INTERNASIONAL Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/internasional/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Thu, 18 Apr 2024 04:32:07 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Prodi Akuntansi FEB UGM Tawarkan Pengalaman Internasional Bagi Mahasiswa https://ugm.ac.id/id/berita/prodi-akuntansi-feb-ugm-tawarkan-pengalaman-internasional-bagi-mahasiswa/ https://ugm.ac.id/id/berita/prodi-akuntansi-feb-ugm-tawarkan-pengalaman-internasional-bagi-mahasiswa/#respond Thu, 18 Apr 2024 04:32:07 +0000 https://ugm.ac.id/prodi-akuntansi-feb-ugm-tawarkan-pengalaman-internasional-bagi-mahasiswa/ Prodi Akuntansi UGM merupakan salah satu dari tiga prodi sarjana yang ada di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM. Dua prodi lainnya adalah prodi Manajemen dan Ilmu Ekonomi. Prodi Akuntansi merupakan salah satu prodi yang cukup diminati oleh calon mahasiswa yang ingin masuk ke UGM. Bahkan di setiap tahunnya prodi ini selalu masuk dalam jajaran […]

Artikel Prodi Akuntansi FEB UGM Tawarkan Pengalaman Internasional Bagi Mahasiswa pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Prodi Akuntansi UGM merupakan salah satu dari tiga prodi sarjana yang ada di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM. Dua prodi lainnya adalah prodi Manajemen dan Ilmu Ekonomi. Prodi Akuntansi merupakan salah satu prodi yang cukup diminati oleh calon mahasiswa yang ingin masuk ke UGM. Bahkan di setiap tahunnya prodi ini selalu masuk dalam jajaran lima besar prodi dalam klaster sosial humaniora yang diperebutkan calon mahasiswa baru dalam setiap jalur seleksi masuk UGM. Pada tahun 2023 lalu, jumlah pendaftar cukup besar yakni 5.620 orang, tingkat selektivitas prodi ini mencapai 1:33. Artinya hanya ada satu pendaftar yang diterima dari setiap 33 pendaftar.

Bukan hanya dikenal karena reputasi akademiknya yang kuat, tetapi juga mampu menjaga kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan raihan akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Selain terakreditasi di tingkat nasional, Prodi Akuntansi menjadi salah satu prodi di FEB UGM yang masuk dalam lingkup terakreditasi oleh The Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB). Bahkan dalam hasil pemeringkatan QS WUR by subject tahun 2024, prodi ini menempatkan posisi ranking 151-200 dunia.

Kepala Prodi Akuntansi FEB UGM, Vogy Gautama Buanaputra, S.E., M.Sc., Ph.D., AFHEA., mengatakan salah satu keunggulan prodi Akuntansi FEB UGM adalah menawarkan beragam kesempatan bagi mahasiswanya untuk mendapatkan paparan pengalaman internasional. Hal tersebut dapat diperoleh melalui exchange program maupun double degree dengan lebih dari 40 universitas mitra di luar negeri. “Melalui program tersebut mahasiswa berkesempatan mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan memperluas jejaring di dunia internasional,” kata Vogy dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (18/4).

Tak hanya itu, Prodi Akuntansi FEB UGM juga menjadi bagian dari Partnership of Asian Management Schools (PAMS) yang menawarkan program akademik singkat yang menawarkan kesempatan mahasiswa mengambil mata kuliah di kampus luar. Sejak 2020 lalu, FEB UGM menggandeng empat universitas mitra yakni Woosong University, Foreign Trade University, Sun Yat-sen University, dan Universiti Kebangsaan Malaysia. “Dalam program ini Prodi Akuntansi FEB UGM menawarkan mata kuliah tentang Digital Accounting Transformation,”  jelasnya.

Dalam aspek penguatan materi pembelajaran, pihaknya mencoba menghadirkan kurikulum baru dengan menambahkan aspek teknologi dan sistem informasi. Kurikulum baru ini dirancang dengan menambahkan materi terkait teknologi dan sistem informasi. Ada tujuh mata kuliah atau setara dengan 21 satuan kredit semester (sks) yang wajib untuk diambil oleh mahasiswa. Materi pembelajaran yang ditawarkan antara lain Sistem dan Teknologi Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Analisis dan Desain Sistem, R Programming, Digital Business, Data Analytics, serta Enterprise Resource Planning.

Vogy menegaskan, penguatan kurikulum berbasis teknologi informasi ini diharapkan para lulusan bisa mendapatkan bekal yang memadai terkait teknologi informasi dan relevansinya terhadap akuntansi sehingga nantinya mendapatkan peran yang lebih luas baik di organisasi bisnis maupun non bisnis tingkat nasional dan internasional.”Langkah ini diambil sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan zaman yang terus berkembang dan menjawab tantangan disrupsi,”  terangnya.

Vogy mengatakan perkembangan teknologi informasi, terutama kecerdasan buatan dan sistem informasi telah mengubah lanskap dunia kerja di berbagai sektor, termasuk dunia akuntansi. Kemajuan teknologi telah mengubah cara kerja bidang akuntansi, hadirnya AI dapat mengotomatisasi dan secara signifikan mempermudah pekerjaan-pekerjaan akuntansi yang sebelumnya dilakukan murni oleh manusia. “Kondisi ini justru memperluas potensi peran lulusan akuntansi terhadap dunia kerja yang justru dapat menambah potensi pekerjaan atau profesi bagi lulusan akuntansi,” ungkapnya.

Hilda Bhakti Fahrezi, mahasiswa Prodi Akuntansi angkatan 2022 mengaku berkuliah di Prodi Akuntansi FEB UGM merupakan salah satu keputusan terbaik yang pernah dia ambil. Pasalnya, dengan berkuliah di FEB UGM, ia merasakan pembelajaran yang ditawarkan memberikan kesempatan baginya mengembangkan kemampuan diri dan mempertemukan mahasiswa dengan rasa dan pengalaman baru. “Saya terpapar dengan berbagai kegiatan, mulai dari workshop, kepanitiaan, organisasi di dalam fakultas, hingga tawaran pekerjaan yang kemudian membantu saya untuk meningkatkan soft skill dan hard skill,” tuturnya.

Sementara Zaid Alfarizi, mahasiswa Prodi Akuntansi angkatan 2021 mengaku selama menjalani perkuliahan di FEB UGM mendapatkan banyak wawasan yang diperoleh di luar materi pembelajaran dari buku. Pasalnya, tidak sedikit dosen FEB UGM memiliki pengalaman profesional di luar kelas memberikan wawasan dan pengetahuan baru. Belum lagi kuliah dari dosen praktisi  yang menyampaikan informasi secara riil dari dunia kerja. Selain itu, kata Zaid, FEB UGM juga membuka peluang yang lebih besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman dari luar kampus baik melalui kegiatan magang maupun pertukaran mahasiswa.

Penulis: Humas FEB UGM/Kurnia Ekaptiningrum

Editor: Gusti Grehenson

Artikel Prodi Akuntansi FEB UGM Tawarkan Pengalaman Internasional Bagi Mahasiswa pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/prodi-akuntansi-feb-ugm-tawarkan-pengalaman-internasional-bagi-mahasiswa/feed/ 0
UGM dan Kyushu University Kerja Sama Pertukaran Mahasiswa dan Publikasi Riset https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kyushu-university-kerja-sama-pertukaran-mahasiswa-dan-publikasi-riset/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kyushu-university-kerja-sama-pertukaran-mahasiswa-dan-publikasi-riset/#respond Mon, 18 Mar 2024 08:42:52 +0000 https://ugm.ac.id/ugm-dan-kyushu-university-kerja-sama-pertukaran-mahasiswa-dan-publikasi-riset/ Universitas Gadjah Mada dan Kyushu University sepakat melakukan kerja sama publikasi riset dan pertukaran mahasiswa dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Hal itu mengemuka dalam kunjungan  perwakilan tim dari Kyushu University ke Kampus UGM, Senin (18/3). Dalam kunjungan kali ini, tim dari Kyushu University diwakili oleh Fumihiko Yokota Ph.D., M.P.H., dan Prof. Koji todaka, […]

Artikel UGM dan Kyushu University Kerja Sama Pertukaran Mahasiswa dan Publikasi Riset pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan Kyushu University sepakat melakukan kerja sama publikasi riset dan pertukaran mahasiswa dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Hal itu mengemuka dalam kunjungan  perwakilan tim dari Kyushu University ke Kampus UGM, Senin (18/3). Dalam kunjungan kali ini, tim dari Kyushu University diwakili oleh Fumihiko Yokota Ph.D., M.P.H., dan Prof. Koji todaka, selaku peneliti dari Kyushu University Institute for Asian and Oceanian Studies (Q-AOS).

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof. Dr. Wening Udasmoro mengatakan kerja sama dengan Kyushu University sudah lama dilakukan namun dalam kunjungan kali ini dibahas soal kerja sama riset pengembangan obat, publikasi riset hingga program pertukaran mahasiswa. “Dalam pertemuan kali ini, kita sepakart akan  meningkatkan kerja sama di bidang kesehatan terkait penyakit infeksi termasuk usaha pengembangan vaksin  serta mereka akan mengirim mahasiswa untuk ikut KKN. Tidak hanya mahasiswa kita saja yang ke sana,” kata Wening.

Soal publikasi riset bersama, Wening mengatakan bahwa pihak Kyushu University menyampaikan jumlah publikasi riset yang dihasilkan  dibandingkan dengan kerja sama dengan kampus lain di Indonesia. “Ada 241 publikasi, terbanyak katanya untuk kampus yang di Indonesia,” paparnya.

Selain publikasi, kata Wening, keduanya sepakat agar hasil kerja sama riset di bidang kesehatan bisa memberikan dampak langsung ke masyarakat luar maupun ke industri. “Kita ingin ada kebermanfaatan bagi masyarakat dari kegiatan translation research. Kerja sama ini juga memperkuat target SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) bidang kesehatan, pendidikan berkulitas, dan kemitraan,” ungkapnya.

Fumihiko Yokota Ph.D., M.P.H., mengatakan kerja sama di bidang Pendidikan dan Riset dengan UGM sudah berlangsung lama. Ia menerangkan kampus Kyushu berada di kota Fukuoka dengan penduduk 1,5 juta jiwa. Sebagai universitas nasional, saat ini Kyushu Universitas berada di peringkat 7 di Jepang dan 135 di dunia versi QS World University Ranking. Memiliki jumlah mahasiswa sebanyak 18.560 orang dan 2.097 diantaranya adalah mahasiswa internasional.

Soal kerja sama dengan UGM, ia menegaskan kampus UGM merupakan salah satu dari 14 mitra perguruan tinggi di Indonesia yang sudah menjalin kerja sama dengan Kyushu University. Namun melalui kerja sama dengan UGM telah berhasil melahirkan 241 publikasi riset bersama selama kurun waktu 2017-2021. “Jumlah Publikasi ini paling banyak di banding dengan perguruan tinggi yang lain yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Sementara Prof. Koji Todaka, selaku peneliti di Kyushu University Institute for Asian and Oceanian Studies (Q-AOS), mengatakan bahwa Kyushu merupakan salah satu kampus terbaik di Jepang dalam riset pengembangan obat dan alat kesehatan. Menurutnya, untuk menghasilkan jenis obat baru dan alat kesehatan bagi perguruan tinggi memang tidaklah gampang, namun harus dimulai lewat unit pengembangan bisnis. Berangkat  dari riset pengembangan obat dan alat kesehatan yang dilakukan kalangan peneliti dan akademisi hingga ke pendirian startup. Selanjutnya dihilirkan ke industri farmasi. “Tahapannya tetap dimulai dari penelitian dasar, pengembangan formula, studi non klinis, uji klinis, pengujian dan pengajuan izin edar hingga ke tingkat pemasaran,” katanya.

Penulis: Gusti Grehenson

Foto: Donnie

Artikel UGM dan Kyushu University Kerja Sama Pertukaran Mahasiswa dan Publikasi Riset pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kyushu-university-kerja-sama-pertukaran-mahasiswa-dan-publikasi-riset/feed/ 0
Tim Asesor ACEN Lakukan Visitasi Akreditasi Internasional PSIK UGM https://ugm.ac.id/id/berita/tim-asesor-acen-lakukan-visitasi-akreditasi-internasional-psik-ugm/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-asesor-acen-lakukan-visitasi-akreditasi-internasional-psik-ugm/#respond Wed, 06 Mar 2024 06:59:17 +0000 https://ugm.ac.id/tim-asesor-acen-lakukan-visitasi-akreditasi-internasional-psik-ugm/ Lembaga akreditasi pendidikan keperawatan internasional yang berbasis di Amerika Serikat, The Accreditation Commission for Education in Nursing (ACEN), kembali melakukan asesmen dan visitasi ke kampus UGM, Selasa (5/3), dalam rangka menindaklanjuti pengajuan akreditasi internasional Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) FK-KMK UGM yang sudah diajukan sejak dua tahun lalu. Dua asesor dari perwakilan ACEN yang melakukan […]

Artikel Tim Asesor ACEN Lakukan Visitasi Akreditasi Internasional PSIK UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Lembaga akreditasi pendidikan keperawatan internasional yang berbasis di Amerika Serikat, The Accreditation Commission for Education in Nursing (ACEN), kembali melakukan asesmen dan visitasi ke kampus UGM, Selasa (5/3), dalam rangka menindaklanjuti pengajuan akreditasi internasional Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) FK-KMK UGM yang sudah diajukan sejak dua tahun lalu. Dua asesor dari perwakilan ACEN yang melakukan visitasi adalah  Suzette Farmer, Ph.D., dan Emily Fink, D.N.P., RN.

Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas Universitas Gadjah Mada (SPMRU UGM) Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A., mengatakan pengajuan akreditasi sudah dilakukan sejak dua tahun lalu dimulai dari tahap pendaftaran, proses eligibility, dan consulting visit. “Ini visitasi final, setelah ini sudah ada keputusan soal akreditasi,” kata Indra, usai pertemuan dengan tim asesor ACEN di ruang multimedia 1, Gedung Pusat UGM.

Dari hasil visitasi kali ini, ujar Indra, ada lima aspek yang menjadi evaluasi dari tim asesor yakni terkait mahasiswa, governance, dosen, kurikulum dan outcome yang menjadi standar penilaian dari ACEN. “Standar mereka tinggi karena ini lembaga akreditasi dari Amerika. Mereka ke sini memastikan benar dan sudah aman,” ujarnya.

Indra menegaskan pengajuan akreditasi internasional ACEN untuk prodi ilmu keperawatan ini untuk pertama kalinya diajukan oleh prodi keperawatan dari kampus yang ada Indonesia. “Saya kira ini untuk pertama kalinya di Indonesia yang mengajukan akreditasi ACEN,” katanya.

Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K)., Ph.D., mengatakan lembaga akreditasi internasional ACEN menjadi salah satu lembaga akreditasi yang direkomendasikan untuk prodi ilmu keperawatan. Rektor menyampaikan apresiasi dari tim asesor ACEN yang akan menilai prodi ini terkait kelayakan untuk mendapatkan akreditasi internasional. “Kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Anda untuk menilai program studi di UGM. Kami mengerti bahwa akan selalu ada ruang untuk perbaikan,” ujarnya.

Menurut Rektor keberadaan prodi PSIK UGM selain mendukung kegiatan akademik namun juga mendukung pelayanan fasilitas pelayanan kesehatan  di RSUP dr. Sardjito, RSA UGM, klinik GMC, serta program Health Promoting University (HPU). “Khusus untuk HPU, kami bekerja sama dengan 18 fakultas dan dua sekolah untuk menerapkan program ini. Fasilitas ini tidak hanya untuk program kesehatan, tetapi juga untuk proses akademik dan penelitian,” paparnya.

Asesor ACEN, Suzette Farmer, Ph.D, RN., mengatakan pada visitasi kali ini pihaknya melakukan evaluasi terkait kapasitas administratif dan sumber daya. “Kami melihat fakultas dari segi kualifikasi mereka. Kami utamanya peduli tentang mahasiswa dan melihat apakah sumber daya yang dibutuhkan cukup berhasil saat mereka memasuki profesi keperawatan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengevaluasi dari sisi kurikulum untuk memastikan bahwa kurikulum yang beragam dan sesuai dengan perkembangan praktik terkini.

Menurut Suzette Farmer, dari hasil kunjungan visitasi kali ini pihaknya akan membuat laporan penilaian dan ia mengakui tim PSIK UGM sudah mempersiapkan diri dengan baik terkait kunjungan ini. “Mereka memberikan kami informasi setiap kali kami memiliki pertanyaan sebelum kunjungan. Kami dapat bertemu dengan mahasiswa, dan itu selalu menjadi sorotan dari kunjungan-kunjungan yang kami lakukan. Mereka sangat bangga menjadi mahasiswa di universitas ini dan menjadi sebuah bukti yang menunjukkan bahwa kualitas program dan universitas ini sangat baik,” pungkasnya.

Penulis       : Gusti Grehenson

Foto.           : Donnie

Artikel Tim Asesor ACEN Lakukan Visitasi Akreditasi Internasional PSIK UGM pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-asesor-acen-lakukan-visitasi-akreditasi-internasional-psik-ugm/feed/ 0
Tim Mahasiswa UGM Juara Kompetisi Internasional Bidang Rekayasa Genetika https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mahasiswa-ugm-juara-kompetisi-internasional-bidang-rekayasa-genetika/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mahasiswa-ugm-juara-kompetisi-internasional-bidang-rekayasa-genetika/#respond Thu, 29 Feb 2024 05:22:41 +0000 https://ugm.ac.id/tim-mahasiswa-ugm-juara-kompetisi-internasional-bidang-rekayasa-genetika/ Tim Mahasiswa UGM yang tergabung dalam International Genetically Engineered Machine (iGEM) UGM, meraih prestasi berupa Gold Medal, Best Computational Project, dan Best Human Centered Design pada ajang Global Open Genetic Engineering Competition (GOGEC), yang berlangsung secara daring pada tanggal 23-25 Februari 2024 lalu. Seperti diketahui, GOGEC adalah ajang lomba internasional bergengsi di bidang Rekayasa Genetika yang tahun ini diikuti oleh 15 tim […]

Artikel Tim Mahasiswa UGM Juara Kompetisi Internasional Bidang Rekayasa Genetika pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim Mahasiswa UGM yang tergabung dalam International Genetically Engineered Machine (iGEM) UGM, meraih prestasi berupa Gold MedalBest Computational Project, dan Best Human Centered Design pada ajang Global Open Genetic Engineering Competition (GOGEC), yang berlangsung secara daring pada tanggal 23-25 Februari 2024 lalu. Seperti diketahui, GOGEC adalah ajang lomba internasional bergengsi di bidang Rekayasa Genetika yang tahun ini diikuti oleh 15 tim dari 11 negara yang terdiri atas mahasiswa S1 dari seluruh dunia.

Pada kompetisi ini, tim iGEM UGM diwakili oleh sembilan orang mahasiswa yakni Adhelia Intan Sabhira, Sofyan Maulana, Ulfah Nur Azizah dari Fakultas Biologi, Farrel Alfaza Marsetyo, Nayaka Bagus Wahyu Agung Hertanto dari Fakultas KKMK, lalu ada Afra Majida Hariono, Kayla Queenazima Santoso dari Fakultas Teknik, Melodia Rezadhini dari Fakultas Pertanian serta Muhammad Bagus Sajiwo Fakultas Teknologi Pertanian.

Adhelia mengaku, untuk pertama kalinya tim dari UGM mengikuti kompetisi internasional tersebut. Ia dan rekannya merasa bersyukur, meski baru pertama mengikuti kompetisi, namun sudah berhasil meraih juara pertama. “Untuk pertama kalinya tim dari UGM berpartisipasi dalam kompetisi yang sudah diadakan sejak tahun 2021,” kata Adhelia, Kamis (29/2) di Kampus UGM.

Pada kompetisi ini setiap tim menawarkan gagasan proyek riset yang mereka kerjakan. GOGEC Competition berusaha mewujudkan gagasan kompetisi internasional yang mudah diakses dan terjangkau sehingga tim yang berkompetisi dapat sepenuhnya fokus ke proyek yang mereka kerjakan. Adapun Tim iGEM UGM projek komputasional dengan judul “Novel Biodevice for Colorectal Cancer Screening using Escherichia coli Nissle 1917 (EcN) with miRNAs as Biomarker“. “Kebetulan kita tengah melakukan riset merekayasa bakteri EcN untuk mendeteksi miR-92a dan miR-21 sebagai biomarker sel kanker kolorektal dan meningkatkan sensitivitas Loop-Initiated RNA Activator (LIRA) melalui pemodelan matematis dan simulasi komputer,” ujarnya. ‘

Dalam pengembangan proyek penelitian, kata Adhelia, anggota tim melakukan diskusi dengan peneliti, stakeholders, dan instansi pemerintah, serta melakukan komunikasi dengan masyarakat pedesaan dan pasien kanker kolorektal. Namun pada ajang kompetisi ini, tim mengembangkan lebih lanjut sekuens LIRA yang digunakan menggunakan dataset yang tersedia secara daring dan mengembangkan kill switch sebagai upaya biocontainment. “Saya kira dari penelitian dan pemberdayaan masyarakat inilah tim berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, Gold Medal, penghargaan Best Computational Project dan Best Human Centered Design,” pungkasnya.

Penulis       : Gusti Grehenson

Artikel Tim Mahasiswa UGM Juara Kompetisi Internasional Bidang Rekayasa Genetika pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mahasiswa-ugm-juara-kompetisi-internasional-bidang-rekayasa-genetika/feed/ 0