kerja sama Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/kerja-sama/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 03 Feb 2025 03:47:41 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 14 Mahasiswa UGM Ikut NUS Startup Ecosystem Program https://ugm.ac.id/id/berita/14-mahasiswa-ugm-ikut-nus-startup-ecosystem-program/ https://ugm.ac.id/id/berita/14-mahasiswa-ugm-ikut-nus-startup-ecosystem-program/#respond Mon, 03 Feb 2025 03:43:42 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75324 Sebanyak 14 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada mengikuti NUS Startup Ecosystem Program 2025 yang berlangsung pada 5-12 Januari 2025 lalu di Jakarta dan Bandung. Program yang menjadi platfrom bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan. Keempatbelas mahasiswa ini adalah Apriana Vika Vianbara (Manajemen 2021), Virdza Anditha Arya Putri (Manajemen 2023), ⁠Muhammad Faza […]

Artikel 14 Mahasiswa UGM Ikut NUS Startup Ecosystem Program pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 14 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada mengikuti NUS Startup Ecosystem Program 2025 yang berlangsung pada 5-12 Januari 2025 lalu di Jakarta dan Bandung. Program yang menjadi platfrom bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan. Keempatbelas mahasiswa ini adalah Apriana Vika Vianbara (Manajemen 2021), Virdza Anditha Arya Putri (Manajemen 2023), ⁠Muhammad Faza Naufal (Manajemen, 2022), Ando Fanda Belvian (Akuntansi 2022), Fazmi Rizki Al Ghifari (Manajemen 2024), Ibnu Zidan Alfarij (Akuntansi 2024), dan Azzumaraa Akmalia (Manajemen 2024).

Berikutnya, ⁠Jonathan Cahaya Kristianto (Akuntansi 2024), Paulina Berliana Ananto (Manajemen 2022), Maria Erika Widierasti (Manajemen 2022), ⁠M. Zhorif Asyraf. MT (Manajemen 2022), Muhammad Alfie Ramdhan (Manajemen 2022), Shalom Emmanuel Levy Atie (Manajemen 2022), ⁠dan Desi Indah Lestari (Manajemen 2022). Keempat belas mahasiswa tersebut mendapat dukungan fasilitasi dari CSDU berupa layanan administrasi, pendampingan, dan pendanaan.

Selama program berlangsung, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berdiskusi dengan para ahli, kunjungan lapangan ke berbagai startup dan inkubator, mengikuti workshop dan pelatihan kewirausahaan, melakukan eksplorasi budaya lokal, membangun jaringan dengan para pendiri startup, dan melakukan sesi pitching.

Zhorif Asyraf, prodi Manajemen angkatan 2022, salah satu peserta, menjelaskan selama acara berlangsung, ia dan rekan timnya ditempatkan dalam kelompok pitching yang terdiri dari 5 anggota mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas. Pembagian tim ini bertujuan untuk menciptakan suasana kolaboratif dan memperkaya pengalaman antar peserta dari latar belakang yang beragam.“Saya merasa beruntung bisa mengikuti NUS Startup Ecosystem Program  karena dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, sekaligus senang bisa mendapatkan wawasan dan pengalaman baru”, terangnya di FEB UGM, Senin (3/2).

Kesempatan  mendapatkan pengalaman international exposure ini , menurutnya, tidak hanya akan memperluas wawasan tetapi sekaligus memperdalam pemahaman ekosistem bisnis dan startup di tingkat global. “Yang pasti ini memberikan pengalaman berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai universitas dengan bermacam latar belakang,” ungkap Zhorif.

Reportase : Shofi Hawa Anjani & Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis      : Agung Nugroho

Artikel 14 Mahasiswa UGM Ikut NUS Startup Ecosystem Program pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/14-mahasiswa-ugm-ikut-nus-startup-ecosystem-program/feed/ 0
Aksi Nyata Atasi Perubahan Iklim, Mahasiswa KKN UGM Tanam Mangrove di Buton Tengah https://ugm.ac.id/id/berita/aksi-nyata-atasi-perubahan-iklim-mahasiswa-kkn-ugm-tanam-mangrove-di-buton-tengah/ https://ugm.ac.id/id/berita/aksi-nyata-atasi-perubahan-iklim-mahasiswa-kkn-ugm-tanam-mangrove-di-buton-tengah/#respond Thu, 30 Jan 2025 07:52:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75215 Bekerjasama dengan tim KKN Universitas Muhammadiyah Buton (UMB), Sulawesi Tenggara, Tim Mahasiswa KKN-PPM UGM melaksanakan program kerja membangun ketahanan lingkungan di wilayah pesisir di Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, dengan menanam mangrove dengan melibatkan masyarakat setempat, Minggu (26/1). Penanaman mangrove dalam rangka ikut berpartisipasi dalam mengatasi dampak perubahan iklim ini, dihadiri Arman selaku […]

Artikel Aksi Nyata Atasi Perubahan Iklim, Mahasiswa KKN UGM Tanam Mangrove di Buton Tengah pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Bekerjasama dengan tim KKN Universitas Muhammadiyah Buton (UMB), Sulawesi Tenggara, Tim Mahasiswa KKN-PPM UGM melaksanakan program kerja membangun ketahanan lingkungan di wilayah pesisir di Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, dengan menanam mangrove dengan melibatkan masyarakat setempat, Minggu (26/1). Penanaman mangrove dalam rangka ikut berpartisipasi dalam mengatasi dampak perubahan iklim ini, dihadiri Arman selaku tokoh lokal Desa Terapung yang dikenal sebagai peneliti dan ahli botani. Kehadirannya sungguh diharapkan mahasiswa dan masyarakat karena akan memberikan dukungan secara langsung, sekaligus memberikan arahan teknis. “Tentu saja kehadiran beliau untuk memberikan panduan bagi kami dalam proses penanaman mangrove agar lebih efektif dan berkelanjutan”, ujar Fauzan Aldi, salah satu anggota tim KKN-PPM UGM dari klaster Agrokompleks.

Fauzan Aldi menjelaskan hasil observasi tim Agrokompleks KKN-PPM UGM menunjukkan kondisi mangrove di pesisir Desa Terapung menghadapi tantangan serius dan berpotensi mengalami degradasi lingkungan. Meski, sebelumnya telah dilakukan penanaman mangrove oleh berbagai pihak tetapi tidak bertahan hidup. “Banyak tanaman tidak bertahan karena metode yang kurang tepat, seperti polybag yang tertinggal di dalam tanaman. Hal ini tentu mengakibatkan banyak tanaman mangrove gagal tumbuh dan mengalami kerusakan”, terangnya.

Untuk kegiatan kali ini, tim mahasiswa KKN-PPM UGM melakukan penggantian tanaman mangrove yang rusak dan penambahan bibit baru dengan pendekatan yang lebih terencana. Tidak hanya untuk memulihkan ekosistem pesisir, penanaman mangrove diharapkan dapat juga melindungi dari ancaman abrasi.

Kegiatan inipun diharapkan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan warga, khususnya generasi muda. Anak-anak Desa Terapung yang turut terlibat kegiatan penanaman mangrove  mendapatkan edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir untuk masa depan.”Kami memastikan semua bibit ditanam tanpa polybag, dan area tanam disesuaikan dengan karakteristik lingkungan pesisir setempat,” ucap Fauzan Aldi.

Arman mengapresiasi langkah mahasiswa KKN-PPM UGM. Ia sekaligus berterima kasih kepada tim KKN Universitas Muhammadiyah Buton yang turut bersama dalam kegiatan ini. “Kegiatan ini akan menjadi prasasti. Lima hingga sepuluh tahun ke depan, mangrove yang ditanam hari ini akan menjadi rumah bagi berbagai biota laut di Desa Terapung,” ujar Arman.

Dengan penuh optimisme, Arman berharap kegiatan penanaman mangrove menjadi langkah awal dalam membangun sistem ketahanan lingkungan berbasis komunitas di Desa Terapung. Diharapkan pula cara ini menjadi model untuk diterapkan di wilayah pesisir lainnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Tim KKN-PPM UGM Buton

Artikel Aksi Nyata Atasi Perubahan Iklim, Mahasiswa KKN UGM Tanam Mangrove di Buton Tengah pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/aksi-nyata-atasi-perubahan-iklim-mahasiswa-kkn-ugm-tanam-mangrove-di-buton-tengah/feed/ 0
UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/#respond Thu, 23 Jan 2025 05:10:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75071 Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan 17th International Asian Urbanization Conference (IAUC) yang berlangsung selama 3 hari, 14–16 Januari 2025 digelar di Hotel Prime Plaza Sanur, Bali. Konferensi mengusung tema Rethinking Sustainable Urban Development and Urban Futures in the Digital Age. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Asian Urban Research Association (AURA) […]

Artikel UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan 17th International Asian Urbanization Conference (IAUC) yang berlangsung selama 3 hari, 14–16 Januari 2025 digelar di Hotel Prime Plaza Sanur, Bali. Konferensi mengusung tema Rethinking Sustainable Urban Development and Urban Futures in the Digital Age. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Asian Urban Research Association (AURA) dan Fakultas Geografi UGM berhasil menghimpun 59 abstrak.

Konferensi diikuti 31 presenter, dan 6 peserta dari 9 negara diantaranya dari Indonesia, Amerika Serikat, Jerman, Rumania, Prancis, Korea Selatan, Malaysia, Jepang, dan Taiwan. Kegiatan inipun mampu menghadirkan banyak para pakar internasional sebagai pembicara utama. Mereka adalah Prof. George Pomeroy, Executive Director of AURA and Professor of Geography and Earth Science at Shippensburg University, Prof. Dr. Rini Rachmawati, Director of CESASS UGM and Professor of Urban Geography, UGM, Prof. Frauke Kraas, Coordinator of the Forum for Urban Future in Southeast Asia and Professor of Urban Development at the University of Cologne; dan Prof. Emeritus Dr. Debnath Mookherjee, Professor of Geography, College of the Environment, Western Washington University yang menyampaikan materi melalui video. Konferensi ini juga mengundang dua pembicara lain dari Rumania yaitu Prof. Liliana Dumitrache, Professor of Human and Economic Geography, University of Bucharest dan Prof. Yves Boquet dari Perancis, seorang Professor of Transportation Geography, University of Bourgogne.

Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T., Direktur PSSAT menyatakan melalui sesi ilmiah yang interaktif, para presenter konferensi dan peserta mendiskusikan berbagai isu strategis terkait pembangunan perkotaan berkelanjutan. Diskusi ini, disebutnya menjadi wadah penting untuk memperkuat pertukaran akademik dan kolaborasi internasional di antara para peneliti dan praktisi. Selain berdiskusi di dalam kelas, para peserta konferensi juga diajak melakukan kunjungan lapangan di Bali dalam rangka mempelajari praktik pembangunan perkotaan berkelanjutan secara langsung. “Kita semua berharap pengalaman ini memperkaya hasil konferensi dengan menghubungkan diskusi teoretis dan implementasi nyata di lapangan,” ujar Rini Rachmawati.

Sebagai tuan rumah, Rini mengungkapkan, PSSAT UGM berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas negara serta menjawab tantangan pembangunan perkotaan dan sosial yang berkelanjutan di era digital. Konferensi ini, disebutnya, menjadi bukti pentingnya peran akademisi dalam membangun masa depan perkotaan yang inklusif dan tangguh. “Kita juga berharap dari kegiatan ini mampu mempererat hubungan di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya”, terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/feed/ 0
UGM dan Polda DIY Kerja Sama Mewujudkan Keamanan Lingkungan Kampus https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-polda-diy-kerja-sama-mewujudkan-keamanan-lingkungan-kampus/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-polda-diy-kerja-sama-mewujudkan-keamanan-lingkungan-kampus/#respond Thu, 09 Jan 2025 03:25:17 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74548 Universitas Gadjah Mada menerima hibah dari Direktorat Lalu Lintas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berupa satu unit Mitsubishi Lancer Tahun 2006 yang akan digunakan oleh Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (PK4L) UGM untuk kegiatan rutin patroli di lingkungan kampus. Perjanjian hibah ini menjadi salah satu bentuk kerja sama untuk ikut mewujudkan keamanan di […]

Artikel UGM dan Polda DIY Kerja Sama Mewujudkan Keamanan Lingkungan Kampus pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada menerima hibah dari Direktorat Lalu Lintas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berupa satu unit Mitsubishi Lancer Tahun 2006 yang akan digunakan oleh Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (PK4L) UGM untuk kegiatan rutin patroli di lingkungan kampus.

Perjanjian hibah ini menjadi salah satu bentuk kerja sama untuk ikut mewujudkan keamanan di daerah Yogyakarta. Hadir dalam pertemuan, perwakilan Polda DIY yang dipimpin oleh Komisaris Besar Polisi, Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum dan diterima langsung oleh Sekretaris Universitas, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M.

Alfian berharap, pemberian hibah dapat bermanfaat sekaligus memperkuat hubungan antara satuan keamanan Polda DIY dengan UGM.“kami sangat senang kami bisa menjalin kerja sama dengan universitas, tentunya dalam hal untuk mewujudkan keamanan partisipatif bersama,” tutur Alfian, Rabu (8/1), di ruang sidang pimpinan Gedung Pusat UGM.

 

Andi Sandi menyampaikan apresiasi atas pemberian hibah dari Polda DIY sebagai bentuk upaya kerja sama dalam menjaga keamanan di lingkungan kampus. “Kami berterima kasih tidak hanya pemberian hibah ini, namun juga kerja sama yang selama ini terjalin,” ujarnya.

Ia menambahkan, aspek keamanan di universitas mencakup banyak faktor yang seringkali berada di luar kewenangan UGM. Dijelaskan Andi, UGM telah berkomitmen untuk mewujudkan kampus anti kekerasan. Melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UGM yang dibentuk tahun 2023, UGM berupaya untuk menciptakan lingkungan aman bagi seluruh sivitas akademika.  “Ambil contoh kasus kekerasan seksual. Kami menerima beberapa kasus di mana korbannya adalah sivitas UGM, tapi pelakunya bukan orang UGM. Ini tentunya di luar kewenangan kami,” jelas Andi.

Kolaborasi bersama satuan keamanan Polda DIY harapannya bisa membantu penanganan kasus kekerasan seksual secara lebih terbuka dan efektif. Tentunya dengan tujuan menjamin perlindungan hukum bagi korban kekerasan seksual.

Selain itu, Andi juga menyoroti tingginya mobilitas mahasiswa asing yang belajar di UGM namun belum mahir mengendarai kendaraan roda dua. Menurutnya, bentuk kerja sama yang bisa dilakukan dapat berupa pelatihan singkat bagi mahasiswa internasional untuk mengendarai roda dua di UGM. Sebagai salah satu cara untuk melindungi mahasiswa UGM sekaligus menjaga keamanan lalu lintas di lingkungan kampus. “UGM menerima banyak mahasiswa internasional, mereka seringkali belum terlatih untuk menggunakan kendaraan roda dua. Harapannya bisa dibantu dengan kolaborasi Polda DIY,” tambahnya.

Sebagai institusi pendidikan, kata Sandi, UGM tidak hanya bertanggung jawab untuk memberikan pendidikan terbaik bagi masyarakat, namun juga memberikan perlindungan dan keamanan di lingkup kampus.

Penulis : Tasya

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel UGM dan Polda DIY Kerja Sama Mewujudkan Keamanan Lingkungan Kampus pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-polda-diy-kerja-sama-mewujudkan-keamanan-lingkungan-kampus/feed/ 0
Dosen UGM Bikin Aplikasi Permudah Belajar Akuntansi https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-bikin-aplikasi-permudah-belajar-akuntansi/ https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-bikin-aplikasi-permudah-belajar-akuntansi/#respond Thu, 19 Dec 2024 10:04:03 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74094 Berawal dari keresahannya melihat tantangan pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Ia menjumpai tidak sedikit mahasiswa yang sering kesulitan untuk melakukan praktik akuntansi secara daring. Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM),  Sony Warsono, MAFIS., Ak., CA., Ph.D,  bersama tim berhasil merancang inovasi pembelajaran digital bernama SIDEK-Edu yang merupakan kependekan […]

Artikel Dosen UGM Bikin Aplikasi Permudah Belajar Akuntansi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Berawal dari keresahannya melihat tantangan pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Ia menjumpai tidak sedikit mahasiswa yang sering kesulitan untuk melakukan praktik akuntansi secara daring. Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM),  Sony Warsono, MAFIS., Ak., CA., Ph.D,  bersama tim berhasil merancang inovasi pembelajaran digital bernama SIDEK-Edu yang merupakan kependekan dari Sistem Informasi Debit Kredit untuk Edukasi. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah belajar akuntansi dengan mengintegrasikan teori dan praktik akuntansi dalam satu platform digital dalam bentuk Learning Management System (LMS). “Hadirnya inovasi pembelajaran digital SIDEK-Edu diharapkan mempermudah belajar akuntansi, dan menjadikan akuntansi jangan menjadi momok bagi sebagian orang”, katanya di FEB UGM, Kamis (19/12).

Lebih lanjut, ia menjelaskan SIDEK-Edu dirancang dengan tiga fitur utama. Pertama, ruang teori berisi fitur pembelajaran konsep dan teori akuntansi. Pada fitur ini pengguna dapat mengunggah berbagai format bahan ajar dan soal kuis seperti pilihan ganda, ilustrasi jurnal, esai, hingga pelaporan keuangan.

Kedua, fitur berupa ruang praktik untuk memfasilitasi mahasiswa dalam melakukan praktik akuntansi secara digital. Dalam fitur pembelajaran praktikum akuntansi dilengkapi setup data dasar perusahaan, pencatatan dan laporan keuangan, hingga penyajian hasil evaluasi dari praktikum yang telah dilakukan. Ketiga, fitur penunjang pembelajaran yang terdiri atas manajemen kelas, otomatisasi penilaian tugas pada kuis dan praktikum siklus akuntansi.

Sony kembali menandaskan kehadiran SIDEK-Edu mempermudah proses pembelajaran akuntansi karena sistemnya yang praktis dan efisien. Untuk mahasiswa hanya perlu mengakses laman aplikasi untuk mengunduh bahan ajar, mengikuti kuis, dan mengerjakan praktik akuntansi langsung dalam platform tersebut. “SIDEK-Edu menjadi solusi untuk mengatasi tantangan pembelajaran akuntansi yang selama ini menggunakan berbagai platform berbeda”, jelasnya.

Menurut Sony, Ritur Ruang Praktik Digital pada SIDEK-Edu memungkinkan mahasiswa untuk menggantikan praktik berbasis kertas dengan sistem berbasis digital yang lebih efisien. Dengan ini, pembelajaran akuntansi menjadi lebih modern dan ramah lingkungan. “SIDEK Edu seperti gabungan antara Google Classroom dengan software akuntansi. Tidak perlu lagi menggunakan kertas karena semuanya sudah digital,” lanjut Sony.

SIDEK-Edu saat ini sudah diimplementasikan oleh lebih dari 20 SMK dan 2 universitas di berbagai wilayah Sumatra dan Jawa. Beberapa diantaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Pasir Pengaraian, SMK Dr. Soetomo Surabaya, SMK Negeri 1 Pengasih, SMK 1 Tamtama Sidareja, SMK Negeri 1 Terbanggi Besar, SMK Negeri 1 Seputih Surabaya, dan SMK Negeri 1 Metro.

Kehadiran SIDEK-Edu sangat bermanfaat karena telah digunakan untuk mendukung pendidikan akuntansi dan memberikan literasi keuangan untuk siswa SMK di daerah tertinggal. Diantaranya pelatihan intensif akuntansi, keuangan lembaga dan komputer akuntansi bagi siswa SMK N 1 Teluk Bintuni, Papua Barat pada bulan Juli 2024 lalu.

Koordinator Pusat Kajian Akuntansi Pendidikan (PKAP) FEB UGM, Arika Artiningsih, Ph.D menambahkan aplikasi SIDEK-Edu juga telah digunakan untuk kegiatan olimpiade akuntansi online se-provinsi Lampung yang diikuti lebih dr 70 SMK. Aplikasi ini juga telah digunakan dalam olimpiade akuntansi di level universitas dan nasional National Accounting Olympiad yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Akuntansi Gadjah Mada (Imagama).

“Dengan berbagai fitur unggulannya, SIDEK-Edu diharapkan dapat terus berkembang dan digunakan oleh seluruh kalangan terutama di dunia pendidikan akuntansi di Indonesia. Inovasi ini menjadi bukti bahwa integrasi teknologi dapat memberikan dampak positif untuk memajukan pendidikan dan sumber daya manusia”, terangnya.

Reporter : Shofi Hawa Anjani&Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis    : Agung Nugroho

Artikel Dosen UGM Bikin Aplikasi Permudah Belajar Akuntansi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-bikin-aplikasi-permudah-belajar-akuntansi/feed/ 0
8 Dosen UGM Perkuat ALMI Periode 2024-2029 https://ugm.ac.id/id/berita/8-dosen-ugm-perkuat-almi-periode-2024-2029/ https://ugm.ac.id/id/berita/8-dosen-ugm-perkuat-almi-periode-2024-2029/#respond Thu, 12 Dec 2024 02:37:50 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73726 Sebanyak 8 orang dosen Universitas Gadjah Mada kembali memperkuat Akademisi Ilmu Pengetahuan Indonesia. Mereka menyatakan kesediaan diri untuk berkontribusi dengan menjadi anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) tingkat nasional untuk periode 2024-2029. Kedelapan dosen tersebut adalah Prof. dr. Gunadi, Ph.D., Sp.BA., Subsp.D.A(K)., dari FKKMK, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., dari FEB, dr. Antonia Morita […]

Artikel 8 Dosen UGM Perkuat ALMI Periode 2024-2029 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 8 orang dosen Universitas Gadjah Mada kembali memperkuat Akademisi Ilmu Pengetahuan Indonesia. Mereka menyatakan kesediaan diri untuk berkontribusi dengan menjadi anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) tingkat nasional untuk periode 2024-2029. Kedelapan dosen tersebut adalah Prof. dr. Gunadi, Ph.D., Sp.BA., Subsp.D.A(K)., dari FKKMK, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., dari FEB, dr. Antonia Morita Iswari Saktiawati, Ph.D., dari FK-KMK, Herlambang P. Wiratraman, S.H., M.A., Ph.D, dari Fakultas Hukum. Selanjutnya,  dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D, dari FK-KMK) Dr.rer.nat. Ronny Martien, M.Si, dari Fakultas Farmasi, dr. Yanri Wijayanti Subronto, PhD, SpPD-KPTI dari FKKMK dan Suci Lestari Yuana, S.I.P., M.I.A., dari Fisipol.

Menurut Gunadi dengan menyatakan kesediaan menjadi anggota ALMI akan memperkuat peran UGM dalam mendorong pengembangan sains dan kebijakan berbasis riset di Indonesia. Bahkan kian mempertegas peran UGM dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tanah air. “Bergabung para dosen UGM dalam ALMI ini tentunya menambah kontribusi dalam pengembangan keilmuan”, ujar Gunadi di Kampus UGM, Rabu (11/12).

Ia menyampaikan telah banyak catatan capaian dalam kegiatan ALMI pada kepengurusan sebelumnya yang ia jalani bersama Herlambang P. Wiratraman, S.H., M.A., Ph.D, sebagai Sekjen ALMI periode 2022-2023 dan Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., sebagai Sekjen ALMI periode 2023-2024. Disisi lain, UGM juga mencatatkan pencapaian dalam ALMI melalui kiprah Prof. dr. Gunadi, Ph.D., Sp.BA., Subsp.D.A(K)., yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai Ketua ALMI periode 2022-2024 bersama dengan Herlambang P. Wiratraman, S.H., M.A., Ph.D, sebagai Seekjen ALMI periode 2022-2023 dan Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., sebagai Sekjen ALMI periode 2023-2024. “Saya sebagai ketua ALMI 2022-2024 bersama mereka telah mencoba memainkan peran strategis ALMI dalam membangun sinergi para ilmuwan muda di Indonesia”, terangnya.

ALMI adalah organisasi yang mewadahi ilmuwan muda di Indonesia yang beroperasi di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI). ALMI berdiri pada tahun 2016 menjadi platform kolaborasi bagi ilmuwan muda.

Dalam sidang paripurna ALMI yang berlangsung pada 6 Desember 2024 di Universitas Negeri Malang. Ketua ALMI 2022-2024, Prof. Gunadi (UGM) dan Sekjen ALMI 2023-2024, Dr. Gumilang Sahadewo, melaporkan capaian kinerja ALMI dari ke-empat kelompok kerja ALMI, yaitu Sains Garda Depan, Sains dan Kebijakan, Sains dan Masyarakat, serta Sains dan Pendidikan.

Pada sidang paripurna tersebut turut dilakukan serah terima jabatan dari Ketua dan Sekjen sebelumnya kepada Ketua dan Sekjen ALMI periode 2024-2026. Adapun ketua dan sekjen ALMI yang baru adalah Dr. Lilis Mulyani (BRIN) dan Dr. Grandprix T. M. Kadja (ITB). “Dalam sidang paripurna ini juga dilakukan mengesahan pembentukan kelompok kerja baru, yaitu Sains, Kesetaraan dan Inklusi”, imbuh Gunadi.

Reportase : Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis : Agung Nugroho

Artikel 8 Dosen UGM Perkuat ALMI Periode 2024-2029 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/8-dosen-ugm-perkuat-almi-periode-2024-2029/feed/ 0
Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Mancing Bersama https://ugm.ac.id/id/berita/mancing-bersama-meriahkan-lustrum-15-dan-dies-ke-75-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/mancing-bersama-meriahkan-lustrum-15-dan-dies-ke-75-ugm/#respond Mon, 09 Dec 2024 04:27:02 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73611 Sebanyak 300 peserta mengikuti lomba mancing bersama warga sekitar kampus, Minggu (8/12) di Embung Taman Kearifan UGM. Kegiata lomba dalam rangka memeriahkan Dies ke-75 UGM ini, panitia menebar 8 kuintal ikan lele dan nila untuk kegiatan lomba mancing yang diselenggrakan selama 3 jam tersebut. Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM, Dr. dr. Rustamaji, M.Kes., […]

Artikel Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Mancing Bersama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 300 peserta mengikuti lomba mancing bersama warga sekitar kampus, Minggu (8/12) di Embung Taman Kearifan UGM. Kegiata lomba dalam rangka memeriahkan Dies ke-75 UGM ini, panitia menebar 8 kuintal ikan lele dan nila untuk kegiatan lomba mancing yang diselenggrakan selama 3 jam tersebut.

Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM, Dr. dr. Rustamaji, M.Kes., mengatakan penyelenggaraan mancing bersama ini  bertujuan untuk mendekatkan hubungan warga kampus dengan warga sekitar. Meski mancing bersama hanya digelar setahun sekali bisa menjadi ajang saling mengenal dan menjaga lingkungan kampus.“Kita sangat ingin menjalin silaturahmi antara sivitas akademika UGM dan masyarakat sekitar. Dengan tema guyub rukun, kita berharap semakin dekat dengan warga sekitar kampus dalam menjaga lingkungan secara bersama”, ujarnya.

Bahari Suharto, S.Sos, ketua panitia mancing bersama iin menerangkan lomba ini diikuti sebanyak 300 peserta yang berasal dari sivitas akademika UGM dengan warga sekitar. Lomba mancing perorangan ini setiap peserta hanya boleh menggunakan 1 joran. “Setiap joran maksimal dipasangi 1 mata kail, dan jenis ikan yang di lombakan Nila dan Lele,” terangnya.

Sehari sebelum lomba, kata Bahari, embung Taman Kearifan UGM ditebar ikan nila sebanyak 2 kuintal dan 6 kuintal ikan lele. Di akhir lomba, terpilih 3 peserta dengan berat timbangan ikan hasil pancing terbanyak. Juara pertama diraih oleh Sukirman warga Pogung dengan bobot ikan perolehan 12.2 kilogram, lalu juara kedua diraih oleh Deny Rianto, tenaga kependidikan Fakultas Farmasi UGM dengan bobot perolehan 8.6 kilogram. Selanjuntya juara 3 dengan perolehan ikan sebanyak 8.5 kilogram diraih oleh Wahyudi warga Godean.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Firsto

Artikel Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Mancing Bersama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mancing-bersama-meriahkan-lustrum-15-dan-dies-ke-75-ugm/feed/ 0
Peduli Penyandang Disabilitas, Calvinca Lulus Double Degree di UGM dan Maastricht University https://ugm.ac.id/id/berita/peduli-penyandang-disabilitas-calvinca-lulus-double-degree-di-ugm-dan-maastricht-university/ https://ugm.ac.id/id/berita/peduli-penyandang-disabilitas-calvinca-lulus-double-degree-di-ugm-dan-maastricht-university/#respond Wed, 04 Dec 2024 06:35:36 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73503 Nyi Raden Calvinca Naomi Poerawinata merasa lega setelah empat tahun bekerja keras menyelesaikan studi di dua universitas. Dalam waktu yang hampir bersamaan ia lulus dari Fakultas Hukum UGM dan Maastricht University. Pada Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode I TA 2024/2025, 21 November 2024 lalu, ia dinyatakan lulus dari program internasional Fakultas Hukum UGM. […]

Artikel Peduli Penyandang Disabilitas, Calvinca Lulus Double Degree di UGM dan Maastricht University pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Nyi Raden Calvinca Naomi Poerawinata merasa lega setelah empat tahun bekerja keras menyelesaikan studi di dua universitas. Dalam waktu yang hampir bersamaan ia lulus dari Fakultas Hukum UGM dan Maastricht University. Pada Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode I TA 2024/2025, 21 November 2024 lalu, ia dinyatakan lulus dari program internasional Fakultas Hukum UGM. Sementara pada tanggal 5 Desember 2024 ini, ia diwisuda di European Law School, Maastricht University, Belanda.

Vinca begitu ia biasa dipanggil. Menyandang gelar ganda (double degree) dari Internasional Undergradute Program (IUP) Fakultas Hukum UGM dan European Law School, Maastricht University, Belanda, tentu menjadi kebahagiaan tersendiri baginya. Dengan kelulusan itu, Vinca pun berhak atas dua gelar. Gelar Sarjana Hukum (S.H) dari Universitas Gadjah Mada dan Legum Baccalaureus (LL.B) dari Maastricht University. Belajar di Fakultas Hukum UGM, ia mengambil konsentrasi Hukum Internasional, sedangkan di Maastricht University, ia terdaftar di European Law School, dan berkonsentrasi mendalami berbagai sistem hukum di Belanda, Perancis, Jerman, Inggris dan untuk beberapa kasus di Amerika Serikat. “Saya bersyukur dan berterima kasih untuk dua kesempatan ini”, ucap Calvinca dalam wawancara Rabu (4/12) menjelang wisuda di Maastricht University.

Proses belajar di dua perguruan tinggi tentu bukan perkara mudah. Dalam mengikuti program gelar ganda, Vinca menempuh pendidikan di UGM pada tahun pertama, yaitu semester 1 dan semester 2. Dilanjutkan menempuh pendidikan di Maastricht University, Belanda semester 3 sampai semester 6. Pada pembelajaran semester 7 dan 8, iapun kembali mengikuti pendidikan di Fakultas hukum UGM. Iapun kemudian menyelesaikan skripsi dengan joint supervision dari UGM dan Maastricht University di tahun keempat. “Aku sungguh bersyukur bisa mengungkapkan perasaan terbaikku. Setelah mengalami tahun-tahun sulit namun aku yakini ini penuh manfaat”, ucapnya.

Vinca sungguh bersyukur bisa menyelesaikan tugas akhir sesuai dengan keinginannya. Ia dinyatakan lulus dan mendapatkan nilai tugas akhir untuk kedua penelitian hukum dengan judul yang sama yaitu tentang hak penyandang disabilitas pada Agustus lalu. Mengkaji soal hak penyandang disabilitas, Vinca teringat akan perjalanan yang pernah ia lalui sebelumnya. Ia pernah menjadi sukarelawan untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan berkesempatan bertemu dengan pemimpin perempuan pejuang hak disabilitas yang menulis undang-undang hukum disabilitas di Uni Eropa.“Sungguh senang saya berkesempatan bertemu dengannya yang pada akhirnya menjadi supervisor sekaligus memotivasi dan mengisipirasi saya dalam melakukan penelitian dan menulis skripsi dan tesis”, terangnya.

Pada tugas akhir, Vinca berhasil menulis skripsi berjudul Pendidikan Tinggi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Evaluasi Implementasi Pasal 24(5) Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas untuk menempuh pendidikan di Indonesia – Studi Kasus di Universitas Gadjah Mada. Tulisan ini baginya memantik segala rasa keingintahuan untuk melihat perbandingan fasilitas dan hak-hak yang diberikan Penyandang Disabilitas di Indonesia dan Eropa. “Saya sadar, ada perbedaan taraf hidup antar masyarakat Indonesia dan Eropa”, ungkapnya.

Kompleksitas Uni Eropa menjadi alasan Vinca memilih studi di Maastricht University, Belanda. Ia mengaku sangat berminat mempelajari seluk-beluk serta cara kerja hukum di Eropa secara mendalam. Semua yang ia pelajari pada akhirnya mengubah persepsinya akan pemahaman bagaimana hukum Eropa dijalankan benar-benar untuk melindungi masyarakat. “Ini yang membuat seorang penggila hukum seperti saya sangat senang”, paparnya.

Vinca sangat merasa beruntung bisa menjalani Program Double Degree. Dengan program ini pula, ia turut mencecap berbagai kesempatan mengikuti kompetisi internasional mewakili sebuah LSM Belanda ke PBB. Selain itu iapun terlibat dalam kompetisi putaran regional pertama peradilan semu internasional. “Ini menambah pengalaman luar biasa bagi saya”, akunya.

Lulus dengan IPK 3,75 di dua universitas tentu bukan hal mudah. Saat belajar di University of Maastricht, ia mengaku menggunakan metode pengajaran ala Socrates. Metode di mana mahasiswa harus menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. “Kami menyebutnya metode PBL (Problem Based Learning),  Pembelajaran Berbasis Masalah”, terangnya.

Menurut Vinca metode ini sesungguhnya sulit. Meski begitu justru dengan metode ini melatihnya berpikir kritis dan mendorong kemandirian dalam belajar. Hampir 80-100 halaman harus ia baca sebelum kelas, dan ia harus menyiapkan jawaban untuk berbagai studi kasus untuk didiskusikan secara kolektif di kelas.

Vinca pun bercerita dua tahun di Maastricht University, rutinitas yang ia jalani senantiasa mengawali dengan bangun pagi, menyiapkan makan siang dan pergi ke kampus bersepeda. Selepas kelas, ia banyak menghabiskan waktu di fakultas untuk belajar atau perpustakaan untuk membaca. Sesekali, ia pergi ke taman belakang kampus untuk berjalan-jalan sebelum berangkat menjadi sukarelawan atau bekerja. ”Seperti saat di UGM, saya pun senang pergi ke Taman Kearifan (Wisdom Park UGM) dan jalan-jalan, lalu bersama teman-teman jalan kaki menuju kelas, makan siang, lalu berlanjut kerja di kafe dan tetap menjadi sukarelawan di akhir pekan”, imbuh Vinca yang bercita-cita berkarir di PBB.

Reportase: B. Diah Listianingsih

Penulis     : Agung Nugroho

 

Artikel Peduli Penyandang Disabilitas, Calvinca Lulus Double Degree di UGM dan Maastricht University pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/peduli-penyandang-disabilitas-calvinca-lulus-double-degree-di-ugm-dan-maastricht-university/feed/ 0
UGM dan Glasgow University Buka Peluang Kerja Sama Bidang Pembangunan Berkelanjutan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-glasgow-university-buka-peluang-kerjasama-pembangunan-berkelanjutan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-glasgow-university-buka-peluang-kerjasama-pembangunan-berkelanjutan/#respond Wed, 27 Nov 2024 02:25:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73237 Universitas Gadjah Mada dan Universitas Glasgow, Inggris, sepakat untuk membangun kerja sama  strategis terkait pembangunan berkelanjutan. Bahkan keduanya menyepakati kemungkinan perluasan bidang kerja sama di kemudian hari. Hal itu mengemuka dalam kunjungan Prof. Clare McManus, selaku Kepala Studi Eropa Tengah dan Timur di Universitas Glasgow  ke kampus Universitas Gadjah Mada. Kunjungan yang berlangsung di ruang […]

Artikel UGM dan Glasgow University Buka Peluang Kerja Sama Bidang Pembangunan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan Universitas Glasgow, Inggris, sepakat untuk membangun kerja sama  strategis terkait pembangunan berkelanjutan. Bahkan keduanya menyepakati kemungkinan perluasan bidang kerja sama di kemudian hari. Hal itu mengemuka dalam kunjungan Prof. Clare McManus, selaku Kepala Studi Eropa Tengah dan Timur di Universitas Glasgow  ke kampus Universitas Gadjah Mada. Kunjungan yang berlangsung di ruang Rektor UGM, Senin (25/11) diterima Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA.

Clare McManus menyatakan antara Universitas Gadjah Mada dan Glasgow University telah lama menjalin kerja sama. Universitas Gadjah Mada dan University of Glasgow telah secara resmi menandatangani nota kesepahaman pertama pada bulan April 2015, dan kini telah diperbarui dan akan berlaku hingga Juni 2028. “Tidak hanya dengan UGM. Nota Kesepahaman Kerja Sama Penelitian juga dilakukan Universitas Glasgow dengan Skotlandia, dan Inggris. Berupa perjanjian sharing data antara Fakultas Hukum Universitas Glasgow dan Universitas Gadjah Mada”, katanya.

Clare McManus menuturkan University of Glasgow juga menjadi tuan rumah bagi mahasiswa IISMA dari UGM sejak tahun 2022-2024. UGM juga mengirimkan mahasiswanya ke University of Glasgow untuk program pertukaran dan berbagai kursus singkat.“Sayang jumlah mahasiswa baru dari University of Glasgow ke UGM masih sangat sedikit, meski telah terjalin kontak erat antara para profesor di UGM dan University of Glasgow berupa program kuliah tamu dan diskusi-diskusi lain yang diharapkan berpotensi meningkatkan kolaborasi akademis”, katanya.

Wening Udasmoro menambahkan UGM dan Glasgow University kali ini intens membicarakan kemungkinan kerjasama di banyak bidang untuk pembangunan yang berkelanjutan. Bahwa keberlanjutan pembangunan telah menjadi issue di dunia. “Glasgow tertarik dan ingin mengajak bekerjasama dengan UGM karena dianggap sebagai kampus yang memiliki semangat keberlanjutan pembangunan”, katanya.

Wening menyebut pembangunan yang berkelanjutan bisa dilakukan dalam berbagai aspek. Berbagai bidang tersebut antara lain bidang renewable energy, kedokteran, ekonomi, budaya, heritage dan sebagainya. University of Glagow tertarik bekerjasama dengan UGM untuk berbagai bidang tersebut dalam bentuk pertukaran tenaga ahli dan lain-lain. “Bisa dengan mengirim dosen Glasgow menjadi penguji di UGM, dosen UGM menguji disana. Bisa pula dilakukan joint supervision, penyelenggaraan gelar master dan program doktor secara bersama dan sebagainya. Meski kerjasama selama ini sebenarnya sudah ada, tapi saat ini lebih ingin dikembangkan lagi karena keduanya baik Univeristas Glasgow maupun UGM sama-sama anggota konsorsium U21”, terang Wening.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Firsto

Artikel UGM dan Glasgow University Buka Peluang Kerja Sama Bidang Pembangunan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-glasgow-university-buka-peluang-kerjasama-pembangunan-berkelanjutan/feed/ 0
UGM dan KPPU Jalin Kerja Sama Pengawasan Persaingan Usaha dan Kemitraan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kppu-jalin-kerja-sama-pengawasan-persaingan-usaha-dan-kemitraan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kppu-jalin-kerja-sama-pengawasan-persaingan-usaha-dan-kemitraan/#respond Wed, 27 Nov 2024 02:08:04 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73253 Universitas Gadjah Mada melakukan penandatangan Nota Kesepahaman Bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dengan kerjasama pencegahan, pengawasan, penegakan hukum, dan tridharma perguruan tinggi dalam bidang persaingan usaha dan kemitraan. Penandatangan ini dilakukan oleh Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., dan ketua KPPU Dr. Ir. M. Fanshurullah Asa, S.T., M.T., IPU., Asean Eng., di […]

Artikel UGM dan KPPU Jalin Kerja Sama Pengawasan Persaingan Usaha dan Kemitraan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada melakukan penandatangan Nota Kesepahaman Bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dengan kerjasama pencegahan, pengawasan, penegakan hukum, dan tridharma perguruan tinggi dalam bidang persaingan usaha dan kemitraan. Penandatangan ini dilakukan oleh Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., dan ketua KPPU Dr. Ir. M. Fanshurullah Asa, S.T., M.T., IPU., Asean Eng., di Ruang Sidang Pimpinan, Kantor Pusat UGM (26/11).

Fanshurullah mengatakan pihaknya menyambut baik terlaksananya kerja sama dengan UGM dalam bidang pencegahan, pengawasan, penegakan hukum dalam bidang persaingan usaha dan kemitraan. Namun bentuk kerja kerja sama tidak hanya sampai disitu saja, tapi bisa diarahkan ke bentuk yang lebih luas dalam bidang sosialisasi ke masyarakat lewat tema kegiatan KKN PPM. “Saya berharap kerjasama ini tidak hanya berhenti sampai di sini,” ucap Fanshurullah.

Ia menghendaki untuk kolaborasikan ke depan dalam hal sosialiasi dan edukasi soal pengawsan persaingan usaha lewat program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Bahkan  pihaknya siap mendukung program KKN ini dengan menciptakan penyuluh-penyuluh muda berkaitan dengan digitalisasi usaha. “Ke depannya, kami ingin mengadakan pertemuan khusus bersama UGM untuk membuat konsep indeks kemitraan setelah sekarang KPPU sudah membuat indeks persaingan usaha,” usulnya.

Prof. Ova menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KPPU dan rencana kolaborasi lebih lanjut. Ia berharap inovasi yang diciptakan ke depan akan berdampak pada masyarakat. “Kita senang hati menerima dukungan dari KPPU terkait rencana kolaborasi dengan program KKN. Saya kira akan sangat baik apabila nanti dilengkapi dengan edukasi dari KPPU,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama pula, turut ditandatangani perjanjian kerjasama antara KPPU dan Fakultas Teknik UGM tentang pelaksanaan tridharma perguruan tinggi untuk pencegahan dan penegakan hukum di bidang persaingan usaha dan kemitraan UMKM. Paraf diberikan oleh Lukman Sungkar, S.E., M.M. mewakili pihak KPPU dan Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng selaku Dekan Fakultas Teknik.

Penulis : Bolivia

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel UGM dan KPPU Jalin Kerja Sama Pengawasan Persaingan Usaha dan Kemitraan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kppu-jalin-kerja-sama-pengawasan-persaingan-usaha-dan-kemitraan/feed/ 0