kesehatan Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/kesehatan/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 28 Oct 2024 09:05:02 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 1000 Peserta Ikuti Jalan Sehat HUT ke-19 Korpagama https://ugm.ac.id/id/berita/1000-peserta-ikuti-jalan-sehat-hut-ke19-korpagama/ https://ugm.ac.id/id/berita/1000-peserta-ikuti-jalan-sehat-hut-ke19-korpagama/#respond Mon, 28 Oct 2024 07:55:29 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72167 Sebanyak seribu lebih peserta mengikuti jalan Sehat Keluarga yang diselenggarakan Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama), Minggu (27/10) di Balairung, Gedung Pusat. Kegiatan jalan sehat digelar dalam rangka memperingati ulang tahun ke-19 Korpagama dan Dies Natalis ke-75 UGM. Sebelum pelaksanaan jalan sehat dilakukan senam bersama di halaman Balairung UGM.  Ketua Panitia Dies ke-75 UGM, Dr. […]

Artikel 1000 Peserta Ikuti Jalan Sehat HUT ke-19 Korpagama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak seribu lebih peserta mengikuti jalan Sehat Keluarga yang diselenggarakan Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama), Minggu (27/10) di Balairung, Gedung Pusat. Kegiatan jalan sehat digelar dalam rangka memperingati ulang tahun ke-19 Korpagama dan Dies Natalis ke-75 UGM. Sebelum pelaksanaan jalan sehat dilakukan senam bersama di halaman Balairung UGM. 

Ketua Panitia Dies ke-75 UGM, Dr. Arie Sujito, menyambut baik kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan oleh Korpagama. Arie menyampaikan Universitas Gadjah Mada selalu mengajak semua warganya memiliki spirit berkarya, spirit bekerja dan antara satu sama dengan lain bisa bergotong royong. Seluruh civitas akademika UGM diharapkan harus saling meningkatkan diri dan saling memberikan dukungan. “Kegiatan pagi ini juga diharapkan menjadi gathering atau kebersamaan untuk menanamkan nilai-nilai agar kita sama-sama sehat, sehat bareng-bareng, berdaya bareng-bareng, dan sejahtera bareng-bareng,” terang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumni ini.

Arie menilai Korpagama selalu menjadi motor penggerak partisipasi para karyawan dan dosen di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Karenanya di saat ultah ke-19 Korpagama dan Dies ke-75 UGM, ia mengajak semua civitas akademika UGM untuk peduli kepada lingkungan. Dalam kesempatan itu, Arie meminta kepada keluarga besar UGM untuk tetap terus menjaga kebersihan. Terkait perlakuan sampah, ia sangat meminta civitas akademika UGM untuk tidak seenaknya karena pengelolaan baik sampah menjadi bagian moral dalam menjaga lingkungan yang sehat. “Sehat fisik dan sehat mental itu harapannya. Adik-adik mahasiswa saya kira perlu dibimbing agar mereka menjadi motor atau subyek dalam hidup sehat”, imbuhnya.

Ketua Umum Korpagama, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D menambahkan jalan sehat keluarga merupakan salah satu rutin yang dilaksanakan oleh Korpagama. Kegiatan ini digelar dengan harapan keluarga besar UGM saling bersilaturahmi untuk bersama menjaga kesehatan. “Semoga antar kita saling mengenal satu dengan yang lainnya. Korpagama saat ini berusia 19 tahun karena berdiri sejak 20 Oktober 2005 berubah dari Korpri menjadi Korpagama, dan mulai saat itulah kita selalu memperingati Hari Kelahiran  Korpagama”, terangnya.

Disebutkan visi Korpagama adalah untuk mensejahterakan pegawai di lingkungan UGM. Beberapa program secara rutin sudah dilakukan setiap bulan yaitu mengadakan pertemuan, dan pemberian penghargaan atau tali asih untuk para purnakarya. “Untuk tali asih setiap bulan diberikan kepada 30-40 orang dosen atau tenaga kependidikan di UGM yang memasuki purnakarya, dan bersamaan dengan jalan sehat ini kita berikan 25 tali asih kepada dosen dan tendik yang pensiun,” sebutnya.

Ketua Panitia, drg. Asikin Nur, M.Kes., Ph.D menjelaskan jalan sehat diikuti 1000 peserta yang terdiri dari para dosen dan tenaga kependidikan aktif dan pensiun beserta keluarga. Para peserta menempuh 1,5 km berjalan di seputar kampus UGM. “Jalan sehat ini memperingati HUT ke-19 Korpagama, dan Dies Natalis ke-75 UGM, kita menyediakan hadiah doorprize Kulkas, mesin cuci, tv, 27 sepeda, dan 87 bingkisan lainnya. Kita berharap semua peserta sehat, bergembira dan bahagia”, imbuhnya.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel 1000 Peserta Ikuti Jalan Sehat HUT ke-19 Korpagama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/1000-peserta-ikuti-jalan-sehat-hut-ke19-korpagama/feed/ 0
Mahasiswa UGM Teliti Potensi Tanaman Liar Krokot Sayur Untuk Terapi Pengobatan Gagal Ginjal Kronis https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-teliti-potensi-tanaman-liar-krokot-sayur-untuk-terapi-pengobatan-gagal-ginjal-kronis/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-teliti-potensi-tanaman-liar-krokot-sayur-untuk-terapi-pengobatan-gagal-ginjal-kronis/#respond Mon, 22 Jul 2024 01:59:46 +0000 https://ugm.ac.id/?p=67397 Tim PKM UGM berhasil mengungkapkan potensi dari tanaman krokot sayur sebagai terapi kuratif potensial untuk gagal ginjal kronis. Temuan potensi tanaman krokot untuk terapi kuratif ini patut disyukuri mengingat pengobatan gagal ginjal kronis selama ini masih terbatas pada terapi hemodialisis yang memakan biaya cukup tinggi. “Hingga saat ini belum terdengar adanya terapi kuratif untuk gagal […]

Artikel Mahasiswa UGM Teliti Potensi Tanaman Liar Krokot Sayur Untuk Terapi Pengobatan Gagal Ginjal Kronis pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim PKM UGM berhasil mengungkapkan potensi dari tanaman krokot sayur sebagai terapi kuratif potensial untuk gagal ginjal kronis. Temuan potensi tanaman krokot untuk terapi kuratif ini patut disyukuri mengingat pengobatan gagal ginjal kronis selama ini masih terbatas pada terapi hemodialisis yang memakan biaya cukup tinggi.

“Hingga saat ini belum terdengar adanya terapi kuratif untuk gagal ginjal kronis. Padahal, penyakit ini telah menelan lebih dari 42 ribu korban jiwa di Indonesia,” ujar Ardiyanta Ramdhano selaku ketua tim peneliti, di Kampus UGM, Senin (22/7).

Ardiyanta menjelaskan urgensi pemanfaatan tanaman herbal (krokot) tersebut melatarbelakangi lima mahasiswa UGM untuk mengembangkan terapi pengobatan baru yang bersifat kuratif. Tim peneliti mahasiswa UGM berusaha mencari cara untuk mengembangkan terapi penanganan gagal ginjal kronis bersifat kuratif karena terbatasnya strategi penanganan Gagal Ginjal Kronis.

“Tentunya biaya pengobatan untuk itu selama ini sangat mahal. Kami mencoba mencari tanaman herbal yang tumbuh liar dan melimpah, lalu bertemulah kami dengan tanaman krokot sayur,” jelasnya.

Selain Ardiyanta Ramdhano Dalimunthe (Kedokteran Hewan), empat mahasiswa UGM lainnya yang terlibat dalam penelitian ini adalah Diah Adhenia Ernis Putri Mustikaingtyas, Dwi Ardyan Syah Mustofa (Kedokteran Hewan), Nabilla Nurul Safitri (Farmasi), dan Randika Taufiq Hari Nugraha (Kedokteran). Mereka tergabung dalam tim yang diberi nama PKM-UGM Nephortulace.

Tim PKM UGM ini mendapat pendampingan dan bimbingan dr. Nur Arfian, Ph.D, dosen Departemen Anatomi FK-KMK UGM sekaligus mendapat pendanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta 2024. Dalam penelitiannya tim ini mengembangkan inovasi tanaman krokot sayur sebagai terapi kuratif gagal ginjal kronis.

Diah Adhenia menambahkan krokot sesungguhnya tanaman sayur yang telah lama dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat dalam pengobatan di Tiongkok. Sayangnya, di Indonesia, tanaman ini masih kurang dikenal dan seringkali hanya dibiarkan tumbuh liar di perkebunan.

“Padahal setelah kami teliti, tanaman krokot sayur ini memiliki berbagai kandungan aktif seperti anti-oksidan dan anti-inflamasi yang dapat berperan sebagai renoprotektan sehingga dapat menghambat kerusakan lebih lanjut pada ginjal,” ucap Diah Adhenia.

Nabilla Nurul Safitri turut menjelaskan tim ini dalam penelitiannya berhasil mengidentifikasi kandungan senyawa fenolik spesifik asam galat dalam krokot sayur menggunakan uji aktivitas antioksidan DPPH dan uji Spektrofotometer UV-Vis. Ekstrak krokot sayur yang mereka teliti, disebutnya, mengandung senyawa asam galat tinggi yang berperan sebagai antioksidan sehingga tanaman ini sangat potensial dalam menghambat terjadinya kerusakan pada ginjal.

Dwi Ardyan Syah Mustofa mengakui bila terapi gagal ginjal kronis hingga saat ini hanya berfokus pada perawatan medis konvensional dan terapi suportif. Oleh karena itu, temuan akan potensi tanaman krokot sayur ini berpotensi dapat menjawab kebutuhan atas pengembangan terapi baru yang lebih efektif dan ekonomis untuk gagal ginjal kronis.

“Kami tentunya berharap penelitian yang mengkolaborasikan berbagai bidang jurusan ini dapat menjadi salah satu tonggak dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kesehatan dan penelitian serta dapat menjadi harapan baru dalam pengobatan gagal ginjal kronis di masa depan,” ujar Dwi Ardyan.

Penulis: Tim PKM-RE Nephortulace

Editor: Agung Nugroho

 

Artikel Mahasiswa UGM Teliti Potensi Tanaman Liar Krokot Sayur Untuk Terapi Pengobatan Gagal Ginjal Kronis pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-teliti-potensi-tanaman-liar-krokot-sayur-untuk-terapi-pengobatan-gagal-ginjal-kronis/feed/ 0
Tim PKM-PM Penahala Manfaatkan Buah Hala Untuk Obat Nyeri Menstruasi https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pkm-pm-penahala-manfaatkan-buah-hala-untuk-obat-nyeri-menstruasi/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pkm-pm-penahala-manfaatkan-buah-hala-untuk-obat-nyeri-menstruasi/#respond Wed, 17 Jul 2024 05:09:26 +0000 https://ugm.ac.id/?p=66953 Pandan Laut merupakan komoditas tanaman yang sering dijumpai di daerah pesisir. Siapa sangka bahwa tanaman tersebut menghasilkan buah yang jarang diketahui oleh banyak orang, yaitu buah hala (Pandanus tectoricus). Buah hala banyak dijumpai di sekitar kawasan pantai di Desa Planjan, Saptosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Selain menghadirkan keindahan alam, buah dari pohon Pandan Laut ternyata memiliki […]

Artikel Tim PKM-PM Penahala Manfaatkan Buah Hala Untuk Obat Nyeri Menstruasi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Pandan Laut merupakan komoditas tanaman yang sering dijumpai di daerah pesisir. Siapa sangka bahwa tanaman tersebut menghasilkan buah yang jarang diketahui oleh banyak orang, yaitu buah hala (Pandanus tectoricus).

Buah hala banyak dijumpai di sekitar kawasan pantai di Desa Planjan, Saptosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Selain menghadirkan keindahan alam, buah dari pohon Pandan Laut ternyata memiliki sejuta manfaat yang luar biasa. Salah satunya ialah sebagai minuman herbal pereda nyeri menstruasi.

Meski begitu, belum banyak masyarakat sekitar Desa Planjan mengetahui akan potensi dari buah tersebut. Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Penahala pun hadir memanfaatkan buah tersebut sebagai minuman herbal pereda nyeri menstruasi.

Tim Program PKM-PM dari UGM ini merupakan gabungan mahasiswa lintas fakultas. Mereka adalah Rohma Auliya (Kimia 2022), Yunia Tri Utami (Teknik Pertanian 2022), Aisha Najma Nurul ‘Aisy (Kimia 2022), Radithya Kusumawardana (Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan 2023), dan Devi Ramdani (Teknik Pertanian 2022) dengan mendapat bimbingan Dra. Ani Setyopratiwi, M.Si.

Tim PKM-PM UGM inipun mendapat pendanaan dari Kemendikbudristek, dan di dalam programnya memfasilitasi masyarakat khususnya para pemuda dan pemudi yang tergabung dalam kelompok karang taruna untuk mengembangkan potensi buah hala melalui pembuatan produk berupa minuman herbal pereda nyeri menstruasi dari ekstrak buah hala. Tahapan yang dilakukan Tim PKM-PM Penahala adalah melakukan sosialisasi pengenalan program, pembuatan video tutorial, penyusunan buku pedoman mitra, dan melakukan pelatihan. Pelatihan yang dimaksud berupa pelatihan dan praktik pembuatan minuman pereda nyeri menstruasi, pelatihan dan praktik pengemasan, dan pelatihan dan praktik pemasaran.

Radithya Kusumawardana mengatakan buah hala di masyarakat kerap kali ditemui hanya dibiarkan membusuk begitu saja. Masyarakat membiarkan itu karena ketidaktahuan bila buah hala memiliki banyak kandungan di dalamnya. Salah satunya adalah senyawa flavonoid yang  berfungsi sebagai antioksidan, antibakteri, dan analgetik sebagai pereda rasa nyeri.

Melihat potensi kandungan yang dimiliki buah hala, Tim PKM-PM Penahala melakukan pemberdayaan dengan bekerjasama dengan Karang Taruna Putri Desa Planjan dengan melakukan program pemberdayaan masyarakat untuk mengolah buah hala menjadi minuman.

“Dengan manfaat mampu meredakan nyeri saat menstruasi, maka apa yang kami lakukan ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujar Radithya di Kampus UGM, Rabu (17/7).

Ia menjelaskan pada tahap proses pembuatan diawali dengan penyortiran buah hala yang sudah matang dan melakukan pengupasan. Setelah itu, buah hala dicuci dengan air bersih kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.

Setelah buah hala kering dan kadar air yang terkandung sedikit, buah hala bersama rempah-rempah lain diseduh dengan air panas. Minuman herbal ekstrak alami buah hala inipun siap untuk disajikan.

“Dengan memanfaatkan pengetahuan lokal dan hasil pencarian dari berbagai sumber, tim PKM-PM Penahala UGM berharap tidak hanya memberdayakan masyarakat Planjan melalui produk bernilai tambah ini, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan potensi sumber daya alam lokal yang ada di sekitar mereka,” ucap Radithya.

Untuk keberlanjutan program ini, kata Radithya maka dilakukan pendampingan untuk mendaftarkan produk herbal ini  ke PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Selain itu, Tim PKM-PM Penahala UGM juga melakukan evaluasi program, mengikuti bazar guna memperkenalkan produk ini di masyarakat luas.

“Tim akan selalu melakukan pengawasan terkait keberlanjutan program. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pendidikan tinggi dan masyarakat lokal. Bagi yang ingin melihat secara lengkap maka bisa melihat di akun Instagram @pkmpmugm_penahala,” terangnya.

Penulis: Agung Nugroho

Artikel Tim PKM-PM Penahala Manfaatkan Buah Hala Untuk Obat Nyeri Menstruasi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pkm-pm-penahala-manfaatkan-buah-hala-untuk-obat-nyeri-menstruasi/feed/ 0
Semangat Siham Penderita Autis Mengejar Mimpi di Fapet UGM https://ugm.ac.id/id/berita/semangat-siham-penderita-autis-mengejar-mimpi-di-fapet-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/semangat-siham-penderita-autis-mengejar-mimpi-di-fapet-ugm/#respond Fri, 05 Jul 2024 06:18:57 +0000 https://ugm.ac.id/?p=65835 Siham begitu terlihat sederhana. Sekilas tidak terlihat jika ia menderita autis. Orang akan tahu jika ia autis saat berbicara atau mengobrol dengannya. Bicaranya kadang masih terbata-bata dan sesekali harus diulangi agar lebih jelas. Begitulah Siham Hamda Zaula Mumtaza. Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM Angkatan 2019 dari jalur Bidikmisi asal SMAN 1 Jepara, Jawa Tengah. Siham […]

Artikel Semangat Siham Penderita Autis Mengejar Mimpi di Fapet UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Siham begitu terlihat sederhana. Sekilas tidak terlihat jika ia menderita autis. Orang akan tahu jika ia autis saat berbicara atau mengobrol dengannya. Bicaranya kadang masih terbata-bata dan sesekali harus diulangi agar lebih jelas.

Begitulah Siham Hamda Zaula Mumtaza. Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM Angkatan 2019 dari jalur Bidikmisi asal SMAN 1 Jepara, Jawa Tengah.

Siham mengaku didiagnosis menderita autis Asperger sejak SD. Mendengar suara keras atau bentakan menjadi momok baginya. Ia sama sekali tidak suka mendengar suara-suara keras. Maka tidak heran bila sehari-hari Siham lebih banyak beraktivitas mandiri tidak melibatkan banyak teman.

Meskipun demikian, ia tetap menjalani kuliah di Fapet UGM dengan penuh semangat. Siham setiap hari dengan rela menempuh perjalanan kuliah dari daerah Condongcatur ke kampus dengan sepeda.

Sadar tidak sama dengan teman lainnya, ia selalu duduk di bangku depan saat kuliah berlangsung. Dengan memilih cara seperti itu cukup membantunya dalam mengikuti proses belajar di dalam kelas.

Ia cukup senang dengan keberadaan komunitas UKM Peduli Difabel di UGM. Bersama komunitas tersebut ia merasa sangat terbantu dalam menjalani proses perkulihan di UGM.

“Saya masih ingat saat memilih lokasi KKN-PPM, waktu itu saya juga diarahkan dan dibantu teman-teman dari UKM Peduli Difabel,” kata Siham, Jum’at (5/7).

Bersama komunitas UKM Peduli Difabel di UGM, Siham merasa memiliki lingkungan cukup kondusif bagi proses belajarnya. Meski ada kekurangan dalam dirinya, ia merasakan tidak ada kendala saat berada di kampus. Pun dengan yang dirasakan para penyandang disabilitas lainnya yang ada di UGM.

Siham bercerita bahwa dirinya saat ini diujung menjalani perkulihan. Ia mengaku hampir selesai kuliah di UGM, dan tengah menyiapkan diri agar bisa berwirausaha dalam penggemukan kambing atau domba.

Ketua Program Studi Ilmu dan Industri Peternakan, Ir. Tri Satya Mastuti Widi, S.Pt., MP., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., atau yang biasa disapa Vitri, menegaskan sebagai universitas kerakyatan UGM termasuk di dalamnya Fapet UGM selalu terbuka bagi siapa pun yang akan menempuh studi di UGM.

Vitri mengakui dengan kondisi autis Asperger seperti yang diderita Siham maka yang bersangkutan perlu pendampingan dalam proses belajar. ”Anaknya mampu menguasai kata-kata tunggal atau kalimat sederhana, tetapi memerlukan waktu yang lebih lama untuk menangkap penjelasan panjang dari suatu konsep,” kata Vitri yang juga dosen pembimbing Siham.

Untuk Siham, fakultas juga memberikan dukungan dengan fasilitasi supporting system seperti menyediakan buddy (teman) atau mentor.

“Tidak hanya Siham, ada penderita Autism Asperger lain yang juga mendapatkan pendampingan khusus dari Prodi dan pembimbing. Selain itu, ada mahasiswa tuli dan tunadaksa juga yang saat ini telah lulus,” kata Vitri.

Vitri di beberapa kesempatan juga memberikan sosialisasi kepada civitas lainnya agar memahami kondisi mahasiswa difabel dan turut memberikan dukungan tidak langsung kepada para mahasiswa tersebut. Hal itu bisa dilakukan misalnya dengan menciptakan lingkungan kampus yang ramah dan supportif, seperti menumbuhkan kesadaran dan penerimaan terkait mahasiswa berkebutuhan khusus.

“Pendekatan yang dilakukan terhadap mahasiswa-mahasiswa difabel memang bersifat ‘customized’ tergantung kebutuhan mereka. Komunikasi yang intensif dengan keluarga dan pembimbing akademik mahasiswa-mahasiswa tersebut juga diperlukan sehingga kondisi mereka baik fisik maupun mental selalu terpantau,” pungkasnya.

Penulis: Satria

Artikel Semangat Siham Penderita Autis Mengejar Mimpi di Fapet UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/semangat-siham-penderita-autis-mengejar-mimpi-di-fapet-ugm/feed/ 0
Bagi Makan Minum Gratis, Cara FEB UGM Dukung Studi Mahasiswanya https://ugm.ac.id/id/berita/bagi-makan-minum-gratis-cara-feb-ugm-dukung-studi-mahasiswanya/ https://ugm.ac.id/id/berita/bagi-makan-minum-gratis-cara-feb-ugm-dukung-studi-mahasiswanya/#respond Thu, 27 Jun 2024 02:20:08 +0000 https://ugm.ac.id/?p=65474 Memberikan makanan dan minuman sehat gratis menjadi salah satu cara yang ditempuh Pengelola Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM untuk mendukung keberhasilan mahasiswanya dalam studi. Pemberian makanan dan minuman dilakukan FEB UGM selama berlangsung ujian semester. Makan minum gratis ini merupakan fasilitas yang diberikan melalui program Mood Booster. Program ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan gizi mahasiswa […]

Artikel Bagi Makan Minum Gratis, Cara FEB UGM Dukung Studi Mahasiswanya pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Memberikan makanan dan minuman sehat gratis menjadi salah satu cara yang ditempuh Pengelola Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM untuk mendukung keberhasilan mahasiswanya dalam studi. Pemberian makanan dan minuman dilakukan FEB UGM selama berlangsung ujian semester.

Makan minum gratis ini merupakan fasilitas yang diberikan melalui program Mood Booster. Program ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan gizi mahasiswa saat melaksanakan ujian serta bagian dari upaya kampus mewujudkan kampus sehat.

Wakil Dekan FEB UGM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bayu Sutikno, S.E., M.S.M., Ph.D. mengatakan menyediakan makanan dan minuman sehat gratis bagi mahasiswa yang tengah menjalani ujian baik ujian tengah semester (UTS) maupun ujian akhir semester (UAS) dilakukan Fakultas Ekonomika dan Bisnis sejak tahun 2023. Dalam program Mood Booster yang dikelola Career and Student Development Unit (CSDU) FEB UGM ini, pihaknya menyediakan 300 porsi makanan dan minuman sehat setiap harinya selama ujian berlangsung, termasuk saat UAS pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 yang berlangsung pada 19-29 Juni 2024.

“Sejak satu tahun terakhir untuk mendukung dan makin menyemangati teman-teman mahasiswa khususnya di Program Sarjana yang sedang menempuh UTS dan UAS, CSDU menyediakan Mood BoosterMood Booster ini berupa makanan ringan dan minuman sehat untuk mahasiswa, terutama yang ujian di pagi hari dan belum sempat sarapan bisa semakin semangat menjalani ujian,” terangnya Kamis (20/6).

Dia menjelaskan program Mood Booster dengan pemberian makanan bergizi merupakan bagian dari komitmen FEB UGM dalam mendukung mahasiswa dari aspek psikologi maupun fisiologis. Program ini juga sebagai upaya yang dilakukan FEB UGM untuk mewujudkan lingkungan kampus sebagai rumah bersama yang nyaman.

“Harapannya mahasiswa dapat fokus pada ujian, tanpa takut kelaparan sehingga prestasi akademiknya semakin meningkat,” jelasnya.

Lebih lajut, Bayu mengungkapkan program Mood Booster FEB UGM juga sebagai bagian dari kegiatan kampanye kesehatan mental. Hal tersebut dilakukan dengan membagikan kalimat motivasi sebagai bentuk dukungan moral kepada mahasiswa yang akan menjalani ujian.

Mahasiswa dapat mengakses konten edukasi kesehatan mental melalui stiker yang dibagikan maupun dengan melakukan scan barcode. Program Mood Booster FEB UGM inipun mendapat respons yang sangat positif dari mahasiswa.

Mohammad Pradana Abijan Rifiar Abidin, salah satu mahasiswa prodi Ilmu Ekonomi angkatan 2023 mengaku sangat terbantu dengan kehadiran program ini. Melalui program pemberian makanan ringan dan minuman sehat yang diberikan secara gratis ini menjadi penyemangat bagi mahasiswa saat menghadapi ujian.

“Saya sangat berterima kasih kepada FEB UGM untuk program Mood Booster saat ujian. Pemberian snack kepada kami para mahasiswa benar-benar menjadi penyemangat di tengah-tengah tekanan dan stres yang kami rasakan,” terangnya.

Abi pun mengaku di saat menghadapi ujian ia dan teman-teman mahasiswa lainnya harus belajar keras dan tidak jarang mengorbankan waktu istirahat. Dengan program Mood Booster ini membuatnya merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk lebih siap menghadapi ujian.

“Snack yang diberikan bukan hanya sekedar makanan, tetapi juga bentuk dukungan moral yang sangat berarti. Program ini membantu saya menjaga energi dan semangat belajar sehingga saya bisa menghadapi ujian dengan lebih optimis dan fokus,” ucapnya.

Pendapat senada disampaikan oleh Shalima Nur Kusumastuti, prodi Akuntasi. Dia mengungkapkan adanya program Mood Booster membantu para mahasiswa, termasuk dirinya yang kadang belum sempat sarapan saat akan ujian di pagi hari.

“Snacknya bikin tambah semangat buat ngerjain ujian. Memo penyemangatnya beneran boosting mood,” ucap mahasiswi angkatan 2023 ini.

Reportase: Kurnia Ekaptiningrum/ Humas FEB UGM

Artikel Bagi Makan Minum Gratis, Cara FEB UGM Dukung Studi Mahasiswanya pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/bagi-makan-minum-gratis-cara-feb-ugm-dukung-studi-mahasiswanya/feed/ 0
FK-KMK UGM Raih Penghargaan Fakultas Terbaik dalam Penempatan Residen Senior ke Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan https://ugm.ac.id/id/berita/fk-kmk-ugm-raih-penghargaan-fakultas-terbaik-dalam-penempatan-residen-senior-ke-daerah-tertinggal-perbatasan-dan-kepulauan/ https://ugm.ac.id/id/berita/fk-kmk-ugm-raih-penghargaan-fakultas-terbaik-dalam-penempatan-residen-senior-ke-daerah-tertinggal-perbatasan-dan-kepulauan/#respond Mon, 27 May 2024 09:35:00 +0000 https://ugm.ac.id/fk-kmk-ugm-raih-penghargaan-fakultas-terbaik-dalam-penempatan-residen-senior-ke-daerah-tertinggal-perbatasan-dan-kepulauan/ Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Penghargaan sebagai Fakultas Kedokteran Terbaik dalam Penempatan Residen Senior ke Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan (DPTK) disampaikan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan diterima Dekan FK-KMK UGM, Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., […]

Artikel FK-KMK UGM Raih Penghargaan Fakultas Terbaik dalam Penempatan Residen Senior ke Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Penghargaan sebagai Fakultas Kedokteran Terbaik dalam Penempatan Residen Senior ke Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan (DPTK) disampaikan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan diterima Dekan FK-KMK UGM, Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH.

Penghargaan tersebut diberikan saat berlangsung menyelenggarakan Forum Komunikasi Nasional Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Tahun 2024 bertema SDM Kesehatan Unggul Menuju Indonesia Emas, Senin-Kamis (20-23/5) di Shangri-La Jakarta. Forum digelar sebagai apresiasi kepada insan-insan kontributif dalam mewujudkan sistem kesehatan Indonesia yang tangguh.

Bahwa agenda transformasi kesehatan merupakan merupakan prioritas utama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) saat ini. Agenda tersebut tentunya banyak mengacu pada pembelajaran dari penanganan pandemi COVID-19 yang telah melanda Indonesia pada beberapa tahun sebelumnya, dan Kemenkes RI telah memformulasikan penjabaran agenda tersebut dalam 6 (enam) Pilar Transformasi Kesehatan guna mewujudkan sistem kesehatan Indonesia yang tangguh dan terintegrasi.

“Kami tentunya bersyukur, penghargaan ini merupakan apresiasi atas tingginya komitmen dan konsistensi FK-KMK UGM beserta RSUP Dr. Sardjito selama ini dalam membangun kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan,” ucap Yodi Mahendradhata.

Ia menyampaikan penghargaan ini tidak lepas dari kontribusi seluruh sivitas akademika FK-KMK UGM. Juga dukungan dari para mitra serta para alumni yang mendedikasikan diri untuk melaksanakan penugasan khusus di daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan kepulauan, bahkan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK).

Iapun memberikan apresiasi terhadap 45 jajaran penerima penghargaan berkategori lainnya. Karena ada Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin dan Universitas Nusa Cendana pun turut meraih penghargaan di kategori lain.

“Harapannya penghargaan ini menjadi momentum untuk lebih memotivasi para residen dan segenap sivitas akademika serta civitas hospitalia untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan,” terangnya.

Bagi Yodi penghargaan ini sekaligus pengakuan atas komitmen dan upaya FK-KMK UGM dalam mendorong perwujudan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDGs) yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG 3).

Forum Komunikasi Nasional Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Tahun 2024 digelar dengan melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Juga Rumah Sakit Vertikal, Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Swasta, Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Repoter dan penulis: Isroq Adi Subakti

Edit: Agung Nugroho

Artikel FK-KMK UGM Raih Penghargaan Fakultas Terbaik dalam Penempatan Residen Senior ke Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/fk-kmk-ugm-raih-penghargaan-fakultas-terbaik-dalam-penempatan-residen-senior-ke-daerah-tertinggal-perbatasan-dan-kepulauan/feed/ 0
UGM dan Pemerintah Timor Leste Kerja Sama di Bidang Kesehatan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemerintah-timor-leste-kerja-sama-di-bidang-kesehatan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemerintah-timor-leste-kerja-sama-di-bidang-kesehatan/#respond Tue, 07 May 2024 09:06:14 +0000 https://ugm.ac.id/ugm-dan-pemerintah-timor-leste-kerja-sama-di-bidang-kesehatan/ Kementerian Kesehatan Republik Demokrasi Timor-Leste dan Universitas Gadjah Mada sepakat menjalin kerja sama bidang pendidikan. Naskah kerja sama keduanya ditandatangani Wakil Menteri Kesehatan Republik Demokratik Timor-Leste, Jose dos Reis Magno, Lic.SP, M.M dan Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., Ph.D. Bersamaan dengan ini ditandatangani pula kerja sama antara Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan […]

Artikel UGM dan Pemerintah Timor Leste Kerja Sama di Bidang Kesehatan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Kementerian Kesehatan Republik Demokrasi Timor-Leste dan Universitas Gadjah Mada sepakat menjalin kerja sama bidang pendidikan. Naskah kerja sama keduanya ditandatangani Wakil Menteri Kesehatan Republik Demokratik Timor-Leste, Jose dos Reis Magno, Lic.SP, M.M dan Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., Ph.D.

Bersamaan dengan ini ditandatangani pula kerja sama antara Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada dan Instituto nacional De Saude Publica De Timor Leste. Perjanjian Kerja Sama untuk penyelenggaraan Pendidikan Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Program Magister Kedokteran Tropis dan Program Magister Ilmu Biomedis ditandatangani Dr. Merita Antonia Armindo Monteiro, M.P.H. selaku Presiden Instituto Nacional Saude Publica Timor-Leste (INSP-TL) dan Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH, selaku Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada.

Jose dos Reis Magno menyambut baik perjanjian kerja sama untuk peningkatan sumber daya manusia di bidang kesehatan Republik Demokratik Timor-Leste. Menurutnya, sumber daya manusia di bidang kesehatan adalah salah satu faktor yang sangat berperan penting dalam pembangunan dan pengembangan di sektor kesehatan.

Dengan tersedianya sumber daya manusia yang bermutu tentunya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang bermutu. Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia bidang kesehatan merupakan faktor determinan yang memiliki peranan penting dalam pencapaian dan peningkatan status kesehatan masyarakat.

“Pemerintah Republik Demokratik Timor-Leste sejak restorasi Kemerdekaan pada tahun 2022 hingga sekarang terus melakukan peningkatan jumlah sumber daya manusia bidang kesehatan dengan tetap memberikan perhatian secara kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan,” ujarnya di Ruang Sidang Pimpinan UGM, Selasa (7/5).

Jose dos Reis Magno menuturkan secara spesifik pada awal dekade pemerintahan, Timor-Leste telah memberikan perhatian khusus di bidang kesehatan dengan mengirimkan para putera-puteri terbaiknya untuk menimba pendidikan di berbagai bidang kesehatan di luar negeri, dan Indonesia menjadi salah satu tujuan karena adanya hubungan kerjasama keduanya dan adanya faktor sejarah, kultur, serta bahasa.

Melihat tantangan global bagi dunia kesehatan dewasa ini, Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Kesehatan memprioritaskan penguatan dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia bidang kesehatan. Prioritas penguatan dilakukan dengan mengirimkan para calon mahasiswa ke sejumlah perguruan tinggi di beberapa negara, dan salah satunya Universitas Gadjah Mada sebagai pilihan tepat untuk pengembangan SDM.

“Kerja sama dengan UGM bukan hal baru, tetapi sesungguhnya kerja sama di bidang pengembangan sumber daya kesehatan ini telah terjalin baik dan erat sejak tahun 2010 hingga sekarang,” terangnya.

Untuk kerja sama kali ini, secara khusus diprioritaskan pendidikan Doctoral in Public Health, Master of Science-Tropical Medicine khususnya di bidang parasitology, Master Program in Medical Science khususnya dalam Molecular Medicine, dan Master Medical Science dalam bidang Histology dan Biology. Dengan kerja sama ini diharapkan para calon mahasiswa dari Timor-Leste dapat memanfaatkan dengan baik semua proses pendidikan yang ditempuh agar mereka nantinya saat kembali ke Timor-Leste menjadi profesional kesehatan yang handal dan berdaya guna dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi untuk masyarakat.

Ova Emilia merasa senang dengan perjanjian ini. Kerja sama UGM dengan Pemerintah Timor-Leste telah berjalan lama dan baru kali ini dinyatakan secara resmi dalam kesepakatan bersama.

Dia menyampaikan semua pihak sepakat pendidikan sebagai tulang punggung sumber daya manusia yang berkualitas. Apa yang dilakukan oleh pemerintah Timor-Leste, menurutnya sudah seharusnya menjadi pekerjaan rumah untuk terus digenjot dan diberikan dukungan.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kepercayaannya. Nanti kami mengembangkan tidak hanya di bidang medis, karena UGM memiliki sekitar lebih dari 280 program studi, dan Fakultas Kedokteran sendiri terdapat 41 Program Studi sehingga di Indonesia UGM dikenal dengan bidang studi paling komplit”, katanya.

Rektor juga menyampaikan, UGM pada kesempatan kali ini membuka program double degree dengan universitas-universitas di luar negeri. Oleh karena itu, jika dimungkinkan nantinya ada program double degree dengan universitas di Timor-Leste.

Dengan program ini mahasiswa tentunya mendapatkan dua keuntungan, tidak hanya meningkatkan kualitas lulusan namun juga memperbaiki kelembagaan perguruan tinggi. Program double degree ini sebagai salah satu program yang UGM galakan bersama kementerian luar negeri.

“Khususnya kerja sama double degree untuk negara-negara tergolong low middle income countries. Kami berharap dengan kerja sama ini semakin banyak keuntungan didapat untuk keduanya.  Saat ini teman-teman di UGM lagi mengembangkan ugm online, platform pendidikan secara online yang diharapkan dapat dilakukan secara fleksibel dan ekonomis nantinya. Kita semua berharap semoga kerja sama ini memberikan buah yang banyak baik untuk Republik Demokratik Timor-Leste maupun Indonesia,” imbuhnya.

Penulis: Agung Nugroho

Fotografer: Donnie

Artikel UGM dan Pemerintah Timor Leste Kerja Sama di Bidang Kesehatan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemerintah-timor-leste-kerja-sama-di-bidang-kesehatan/feed/ 0
Tanggapan Pakar UGM Soal Obat Flu Membuat Positif Palsu Tes Narkoba https://ugm.ac.id/id/berita/tanggapan-pakar-ugm-soal-obat-flu-membuat-positif-palsu-tes-narkoba/ https://ugm.ac.id/id/berita/tanggapan-pakar-ugm-soal-obat-flu-membuat-positif-palsu-tes-narkoba/#respond Thu, 02 May 2024 08:06:04 +0000 https://ugm.ac.id/tanggapan-pakar-ugm-soal-obat-flu-membuat-positif-palsu-tes-narkoba/ Ramai pemberitaan istri seorang komika Bintang Emon dinyatakan positif pada tes narkoba, padahal dia tidak menggunakan narkoba. Ia memang mengaku baru saja mengkonsumsi obat flu. Pemberitaan pun viral, dan banyak  media kemudian menanyakan, apakah obat flu tersebut mengandung narkoba? Apakah berbahaya, dan seterusnya. Guru Besar sekaligus pakar farmasi Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Zullies Ikawati […]

Artikel Tanggapan Pakar UGM Soal Obat Flu Membuat Positif Palsu Tes Narkoba pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Ramai pemberitaan istri seorang komika Bintang Emon dinyatakan positif pada tes narkoba, padahal dia tidak menggunakan narkoba. Ia memang mengaku baru saja mengkonsumsi obat flu. Pemberitaan pun viral, dan banyak  media kemudian menanyakan, apakah obat flu tersebut mengandung narkoba? Apakah berbahaya, dan seterusnya.

Guru Besar sekaligus pakar farmasi Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Zullies Ikawati menjelaskan persoalan ini. Menurutnya melakukan tes urin untuk mendeteksi narkoba hal penting untuk dilakukan.

Dengan melakukan tes ini, dia menjelaskan ada beberapa senyawa yang bisa diperiksa, diantaranya THC (Ganja), MET (Methaphetamine), AMP (Amphetamine), MOP (Morphine), BZO (Benzodiazepin), COC (Cocain), dan DOMA (Carisoprodol). Pengukuran senyawa-senyawa tersebut dalam sampel urin dapat dilakukan dengan beberapa metoda analisis, dan yang paling sering digunakan adalah dengan teknik immunoassay dan kromatografi, atau jika bisa digabung menjadi imunokromatografi.

Uji tes dengan teknik ini relatif cepat dan mudah. Kit Imunokromatografi merupakan strip uji yang berbasis pada imunokromatografi, dari hasil ikatan antigen-antibodi yang sudah diberi label dengan pewarna tertentu sehinga dapat dilihat tanpa memerlukan alat khusus dan personel dengan keahlian khusus.

“Sekali lagi uji dengan kit imunokromatografi ini menjadi uji yang cepat, murah, mudah, dan relatif akurat. Dengan metode ini, dapat dilakukan  deteksi zat narkoba atau metabolitnya. Tes immunoassay sebenarnya cukup sensitif dan spesifik untuk zat tertentu, namun bisa juga rentan terhadap hasil positif palsu karena dapat terjadi reaksi silang dengan zat lain yang mirip struktur kimianya,” ujar Zullies Ikawati, di Fakultas Farmasi UGM, Kamis (2/5).

Lebih lanjut, Zullies menjelaskan beberapa obat yang legal dan umum digunakan ternyata menyebabkan hasil positif palsu pada tes urin narkoba menggunakan metode immunoassay karena struktur kimia mereka yang mirip dengan zat terlarang. Pada beberapa pemberitaan kasus istri Bintang Emon, disebutkan bila obat yang dikonsumsi adalah obat flu yaitu Nalgestan dan Actifed.

Obat-obat flu ini mengandung obat pelega hidung tersumbat yaitu fenilpropanolamin dan pseudoefedrin, dan obat antialergi klorfeniramin maleat dan triprolidin, serta obat batuk dekstrometorfan. Obat-obat ini sebagian tergolong senyawa amin yang memiliki kemiripan struktur dengan beberapa obat golongan narkoba.

“Jadi tidak mengherankan jika menghasilkan positif palsu pada pemeriksaan narkoba,” katanya.

Berikut adalah beberapa contoh obat lain yang diketahui bisa mengakibatkan hasil positif palsu dalam situasi tertentu Obat Penghilang Rasa Sakit dan Anti-Inflamasi, Ibuprofen bisa menunjukkan hasil positif palsu untuk mariyuana/ganja (THC). Naproxen (Aleve) juga bisa menunjukkan hasil positif palsu untuk THC.

Pada obat Batuk dan Pilek, diantaranya adanya kandungan dextromethorphan, yang terdapat dalam banyak obat batuk bebas, bisa menunjukkan hasil positif palsu untuk opiat atau phencyclidine (PCP). Pseudoephedrine (ditemukan dalam dekongestan) dapat menunjukkan hasil positif palsu untuk amfetamin.

Pada antidepresan, diantaranya Sertraline (Zoloft) bisa menunjukkan hasil positif palsu untuk benzodiazepin atau LSD. Bupropion (Wellbutrin) bisa menunjukkan hasil positif palsu untuk amfetamin. Sedangkan pada obat Antipsikotik, diantaranya Quetiapine (Seroquel) dapat menunjukkan hasil positif palsu untuk methadone atau trisiklik antidepresan.

Obat-obatan lainnya adalah Ranitidine (Zantac), obat pengurang asam lambung, bisa menunjukkan hasil positif palsu untuk methamfetamin atau amfetamin. Trazodone, yang biasa digunakan sebagai obat tidur atau antidepresan, dapat menghasilkan positif palsu untuk amfetamin atau methamfetamin. Pada antihistamin, diantaranya Diphenhydramine (Benadryl) kadang-kadang menunjukkan hasil positif palsu untuk methadone, opioid, atau PCP. Pada antikonvulsan, diantaranya Phenytoin (Dilantin) dan carbamazepine juga dapat menunjukkan hasil positif palsu untuk barbiturat atau opioid.

Zullies kembali menandaskan hasil positif palsu ini dapat terjadi karena reaksi silang kimia antara obat-obatan tersebut dengan antibodi yang digunakan dalam tes immunoassay untuk mendeteksi narkoba. Karenanya sangat penting untuk mengetahui bahwa kemungkinan hasil positif palsu ini tergantung pada spesifisitas dan sensitivitas kit immunoassay yang digunakan, serta kondisi tertentu lainnya selama pengujian.

“Jika hasil tes urin positif dalam skrining awal, biasanya disarankan untuk melakukan tes konfirmasi menggunakan metode seperti GC-MS (Gas chromatography-Mass Spectrometry) atau LC-MS (Liquid Chromatography-Mass Spectrometry) untuk memverifikasi hasil tersebut,” terangnya.

Zullies menyebut tes konfirmasi ini dapat membedakan antara obat yang sebenarnya dan substansi lain yang mungkin memiliki struktur kimia serupa. Kromatografi, khususnya ketika digabungkan dengan spektrometri massa, adalah metode konfirmasi yang sangat akurat dan digunakan untuk mengonfirmasi hasil positif dari tes skrining awal seperti immunoassay.

GC-MS adalah standar emas dalam pengujian narkoba karena keakuratan dan keandalannya yang tinggi. Metode ini dapat secara spesifik mengidentifikasi dan mengkuantifikasi zat narkoba dalam sampel dengan memisahkan komponen kimia dan mengidentifikasi masing-masing berdasarkan massa dan struktur molekulnya.

Hanya saja, metode ini lebih mahal dan membutuhkan waktu serta peralatan khusus, dan biasanya dilakukan di laboratorium setelah tes awal mengindikasikan hasil positif. Proses ini penting untuk memastikan bahwa hasil positif awal memang benar dan bukan karena interferensi dari substansi lain atau kondisi tertentu yang dapat menimbulkan hasil positif palsu.

“Kombinasi kedua metode ini tentu saja membantu dalam meningkatkan keakuratan dan reliabilitas hasil tes urin narkoba,” paparnya.

Lantas bagaimana untuk mencegah positif palsu sebagaimana yang terjadi pada istri Bintang Emon yang mengalami hasil pemeriksaan positif palsu terhadap test narkoba, Zullies mengungkap semua bisa terjadi karena kekurang-tahuan atau ketidaksiapan dalam pemeriksaan.

Jika test narkoba memang dilakukan dengan rencana, misalnya untuk syarat melamar sekolah atau pekerjaan, maka sebaiknya menghindari terlebih dahulu penggunaan obat-obatan lain sebelum test narkoba. Namun jika test dilakukan secara mendadak, maka informasikan obat-obat apa saja yang sedang dikonsumsi untuk mengantisipasi jika terjadi positif palsu.

“Jika diperlukan, maka test narkoba dapat diulang setelah diberi jeda beberapa hari agar obat-obat lain tersebut tereliminasi dari tubuh,” ucapnya.

Zullies menegaskan obat-obat yang memberikan hasil positif palsu tidak serta bisa dikatakan mengandung narkoba dan berbahaya. Tidak bisa disimpulkan obat-obat tersebut mengandung narkoba. Sedangkan untuk bahayanya juga tidak bisa digeneralisir sangat  tergantung dari macam obatnya.

“Yang pasti, obat-obat tersebut jika memang digunakan sesuai tujuannya, bukanlah obat berbahaya. Komponen pada obat flu misalnya, adalah obat yang dapat dibeli bebas dan tidak bersifat adiktif. Jadi tidak perlu kuatir. Gunakan obat secara legal dan tepat sesuai petunjuk dokter atau informasi dalam kemasan obat,” sarannya.

Penulis: Agung Nugroho

Foto: Freepik.com

Artikel Tanggapan Pakar UGM Soal Obat Flu Membuat Positif Palsu Tes Narkoba pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tanggapan-pakar-ugm-soal-obat-flu-membuat-positif-palsu-tes-narkoba/feed/ 0
Ulang Tahun ke-12, RSA UGM Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi https://ugm.ac.id/id/berita/ulang-tahun-ke-12-rsa-ugm-canangkan-zona-integritas-menuju-wilayah-bebas-dari-korupsi/ https://ugm.ac.id/id/berita/ulang-tahun-ke-12-rsa-ugm-canangkan-zona-integritas-menuju-wilayah-bebas-dari-korupsi/#respond Fri, 08 Mar 2024 12:17:11 +0000 https://ugm.ac.id/ulang-tahun-ke-12-rsa-ugm-canangkan-zona-integritas-menuju-wilayah-bebas-dari-korupsi/ Memperingati puncak ulang tahun ke-12, Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM mencanangkan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi. Selain itu untuk mendukung pelayanan, RSA UGM juga meresmikan penambahan ruang ICU bernama Wijoyokusumo, Gadjah Mada Orthopedic Centre, Gadjah Mada Stroke Center, BPJS Poli Eksekutif, dan fasilitas umum diantaranya Healing Garden, TPA Pringgondani, dan Kantin Dewi Arimbi. […]

Artikel Ulang Tahun ke-12, RSA UGM Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Memperingati puncak ulang tahun ke-12, Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM mencanangkan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi. Selain itu untuk mendukung pelayanan, RSA UGM juga meresmikan penambahan ruang ICU bernama Wijoyokusumo, Gadjah Mada Orthopedic Centre, Gadjah Mada Stroke Center, BPJS Poli Eksekutif, dan fasilitas umum diantaranya Healing Garden, TPA Pringgondani, dan Kantin Dewi Arimbi.

Memasuki usia 12 tahun, RSA UGM terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan meluncurkan berbagai inovasi dari segi pelayanan, pendidikan, serta pengabdian masyarakat. Pencanangan Zona Integritas, Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) menunjukkan salah satu langkah penting yang diambil RSA UGM dalam upaya untuk meningkatkan tata kelola dan kualitas pelayanan kesehatan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

“Kami pada hari ini seluruh sivitas akademika RSA UGM mempunyai komitmen membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi. Kami sangat mengapresiasi dan dedikasi seluruh  komitmen seluruh staf RSA UGM dalam menjunjung nilai-nilai integritas salah satunya transpanransi, akuntabilitas, dan pelayanan yang berkualitas. Ini tentunya menjadi syarat bagaimana menuju wilayah bebas korupsi,” ungkap Dr. dr. Darwito, S.H., SpB (K) Onk, Direktur Utama RSA UGM di Healing Garden, Jum’at (8/3).

Darwito menyampaikan di usia 12 tahun ini RSA UGM mengalami peningkatan pelayanan cukup signifikan dan terus berbenah menuju Rumah Sakit yang friendly and caring hospital dalam bingkai harmoni budaya, membangun keseimbangan, dan kebahagiaan. Diakuinya berkat dukungan para pimpinan UGM dan mitra, RSA UGM mampu bekerja di berbagai lini, dan kini berusaha menuju masuk kategori Rumah Sakit Tipe A.

Dengan harapan seperti itu, katanya RSA UGM berpeluang mampu memberikan kontribusi lebih untuk pendidikan dan pelayanan. RSA UGM saat ini terus melanjutkan visi dan misi sebelumnya serta terutama menekankan pada upaya pelayanan yang terpadu berbasis riset multidisiplin dan pelayanan kesehatan yang paripurna.

“Kita terus melaksanakan fungsi pendidikan, menyelenggarakan riset dan pengabdian untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Darwito menyampaikan pelayanan sehari-hari RSA UGM terus mengalami tren peningkatan. Peningkatan pelayanan ini tentunya mengandung arti RSA UGM sudah dipercaya oleh masyarakat dengan ditunjukkan total kunjungan itu semakin lama semakin meningkat.

Artinya pelayanan-pelayanan yang diberikan bukan saja dipercaya oleh masyarakat tetapi juga dipercaya para mitra. RSA UGM saat ini memiliki dokter yang semakin meningkat, dan akan tambah meningkat guna menuju Rumah Sakit Tipe A.

“Kita saat ini memiliki 86 dokter spesialis bergabung di RSA, 35 dokter subspesialis, 42 dokter umum, dan dokter gigi. Sebagai rumah sakit yang mandiri dalam pengelolaan, RSA UGM dalam seluruh kegiatan mampu menyisihkan dana untuk investasi sekitar 15 milyar, dan itu dikembalikan dalam bentuk fasilitas-fasilitas untuk pelayanan masyarakat,” katanya.

Di tahun ini RSA UGM mengembangkan 6 layanan yaitu dengan menambah ruang ICU dengan nama Wijoyokusumo yang dilengkapi penambahan 21 tempat tidur, juga pengembangan Gadjah Mada Orthopedic Centre untuk antisipasi kemungkinan tingginya lakalantas akibat adanya pengembangan jalan tol di Yogyakarta.

Selain itu dikembangkan pula Gadjah Mada Stroke Center, Pelayanan BPJS Poli Eksekutif, Fasilitas Umum RSA UGM berupa Healing Garden, TPA Pringgondani, Kantin Dewi Arimbi. Dengan healing garden dan kantin ini semua yang berada di RSA UGM bisa memanfaatkan selama menunggu antrian dan lain-lain.

Apresiasi diberikan Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., Ph.D. untuk RSA UGM yang berulang tahun ke-12. Diharapkan dengan layanan baru berupa healing garden dapat menciptaka kebahagiaan.

“Memang kita harus seimbang antara kesehatan fisik dan kesehatan mental, dan selamat di puncak peringatan ulang tahun ke-12 RSA UGM dengan tema kolaborasi indah menuju berkah mencanangkan zona integritas RSA UGM menuju wilayah bebas dari korupsi,” katanya.

Rektor mengakui mandat rumah sakit sebagai lembaga publik tentunya berprinsip memberikan pelayanan, dan tentunya pelayanan tidak akan berjalan tanpa adanya kepercayaan. Kepercayaan baik yang datang dari para pelanggan internal maupun dari pelanggan eksternal. Menurutnya, kepercayaan menjadi satu modal penting sehingga semuanya mampu menjaga integritas hingga menyentuh pada ekosistem kesehatan secara komprehensif.

“Menerapkan nilai anti korupsi sebagai prinsip dasar kelembagaan, dan UGM sangat mendukung dan menjadi garda terdepan untuk memerangi korupsi didalam maupun diluar lingkup kampus,” ujarnya.

Rektor sangat berharap RSA UGM sebagai salah satu entitas penting dalam ekosistem universitas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta mampu menjadi teladan dalam praktik-praktik yang berintegritas. Dalam mencanangkan menuju WBK itu tentunya diperlukan keberanian dan komitmen.

Pencanangan yang bertepatan momentum ulang tahun ke-12 RSA UGM diyakini menjadi langkah nyata bahwa semangat untuk bebas dari koprupsi tidak hanya berhenti dalam sebuah jargon tetapi menjadi komitmen bersama. Langkah nyata tersebut perlu diimplementasikan dalam model sistem dan mekanisme manajemen organisasi, serta keuangan yang transparan, akuntabel dan berintegritas.

“Jadi saya mengapresiasi. Zona integritas ini diawali dari Fakultas Teknik beberapa waktu lalu, dan sekarang pak Ertambang dan tim mendukung unit-unit di UGM dalam mencanangkan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi,” terangnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyampaikan momen Pencanangan Zona Integritas ini menjadi bukti komitmen dan keseriusan RSA UGM dalam membangun layanan kesehatan yang bebas korupsi dan mampu memberikan pelayanan yang bersih dan berorientasi melayani. Pencanangan Zona Integritas ini tentunya menjadi penegasan komitmen semuanya dalam menjalankan tugas amanah masing-masing dengan jujur sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan, serta berkomitmen untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Berbagai program dan kegiatan yang sudah kita rencanakan, agar dapat dilaksanakan sesuai dengan target, baik dari aspek keluaran maupun dampak yang telah ditetapkan dengan semangat kebersamaan dan transparansi”, tuturnya.

Penulis: Agung Nugroho

Fotografer: Donnie

Artikel Ulang Tahun ke-12, RSA UGM Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ulang-tahun-ke-12-rsa-ugm-canangkan-zona-integritas-menuju-wilayah-bebas-dari-korupsi/feed/ 0
Guru Besar UGM Paparkan Potensi Besar Pengolahan Limbah Ternak https://ugm.ac.id/id/berita/guru-besar-ugm-paparkan-potensi-besar-pengolahan-limbah-ternak/ https://ugm.ac.id/id/berita/guru-besar-ugm-paparkan-potensi-besar-pengolahan-limbah-ternak/#respond Tue, 05 Mar 2024 07:29:56 +0000 https://ugm.ac.id/guru-besar-ugm-paparkan-potensi-besar-pengolahan-limbah-ternak/ Limbah dari usaha peternakan menjadi salah satu persoalan lingkungan saat ini. Jumlah limbah yang dihasilkan dari usaha peternakan kian meningkat seiring dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan pangan hewani. Sementara limbah-limbah tersebut berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia jika dibiarkan begitu saja. Guru Besar Bidang Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan UGM, Prof. Ir. Nanung Agus Fitriyanto, […]

Artikel Guru Besar UGM Paparkan Potensi Besar Pengolahan Limbah Ternak pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Limbah dari usaha peternakan menjadi salah satu persoalan lingkungan saat ini. Jumlah limbah yang dihasilkan dari usaha peternakan kian meningkat seiring dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan pangan hewani. Sementara limbah-limbah tersebut berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia jika dibiarkan begitu saja.

Guru Besar Bidang Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan UGM, Prof. Ir. Nanung Agus Fitriyanto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM., mengatakan limbah peternakan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai guna. Potensi ini dapat diidentifikasi untuk mendukung prinsip keberlanjutan industri peternakan dan menciptakan nilai tambah.

“Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan energi biogas, yakni hasil pengolahan feses melalui digesti anaerobik untuk menghasilkan metan,” tuturnya saat menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul Strategi Mengurangi Dampak Limbah Industri Peternakan Melalui Pemanfaatan Bahan Lokal di Balai Senat UGM, (5/3).

Nanung menjelaskan biogas ini dapat digunakan sebagai sumber energi untuk memasok listrik atau panas bagi peternakan dan masyarakat. Bahkan, dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya diketahui biogas yang telah dipurifikasi untuk menghilangkan CO2, H2O, dan H2S, memiliki peluang yang bisa digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Selain itu, sludge hasil digesti anaerob feses ternak, bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik atau sebagai media alternatif budidaya jamur merang yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Di sisi lain, keberadaan limbah padat berupa bulu unggas pada industri pemotongan ayam juga tidak dapat dielakkan. Bulu unggas mengandung protein keratin yang tinggi, sehingga susah untuk dicerna dan terdegradasi oleh tanah. Beberapa usaha telah dilakukan dalam memanfaatkan enzim hasil mikroorganisme untuk mencerna bulu unggas agar dapat menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis. “Produk hasil ikutan ternak juga mempunyai peluang untuk bisa meningkatkan added value dari turunan produk-produk hasil ternak,”ucapnya.

Nanung menyampaikan inovasi dalam pengembangan produk-produk baru yang memanfaatkan limbah peternakan dapat menciptakan peluang bisnis baru. Pengembangan solusi-solusi ini membutuhkan kombinasi dari inovasi teknologi, manajemen penanganan limbah yang efektif, dukungan regulasi, dan partisipasi aktif dari pemangku kepentingan dalam rantai industri peternakan. Kesadaran akan potensi pengembangan limbah peternakan dapat membantu menciptakan sistem peternakan yang lebih berkelanjutan dan berdampak positif bagi lingkungan.

Nanung menegaskan penanganan limbah harus menjadi salah satu agenda prioritas yang dilaksanakan secara komprehensif dengan melibatkan masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan yang lain. Hal itu perlu dilakukan untuk menjamin keberlanjutan industri peternakan dan menghindari potensi permasalahan sosial yang ada. Komunitas sebagai representasi masyarakat dan pihak yang merasakan dampak langsung dari keberadaan limbah industri peternakan, juga harus memiliki peran aktif dalam mengontrol aktivitas industri peternakan yang ada. Selanjutnya, peran pemerintah juga sangat menunjang dalam memberikan aturan dan regulasi yang jelas untuk digunakan oleh industri dalam melaksanakan aktivitas secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Penulis: Ika
Foto: Donnie

 

Artikel Guru Besar UGM Paparkan Potensi Besar Pengolahan Limbah Ternak pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/guru-besar-ugm-paparkan-potensi-besar-pengolahan-limbah-ternak/feed/ 0