kelola sampah Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/kelola-sampah/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 10 Feb 2025 09:10:08 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Kelola Sampah dan Badan Usaha, Pramuka UGM Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat https://ugm.ac.id/id/berita/75766-2/ https://ugm.ac.id/id/berita/75766-2/#respond Mon, 10 Feb 2025 08:27:47 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75766 Organisasi Pramuka Universitas Gadjah Mada melangsungkan pelantikan resmi kepengurusan baru pada Senin (3/2) di Pendopo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM. Tim Pramuka UGM Masa Bakti 2025 terdiri dari tiga tim utama, yakni Tim Lokalogi, Humas dan Protokol, dan Badan Usaha Milik Racana (BUMR) yang dilantik bersama oleh Prof. Dr. Tina Afiatin, Psikolog., selaku pembina. Tina […]

Artikel Kelola Sampah dan Badan Usaha, Pramuka UGM Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Organisasi Pramuka Universitas Gadjah Mada melangsungkan pelantikan resmi kepengurusan baru pada Senin (3/2) di Pendopo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM. Tim Pramuka UGM Masa Bakti 2025 terdiri dari tiga tim utama, yakni Tim Lokalogi, Humas dan Protokol, dan Badan Usaha Milik Racana (BUMR) yang dilantik bersama oleh Prof. Dr. Tina Afiatin, Psikolog., selaku pembina.

Tina Afiatin dalam pengarahannya mengatakan setiap tim kepengurusan memiliki tugas utama masing-masing dan berfokus untuk memberikan kontribusi pada lingkungan dan masyarakat. “Apapun program kerjanya, senantiasa selaras dengan dua hal itu, antara lain prinsip dasar kepramukaan dan jati diri UGM,” tutur Tina dalam keterangan yang dikirim ke wartawan, Senin (10/2).

Tim Lokalogi misalnya, memiliki tugas untuk melaksanakan kegiatan di bidang lingkungan hidup dan pengelolaan sampah. Lokalogi diperkenalkan tidak hanya sebagai komunitas saja, melainkan juga gerakan mahasiswa yang mendorong dan memperkenalkan solusi pengelolaan sampah pada masyarakat luas.

Uniknya, Lokalogi yang baru diluncurkan Mei 2024 lalu telah berdampak besar bagi pengelolaan sampah di berbagai ajang di UGM, seperti Gelanggang Expo dan Porsenigama. Lokalogi menyadari bahwa waste management masih menjadi salah satu masalah mendasar penumpukan sampah di lingkungan kampus. Lokalogi membuka partnership bersama acara-acara maupun organisasi UGM untuk mendukung pengelolaan sampah selama acara berlangsung. “Langkah nyata inipun juga didukung dengan seminar dan diskusi untuk memperkuat kampanye isu sampah,” kata Tina.

Selain Lokalogi, terdapat Tim Humas dan Protokol juga dibentuk untuk mendukung publikasi dan keprotokolan selama program kerja berlangsung. Tim ini merupakan pengembangan dari Bidang Penerangan sebelumnya. Selanjutnya, Tim Badan Usaha Milik Racana (BUMR) juga dilantik guna mendukung program kerja kewirausahaan dan menggantikan Bidang Kerumahtanggaan dalam pengelolaan aset di Sanggar Bakti Pramuka UGM. “Seluruh tim merupakan bagian dari Badan Kelengkapan Dewan Racana untuk menunjang pelaksanaan program kerja selama satu periode ke depan,” ujarnya.

Selama proses pelantikan, pengurus baru mengucap Tri Satya dengan penuh khidmat. Prof. Tina selaku pembina menyampaikan pentingnya untuk terus berkreasi dan berinovasi. Program kerja yang akan diluncurkan dalam kepengurusan baru juga hendaknya disesuaikan dengan prinsip dasar kepramukaan dan nilai-nilai UGM.

Seperti diketahui, Organisasi Pramuka UGM pertama kali dibentuk pada 15 Agustus 1981 sebagai organisasi terdepan dalam pengabdian masyarakat. Sebagaimana prinsip pramuka nasional, Pramuka UGM juga berpedoman pada nilai-nilai kepramukaan dengan satya (Scout Promise), dharma (Scout Law), dan metode kepramukaan (the Scout Method). Prinsip dasar, sifat, asas, serta tujuan tersebut melengkapi jalannya Gerakan Pramuka.

Tak hanya sebagai wadah kreativitas dan gerakan mahasiswa, Pramuka UGM didedikasikan untuk membina karakter, kecakapan, dan kebangsaan. Hingga saat ini, Pramuka masih dilekatkan dengan anggapan kegiatan di alam seperti berkemah, tali temali, rekreasi, dan lain-lain. Lebih dari itu, Pramuka UGM hadir dan dirintis berdasarkan semangat untuk memperkuat aspek pengabdian dan kontribusi tersebut. Harapannya, penguatan pendidikan karakter dalam Pramuka UGM dapat menjadi bentuk sumbangsih gerakan anak muda bagi bangsa dan negara melalui spirit kepramukaan.

Penulis : Tasya

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Kelola Sampah dan Badan Usaha, Pramuka UGM Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/75766-2/feed/ 0
Kampus Diajak Berkontribusi Atasi Masalah Sampah di Kota Besar  https://ugm.ac.id/id/berita/kampus-diajak-berkontribusi-atasi-masalah-sampah-di-kota-besar/ https://ugm.ac.id/id/berita/kampus-diajak-berkontribusi-atasi-masalah-sampah-di-kota-besar/#respond Wed, 24 Jul 2024 10:33:24 +0000 https://ugm.ac.id/?p=67663 Sebanyak 86 akademisi dari lima negara mengunjungi pusat pengolahan sampah dan penyimpanan bibit padi dan tanaman hortikultura, Selasa (23/7) di kompleks Pusat Inovasi Agroteknologi yang terletak di Berbah, Kalitirto Sleman. Kelima negara tersebut berasal dari Indonesia, Filipina, Taiwan, Thailand, dan Meksiko. Kunjungan ini dalam rangka memperkenalkan kontribusi perguruan  tinggi dalam mendukung program kampus hijau dan […]

Artikel Kampus Diajak Berkontribusi Atasi Masalah Sampah di Kota Besar  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 86 akademisi dari lima negara mengunjungi pusat pengolahan sampah dan penyimpanan bibit padi dan tanaman hortikultura, Selasa (23/7) di kompleks Pusat Inovasi Agroteknologi yang terletak di Berbah, Kalitirto Sleman. Kelima negara tersebut berasal dari Indonesia, Filipina, Taiwan, Thailand, dan Meksiko. Kunjungan ini dalam rangka memperkenalkan kontribusi perguruan  tinggi dalam mendukung program kampus hijau dan capaian target tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPMRU) UGM, Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A., mengatakan kunjungan dari para akademisi ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan ‘Regional Workshop on UI GreenMetric World University Rankings for Universities in Asia-Pacific. “Kunjungan ini untuk melihat best practice tata kelola kampus berbasis penerapan nilai-nilai keberlanjutan,” kata Indra.

Indra menyebutkan para peserta sangat terkesan dengan kegiatan pengolahan sampah yang dilakukan oleh UGM terkait pengolahan sampah plastik dan pengolahan sampah organik. “Ternyata mereka terkesan di luar negeri tidak banyak,” katanya.

Melalui kunjungan ini,kata Indra, bisa meningkatkan komitmen kampus dalam program kampus hijau dan tujuan pembangunan berkelanjutan sampin untuk mendorong reputasi pemeringkatan universitas dari UI Greenmetric. “Kita ingin meningkatkan awareness soal pembangunan kampus hijau. Jika selama ini kita hanya memberi  laporan saja dalam penilaian tersebut namun kali ini kita mengajak mereka meninjau langsung,” paparnya.

Salah satu peserta dari Central Bicol State University of Agriculture, Filipina, DinoJose M.Relativo mengatakan dirinya sangat tertarik dan terkesan degan pengelolaan sampah di PIAT UGM. “Karena di UI Greenmetrics, ada soal pengelolaan sampah. Karena sampah ini adalah masalah universal, jadi bagaimana kontribusi kampus menangani sampah, terutama sampah yang berasal dari kota,” jelasnya.

Menurutnya, hampir seluruh kota di dunia memiliki masalah sampah sehingga setiap kampus perlu memberikan kontribusi, setidaknya mampu mengolah sampah sendiri. “Dari sampah kita sendiri. Jika kita bisa mengolah atau mengelola sampah sendiri, maka kita bisa sebarkan kabar baik ini ke masyarakat,” katanya.

Loberanos menyampaikan bahwa Filipina memang saat ini tidak memiliki persoalan dengan sampah seperti yang dihadapi kota besar di Indonesia, namun baginya tapi tetap saja akan ada waktu persoalan ini akan juga terjadi. “Tetap akan ada dan efeknya itu adalah produk sampah yang harus kita kurangi. Tentu saja pengelolaan sampah adalah salah satu yang menjadi solusinya,” katanya.

Penulis: Gusti Grehenson

Foto: Donnie

Artikel Kampus Diajak Berkontribusi Atasi Masalah Sampah di Kota Besar  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/kampus-diajak-berkontribusi-atasi-masalah-sampah-di-kota-besar/feed/ 0