konservasi mangrove Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/konservasi-mangrove/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Sat, 10 Aug 2024 01:20:48 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Dukung Wisata Bahari, Mahasiswa UGM Konservasi Penyu dan  Mangrove di Pulau Bunaken https://ugm.ac.id/id/berita/dukung-wisata-bahari-mahasiswa-ugm-konservasi-penyu-dan-mangrove-di-pulau-bunaken/ https://ugm.ac.id/id/berita/dukung-wisata-bahari-mahasiswa-ugm-konservasi-penyu-dan-mangrove-di-pulau-bunaken/#respond Sat, 10 Aug 2024 01:20:48 +0000 https://ugm.ac.id/?p=69199 Tim mahasiswa KKN PPM UGM melakukan kegiatan pelepasan 80 ekor tukik dan penanaman 150 bibit mangrove dalam rangka mendukung wisata bahari di Pulau Bunaken, Manado, Sulawesi Utara. Pelepasan tukik dan penanaman mangrove ini dilakukan oleh mahasiswa KKN PPM bersama Sekretaris Universitas Dr. Andi Sandi, Direktur Pengabdian kepada  Masyarakat Dr. Rustamaji serta dari tim Balai Taman […]

Artikel Dukung Wisata Bahari, Mahasiswa UGM Konservasi Penyu dan  Mangrove di Pulau Bunaken pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim mahasiswa KKN PPM UGM melakukan kegiatan pelepasan 80 ekor tukik dan penanaman 150 bibit mangrove dalam rangka mendukung wisata bahari di Pulau Bunaken, Manado, Sulawesi Utara. Pelepasan tukik dan penanaman mangrove ini dilakukan oleh mahasiswa KKN PPM bersama Sekretaris Universitas Dr. Andi Sandi, Direktur Pengabdian kepada  Masyarakat Dr. Rustamaji serta dari tim Balai Taman Nasional Bunaken, Jumat (9/8), di pulau Bunaken.

Sekretaris Universitas Andi Sandi yang berkesempatan ikut dalam penanaman bibit mangrove ini berharap bisa menahan gelombnagn laut dan mencegah aberasi. “Ada beberapa titik lokasi penanaman yang dilakukan oleh mahasiswa bersama Balai Taman Nasional hingga pertengahan agustus nanti,” katanya.

Menurut Andi Sandi, kegiatan mahasiswa KKN selain untuk mendukung wisata bahari di Pulau Bunaken namun juga menjaga keanekaragaman hayati di laut, sebab keberadaan hutan mangrove dan konservasi terumbu karang mampu mendukung spot wisata snorkeling dan diving di Bunaken. “Kita ingin menjaga keanekaragaman hayati sekaligus menjaga mata pencaharian masyarakat dari laut, kita ingin mempertahankan sumber daya dan penghidupan masyarakat,’ ujarnya.

Direktur Pengabdian kepada Masyarakat Dr Rustamaji menuturkan kegiatan konservasi mangrove sebagai upaya untuk kelestarian lingkungan dalam menghadapi ancaman perubahan iklim. “Perubahan iklim bisa mengancam pulau kecil selain aberasi,” katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Rustamaji menyebutkan selain di Bunaken, penanaman bibit mangrove juga dilaksanakan di lokasi KKN lainnya seperti di Batam, dan Kupang. “Sekitar 30 persen lokasi kegiatan KKN berada di sekitar wilayah pesisir,” ujarnya.

Kepala Balai Taman Nasional Bunaken Faat Rudhianto, S.Hut., M.Si., menerangkan program penanaman bibit mangrove dan pelepasan tukik yang merupakan hasil kerja sama dengan mahasiswa KKN ini sebagai bentuk upaya konservasi berkelanjutan di wilayah Taman nasional Bunaken.

Ia menyebutkan pihak balai taman nasional secara rutin melakukan patroli telur penyu yang kemudian dilakukan penetasan semi alami dikarenakan apabila  dibiarkan di sarangnya akan rawan dimangsa oleh predator. “Harus diamankan telur dan ditetaskan secara semi alami, lalu dipelihara sampai dilepasliarkan,” katanya.

Sedangkan untuk kegiatan penanaman mangrove dilakukan akibat kawasan pesisir pulau Bunaken sudah nampak terbuka karena berkurangnya hutan bakau. “ Di sekitar pesisir yang sudah mulai terbuka harus dilakukan pemulihan ekosistem supaya energi air laut tidak terlalu menghantam pantai tidak terjadi aberasi,” paparnya.

Soal keterlibatan mahasiswa KKN PPM di Pulau Bunaken, Rudhianto menyambut baik karena beberapa program kerja mereka mendukung kegiatan konservasi hutan dan terumbu karang di kawasan taman nasional. “Sejak awal sudah banyak melakukan konservasi lewat sosialisasi dan aksi nyata.

Kormanit mahasiswa KKN PPM Bunaken, Prasetio Utomo mengatakan kegiatan pelepasan tukik dan penanaman mangrove merupakan bagian dari 127 program kerja KKN yang mereka laksanakan di pulau Bunaken. “Kegiatan ini sebagai upaya kita mendukung upaya konservasi untuk mendukung wisata bahari di Pulau Bunaken,” katanya.

Selain penanaman mangrove dan konservasi penyu, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak taman nasional bunaken akan melakukan kegiatan transplantasi terumbu. Pihaknya juga memberdayakan warga setempat untuk mampu mengolah sumber bahan makanan seperti pisang, sukun dan ikan untuk diolah menjadi makanan oleh-oleh bagi wisatawan. “Kita ajak mengolah ikan menjadi abon, lalu membuat keripik pisang dan keripik sukun agar menjadi oleh-oleh khas Bunaken,” katanya.

Penulis : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel Dukung Wisata Bahari, Mahasiswa UGM Konservasi Penyu dan  Mangrove di Pulau Bunaken pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dukung-wisata-bahari-mahasiswa-ugm-konservasi-penyu-dan-mangrove-di-pulau-bunaken/feed/ 0
Mahasiswa KKN UGM Konservasi Mangrove di Pulau Derawan https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ugm-konservasi-mangrove-di-pulau-derawan/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ugm-konservasi-mangrove-di-pulau-derawan/#respond Mon, 05 Aug 2024 07:28:29 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68750 Tim mahasiswa KKN PPM UGM melakukan penanaman ratusan bibit mangrove di Teluk Semanting, Pulau Derawan, Kabupaten Berau,  Kalimantan Timur. Penanaman mangrove ini dalam rangka mencegah abrasi dan erosi pantai sekaligus menjaga ekosistem laut di perairan Derawan. Selain itu, mahasiswa KKN UGM juga melakukan aksi bersih pantai bersama dengan warga dan kerja sama dengan banyak pihak. […]

Artikel Mahasiswa KKN UGM Konservasi Mangrove di Pulau Derawan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim mahasiswa KKN PPM UGM melakukan penanaman ratusan bibit mangrove di Teluk Semanting, Pulau Derawan, Kabupaten Berau,  Kalimantan Timur. Penanaman mangrove ini dalam rangka mencegah abrasi dan erosi pantai sekaligus menjaga ekosistem laut di perairan Derawan. Selain itu, mahasiswa KKN UGM juga melakukan aksi bersih pantai bersama dengan warga dan kerja sama dengan banyak pihak.

Koordinator Mahasiswa Tingkat Unit (Kormanit) Tim KKN-PPM UGM Derawan Menawan, Devina Asria mengatakan aksi tanam mangrove ini merupakan salah satu dari program kerja mahasiswa dalam aksi peduli lingkungan melalui konservasi mangrove. “Apa yang kita lakukan ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan program konservasi berbasis komunitas dan pariwisata yang berkelanjutan,” kata Devina dalam keterangan yang dikirim ke wartawan, Senin (5/8).

Penanaman mangrove ini menurut Devina dalam rangka memperingati Perayaan Hari Mangrove Sedunia  dengan mengusung tema Kolaborasi dalam Harmoni, Wujudkan Inspirasi, Mangrove yang Lestari. Pelaksanaan Hari Mangrove Sedunia ini melibatkan kerja sama dengan banyak pihak seperti Tim Pengelola Mangrove (TPM) Teluk Semanting, Kagama Baru, KPHP Berau Barat, mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) Universitas Mulawarman, dan masyarakat di wilayah Kampung Teluk Semanting serta sejumlah pihak lainnya.

Sebanyak 267 bibit Mangrove yang ditanam dari dari KPHP Berau Barat kepada Pemerintah Kampung Teluk Semanting sebagai bentuk komitmen dalam konservasi mangrove. Penanaman ini menurut Devina dapat terlaksana berkat kolaborasi antara Kagama Berau, PT. Berau Coal dan KPHP Berau barat. “Kolaborasi dengan banyak pihak ini dapat mendorong sinergi dan kerja sama dalam menjaga kelestarian mangrove di Pulau Derawan,” ungkapnya.

Disamping penanaman bibit mangrove, mahasiswa KKN juga  melaksanakan pemutaran film dokumenter yang membahas sejarah dan filosofi Ekowisata Mangrove Teluk Semanting sertai informasi dan fakta menarik mengenai Ekowisata Mangrove. Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan musisi lokal Berau seperti Risalah Band dan Instrumen Sape oleh Zaiky serta kegiatan lomba melukis dan menggambar untuk anak-anak Kampung Teluk Semanting.

Kepala Kampung Teluk Semanting, Abdul Gani, menyambut baik terlaksananya kegiatan program konservasi mangrove di daerahnya untuk menumbuhkan komitmen generasi muda di kampungnya untuk ikut melestarikan hutan mangrove yang sudah ada. “Mereka bisa menjaga kelestarian ekosistem mangrove di segala penjuru bangsa untuk masa depan yang lebih baik karena mangrove memiliki banyak sekali manfaat untuk keberlangsungan hidup alam nusantara,” pungkasnya.

 

Penulis : Lazuardi

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Mahasiswa KKN UGM Konservasi Mangrove di Pulau Derawan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ugm-konservasi-mangrove-di-pulau-derawan/feed/ 0