Inovasi Dosen Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/inovasi-dosen/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Thu, 19 Dec 2024 09:14:27 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Teliti Integrated Biorefineries, Dosen UGM Raih eAsia Grant  https://ugm.ac.id/id/berita/teliti-integrated-biorefineries-dosen-ugm-raih-easia-grant/ https://ugm.ac.id/id/berita/teliti-integrated-biorefineries-dosen-ugm-raih-easia-grant/#respond Thu, 19 Dec 2024 05:40:01 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74065 Dosen Teknik Kimia, Fakultas Teknik Univerisitas Gadjah Mada, Hanifrahmawan Sudibyo, S.T., M.Eng., M.S., Ph.D. berhasil meraih eAsia Grant untuk tahun 2025-2027 yang diselenggarakan oleh e-ASIA JRP melalui proyek penelitiannya yang mengimplementasikan integrated biorefiness. e-ASIA JRP merupakan inisiatif gabungan internasional multilateral antara sejumlah organisasi pendanaan publik negara-negara anggota KTT Asia Timur (EAS). Anggota EAS meliputi: 10 […]

Artikel Teliti Integrated Biorefineries, Dosen UGM Raih eAsia Grant  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Dosen Teknik Kimia, Fakultas Teknik Univerisitas Gadjah Mada, Hanifrahmawan Sudibyo, S.T., M.Eng., M.S., Ph.D. berhasil meraih eAsia Grant untuk tahun 2025-2027 yang diselenggarakan oleh e-ASIA JRP melalui proyek penelitiannya yang mengimplementasikan integrated biorefiness.

e-ASIA JRP merupakan inisiatif gabungan internasional multilateral antara sejumlah organisasi pendanaan publik negara-negara anggota KTT Asia Timur (EAS). Anggota EAS meliputi: 10 negara anggota ASEAN dan 8 negara tambahan (Australia, Jepang, Selandia Baru, Tiongkok, India, Korea Selatan, Rusia, AS). Tahun ini, e-ASIA Joint Research Program 13th difokuskan pada area alternative energy.

Dr. Hanif bersama tim mengajukan judul projek “Improving the Sustainability of Resource Recovery from Wet Biomass Waste: Experimentally-validated GIS-based Integrated Biorefineries for Cleaner Mobility”.  Ia menjelaskan bahwa riset ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan ekonomi dan teknis biorefinery limbah hayati basah di Asia Tenggara. Pada projek penelitian ini, dilakukan integrasi pemodelan geospasial, eksperimen konversi biokimia dan termokimia, simulasi proses, dan ekonometrika untuk mengevaluasi dan meningkatkan kelayakan sosio-tekno-ekonomi dari integrated biroefineries yang dikembangkan. “Proyek ini pun sejalan dengan visi Indonesia dalam melakukan pengelolaan sampah berkelanjutan, realisasi bioekonomi sirkular, dan transisi energi untuk mewujudkan mobilitas yang lebih berkelanjutan,” kata Hanif dalam keterangan tertulis yang disampaikan ke wartawan, Kamis (19/12).

Proyek ini sendiri merupakan kolaborasi peneliti 4 negara, yaitu Hiroshi Onoda (Professor, Dean of Graduate School of Environment and Energy Engineering, Waseda University Japan),  Rovick Tarife (Instructor, Mindanao State University – Iligan Institute of Technology Philippines), dan Apanee Luengnaruemitchai (Professor, Chulalongkorn University Thailand). Dari total 29 proposal yang mencerminkan berbagai minat dan kolaborasi pada bidang energi alternatif yang masuk. Proyek ini berhasil meraih pendanaan setelah proses penjurian oleh 5 lembaga pendanaan dari 5 negara peserta.

Melalui projek ini pula, Hanif mengungkapkan keinginannya untuk meningkatkan kontribusi keilmuannya dalam area yang lebih luas lagi. Sebab, pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini mencakup pengembangan decision-making tools berbasis data geospasial (GIS) yang divalidasi secara eksperimental untuk mengoptimalkan efisiensi biorefinery dalam mengubah limbah padat dan residu perkotaan dari sektor pertanian pangan dan pariwisata menjadi produk bernilai jual dan bermanfaat bagi lingkungan seperti biofuel, bahan pembenah tanah, dan pupuk cair.

Reportase    : Purwoko/FT UGM

Penulis         : Leony

Editor           : Gusti Grehenson

Artikel Teliti Integrated Biorefineries, Dosen UGM Raih eAsia Grant  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/teliti-integrated-biorefineries-dosen-ugm-raih-easia-grant/feed/ 0
UGM Raih Peringkat Pertama Skor SINTA di Indonesia https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-raih-peringkat-pertama-skor-sinta-di-indonesia/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-raih-peringkat-pertama-skor-sinta-di-indonesia/#respond Tue, 10 Dec 2024 00:49:44 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73625 Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama dalam Science and Technology Index (SINTA) di Indonesia dengan SINTA Score 3 Yr sejumlah 1.540.122 dan SINTA Score Overall sejumlah 4.161.699. Capaian ini menjadi bukti komitmen UGM dalam memajukan penelitian dan inovasi, sekaligus memperkuat reputasi akademiknya di tingkat nasional dan internasional. Science and […]

Artikel UGM Raih Peringkat Pertama Skor SINTA di Indonesia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama dalam Science and Technology Index (SINTA) di Indonesia dengan SINTA Score 3 Yr sejumlah 1.540.122 dan SINTA Score Overall sejumlah 4.161.699. Capaian ini menjadi bukti komitmen UGM dalam memajukan penelitian dan inovasi, sekaligus memperkuat reputasi akademiknya di tingkat nasional dan internasional.

Science and Technology Index (SINTA) adalah platform yang dirancang untuk memfasilitasi akses ke berbagai publikasi, hasil penelitian, buku, serta data terkait Kekayaan Intelektual (KI). Platform ini juga menyediakan metrik kinerja penelitian dan publikasi yang berguna bagi institusi, peneliti, dan jurnal. Secara keseluruhan, SINTA memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas penelitian di Indonesia dan mendorong kolaborasi antar institusi. Dengan adanya pengembangan fitur, seperti identifikasi Fakultas atau Sekolah berdasarkan penulis, SINTA dapat menjadi alat yang lebih komprehensif untuk menilai kinerja peneliti, baik di tingkat universitas maupun fakultas.

Direktur Direktorat Penelitian UGM, Prof. Dr. Mirwan Ushada, STP, M.App.Life Sc menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari sinergi yang baik antara Direktorat Penelitian, fakultas, dan seluruh sivitas akademika UGM. “Kami secara rutin memberikan sosialisasi kepada verifikator SINTA Fakultas/Sekolah dan juga dosen beserta peneliti untuk selalu memutakhirkan data SINTA dosen dan peneliti di masing-masing Fakultas/Sekolah,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (10/12) di kampus UGM.

Selain itu, Direktorat Penelitian UGM juga menyediakan berbagai program strategis untuk meningkatkan kualitas penelitian. Beberapa di antaranya adalah pelatihan penulisan ilmiah, pemberian insentif untuk publikasi di jurnal bereputasi, serta layanan pendukung seperti klinik publikasi, editing bahasa, cek plagiarisme, kolaborasi internasional, penyediaan fasilitas riset, dukungan untuk konferensi internasional, dan pusat kolaborasi riset. “Dengan strategi-strategi ini, kami (Direktorat Penelitian) berupaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas.” tambahnya.

Ke depan, UGM menargetkan peningkatan kolaborasi riset internasional serta mendorong lebih banyak publikasi di jurnal bereputasi tinggi. Direktorat Penelitian berkomitmen untuk terus memperluas program pendukung, seperti klinik publikasi dan pelatihan riset, serta memfasilitasi lebih banyak penelitian kolaboratif antar universitas. “Kolaborasi internasional menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan kualitas dan dampak publikasi. Kami juga akan memperkuat peran penelitian dalam pengabdian kepada masyarakat,” jelas Mirwan.

Tak hanya itu, UGM juga fokus pada pengembangan kekayaan intelektual (KI) dan pemberdayaan masyarakat melalui hasil penelitian. Dengan memadukan penelitian berkualitas dan penerapan ilmu pengetahuan, UGM berharap dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pembangunan bangsa.

Dengan strategi yang terencana dan implementasi yang terarah, UGM optimistis dapat mempertahankan prestasi ini dan bahkan terus meningkatkan pencapaiannya. Mirwan percaya bahwa dengan kolaborasi, inovasi, dan dukungan yang terintegrasi, UGM dapat terus memimpin di kancah nasional maupun internasional. Dengan prestasi ini UGM juga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan UGM dalam menduduki peringkat pertama SINTA ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, sinergi, dan inovasi merupakan kunci untuk mencapai prestasi gemilang di tengah persaingan global yang semakin ketat. Dengan langkah strategis yang terus diperkuat, UGM siap melangkah lebih jauh untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Penulis : Lintang

Editor : Gusti Grehenson

Artikel UGM Raih Peringkat Pertama Skor SINTA di Indonesia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-raih-peringkat-pertama-skor-sinta-di-indonesia/feed/ 0
Peneliti UGM Kembangkan Alat Deteksi Cepat Kandungan Babi pada Makanan https://ugm.ac.id/id/berita/peneliti-ugm-kembangkan-alat-deteksi-cepat-kandungan-babi-pada-makanan/ https://ugm.ac.id/id/berita/peneliti-ugm-kembangkan-alat-deteksi-cepat-kandungan-babi-pada-makanan/#respond Thu, 17 Oct 2024 09:57:36 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71792 Peneliti dari Laboratorium Ilmu dan Teknologi Daging, Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM), Christina Yuni Admantin, S.T.P., M.Sc., membuat terobosan dengan membuat inovasi terbaru terkait deteksi cepat kandungan babi pada produk makanan olahan berbasis daging seperti bakso. Alat tersebut diberi nama Porcine detection kit yakni sebuah alat yang mampu mendeteksi secara cepat keberadaan kandungan […]

Artikel Peneliti UGM Kembangkan Alat Deteksi Cepat Kandungan Babi pada Makanan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Peneliti dari Laboratorium Ilmu dan Teknologi Daging, Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM), Christina Yuni Admantin, S.T.P., M.Sc., membuat terobosan dengan membuat inovasi terbaru terkait deteksi cepat kandungan babi pada produk makanan olahan berbasis daging seperti bakso. Alat tersebut diberi nama Porcine detection kit yakni sebuah alat yang mampu mendeteksi secara cepat keberadaan kandungan babi dalam produk makanan.

Christina menjelaskan alat tersebut dapat memberikan hasil hanya dalam hitungan menit. Menurutnya alat ini, dapat mendeteksi keberadaan kandungan babi dalam waktu singkat. “Hanya sekitar 5-10 menit,” kata Tina sudah bisa diketahui, Rabu (16/10).

Penggunaan alat pendeteksi ini menurut Tina cukup mudah dan praktis sehingga dapat digunakan oleh masyarakat luas. Berbeda dengan metode deteksi menggunakan teknik biologi molekuler seperti PCR yang cukup rumit serta membutuhkan keahlian khusus.

Pengujian dengan porcine detection kit ini didasarkan pada prinsip imunokromatografi. Mirip dengan test pack kehamilan, kit ini menunjukkan dua garis merah apabila suatu produk makanan terindikasi mengandung babi. Antigen dalam sampel diikat oleh antibodi yang sangat spesifik pada strip uji, membentuk kompleks antigen-antibodi. Strip uji juga mengandung pewarna untuk menandai mikropartikel antigen yang terikat oleh sampel antibodi.

Lebih jauh iua menjelaskan, saat antigen babi berikatan dengan antibodi pada alat, akan muncul dua garis merah yang menunjukkan hasil positif. “Prinsip kerjanya serupa dengan tes kehamilan,” jelas peneliti di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Daging Fapet ini.

Tina menjelaskan timnya berencana melakukan penelitian lebih lanjut agar dapat memproduksi alat tersebut secara mandiri sehingga dapat diproduksi secara massal dengan harga yang terjangkau sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengaksesnya.

“Kami berharap pengembangan alat ini dapat memberikan solusi cepat bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memastikan kehalalan produk makanan yang dikonsumsi,” pungkasnya.

Reportase : Satria/Humas Fapet

Editor       : Gusti Grehenson

Artikel Peneliti UGM Kembangkan Alat Deteksi Cepat Kandungan Babi pada Makanan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/peneliti-ugm-kembangkan-alat-deteksi-cepat-kandungan-babi-pada-makanan/feed/ 0