lulusan Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/lulusan/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Thu, 28 Mar 2024 05:25:37 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 FMIPA UGM Buka Peluang Lulusan Bekerja di Jepang https://ugm.ac.id/id/berita/fmipa-ugm-buka-peluang-lulusan-bekerja-di-jepang/ https://ugm.ac.id/id/berita/fmipa-ugm-buka-peluang-lulusan-bekerja-di-jepang/#respond Thu, 28 Mar 2024 05:25:37 +0000 https://ugm.ac.id/fmipa-ugm-buka-peluang-lulusan-bekerja-di-jepang/ Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM membuka peluang para lulusannya bekerja di banyak perusahaan di Jepang. Oleh karena itu penguasaan skill dalam bidang komputer, ilmu sains, dan Artificial intelligence sangat diperlukan disamping penguasaan Bahasa Jepang yang akan diajarkan pada mahasiswa sejak awal. Hal itu mengemuka dalam peluncuran Japan Career Center (JCC) FMIPA UGM, […]

Artikel FMIPA UGM Buka Peluang Lulusan Bekerja di Jepang pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM membuka peluang para lulusannya bekerja di banyak perusahaan di Jepang. Oleh karena itu penguasaan skill dalam bidang komputer, ilmu sains, dan Artificial intelligence sangat diperlukan disamping penguasaan Bahasa Jepang yang akan diajarkan pada mahasiswa sejak awal. Hal itu mengemuka dalam peluncuran Japan Career Center (JCC) FMIPA UGM, Rabu (27/3) di ruang Auditorium FMIPA UGM. Selain peluncuran kantor Japan Career Center, juga ditandatangani penandatangan nota kesepahaman antara FMIPA UGM dan Asean Nagoya Club (ANC) Japan.

Dekan FMIPA UGM Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., mengatakan adanya kantor Japan Career Center FMIPA UGM ini membuka potensi terbukanya kesempatan kerja di Jepang bagi lulusan. Sebab JCC ini akan menjadi fasilitator untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang berkualitas melalui program pendampingan dan sumber pusat informasi peluang pekerjaan.“Lapangan kerja di Jepang sangat besar sekali di tengah pertumbuhan penduduk mereka yang menurun, usia produktif juga menurun. Saya kira ini harus dimanfaatkan dengan strategis. Kelak dalam rentang 2-3 sampai 10 tahun, lulusan yang sudah bekerja di Jepang ini siap menjadi orang profesional, menjadi mitra baru dan mampu membangun jejaring dengan sangat baik,” kata Kuwat.

Berdasarkan informasi yang ia dapatkan, Dekan Kuwat menyebutkan bidang kerja teknologi informasi termasuk yang paling banyak menyerap lulusan dari FMIPA UGM. Namun begitu, pihaknya akan mendorong bidang kerja lain. “Bidang Information Technology (IT) yang selama ini banyak diserap. Tentunya akan diperluas pada bidang lain agar seluruh lulusan dari seluruh prodi bisa terserap semua,” katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Dekan Kuwat mengatakan dengan adanya kantor JCC ini akan makin memperluas jejaring internasional dan semakin banyak lulusan FMIPA UGM yang menjadi warga global. Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan lulusan S1 dan S2 sebagai tenaga profesional dan siap bekerja di berbagai perusahaan ternama di Jepang.

Menurut Kuwat, lulusan FMIPA terbuka lebar untuk bekerja di banyak perusahaan. Selain bidang IT untuk lulusan ilmu komputer, lulusan prodi Fisika bisa bekerja di industri semikonduktor, lulusan kimia bisa bekerja di industri kosmetik, lulusan prodi matematika juga bisa bekerja di bagian data sains. “Artinya akan banyak peluang yang bisa dimanfaatkan,” katanya.

Soal kerja sama dengan ANC Japan, Kuwat menuturkan bahwa perusahaan ini sudah bekerja sama dengan lebih dari 700 perusahaan di Jepang. Dengan kerja saat ini membuka peluang bagi mahasiswa sedari awal untuk mendapatkan informasi peluang kerja, proses rekrutmen hingga kegiatan pengembangan potensi diri untuk siap bekerja di negara sakura tersebut. “ANC ini sudah kerja sama dengan 700 perusahaan dari Jepang, saya kira bisa jadi pasar kerja yang bagus. Tujuan kita akan semakin banyak alumni yang kerja di sana,” katanya.

Advisor ANC Japan,  Indra Kesuma Nasution mengatakan sekitar 67 persen industri di Jepang berada di Nagoya. Menurutnya, saat ini Jepang membutuhkan banyak tenaga ahli untuk mendukung industri terus maju dan berkembang. Sehingga membutuhkan SDM berkualitas dari Indonesia. “Bisa saya ibaratkan, masalah di Indonesia sebenarnya bisa diselesaikan oleh Jepang dari teknologi sistem pertanian, transportasi. Tapi sebaliknya masalah Jepang bisa diselesaikan oleh orang Indonesia lewat SDM,” ujarnya.

Indra menerangkan ANC Japan merekrut SDM tidak hanya dari Indonesia namun juga SDM dari kawasan Asia Tenggara. Untuk di Indonesia, ANC Japan sudah melakukan perekrutan batch kelima dimana sebanyak 212 orang sudah diterima bekerja di berbagai perusahaan di Jepang. “Ada 212 orang. Dari ratusan itu, lebih banyak alumni FMIPA UGM sebanyak 80 orang.  Mereka bekerja di Tokyo dan Nagoya, ada yang di industri manufaktur, finance, programming, dan Artificial intelligence. Banyak anak FMIPA bekerja di sana. Di satu sisi kita bangga, mereka kontribusi mereka  besar sekali karena apa yang mereka lakukan  menghasilkan produk dan jasa yang diperlukan warga Jepang, Amerika, Eropa, hingga Asia dan bermanfaat bagi masyarakat dunia,” jelas alumnus prodi Hubungan Internasional Fisipol UGM ini.

Diakui Indra, para lulusan Indonesia yang bekerja di Jepang juga terbuka kesempatan lebar untuk bekerja Amerika Serikat maupun di Eropa dengan skill yang mereka dapatkan selama bekerja di perusahaan Jepang.

Selain keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki, perusahaan Jepang menurut Indra juga sangat senang bisa merekrut lulusan dari perguruan tinggi di Yogyakarta karena memiliki etos kerja tinggi dan memiliki perilaku sopan santun yang hampir mirip dengan budaya orang Jepang. “Dikenal memiliki etos kerja yang baik dan alumni Jogja dikenal juga dengan sikap sopan santunnya,” pungkasnya.

Penulis: Gusti Grehenson

Artikel FMIPA UGM Buka Peluang Lulusan Bekerja di Jepang pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/fmipa-ugm-buka-peluang-lulusan-bekerja-di-jepang/feed/ 0
Fakultas Psikologi UGM Gelar E-Job Fair 2024 https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-psikologi-ugm-gelar-e-job-fair-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-psikologi-ugm-gelar-e-job-fair-2024/#respond Wed, 28 Feb 2024 10:01:45 +0000 https://ugm.ac.id/fakultas-psikologi-ugm-gelar-e-job-fair-2024/ Fakultas Psikologi UGM kembali menggelar E-Job Fair 2024 bertajuk “Your Journey in Your Psychology Careers” secara daring pada 24-25 Februari lalu. Kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun ini bertujuan untuk memfasilitasi pencari kerja khususnya mahasiswa dan alumni, dengan pencari tenaga kerja di bidang Psikologi. Pada kegiatan E-Job Fair kali ini, Career Center Fakultas Psikologi UGM selaku penyelenggara menggandeng […]

Artikel Fakultas Psikologi UGM Gelar E-Job Fair 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Psikologi UGM kembali menggelar E-Job Fair 2024 bertajuk “Your Journey in Your Psychology Careers” secara daring pada 24-25 Februari lalu. Kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun ini bertujuan untuk memfasilitasi pencari kerja khususnya mahasiswa dan alumni, dengan pencari tenaga kerja di bidang Psikologi. Pada kegiatan E-Job Fair kali ini, Career Center Fakultas Psikologi UGM selaku penyelenggara menggandeng PT Komatsu Indonesia, PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi), dan Jacaranda Consultant Indonesia sebagai mitra. Juga, Kagama Human Capital (KHC) dan Career Development Center (CDC) Fisipol UGM sebagai media partners.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Psikologi UGM, Galang Lufityanto, M.Psi., Ph.D., mengatakan pameran bursa kerja untuk lulusan psikologi ini diharapkan bisa menjembatani kebutuhan mahasiswa dan alumni terkait prospek dunia kerja serta mendorong mahasiswa meningkatkan keterampilan dan pengalaman mereka melalui program magang kerja. “Saat ini pendidikan di Indonesia sudah menggabungkan magang kerja sebagai salah satu kurikulum yang harus dijalani oleh mahasiswa selama masa kuliah, dengan itu mahasiswa sudah semakin kuat dari sisi keahlian dan keterampilan. Pasca mereka lulus, kita lanjutkan dengan menghubungkan mahasiswa yang siap bekerja dengan pihak-pihak instansi yang membutuhkan,” terang Galang dalam rilis yang dikirim Rabu (28/2.

Kepala Career Center Fakultas Psikologi UGM, Ardian Rahman Afandi, S.Psi., M.Psi., mengatakan Career Center Fakultas Psikologi merupakan unit yang memberikan pelayanan dalam bidang pengembangan karier dan individu. Layanan tersebut tidak hanya bagi sivitas akademika Psikologi UGM, namun bagi masyarakat, termasuk salah satunya adalah E-Job Fair. “E-Job Fair ini merupakan sebuah jawaban dari kebutuhan pasar kerja yang membutuhkan breaching untuk teman-teman, yang sudah lulus dari jenjang sarjana maupun jenjang magister untuk bisa mendapatkan khasanah mengenai pengetahuan lowongan kerja dan juga pengetahuan mengenai industri seperti apa,” ungkapnya.

Ardian mengatakan sebanyak 350 peserta E-Job Fair 2024 yang terdiri dari mahasiswa, alumni, dan umum mengikuti sesi Career Talks yang bertajuk “Navigating Career Transitions to Make a Difference”, dengan narasoleh Assistant Vice President, Divisi Human Capital Strategy & Policy PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Dila Dama Atprinka, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Staf People Development di Jacaranda Consultant Indonesia, Aldinda Najib Nur Fathoni, S.Psi.,  dan Dosen Fakultas Psikologi UGM, Zahra Frida Intani, M.Psi..

Berbeda dengan hari pertama, pada pelaksanaan E-Job Fair di hari dilaksanakan sesi Interview Day bersama mitra bagi kandidat yang lolos proses seleksi awal dari mahasiswa dan alumni Fakultas Psikologi UGM.

Penulis       : Erna

Editor         : Gusti

Artikel Fakultas Psikologi UGM Gelar E-Job Fair 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-psikologi-ugm-gelar-e-job-fair-2024/feed/ 0
Dorong Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja, Fisipol UGM dan GeTI Adakan Ujian Sertifikasi BNSP https://ugm.ac.id/id/berita/dorong-pengembangan-kompetensi-tenaga-kerja-fisipol-ugm-dan-geti-adakan-ujian-sertifikasi-bnsp/ https://ugm.ac.id/id/berita/dorong-pengembangan-kompetensi-tenaga-kerja-fisipol-ugm-dan-geti-adakan-ujian-sertifikasi-bnsp/#respond Wed, 28 Feb 2024 01:27:11 +0000 https://ugm.ac.id/dorong-pengembangan-kompetensi-tenaga-kerja-fisipol-ugm-dan-geti-adakan-ujian-sertifikasi-bnsp/ Peningkatan kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri merupakan salah satu isu yang banyak dibahas saat ini. Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu perguruan tinggi turut mendukung berbagai program pelatihan bagi tenaga kerja. Kali ini, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Global Edukasi Talenta Inkubator (GeTI) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM […]

Artikel Dorong Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja, Fisipol UGM dan GeTI Adakan Ujian Sertifikasi BNSP pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Peningkatan kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri merupakan salah satu isu yang banyak dibahas saat ini. Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu perguruan tinggi turut mendukung berbagai program pelatihan bagi tenaga kerja. Kali ini, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Global Edukasi Talenta Inkubator (GeTI) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM menggelar pelatihan dan sertifikasi profesi pada Jumat (23/2).

“Saya ucapkan terima kasih kepada pihak UGM yang telah mendukung acara ini. Ini bukan sekedar hanya pelatihan dan ujian. Pada dasarnya prosesnya seperti itu, tapi tujuan besarnya adalah kami ingin mengajak teman-teman semua masuk ke dalam era di mana tahapan yang menjadi pemain industri itu semakin cepat. Untuk menjadi seorang pengusaha, dari kecil sampai besar itu semua ada di tangan kita,” papar Divera Wicaksono, selaku Academic, Incubation, & Bussiness Director GeTI.

Menurut Divera, era digital membuat berbagai lapangan pekerjaan baru terbuka luas bagi siapa saja. Gaya bekerja saat ini pun tidak terbatas hanya pada satu instansi, waktu, dan tempat, namun juga dapat bekerja di mana saja dan kapan saja. Sayangnya, peluang ini juga tidak serta merta membuat penyerapan tenaga kerja menjadi maksimal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya standarisasi kompetensi bagi tenaga kerja yang tersedia. GeTI yang berafiliasi langsung dengan Kelembagaan Kementerian Tenaga Kerja ini berkomitmen membantu tenaga kerja untuk mendapatkan sertifikasi standart Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dukungan juga disampaikan oleh Dekan Fisipol UGM, Dr. Wawan Mas’udi, S.IP., MPA, Ph.D. “Awalnya kerja sama ini kita bangun karena menyadari adanya kekurangan dalam pemahaman kebutuhan industri saat ini. Jadi pelatihan ini sebagai solusi terkait bagaimana sistem pasar ini bekerja. Mudah-mudahan program ini akan terus ada untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten sesuai bidang dan kebutuhan industri. Saya setuju, setelah sertifikasi ini kalau bisa kita benar-benar menghasilkan pengusaha,” tutur Wawan.

Peserta pelatihan telah mendapat bimbingan dari mentor-mentor GeTI sebelum akhirnya melaksanakan ujian sertifikasi pada 24-25 Februari 2024. Tema besar dalam materi pelatihan ini adalah pelatihan digital marketing guna menumbuhkan jiwa wirausahawan. Selain itu, materi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi digital bagi pengusaha dan pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya. Peserta yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa, namun juga dosen dan tenaga kependidikan UGM yang berasal dari Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Peternakan, serta Fisipol UGM. 

“Kami dari Fisipol sangat senang bisa bekerja sama dengan GeTI, serta memberikan kesempatan juga pada fakultas lainnya untuk ikut bergabung. Kolaborasi ini menjadi lengkap, karena program ini tidak hanya bisa membantu peserta, namun juga membantu pertumbuhan UMKM, membantu perusahaan nasional, dan tentunya mendorong perekonomian nasional,” ungkap Wawan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UGM, drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D. Meskipun profesi dokter memiliki jalur pendidikan dan sertifikasi tersendiri, namun keterampilan wirausaha digital juga penting untuk diperdalam oleh mahasiswa. “Kita hidup di mana keterampilan digital sangat penting dikuasai oleh siapa pun. Kesempatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi pondasi kuat bagi mahasiswa, bagaimana memahami dunia kerja sebelum nantinya lulus dari UGM,” ungkap Suryono.

Pengadaan kolaborasi pelatihan digital marketing dan sertifikasi BNSP ini menjadi wujud penerapan dari Sustainable Development Goals (SDGs) ke-17, yakni kemitraan untuk mencapai tujuan. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen UGM terhadap implementasi SDGs. Harapannya, kerja sama antar sektor dan disiplin mampu mendorong upaya penyelesaian strategis terhadap berbagai tantangan di masyarakat. 

Penulis: Tasya

Artikel Dorong Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja, Fisipol UGM dan GeTI Adakan Ujian Sertifikasi BNSP pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dorong-pengembangan-kompetensi-tenaga-kerja-fisipol-ugm-dan-geti-adakan-ujian-sertifikasi-bnsp/feed/ 0