Kolaborasi Internasional Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/kolaborasi-internasional/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Fri, 08 Nov 2024 04:58:01 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 UGM Genjot Produk Inovasi Unggulan dari Hasil Kolaborasi Bersama https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-genjot-produk-inovasi-unggulan-dari-hasil-kolaborasi-bersama/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-genjot-produk-inovasi-unggulan-dari-hasil-kolaborasi-bersama/#respond Fri, 08 Nov 2024 04:29:20 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72618 Universitas Gadjah Mada memperkuat kerja sama baik di tingkat lingkungan internal maupun eksternal dalam rangka menghasilkan hasil data dan luaran yang bisa meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional. Peningkatan kualitas dan kuantitas kerja sama dilakukan oleh setiap unit kerja di lingkungan UGM.“Indikator kesuksesan kerja sama bukan hanya jumlah kegiatan, tetapi juga data dan […]

Artikel UGM Genjot Produk Inovasi Unggulan dari Hasil Kolaborasi Bersama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada memperkuat kerja sama baik di tingkat lingkungan internal maupun eksternal dalam rangka menghasilkan hasil data dan luaran yang bisa meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional. Peningkatan kualitas dan kuantitas kerja sama dilakukan oleh setiap unit kerja di lingkungan UGM.“Indikator kesuksesan kerja sama bukan hanya jumlah kegiatan, tetapi juga data dan luaran yang diperoleh dari kolaborasi tersebut,” kata Ova dalam kegiatan Workshop Pemantauan dan Evaluasi Pengelolaan Kerja Sama antar Unit Kerja di Keraton Ballroom, Royal Ambarukmo, Rabu (6/11).

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K), Ph.D., menyebutkan lima program kerja sama lintas unit yang telah dirancang untuk memperkuat sinergi di UGM, diantaranya program Desain Komunikasi Visual (DKV) dengan dukungan dari Prodi Komunikasi dan program studi lainnya. Lalu, program kriminologi yang melibatkan Fakultas Hukum, FK-KMK, serta Prodi Antropologi FIB UGM. Selain itu, UGM juga berfokus pada program kemaritiman dan keberlanjutan dalam kaitannya dengan isu perubahan iklim.

Menurut Prof. Ova, kolaborasi ini akan memungkinkan UGM menciptakan produk-produk inovasi unggulan yang siap dieksekusi setiap tahunnya. Di samping itu, Ova menekankan pergeseran fokus UGM dari sekadar kuantitas kolaborasi menuju kualitas hasil yang dicapai.

Direktur Direktorat Kemitraan dan Relasi Global (DKRG) UGM, Prof. Dr. Puji Astuti, menyampaikan pentingnya semangat kerja sama di UGM untuk memperkuat reputasi UGM baik di tingkat nasional maupun internasional. “Saya yakin dengan semangat sebagai tim, bekerja sama di UGM, itu menjadi pondasi yang besar agar nama kita sebagai universitas berkualitas tidak hanya dikenal di nasional, tetapi juga di global,” ungkap.

Sebagai bagian dari komunitas global, kata Puji, UGM terus berupaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui kegiatan kerja sama di berbagai bidang, yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dukungan ekosistem, serta atmosfer kampus yang kondusif. Semua ini dilakukan dengan menggandeng mitra untuk meningkatkan kualitas sistem akademik. Melalui kegiatan evaluasi ini, UGM berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi lintas unit kerja demi menciptakan karya-karya yang berdampak besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis : Rahma

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Dok. DKRG

Artikel UGM Genjot Produk Inovasi Unggulan dari Hasil Kolaborasi Bersama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-genjot-produk-inovasi-unggulan-dari-hasil-kolaborasi-bersama/feed/ 0
Fakultas Biologi UGM Jalin Kerja Sama Joint Doctoral dengan Leiden University https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-biologi-ugm-jalin-kerja-sama-joint-doctoral-dengan-leiden-university/ https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-biologi-ugm-jalin-kerja-sama-joint-doctoral-dengan-leiden-university/#respond Fri, 27 Sep 2024 08:43:24 +0000 https://ugm.ac.id/?p=70969 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan memperluas jejaring dan rekognisinya melalui kolaborasi dengan salah satu universitas terbaik dunia, yakni Leiden University, Belanda. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Doktoral Bersama (Joint Doctoral Degree Agreement) antara Fakultas Biologi UGM dan Graduate School, Faculty of Science, Leiden University. Acara penandatanganan tersebut […]

Artikel Fakultas Biologi UGM Jalin Kerja Sama Joint Doctoral dengan Leiden University pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan memperluas jejaring dan rekognisinya melalui kolaborasi dengan salah satu universitas terbaik dunia, yakni Leiden University, Belanda. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Doktoral Bersama (Joint Doctoral Degree Agreement) antara Fakultas Biologi UGM dan Graduate School, Faculty of Science, Leiden University. Acara penandatanganan tersebut berlangsung di Gorlaeus Building, Faculty of Science, Leiden University, Rabu (25/9) sebagai simbol komitmen kedua institusi dalam memperkuat hubungan akademis dan riset di bidang ilmu biologi.

Penandatanganan perjanjian ini secara resmi dilakukan oleh Dekan Faculty of Science, Leiden University, Prof. dr. Jasper Knoester, yang didampingi oleh beberapa perwakilan dari UGM, termasuk Prof. Mirwan Ushada selaku Direktur Penelitian UGM, serta Luthfi Nurhidayat, M.Sc., dosen Fakultas Biologi UGM yang juga sedang menempuh program Ph.D. di Institute of Biology, Leiden University.

Sebelumnya, perjanjian ini juga telah disetujui dan ditandatangani oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, pada acara Dies Natalis Fakultas Biologi UGM yang ke-69, serta oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.

Prof. dr. Jasper Knoester menyatakan harapannya bahwa penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) ini akan membuka jalan bagi peningkatan kerja sama antara Leiden University dan UGM, khususnya dalam lingkup kedua fakultas. Jasper optimist bahwa kolaborasi ini akan segera membuahkan hasil konkret melalui peningkatan jumlah mahasiswa Ph.D yang terlibat dalam program tersebut. “Saya berharap dengan penandatangan MoA ini akan membuat kerjasama antara UGM dan Leiden khususnya kedua Fakultas dapat semakin erat dan segera ada tindak lanjut dengan adanya mahasiswa jenjang doktor (Ph.D),” ungkapnya.

Selaras dengan itu, Prof. Mirwan Ushada mengatakan selain penandatangan pembukaan joint doctoral degree untuk mahasiswa jenjang doktor, juga disepakati kerja sama riset di bidang bioteknologi dan kesehatan. “Salah satu tema prioritas  INUCoST (Indonesia Dutch Consortium on Sustainable Future) tahun depan adalah kesehatan. Hal ini sejalan dengan visi UGM dalam mengembangkan riset-riset unggulan di bidang bioteknologi dan kesehatan masyarakat,” kata Mirwan.

Menurut Mirwan, kolaborasi kedua universitas dalam pembentukan Fasilitas Riset Zebrafish yang diharapkan dapat menjadi pusat riset internasional untuk mendukung pengembangan penelitian di bidang kesehatan serta pengujian produk alami dari Indonesia. “Semoga dengan kerjasama yang sudah ada melalui twinlab fish facility, dapat lebih diperkuat dengan adanya mahasiswa Ph.D. yang meneliti menggunakan fasilitas tersebut untuk mendukung pengembangan penelitian di bidang kesehatan dan pengujian natural produk indonesia,” tambahnya.

Acara penandatanganan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari Leiden University, antara lain Dr. Pieter Schipper, selaku Head of Academic Affairs Science, Prof. dr. Herman Spaink, seorang adjunct professor di Fakultas Biologi UGM, serta Prof. Paul Kessler, dari Hortus Botanicus Leiden University, salah satu kebun botani tertua dan terbesar di dunia.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Daryono dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (27/9), mengatakan bahwa kolaborasi antara UGM dan Universitas Leiden ini diharapkan akan mendorong lebih banyak mahasiswa dan peneliti dari kedua universitas dapat berpartisipasi aktif dalam program-program kolaboratif ini, baik dalam bentuk pertukaran pelajar, program riset bersama, maupun publikasi ilmiah yang berkualitas. “Kolaborasi ini merupakan salah satu langkah strategis yang diambil oleh Fakultas Biologi UGM dalam memperluas dampak riset dan inovasi di tingkat internasional, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat unggulan riset biologi di Indonesia,” pungkas Budi.

Penulis : Lintang

Editor   : Gusti Grehenson

Artikel Fakultas Biologi UGM Jalin Kerja Sama Joint Doctoral dengan Leiden University pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-biologi-ugm-jalin-kerja-sama-joint-doctoral-dengan-leiden-university/feed/ 0
Kemenparekraf RI Bersama GIK UGM Hadirkan Ajang Kolaborasi Industri Kreatif Internasional https://ugm.ac.id/id/berita/kemenparekraf-ri-bersama-gik-ugm-hadirkan-ajang-kolaborasi-industri-kreatif-internasional/ https://ugm.ac.id/id/berita/kemenparekraf-ri-bersama-gik-ugm-hadirkan-ajang-kolaborasi-industri-kreatif-internasional/#respond Thu, 26 Sep 2024 08:17:45 +0000 https://ugm.ac.id/?p=70914 Ratusan pegiat industri kreatif dari berbagai negara berkumpul dalam ajang International Creative Industry Conference & Festival 2024 (IC Fest) di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa (GIK) UGM pada Kamis (26/9). Gelaran yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menjadi wadah munculnya kolaborasi para pelaku industri kreatif nasional dan internasional. IC Fest diselenggarakan selama […]

Artikel Kemenparekraf RI Bersama GIK UGM Hadirkan Ajang Kolaborasi Industri Kreatif Internasional pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Ratusan pegiat industri kreatif dari berbagai negara berkumpul dalam ajang International Creative Industry Conference & Festival 2024 (IC Fest) di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa (GIK) UGM pada Kamis (26/9). Gelaran yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menjadi wadah munculnya kolaborasi para pelaku industri kreatif nasional dan internasional.

IC Fest diselenggarakan selama tiga hari pada 26-28 September 2024 dengan menghadirkan sejumlah pertunjukkan, konferensi, serta masterclass peningkatan kompetensi dan skill wirausaha. Bertajuk “The Future of Creative Industries to Inspire, Innovate, and Integrate”, IC Fest ditujukan untuk mendorong kolaborasi industri kreatif ke kancah internasional agar mampu mendongkrak ekonomi nasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno selaku Indonesia berada di urutan ketiga World’s Top Economy Creative Industry setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan. Sandiaga juga menyatakan optimisme peluang Indonesia melampaui budaya Korea Selatan. “Nantinya kita bisa menjadi yang terdepan di industri kreatif. Masa depan industri kreatif berada di tangan pemuda pemudi generasi sekarang. Harapannya dapat membawa budaya Indonesia ke next level,” tutupnya.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K).,Ph.D., menyampaikan dukungannya terhadap program-program kreativitas yang diselenggarakan Kemenparekraf maupun GIK UGM. “Suatu kehormatan bagi UGM untuk bisa menjadi tuan rumah IC Fest 2024 di GIK UGM. Kita percaya bahwa kreativitas adalah katalis untuk menciptakan bisnis baru yang inovatif. Tiga kunci people, culture, dan collaboration menjadi pilar utama untuk mengembangkan bidang ini,” ucap Prof. Ova.

Sejalan dengan itu, Steven Suryana selaku SEVP Wealth Management PT Bank Negara Indonesia menyebut sektor kreatif seperti hiburan, seni, musik, dan lain-lain bisa menjadi kontributor utama dalam perekonomian nasiona. Mengingat begitu melimpahnya warisan budaya dan tradisi Indonesia yang dapat dieksplorasi. “Dengan kekayaan budaya yg dimiliki, kreativitas indonesia terus menembus batas. Melalui seni, musik, digital, industri kreatif mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian. Kami percaya ini bisa mendorong indonesia menjadi negara berpengaruh di tingkat global,” paparnya.

Ajang International Creative Industry Conference & Festival 2024 mengundang seluruh pegiat industri kreatif, pakar, dan akademisi untuk berdiskusi dan berkolaborasi dalam membangun sektor ekonomi kreatif. Selain konferensi dan kelas pengembangan bisnis, ICFest turut dimeriahkan oleh festival film, pertunjukkan musik, sampai exhibition game corner karya anak bangsa. IC Fest terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi sampai pada 28 September 2024 mendatang.

Penulis : Tasya

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel Kemenparekraf RI Bersama GIK UGM Hadirkan Ajang Kolaborasi Industri Kreatif Internasional pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/kemenparekraf-ri-bersama-gik-ugm-hadirkan-ajang-kolaborasi-industri-kreatif-internasional/feed/ 0