Pasar Kangen Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/pasar-kangen/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Tue, 17 Dec 2024 02:46:55 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Bernostalgia dengan Aneka Kuliner Jadul di Pasar Kangen https://ugm.ac.id/id/berita/bernostalgia-dengan-aneka-kuliner-jadul-di-pasar-kangen-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/bernostalgia-dengan-aneka-kuliner-jadul-di-pasar-kangen-ugm/#respond Tue, 17 Dec 2024 02:23:00 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73936 Dari kejauhan, gemerlap lampu tenda para penjual terlihat begitu meriah di pasar kangen yang berada di area Lapangan Pancasila, Sabtu (14/12). Lapangan yang basah dan becek usai hujan deras sejak petang, tidak menyurutkan langkah para pengunjung untuk menikmati suasana nostalgia yang dihadirkan di Pasar Kangen dalam rangka Dies Natalis UGM ini. Apalagi setiap tenda penjual […]

Artikel Bernostalgia dengan Aneka Kuliner Jadul di Pasar Kangen pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Dari kejauhan, gemerlap lampu tenda para penjual terlihat begitu meriah di pasar kangen yang berada di area Lapangan Pancasila, Sabtu (14/12). Lapangan yang basah dan becek usai hujan deras sejak petang, tidak menyurutkan langkah para pengunjung untuk menikmati suasana nostalgia yang dihadirkan di Pasar Kangen dalam rangka Dies Natalis UGM ini. Apalagi setiap tenda penjual dihiasi dengan atap dari rumbai daun kelapa dan ornamen sederhana dari bambu yang kian menambah kesan tempo dulu.

Di area pasar kangen ini, kita dapat menemukan makanan tradisional seperti clorot, carabikang, lempeng juruh, apem, geblek, kue cucur, kue lapis, dan  masih banyak lagi. Seluruh kudapan jadul ini dijual dengan harga murah meriah dan mayoritas dibungkus dengan daun. Selain kudapan, ada pula hidangan lainnya seperti mie pentil, sego jagung, sate klathak, sate kronyos, oseng mercon, bothok, angkringan, dan makanan berat lainnya yang mengenyangkan. “Saya sangat senang bisa mengenang masa muda dan membeli dawet ireng jembut. Ini jajanan yang paling ikonik karena selalu ramai dan selalu saya beli kalau pasar kangen digelar di sini,” ucap Fatur, salah seorang pengunjung.

Selain dawet ireng tersebut, es kuwut, es tung tung, susu murni, wedang tahu, dan berbagai minuman lain tersedia untuk menjadi pendamping makanan guna melepas dahaga.

Menengok ke sisi lain, lapak pernak-pernik dan barang-barang antik ditata rapi memanjakan mata. Uang koin jaman dulu, guci porselen, lonceng sapi, dan buku-buku lawas diobral dengan harga terjangkau. Pengunjung bebas untuk melihat-lihat, menyentuh, dan tawar-menawar harga layaknya di pasar tradisional. Perangko dari berbagai negara dijual murah, bahkan juga disediakan sistem paket sehingga harganya semakin murah. “Saya filateli sejak masih sekolah. Perangko dari berbagai negara saya punya. Karena sudah jarang, pasar kangen ini yang selalu saya buru buat cari perangko murah. Terima kasih UGM sudah menyelenggarakan,” ujar Totok, salah seorang pembeli paruh baya.

Selain lapak-lapak penjual, para pengunjung juga terlihat mengerumuni panggung utama. Beragam penampil menunjukkan suara emasnya hingga pukul 10 malam. Berlangsungnya Pasar Kangen dalam rangkaian Nitilaku ini menjadi bukti nyata kampus kerakyatan dengan menghadirkan hiburan rakyat yang disegani semua kalangan. “Sebagai mahasiswa akhir, ini salah satu event UGM yang aku tunggu-tunggu sebelum lulus dan tidak ingin aku lewatkan. Aku harap acara ini terus diadakan, jangan dihilangkan,” pesan Hari, salah seorang wisatawan.

Penulis : Bolivia

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Donnie

Artikel Bernostalgia dengan Aneka Kuliner Jadul di Pasar Kangen pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/bernostalgia-dengan-aneka-kuliner-jadul-di-pasar-kangen-ugm/feed/ 0
Yuk Ramaikan Nitilaku 2024, Ada Jajanan Jadul dan Pasar Kangen https://ugm.ac.id/id/berita/yuk-ramaikan-nitilaku-2024-ada-jajanan-jadul-dan-pasar-kangen/ https://ugm.ac.id/id/berita/yuk-ramaikan-nitilaku-2024-ada-jajanan-jadul-dan-pasar-kangen/#respond Thu, 12 Dec 2024 08:48:36 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73817 Kirab Nitilaku kembali digelar untuk memperingati hari jadi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang ke-75 dan Lustrum ke-15. Rencananya, kirab Nitilaku akan dilaksanakan pada hari Minggu (15/12) di Kampus UGM yang akan diikuti ribuan peserta yang terdiri para sivitas akademika, alumni hingga masyarakat sekitar kampus. Nitilaku kali ini mengusung pendekatan budaya dan sejarah ini untuk mengenang […]

Artikel Yuk Ramaikan Nitilaku 2024, Ada Jajanan Jadul dan Pasar Kangen pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Kirab Nitilaku kembali digelar untuk memperingati hari jadi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang ke-75 dan Lustrum ke-15. Rencananya, kirab Nitilaku akan dilaksanakan pada hari Minggu (15/12) di Kampus UGM yang akan diikuti ribuan peserta yang terdiri para sivitas akademika, alumni hingga masyarakat sekitar kampus.

Nitilaku kali ini mengusung pendekatan budaya dan sejarah ini untuk mengenang semangat dan perjuangan  pendirian kampus UGM yang pada awal pendiriannya berlokasi di Kraton hingga berpindah ke lokasi dimana UGM saat ini berdiri di kawasan Sekip dan Bulaksumur. Dengan suasana yang sarat akan nilai-nilai kebangsaan, Nitilaku diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya semangat persatuan dalam keberagaman Indonesia.

Ketua Pelaksana Nitilaku, Ahmad Yuana Putra, mengatakan Tahun ini, Nitilaku mengangkat tema “Silaturahmi Kebangsaan: Merawat Harmoni, Meruwat Semangat Persatuan”. Tema ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas generasi dan integrasi berbagai elemen, mulai dari Civitas Akademika UGM, masyarakat umum, komunitas budaya, hingga pihak swasta dan perintah. “Kita ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi,” kata Yuan dalam keterangan yang dikirim ke wartawan, Kamis (12/12)

Yuan menyebutkan dalam rangkaian Kirab Nitilaku 2024 dimulai dengan Pameran Jejak Pengetahuan UGM pada 14-19 Desember, yang menampilkan perjalanan sejarah, inovasi, dan kontribusi UGM dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Selanjutnya, pada 14-15 Desember, masyarakat dapat menikmati Panggung Kesenian, Pasar Kangen, dan Pasar UMKM yang menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional dan modern, serta berbagai kuliner dan produk khas jaman dulu.  “Kegiatan ini sebagai bentuk keselarasan antara berbagai unit kreatif binaan UGM dan binaan KAGAMA— dengan masyarakat sekitar,” katanya.

Menurut Yuan, Kirab Nitilaku ini terbuka untuk umum dan dirancang menjadi ruang yang mendukung harmoni dan mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk tidak tenggelam dalam kompetisi politik yang berisiko mengendurkan semangat persatuan dan tali silaturahmi bangsa. “Kita mengajak seluruh warga masyarakat untuk meraikan Kirab Nitilaku tahun ini, sambil bernostalgia menikmati jajanan jaman dulu, pasar kangen serta hiburan lainnya,” katanya.

Penulis : Gusti Grehenson

Foto      : Dok. Nitilaku 2023

Artikel Yuk Ramaikan Nitilaku 2024, Ada Jajanan Jadul dan Pasar Kangen pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/yuk-ramaikan-nitilaku-2024-ada-jajanan-jadul-dan-pasar-kangen/feed/ 0