan informasi.

Di luar tingkat kepuasan masyarakat yang cukup tinggi tersebut, terdapat beberapa isu yang perlu mendapat perhatian. Beberapa isu tersebut adalah kemudahan memperoleh tiket (kereta api, ASDP), ketepatan waktu dan keterjangkauan tarif (angkutan udara), kualitas jalan dan pengaturan lalulintas (angkutan jalan/kendaraan pribadi), adanya perantara (ASDP), serta kebersihan dan kenyamanan ruang tunggu dan sarana (angkutan laut).

”Selain pertanyaan mengenai kualitas layanan, dalam survei ini juga ditanyakan sikap/pandangan pengguna layanan transportasi terhadap beberapa kebijakan pemerintah terkait kebijakan dan program pada periode Nataru 2024/2025 seperti penyelenggaraan mudik gratis hingga kebijakan penurunan tiket pesawat, dimana hasil survei memperlihatkan sebanyak 89,7 persen responden mendukung kebijakan tersebut”, terangnya.

Penyampaian “Rilis Survei Nasional Persepsi Publik Terhadap Penyelenggaraan Transportasi Pada Masa Libur Natal 2024 & Tahun Baru 2025” diselenggarakan Pustral UGM bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan RI. Kegiatan yang dibuka Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K)., Ph.D menghadirkan penanggap antara lain Ahmad Yani A.T.D., MT (Plt. Dirjen Perhubungan Darat), Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc., IPU., APEC.Eng (Guru Besar pada Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik UGM), Agus Pambagio (Pengamat Kebijakan Publik), Tulus Abadi (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia/YLKI) dan Danang Giri Sadewa selaku influencer Pengguna Transportasi. Acara yang dihadiri oleh stakeholders pusat dan daerah ini dipandu Yuli Isnadi, SIP, MPA, Ph.D selaku salah satu tenaga ahli kajian Pustral UGM sekaligus Dosen Fisipol UGM.

Ahmad Yani menyataan cukup berbangga dengan hasil survei yang menyatakan kebijakan pemerintah mendapatkan respon kepuasan yang cukup tinggi. Ia menyatakan bahwa pada momen Nataru kenaikan yang terjadi hanya 30-40 persen dari kondisi normal, sementara pada lebaran kenaikan dapat mencapai 300 persen. Hasil ini tentunya dapat bahan untuk menjadi penyiapan Kemenhub untuk menghadapi masa lebaran.

Agus Pambagio mengamini pendapat tersebut sekaligus berharap hasil survei dapat dianalisis lebih lanjut untuk memberikan rekomendasi bagi pemegang kebijakan. Sementara Tulus Abadi menyampaikan perlunya memperhatikan Standar Pelayanan Minimum (SPM) khususnya pada pengoperasian jalan tol dalam manajemen lalulintas pada momen khusus seperti Nataru dan Lebaran.

Danang Parikesit menyampaikan fenomena menarik bahwa kinerja prasarana yang dikelola oleh BUMN yang monopolistik cenderung lebih puas dibanding pada sarana yang dikelola oleh swasta yang memiliki alternatif operator. Sementara, Danang Sadewa menyampaikan terkait kuatnya  peran media sosial yang  dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap layanan publik.

Mencermati persepsi masyarakat yang tertuang pada hasil survei tersebut, maka seyogyanya Pemerintah dan seluruh penyelenggara layanan transportasi tidak terlena terhadap persepsi positif masyarakat mengenai kualitas layanan dan penyelenggaraan Nataru 2024/2025 namun tetap harus mawas diri dan melakukan improvement terhadap aspek-aspek layanan yang masih perlu dioptimalkan.

Pustral UGM berharap hasil survei  ini menjadi masukan kepada Pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Nataru maupun angkutan Lebaran berikutnya dimana pada momen tersebut terjadi pergerakan atau mobilisasi masyarakat yang signifikan dan memerlukan atensi khusus dari seluruh pemangku kepentingan sehingga program-program yang bermanfaat dapat ditingkatkan dan dilanjutkan. Perhatian perlu dilakukan pada layanan yang mendapatkan tingkat kepuasan rendah untuk dapat dilakukan perbaikan secara signifikan.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Kepuasan Publik Meningkat, 110 juta Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Nataru pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/kepuasan-publik-meningkat-110-juta-masyarakat-lakukan-perjalanan-selama-nataru/feed/ 0
Dosen UGM Bikin Aplikasi Permudah Belajar Akuntansi https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-bikin-aplikasi-permudah-belajar-akuntansi/ https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-bikin-aplikasi-permudah-belajar-akuntansi/#respond Thu, 19 Dec 2024 10:04:03 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74094 Berawal dari keresahannya melihat tantangan pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Ia menjumpai tidak sedikit mahasiswa yang sering kesulitan untuk melakukan praktik akuntansi secara daring. Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM),  Sony Warsono, MAFIS., Ak., CA., Ph.D,  bersama tim berhasil merancang inovasi pembelajaran digital bernama SIDEK-Edu yang merupakan kependekan […]

Artikel Dosen UGM Bikin Aplikasi Permudah Belajar Akuntansi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Berawal dari keresahannya melihat tantangan pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Ia menjumpai tidak sedikit mahasiswa yang sering kesulitan untuk melakukan praktik akuntansi secara daring. Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM),  Sony Warsono, MAFIS., Ak., CA., Ph.D,  bersama tim berhasil merancang inovasi pembelajaran digital bernama SIDEK-Edu yang merupakan kependekan dari Sistem Informasi Debit Kredit untuk Edukasi. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah belajar akuntansi dengan mengintegrasikan teori dan praktik akuntansi dalam satu platform digital dalam bentuk Learning Management System (LMS). “Hadirnya inovasi pembelajaran digital SIDEK-Edu diharapkan mempermudah belajar akuntansi, dan menjadikan akuntansi jangan menjadi momok bagi sebagian orang”, katanya di FEB UGM, Kamis (19/12).

Lebih lanjut, ia menjelaskan SIDEK-Edu dirancang dengan tiga fitur utama. Pertama, ruang teori berisi fitur pembelajaran konsep dan teori akuntansi. Pada fitur ini pengguna dapat mengunggah berbagai format bahan ajar dan soal kuis seperti pilihan ganda, ilustrasi jurnal, esai, hingga pelaporan keuangan.

Kedua, fitur berupa ruang praktik untuk memfasilitasi mahasiswa dalam melakukan praktik akuntansi secara digital. Dalam fitur pembelajaran praktikum akuntansi dilengkapi setup data dasar perusahaan, pencatatan dan laporan keuangan, hingga penyajian hasil evaluasi dari praktikum yang telah dilakukan. Ketiga, fitur penunjang pembelajaran yang terdiri atas manajemen kelas, otomatisasi penilaian tugas pada kuis dan praktikum siklus akuntansi.

Sony kembali menandaskan kehadiran SIDEK-Edu mempermudah proses pembelajaran akuntansi karena sistemnya yang praktis dan efisien. Untuk mahasiswa hanya perlu mengakses laman aplikasi untuk mengunduh bahan ajar, mengikuti kuis, dan mengerjakan praktik akuntansi langsung dalam platform tersebut. “SIDEK-Edu menjadi solusi untuk mengatasi tantangan pembelajaran akuntansi yang selama ini menggunakan berbagai platform berbeda”, jelasnya.

Menurut Sony, Ritur Ruang Praktik Digital pada SIDEK-Edu memungkinkan mahasiswa untuk menggantikan praktik berbasis kertas dengan sistem berbasis digital yang lebih efisien. Dengan ini, pembelajaran akuntansi menjadi lebih modern dan ramah lingkungan. “SIDEK Edu seperti gabungan antara Google Classroom dengan software akuntansi. Tidak perlu lagi menggunakan kertas karena semuanya sudah digital,” lanjut Sony.

SIDEK-Edu saat ini sudah diimplementasikan oleh lebih dari 20 SMK dan 2 universitas di berbagai wilayah Sumatra dan Jawa. Beberapa diantaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Pasir Pengaraian, SMK Dr. Soetomo Surabaya, SMK Negeri 1 Pengasih, SMK 1 Tamtama Sidareja, SMK Negeri 1 Terbanggi Besar, SMK Negeri 1 Seputih Surabaya, dan SMK Negeri 1 Metro.

Kehadiran SIDEK-Edu sangat bermanfaat karena telah digunakan untuk mendukung pendidikan akuntansi dan memberikan literasi keuangan untuk siswa SMK di daerah tertinggal. Diantaranya pelatihan intensif akuntansi, keuangan lembaga dan komputer akuntansi bagi siswa SMK N 1 Teluk Bintuni, Papua Barat pada bulan Juli 2024 lalu.

Koordinator Pusat Kajian Akuntansi Pendidikan (PKAP) FEB UGM, Arika Artiningsih, Ph.D menambahkan aplikasi SIDEK-Edu juga telah digunakan untuk kegiatan olimpiade akuntansi online se-provinsi Lampung yang diikuti lebih dr 70 SMK. Aplikasi ini juga telah digunakan dalam olimpiade akuntansi di level universitas dan nasional National Accounting Olympiad yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Akuntansi Gadjah Mada (Imagama).

“Dengan berbagai fitur unggulannya, SIDEK-Edu diharapkan dapat terus berkembang dan digunakan oleh seluruh kalangan terutama di dunia pendidikan akuntansi di Indonesia. Inovasi ini menjadi bukti bahwa integrasi teknologi dapat memberikan dampak positif untuk memajukan pendidikan dan sumber daya manusia”, terangnya.

Reporter : Shofi Hawa Anjani&Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis    : Agung Nugroho

Artikel Dosen UGM Bikin Aplikasi Permudah Belajar Akuntansi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-bikin-aplikasi-permudah-belajar-akuntansi/feed/ 0
Teknologi AI Tidak Sepenuhnya Bisa Menggantikan Pekerjaan Manusia https://ugm.ac.id/id/berita/kehadiran-ai-menghadirkan-dinamika-kompleks/ https://ugm.ac.id/id/berita/kehadiran-ai-menghadirkan-dinamika-kompleks/#respond Fri, 06 Dec 2024 07:13:49 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73572 Kemunculan teknologi kecerdasan buatan atau AI menghadirkan dinamika yang kompleks. AI sebagai inovasi dapat memberikan manfaat, tetapi berpotensi memunculkan dampak negatif lainnya. Pasalnya beberapa lapangan pekerjaan yang mulai tergantikan oleh mesin dan robot. Akibatnya muncul kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki pekerja dan keterampilan yang dibutuhkan pasar kerja Berdasarkan hasil riset tim Microeconomics Dashboard (Micdash), Fakultas […]

Artikel Teknologi AI Tidak Sepenuhnya Bisa Menggantikan Pekerjaan Manusia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Kemunculan teknologi kecerdasan buatan atau AI menghadirkan dinamika yang kompleks. AI sebagai inovasi dapat memberikan manfaat, tetapi berpotensi memunculkan dampak negatif lainnya. Pasalnya beberapa lapangan pekerjaan yang mulai tergantikan oleh mesin dan robot. Akibatnya muncul kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki pekerja dan keterampilan yang dibutuhkan pasar kerja

Berdasarkan hasil riset tim Microeconomics Dashboard (Micdash), Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada menjelaskan penggunaan AI semakin lama semakin meningkat. Dengan teknologi ini diperkirakan akan memberi dampak signifikan terhadap lapangan pekerjaan. Bahkan dengan teknologi ini semakin mempermudah pencarian informasi dan pengelolaan sumber daya manusia yaitu meningkatnya produktivitas untuk memantau pergerakan pekerja.

Qisha Quarina, S.E., M.Sc., Ph.D selaku koordinator bidang kajian Micdash, menyebutkan sebanyak 77 persen orang masih khawatir bahwa teknologi AI dapat berpotensi menghilangkan pekerjaan dan menggantikan tugas-tugas manusia. Padahal AI,  sesungguhnya dapat mengoptimalkan pekerjaan dan melengkapi kekurangan sumber daya manusia.“Kondisi ni tentunya menimbulkan kekhawatiran terhadap proses kerja yang mulai digantikan oleh mesin dan robot,”, terangnya di FEB Jum’at (6/12) saat merilis riset kajian terbaru dengan mengangkat tema Labor and Technology Economics: Apakah Artificial Intelligence akan Sepenuhnya Mensubstitusi Manusia?.

Meskipun begitu, imbuhnya, teknologi AI sebenarnya kurang mampu dimanfaatkan secara maksimal untuk hal-hal yang sifatnya tidak dapat diprediksi, terutama di luar bidang pengetahuan yang telah ditentukan sebelumnya. Oleh karena itu, ia berpendapat sektor pendidikan dan perusahaan sebaiknya memberikan fasilitas kebutuhan upgrading skills maupun reskilling yang dibutuhkan para pekerja agar dapat bersaing di masa depan dan memastikan pekerja tetap relevan di pasar kerja yang semakin berbasis digital.

Peneliti Micdash lainnya, Raniah Salsabila, S.E. menyebutkan penerapan AI di pasar tenaga kerja tidak bisa dihindari karena inovasi ini pada dasarnya dirancang untuk membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. Sebagai contoh, ChatGPT yang digunakan untuk mendukung penelitian, penyuntingan naskah, dan membantu dalam pembangkit ide yang lebih efisien. “Hal ini tentunya menunjukkan AI tidak saja menggantikan manusia, melainkan menggantikan keterampilan tertentu yang dibutuhkan pekerja untuk membuat pekerjaan lebih efisien,” jelas Raniah.

Ia menambahkan pemanfaatan AI dapat dimaksimalkan agar pekerja memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi tersebut. Di masa depan keterampilan yang dibutuhkan tidak hanya terbatas pada keterampilan yang berkaitan dengan teknologi, namun juga mencakup kecerdasan manusia, seperti analytical thinking and innovation, complex problem-solving, critical thinking and analysis, creativity, originality and initiative, serta reasoning, problem-solving and ideation. “Keterampilan-keterampilan ini menjadi semakin penting. Kendati mampu menjalankan tugas-tugas tertentu, tetapi AI tidak dapat menggantikan kualitas-kualitas yang terkait dengan kecerdasan manusia,”pungkasnya.

Reportase : Shofi Hawa Anjani&Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB
Penulis      : Agung Nugroho

Foto          : Freepik.com

Artikel Teknologi AI Tidak Sepenuhnya Bisa Menggantikan Pekerjaan Manusia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/kehadiran-ai-menghadirkan-dinamika-kompleks/feed/ 0
Dosen UGM Naila Zulfa Raih Best Paper di MAG Scholar Conference https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-naila-zulfa-raih-best-paper-di-mag-scholar-conference/ https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-naila-zulfa-raih-best-paper-di-mag-scholar-conference/#respond Wed, 04 Dec 2024 07:22:56 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73511 Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Naila Zulfa, M.A., M.S., PGDip., Ph.D., FHEA., menorehkan prestasi internasional. Prestasi tersebut, ia raih melalui penghargaan Best Paper dalam The 2024 MAG Scholar Conference on Business, Marketing, and Tourism yang digelar di Makau, China, 12-14 November 2024 lalu. Dalam konferensi tersebut, Naila mempresentasikan penelitian berjudul “Luxury Literacy: […]

Artikel Dosen UGM Naila Zulfa Raih Best Paper di MAG Scholar Conference pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Naila Zulfa, M.A., M.S., PGDip., Ph.D., FHEA., menorehkan prestasi internasional. Prestasi tersebut, ia raih melalui penghargaan Best Paper dalam The 2024 MAG Scholar Conference on Business, Marketing, and Tourism yang digelar di Makau, China, 12-14 November 2024 lalu. Dalam konferensi tersebut, Naila mempresentasikan penelitian berjudul “Luxury Literacy: The Role of Luxury Brand Knowledge on Luxury Consumption and Communication”. Penelitian ini membahas bagaimana literasi jenama (merek)mewah memediasi hubungan antara identitas global dan perilaku konsumsi merek mewah. “Idenya berangkat dari rasa penasaran saya terhadap temuan penelitian sebelumnya,” jelasnya di FEB UGM, Rabu (4/12).

Temuan penelitian Naila menunjukkan bahwa individu dengan identitas global yang tinggi cenderung membeli merek mewah jika mereka memiliki pemahaman yang baik tentang jenama mewah. Literasi merek ini tidak hanya memengaruhi keputusan untuk membeli tetapi juga keinginan untuk berbagi cerita tentang pengalaman konsumsi jenama mewah tersebut. Kendati mampu mempersembahkan penelitian karya sendiri, Naila tidak menutup mata bila penelitiannya mendapat dukungan Departemen Manajemen dan FEB UGM. Melalui bantuan pendanaan Hibah Penelitian Mandiri ia melakukan penelitian ini.

Naila dalam penelitian inipun menghadapi isu responden yang tidak memenuhi kriteria sample. Karena dari lebih dari 600 responden, hanya 285 responden yang memenuhi kriteria pernah membeli merek mewah dalam setahun terakhir.

Berpartisipasi dalam konferensi ini tentu memberikan pengalaman yang berharga. Selain mendapatkan penghargaan, iapun mendapatkan tawaran untuk mempublikasikan penelitiannya di jurnal yang terafiliasi dengan Emerald Publishing. “Serunya malah ketika bertemu dengan peneliti dari berbagai negara, juga editor dari sejumlah jurnal. Saya juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan Prof. Zhilin Yang dari City University of Hong Kong mengenai potensi kolaborasi penelitian di masa mendatang,” terangnya.

Dengan mendapatkan penghargaan sebagai best paper dalam konferensi memberi makna mendalam bagi Naila. Terutama penghargaan ini memotivasi dirinya untuk terus melakukan penelitian dan menulis. “Saya sebetulnya tidak punya ekspektasi apa-apa di konferensi ini. Fokus saya hanya pada presentasi yang baik. Jadi, ketika diumumkan sebagai pemenang, saya terkejut juga,” ucapnya sambil tersenyum.

Naila berharap dapat segera terus melakukan penelitian dengan tema-tema terbaru. Kepada early-career researcher, ia mengajak untuk terus mencari celah penelitian dan fokus pada penelitian dengan model yang sederhana tetapi memberikan temuan baru, unik dan relevan.

Reporter  : Shofi Hawa Anjani&Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis     : Agung Nugroho

Artikel Dosen UGM Naila Zulfa Raih Best Paper di MAG Scholar Conference pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-naila-zulfa-raih-best-paper-di-mag-scholar-conference/feed/ 0
Rektor UGM Beri Penghargaan untuk 86 Insan Berprestasi https://ugm.ac.id/id/berita/86-penghargaan-untuk-insan-insan-ugm-berprestasi-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/86-penghargaan-untuk-insan-insan-ugm-berprestasi-2024/#respond Thu, 14 Nov 2024 07:33:46 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72826 Universitas Gadjah Mada kembali memberikan Anugerah Insan Berprestasi tahun 2024. Sebanyak 86 penghargaan diberikan kepada para alumni, dosen, mahasiswa, unit kerja, maupun tenaga kependidikan yang telah memberikan kontribusi dan kinerja terbaiknya sehingga memberi manfaat bagi Universitas dan berdampak bagi masyarakat luas. Dari 86 orang penerima penghargaan terdiri dari 5 pemenang kategori penghargaan Bidang Publikasi Terbaik, […]

Artikel Rektor UGM Beri Penghargaan untuk 86 Insan Berprestasi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada kembali memberikan Anugerah Insan Berprestasi tahun 2024. Sebanyak 86 penghargaan diberikan kepada para alumni, dosen, mahasiswa, unit kerja, maupun tenaga kependidikan yang telah memberikan kontribusi dan kinerja terbaiknya sehingga memberi manfaat bagi Universitas dan berdampak bagi masyarakat luas. Dari 86 orang penerima penghargaan terdiri dari 5 pemenang kategori penghargaan Bidang Publikasi Terbaik, 7 pemenang kategori Penghargaan Bidang Penelitian, 3 penghargaan untuk dosen Berprestasi Inspiratif Tingkat UGM, dan 7 penghargaan untuk bidang Pengabdian kepada Masyarakat.

Penghargaan diberikan pula untuk 3 dosen Pengembang Inovasi Konten Pembelajaran Daring melalui Video Diseminasi Ilmu Pengetahuan (Direktorat KIA), 3 Dosen Pengembang Inovasi Pembelajaran Daring Melalui MOOC dalam platform UGM ONLINE (Direktorat KIA), 3 Program Studi Pascasarjana dengan Perencanaan dan Pengembangan Modular Course (Direktorat KIA), Kategori Kaprodi Penggerak MBKM (Direktorat Pendidikan dan Pengajaran), 10 Kategori Program Studi Calon Penerima PDDIKTI AWARD 2024 Tingkat Universitas (Direktorat Pendidikan dan Pengajaran), 18 Tenaga Kependidikan Berprestasi (Inspiratif) Tingkat UGM, 3 PPID Pelaksanan Terbaik dalam Evaluasi dan Monitoring Layanan Informasi Publik UGM Tahun 2024, dan 16 Mahasiswa Berprestasi.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Sp.OG (K)., Ph.D mengatakan penhargaan insan berpretasi ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan apresiasi kepada para alumni, dosen, mahasiswa, unit kerja, tenaga kependidikan yang telah memberi kontribusi terbaiknya untuk Universitas Gajah Mada. Sebagai pimpinan UGM, ia merasa berbahagia karena semua yang hadir secara luring dan daring menjadi saksi penyerahan kurang lebih ada 89 penghargaan untuk insan UGM berprestasi. “Saya mengucapkan selamat sekaligus terima kasih kepada seluruh peserta baik dosen, peneliti, tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa yang telah berpartisipasi ataupun kemudian menjadi kandidat yang diusulkan untuk mengikuti ajang insan UGM berprestasi,” ujarnya di Grha Sabha Pramana, Rabu malam (13/11).

Ova meyakini semua yang sudah menjadi peserta dan diusulkan adalah orang-orang terpilih di bidangnya. Bagi yang belum menerima penghargaan, Rektor berharap untuk tidak merasa kecewa karena masih ada kesempatan-kesempatan berikutnya bagi upaya mengembangkan kapasitas diri. “Tentunya pada malam hari ini mudah-mudahan apa yang diterima oleh Ibu dan Bapak sebagai pemenang akan menjadi atau mendorong untuk mewujudkan tanggung jawab baru sebagai Suri Tauladan yang perlu menginspirasi dan memotivasi rekan sejawat lainnya, ataupun kalau mahasiswa-mahasiswa lainnya agar senantiasa dapat bergerak bersama menjadi satu kekuatan Universitas Gajah Mada,” imbuhnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si turut memberikan apresiasi kepada para mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan yang telah berprestasi di berbagai bidang. Arie menyebut pemberian penghargaan merupakan cara Universitas Gadjah Mada merekognisi atas peran semua civitas akademika dalam mendedikasikan pengetahuan, tenaga, pikiran sehingga Unitas Gadjah Mada terus berperan, dan mampu membangun serta berkontribusi untuk bangsa. “Selamat kepada bapak ibu, adik-adik mahasiswa, anugerah ini diberikan kepada semua yang berprestasi, dan ini sebetulnya sudah dikerjakan sejak tahun 2006,” katanya.

Sebagai Ketua Panitia Dies Natalis ke-75 dan lustrum ke-15 Universitas Gadjah Mada, Arie berharap pemberian penghargaan Insan UGM Berprestasi mampu menginspirasi yang lain yang tersebar di Indonesia bahkan dunia. Berbagai prestasi ini juga diharapkan akan menginspirasi buat civitas akademika Universitas Gadjah Mada untuk terus berinovasi di dalam memperkuat nilai kebangsaan dan keadaban. “Tentu akan berpengaruh buat perkembangan pertumbuhan dan kekuatan bangsa ini. Sekali lagi selamat kepada para penerima penghargaan, semoga terus berkarya bagi bangsa dan negara, dan untuk UGM agar selalu unggul dan berdaya saing,” pintanya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto     : Donnie

Artikel Rektor UGM Beri Penghargaan untuk 86 Insan Berprestasi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/86-penghargaan-untuk-insan-insan-ugm-berprestasi-2024/feed/ 0
Tim PKM Fakultas Pertanian UGM Raih Dua Medali di Pimnas ke-37 https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pkm-fakultas-pertanian-ugm-raih-dua-medali-di-pimnas-ke-37/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pkm-fakultas-pertanian-ugm-raih-dua-medali-di-pimnas-ke-37/#respond Fri, 25 Oct 2024 23:16:42 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72107 Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Fakultas Pertanian UGM berhasil meraih dua medali perunggu pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37. Mengusung judul “EcoPrime Feed: Inovasi Pemanfaatan Spesies Invasif sebagai Pakan Ikan Berkualitas, Ekonomis, dan Ramah Lingkungan”, Tim yang diketuai oleh Gerson Lewis (Akuakultur 2023) tersebut berhasil meraih medali perunggu untuk kategori poster […]

Artikel Tim PKM Fakultas Pertanian UGM Raih Dua Medali di Pimnas ke-37 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Fakultas Pertanian UGM berhasil meraih dua medali perunggu pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37. Mengusung judul “EcoPrime Feed: Inovasi Pemanfaatan Spesies Invasif sebagai Pakan Ikan Berkualitas, Ekonomis, dan Ramah Lingkungan”, Tim yang diketuai oleh Gerson Lewis (Akuakultur 2023) tersebut berhasil meraih medali perunggu untuk kategori poster dan presentasi.

Dalam karyanya, tim ini membuat produk pakan ikan berkualitas, ramah lingkungan, dan ekonomis dari tiga bahan baku, yaitu eceng gondok, ikan red devil, dan maggot black soldier fly (BSF). Lewis menjelaskan, EcoPrime Feed dilatarbelakangi dengan adanya isu di ekosistem perikanan Indonesia yang dihuni oleh spesies invasif yang mampu mengancam kesimbangan ekosistem apabila keberadaannya tergolong berlebihan. “Tak hanya itu, EcoPrime Feed juga dicanangkan menjadi solusi atas fenomena meningkatnya food waste yang menyebabkan kelangkaan sumber daya pangan,” ucap Gerson Lewis di Faperta UGM, Jum’at (25/10).

Selain Gerson Lewis, Tim PKM-K Fakultas Pertanian UGM beranggotakan Aimmatul Husna, Sevina Surya Wibianti (Akuakultur 2023), Muhammad Jibril Syahid (Manajemen Sumberdaya Akuatik 2023), dan Jihan Tsabitha (Pembangunan Ekonomi Wilayah 2022).

Lewis menambahkan, ia dan tim merasa bersyukur atas kesempatan mengikuti kompetisi pada ajang Pimnas ke-37. Selain mendapat pengalaman, ajang Pimnas ke-37 mampu menambah wawasan dan bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia khususnya terkait ilmu-ilmu di bidang kewirausahaan yang tidak didapatkan di bangku kuliah.

“Kami merasa sangat bangga dan bersyukur kepada Tuhan karena perjuangan yang kami upayakan bisa membuahkan hasil yang sangat baik dan dapat membanggakan nama Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM. Semoga ini menambah semangat kami untuk berinovasi,” ujarnya.

Dr. Senny Helmiati, S.Pi., M.Sc., dosen Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM selaku dosen pembimbing menyampaikan rasa syukurnya atas pengalaman pertamanya menjadi seorang pembimbing PKM yang mampu lolos hingga PIMNAS dan membawa pulang dua buah medali perunggu. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan untuk membimbing anak-anak muda yang luar biasa, mengantarkan sampai apa yang dicita-citakan oleh mereka. Walaupun hasil ini mungkin belum yang terbaik, tetapi menurut saya, ini adalah awalan yang baik untuk menginspirasi mahasiswa-mahasiswa lainnya,” tutur Senny.

Reportase : Hanita Athasari Zain dan Desi Utami

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Dokumentasi tim EcoPrime Feed

Artikel Tim PKM Fakultas Pertanian UGM Raih Dua Medali di Pimnas ke-37 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pkm-fakultas-pertanian-ugm-raih-dua-medali-di-pimnas-ke-37/feed/ 0
UGM dan La Rochelle University Perpanjang Kerjasama Pertukaran Dosen dan Mahasiswa https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-la-rochelle-perpanjang-kerjasama/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-la-rochelle-perpanjang-kerjasama/#respond Wed, 23 Oct 2024 06:35:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71974 Universitas Gadjah Mada dan La Rochelle University (Prancis) kembali sepakat memperpanjang kerjasama. Keduanya telah resmi menandatangani nota kesepahaman program Pertukaran Dosen dan Mahasiswa dan kerja sama riset yang ditandatangani Prof. Jean-Marc Ogier selaku Presiden Universitas La Rochelle dengan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM,  Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA di ruang sidang […]

Artikel UGM dan La Rochelle University Perpanjang Kerjasama Pertukaran Dosen dan Mahasiswa pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan La Rochelle University (Prancis) kembali sepakat memperpanjang kerjasama. Keduanya telah resmi menandatangani nota kesepahaman program Pertukaran Dosen dan Mahasiswa dan kerja sama riset yang ditandatangani Prof. Jean-Marc Ogier selaku Presiden Universitas La Rochelle dengan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM,  Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA di ruang sidang pimpinan, Selasa (23/10).

Jean-Marc Ogier menyambut baik perpanjangan kerjasama ini. Disebutnya kerjasama yang telah dijalin sejak tahun 2009 telah memberi manfaat bagi kedua perguruan tinggi. “Pertukaran dosen-peneliti dan mahasiswa sangat bermanfaat, dan perjanjian ini saya kira tepat untuk memenuhi tujuan masing-masing, dan kita bisa saling berkesempatan menawarkan pengajaran bahasa Indonesia dan Prancis di bidang Sastra dan Bahasa serta berbagai kerjasama bidang humaniora dan sains,” katanya.

Lebih jauh ia menerangkan bahwa La Rochelle University saat ini tengah berfokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa dengan pemberian mata kuliah khusus. “Ada program pelatihan Mayor dan minor yang kita tawarkan sebagai wujud pengembangan keterampilan lain untuk mahasiswa sehingga melengkapi kompetensi mereka sehingga bagi mahasiswa hukum bisa  mengambil keterampilan minor berupa teknologi digital,” jelasnya.

Jean-Marc Ogier menambahkan La Rochelle senantiasa ingin mendukung mahasiswa yang tertarik dalam dunia bisnis. Bagi mereka yang telah membuka bisnis, dia menyampaikan La Rochelle memiliki program pelatihan dan telah mengembangkan hubungan dengan perusahaan swasta untuk menambah pengalaman para mahasiswa yang berbisnis dengan industri.

Dalam perjanjian kali ini, Universitas Gadjah Mada maupun La Rochelle University (Prancis) juga sepakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan bersama dalam bidang penelitian, penyelenggaraan seminar, konferensi, symposium dan lain-lain. Secara khusus untuk pertukaran dosen dan peneliti, keduanya sepakat pada bidang pendidikan dan penelitian. Sedangkan dalam pertukaran mahasiswa dilakukan dalam rangka studi, penelitian, atau pelatihan di laboratorium. Selain itu akan dilakukan pula pertukaran informasi, dokumen, publikasi, dan materi pedagogik lainnya.

Wening Udasmoro menyatakan UGM saat ini tengah mengembangkan kurikulum baru terkait jurusan. UGM, disebutnya tengah mengembangkan tidak hanya ada satu cara perkuliahan tetapi mencoba desain yang berbeda. Dalam pengembangan pembelajaran UGM melibatkan dunia industri. “Kita bersyukur memiliki Gelanggang Inovasi Kreativitas (GIK) sebagai pusat fasilitas yang menghubungkan mahasiswa dengan komunitas di luar. Kita berharap para mahasiswa akan banyak belajar dari hasil interaksi mereka dengan perusahaan, pengenalan teknologi, pengembangan kewirausahaan, serta budaya,” katanya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto     : Firsto

Artikel UGM dan La Rochelle University Perpanjang Kerjasama Pertukaran Dosen dan Mahasiswa pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-la-rochelle-perpanjang-kerjasama/feed/ 0