IKU5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/iku5-hasil-kerja-dosen-digunakan-oleh-masyarakat/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Thu, 19 Dec 2024 09:14:49 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Ika Dewi Ana Raih Penghargaan Anugerah Academic Leader Bidang Kesehatan https://ugm.ac.id/id/berita/ika-dewi-ana-raih-penghargaan-anugerah-academic-leader-bidang-kesehatan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ika-dewi-ana-raih-penghargaan-anugerah-academic-leader-bidang-kesehatan/#respond Thu, 19 Dec 2024 06:57:53 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74072 Dosen Departemen Ilmu Biomedika, Fakultas Kedokteran Gigi UGM, Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D.  berhasil mendapatkan sebuah penghargaan gold winner untuk Anugerah Academic Leader bidang kesehatan. Anugerah ini diberikan oleh Kemendikbudristek kepada seseorang dengan rekam jejak yang membanggakan dalam pelaksanaan Tri Dharma dan juga telah membuat berbagai inovasi yang dapat memberikan kontribusi pada masyarakat. […]

Artikel Ika Dewi Ana Raih Penghargaan Anugerah Academic Leader Bidang Kesehatan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Dosen Departemen Ilmu Biomedika, Fakultas Kedokteran Gigi UGM, Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D.  berhasil mendapatkan sebuah penghargaan gold winner untuk Anugerah Academic Leader bidang kesehatan. Anugerah ini diberikan oleh Kemendikbudristek kepada seseorang dengan rekam jejak yang membanggakan dalam pelaksanaan Tri Dharma dan juga telah membuat berbagai inovasi yang dapat memberikan kontribusi pada masyarakat.

Menurut Ika, anugerah Academic Leader yang telah dicapainya ini memiliki arti sebagai sebuah tugas atau amanah baru dari Universitas Gadjah Mada dan juga pemerintah. Amanah yang dimaksud secara spesifik merujuk tentang bagaimana seorang pemimpin akademik dapat mendorong supaya lebih banyak pemimpin-pemimpin muda baru dapat muncul untuk masa depan kita bersama. “Bagi saya anugerah ini merupakan tugas baru dari UGM dan pemerintah bagaimana agar seorang pemimpin akademik dapat mendorong lebih banyak pemimpin-pemimpin muda baru bagi masa depan kita bersama di bidang Kesehatan,” katanya.

Ika menyampaikan bahwa pencapaian yang telah dicapainya ini mustahil untuk diraih tanpa dukungan banyak orang, bahwa sebenarnya dalam prosesnya terdapat banyak pihak yang terlibat dalam mendukung berjalannya pengabdian yang telah dia lakukan. Menurutnya, para dosen dan peneliti sebaiknya diajak bicara, dan diberi fasilitas guna mendukung pelaksanaan penelitian, dan Pemerintah semestinya bertindak sebagai penghubung antara peneliti, praktisi dan juga Industri. “Saya rasa kita para dosen dan peneliti perlu diajak bicara. Diberi tantangan. Diberi fasilitas. Dalam sekian waktu mau apa? Pemerintah juga harus bertindak sebagai match maker antara peneliti, praktisi dan industri, ” Ungkap Ika.

Adapun terkait dengan sumbangsih yang telah dibuat oleh Ika di bidang akademik sendiri, salah satunya adalah bimbingan, penelitian, dan juga publikasi untuk jurnal internasional dengan indeks reputasi Q1 dan Q2. Selain itu Ika juga telah menciptakan 3 produk inovasi yang memiliki manfaat dan pengaruh yang besar di dunia medis. Produk-produk inovasi tersebut adalah cangkok tulang berbasis karbonat apatit (CHA), lalu spons hemostatik yang berguna untuk pelaksanaan bedah dento maksilofasial berbasis, serta yang terakhir adalah spons hemostatik untuk bedah umum yang berbasis CHA.

Ika menjelaskan hal yang melatarbelakangi berbagai kontribusi yang telah dia buat adalah untuk meringankan beban yang ditanggung oleh pasien. Baik itu beban finansial, ataupun kesulitan dalam mendapatkan jaringan sehat untuk proses autograft yang merupakan sebuah prosedur pemindahan jaringan sehat ke jaringan sakit. “Awalnya tentu kita mencoba terus fokus untuk mengembangkan jalur riset kita sesuai peta jalan yang kita buat. Sampai pada suatu titik kita menyadari bahwa yang kita riset dapat meringankan pasien, dengan cara mengganti produk yang sudah ada di pasaran yang diperoleh secara import dan harganya mahal atau harus diperoleh dengan melalui metode memindahkan jaringan sehat ke jaringan sakit,” Jelas Ika.

Penggunaan zat aktif CHA pada produk-produk inovasi yang telah dia ciptakan, produk inovasi spons hemostatik hasil penelitiannya dapat dipakai secara luas di masyarakat, dan bahkan mengalahkan produk-produk medis impor. “Sekarang kalau kita lihat di pasar alat kesehatan di Indonesia, alhamdulillah spons hemostatik produk kita terbukti superior dengan adanya zat aktif CHA dan dipakai secara luas menggeser dan mengalahkan produk import.” ujar Ika.

Produk-produk inovasi yang diciptakan oleh Ika juga memiliki kelebihan berupa dapat diproduksi dengan teknologi tinggi yang mutakhir, dan juga ramah lingkungan, selain itu produk-produk inovasi ciptaannya memiliki harga yang secara komparatif lebih murah apabila dibandingkan dengan produk impor, serta memiliki potensi untuk terapi regeneratif di masa depan “Produk-produk inovasi dari tim riset kami ini dapat diproduksi dengan teknologi tinggi yang mudah serta ramah lingkungan, murah dibanding alat kesehatan impor, dan berpotensi untuk terapi regeneratif masa depan.” imbuhnya.

Dalam menjalankan penelitian guna menciptakan berbagai produk inovasi tersebut tentu saja terdapat banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi Ika di tengah jalan. Menurut Ika, salah satu hal yang menjadi tantangan dalam pelaksanaan risetnya adalah kenyataan bahwa iklim dan sistem riset di Indonesia yang masih harus ditingkatkan guna menuju ke kemanfaatan yang lebih besar. “Tantangannya tentu adalah iklim dan sistem riset di Indonesia yang masih harus bersama-sama dibangun menuju ke kemanfaatan yang lebih besar. Dan peneliti harus turut membangunnya dengan terus tanpa henti melakukan pengembangan riset dalam bidangnya.” ungkapnya.

Penulis : Hanif

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Ika Dewi Ana Raih Penghargaan Anugerah Academic Leader Bidang Kesehatan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ika-dewi-ana-raih-penghargaan-anugerah-academic-leader-bidang-kesehatan/feed/ 0
PSW UGM Beri Tips Cara Orang Tua Beri Pendidikan Seksual ke Anak https://ugm.ac.id/id/berita/psw-ugm-beri-tips-cara-orang-tua-beri-pendidikan-seksual-ke-anak/ https://ugm.ac.id/id/berita/psw-ugm-beri-tips-cara-orang-tua-beri-pendidikan-seksual-ke-anak/#respond Thu, 14 Nov 2024 23:25:43 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72854 Pendidikan seksual sejak dini diberikan ke anak bukanlah hal tabu. Pengetahuan ini tidak hanya bermanfaat untuk mencegah pelecehan, tetapi juga membantu mencegah trauma yang dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan mental anak-anak. Oleh karenanya, orang tua untuk senantiasa peka terhadap kebutuhan dan perasaan anak-anak mereka, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk berdiskusi mengenai […]

Artikel PSW UGM Beri Tips Cara Orang Tua Beri Pendidikan Seksual ke Anak pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Pendidikan seksual sejak dini diberikan ke anak bukanlah hal tabu. Pengetahuan ini tidak hanya bermanfaat untuk mencegah pelecehan, tetapi juga membantu mencegah trauma yang dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan mental anak-anak. Oleh karenanya, orang tua untuk senantiasa peka terhadap kebutuhan dan perasaan anak-anak mereka, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk berdiskusi mengenai hal-hal yang mungkin dianggap sensitif. Dengan cara ini, anak-anak dapat lebih terbuka kepada orang tua dan merasa didukung.

Pusat Studi Wanita Universitas Gadjah Mada (UGM) belum lama ini menyelenggarakan mengenalkan pendidikan seksual pada anak-anak pada ibu-ibu. Edukasi ini disampaikan oleh Widya Nayati, M.A., Ph.D., Kepala Pusat Studi Wanita UGM, di Balai Desa Manggung, Caturtunggal, Depok, Sleman, dan dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang merupakan warga setempat dan anggota kelompok PKK Desa Manggung.

Widya Nayati menekankan bahwa pengenalan pendidikan seksual sejak usia dini adalah langkah penting untuk melindungi anak-anak dari potensi pelecehan seksual. Ia menjelaskan bahwa anak-anak perlu diajarkan untuk mengenali bagian-bagian tubuh mereka, terutama bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain selain orang tua atau pengasuh yang dipercaya. Menurut Widya, pemahaman mengenai batasan tubuh ini sangat penting untuk dikenalkan kepada anak-anak sejak kecil. “Dengan pemahaman yang benar, anak-anak akan lebih mampu melindungi diri mereka sendiri dari potensi pelecehan seksual, yang sering kali dilakukan oleh orang terdekat,” tegas Widya dalam keterangan tertulis yang dikirim ke wartawan, Jumat (15/11).

Selain mengenali bagian tubuh, Widya memberikan panduan khusus bagi orang tua tentang kapan anak laki-laki sebaiknya tidak lagi dimandikan oleh ibu mereka dan sebaliknya, kapan anak perempuan tidak dimandikan oleh ayah mereka. Ia menjelaskan bahwa perhatian terhadap batasan-batasan tersebut membantu mencegah kebingungan pada anak mengenai privasi tubuh, serta memberikan kesadaran mengenai batasan yang sehat sejak dini.

Widya juga menyoroti bahwa sebagian besar kasus pelecehan seksual melibatkan orang terdekat, seperti anggota keluarga seperti dari paman, bibi, kakek, nenek, atau sepupu maupun orang-orang yang tinggal bersama, termasuk anak kost. Oleh sebab itu, ia mengajak para orang tua untuk terus waspada dan memperhatikan setiap perubahan perilaku atau tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bahwa anak mereka mengalami ketidaknyamanan atau gangguan.

Sebagai tambahan, Widya memberikan beberapa tips praktis mengenai cara berdiskusi dengan anak tentang pendidikan seksual. Ia menyarankan agar orang tua mendengarkan anak-anak dengan penuh perhatian dan tidak langsung menghakimi. “Komunikasi terbuka dan positif akan menciptakan hubungan yang lebih kuat antara orang tua dan anak sehingga anak merasa aman untuk menyampaikan apapun yang dialaminya,” katanya.

Edukasi soal pendidikan seksual ini mendapatkan respon positif dari para peserta. Banyak ibu-ibu yang merasa mendapatkan wawasan baru dan lebih siap untuk melindungi anak-anak mereka dari potensi bahaya. “Setelah ini jadi lebih PD untuk mengenalkan pendidikan seksual ke anak-anak,” ungkap salah seorang peserta.

Widya berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan seksual pada anak-anak sejak dini. Melalui kegiatan ini, ia mengajak para orang tua untuk berperan aktif dalam memberikan pendidikan seksual yang sehat dan tepat guna, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi mendatang. Dengan adanya inisiatif seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih terbuka untuk membicarakan topik pendidikan seksual dalam konteks perlindungan anak, serta mampu mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah kekerasan dan pelecehan seksual.

Penulis : Rahma Khoirunnisa

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Freepik

Artikel PSW UGM Beri Tips Cara Orang Tua Beri Pendidikan Seksual ke Anak pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/psw-ugm-beri-tips-cara-orang-tua-beri-pendidikan-seksual-ke-anak/feed/ 0
Kisah Dosen UGM Jadi Anggota Ahli Forensik Satwa Liar Internasional SWFS https://ugm.ac.id/id/berita/kisah-dosen-ugm-jadi-anggota-ahli-forensik-satwa-liar-internasional-swfs/ https://ugm.ac.id/id/berita/kisah-dosen-ugm-jadi-anggota-ahli-forensik-satwa-liar-internasional-swfs/#respond Wed, 21 Aug 2024 07:12:09 +0000 https://ugm.ac.id/?p=69667 Dosen Fakultas Biologi UGM Dr. Dwi Sendi Priyono, seorang ahli DNA forensik satwa liar dan Kepala Laboratorium Sistematika Hewan di Departemen Biologi Tropika Universitas Gadjah Mada (UGM), baru saja ditetapkan sebagai menjadi anggota penuh pertama dari Indonesia di Society for Wildlife Forensic Science (SWFS), sebuah organisasi internasional untuk ilmu forensik satwa liar. Dengan keanggotaan penuhnya  […]

Artikel Kisah Dosen UGM Jadi Anggota Ahli Forensik Satwa Liar Internasional SWFS pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Dosen Fakultas Biologi UGM Dr. Dwi Sendi Priyono, seorang ahli DNA forensik satwa liar dan Kepala Laboratorium Sistematika Hewan di Departemen Biologi Tropika Universitas Gadjah Mada (UGM), baru saja ditetapkan sebagai menjadi anggota penuh pertama dari Indonesia di Society for Wildlife Forensic Science (SWFS), sebuah organisasi internasional untuk ilmu forensik satwa liar.

Dengan keanggotaan penuhnya  ini, Sendi berharap dapat memperkuat penanganan kejahatan satwa liar di Indonesia yang selama ini sudah dikenal sebagai rumah bagi keanekaragaman hayati yang luar biasa namun juga menjadi pusat perdagangan satwa ilegal.

Tidak hanya itu, Sendi menuturkan dengan keanggotaan ini ia bisa berkolaborasi dengan para ahli internasional untuk mengembangkan metode yang lebih efektif dalam menangani kejahatan satwa liar dan mendukung upaya pelestarian spesies yang terancam punah di Indonesia. “Motivasi utama saya bergabung dengan SWFS adalah untuk memperluas jaringan profesionalnya dan mengakses pengetahuan terbaru dalam bidang forensik satwa liar, khususnya dalam pendekatan DNA,” kata Sendi dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (21/8).

Posisi Indonesia yang menjadi pusat megabiodiversitas dunia, tantangan dalam penanganan kejahatan satwa liar semakin kompleks. Menurutnya, perdagangan satwa ilegal seringkali melibatkan barang sitaan yang tidak utuh, sehingga sulit diidentifikasi secara morfologi. “Keterampilan dalam pengujian DNA menjadi sangat penting,” ujarnya.

Menjadi anggota penuh SWFS bukanlah hal yang mudah. Sendi harus melalui proses seleksi yang ketat, yang melibatkan penilaian terhadap portofolionya dalam bidang DNA forensik satwa liar dan mendapatkan minimal dua rekomendasi dari ahli forensik satwa liar internasional. Tantangan terbesar yang dihadapinya adalah memenuhi standar tinggi yang ditetapkan oleh SWFS. “Keterlibatan saya dalam membantu berbagai kasus dengan pihak seperti Mabes Polri, Badan Intelijen dan Keamanan Polri, serta hasil kerja yang telah dipublikasikan secara ilmiah, akhirnya membantu saya mendapatkan keanggotaan penuh ini,” ungkapnya.

Keahlian Dwi dalam teknik identifikasi DNA forensik tidak muncul begitu saja. Sebelum menjadi dosen di UGM, ia telah lama berkecimpung dalam dunia konservasi satwa liar di berbagai NGO. “Teknologi DNA forensik satwa liar sebenarnya bukan hal baru di dunia konservasi secara global, namun belum banyak diadopsi di Indonesia karena keterbatasan SDM dan fasilitas,” jelasnya.

Dengan latar belakang keilmuan yang ia miliki, Sendi ingin memberikan kontribusi ilmiah yang diperlukan untuk mendukung tindakan hukum terhadap pelanggaran perdagangan satwa liar di Indonesia. Dwi bercerita, ia dan timnya menggunakan teknik DNA forensik untuk menganalisis berbagai bukti forensik dari kasus-kasus satwa liar. “Kami menggunakan teknik DNA untuk mengidentifikasi spesies dan mengkonfirmasi apakah barang bukti tersebut berasal dari spesies yang dilindungi,” jelasnya. Salah satu kasus yang paling berkesan baginya adalah ketika ia berhasil mengidentifikasi asal geografis dari gading gajah yang diselundupkan. “Hasil analisis ini berperan krusial dalam proses hukum dan mendukung upaya pelestarian dengan menyediakan bukti ilmiah yang kuat,” tambahnya.

Sebagai anggota penuh SWFS, Sendi kini terlibat dalam pengembangan standar forensik satwa liar, berbagi pengetahuan, dan berpartisipasi dalam proyek-proyek global. Ia berencana untuk mengembangkan proyek yang fokus pada pembuatan database forensik satwa liar yang komprehensif di Indonesia, serta meningkatkan kapasitas lokal melalui pelatihan dan workshop. “Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat penegakan hukum dan upaya pelestarian dengan menyediakan alat yang lebih baik untuk analisis forensik,” harapnya.

Meskipun menghadapi tantangan besar seperti keterbatasan fasilitas dan teknologi, serta minimnya database DNA satwa endemik, Sendi tetap optimis tentang masa depan forensik satwa liar di Indonesia. Dengan dukungan internasional dan kolaborasi yang semakin kuat, ia percaya bahwa kapasitas lokal dalam menangani kasus-kasus satwa liar akan terus meningkat. “Dukungan dari lembaga internasional dan pengalaman yang saya dapat dari keanggotaan SWFS akan memperkuat upaya pelestarian dan penegakan hukum di Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Dita

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Kisah Dosen UGM Jadi Anggota Ahli Forensik Satwa Liar Internasional SWFS pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/kisah-dosen-ugm-jadi-anggota-ahli-forensik-satwa-liar-internasional-swfs/feed/ 0
Pakar UGM Bicara Harga BBM di Tengah Konflik Iran-Israel https://ugm.ac.id/id/berita/pakar-ugm-bicara-harga-bbm-di-tengah-konflik-iran-israel/ https://ugm.ac.id/id/berita/pakar-ugm-bicara-harga-bbm-di-tengah-konflik-iran-israel/#respond Wed, 17 Apr 2024 07:24:44 +0000 https://ugm.ac.id/pakar-ugm-bicara-harga-bbm-di-tengah-konflik-iran-israel/ Pengamat Ekonomi Energi UGM, Dr. Fahmy Radhi, M.B.A. menyatakan konflik Iran-Israil berpotensi menaikan harga minyak dunia yang akan memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Dia mengatakan itu dengan alasan lokasi konflik di seputar Selat Hormuz, dan dimungkinkan akan mengganggu jalur supply chain minyak dunia sehingga menghambat pasokan minyak dan menaikkan biaya […]

Artikel Pakar UGM Bicara Harga BBM di Tengah Konflik Iran-Israel pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Pengamat Ekonomi Energi UGM, Dr. Fahmy Radhi, M.B.A. menyatakan konflik Iran-Israil berpotensi menaikan harga minyak dunia yang akan memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Dia mengatakan itu dengan alasan lokasi konflik di seputar Selat Hormuz, dan dimungkinkan akan mengganggu jalur supply chain minyak dunia sehingga menghambat pasokan minyak dan menaikkan biaya distribusi.

“Berpotensi menaikan harga minyak dunia. Apalagi sebelum pecah konflik harga minyak dunia sudah naik pada kisaran US $89 per barrel, potensi kenaikan harga minyak dunia akan berlanjut saat eskalasi ketegangan Iran-Israil meluas,” ujarnya di Kampus UGM, Rabu (17/4).

Dia menjelaskan sebagai net-importer, kenaikan harga minyak dunia sudah pasti akan berpengaruh terhadap harga BBM di Indonesia, bahkan berpotensi di atas asumsi ICP (Indonesian Crude Price) asumsi APBN 2024 yang telah ditetapkan sebesar US $ 82 per barrel. Dijelaskan pula dalam kondisi ketidakpastian harga minyak dunia, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Perekonomian menjamin bahwa Pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM Subsidi sampai Juni 2024.

Disebutnya Pemerintah hanya akan melakukan penyesuaian arah subsidi energi. Meski begitu jika eskalasi konflik Iran-Israil meluas, tidak menutup kemungkinan harga minyak dunia akan melambung.

“Bahkan diperkirakan bisa mencapai di atas US $ 100 per barel. Dalam kondisi tersebut, Pemerintah dihadapkan pada dilema dalam penetapan harga BBM di dalam negeri,” jelasnya.

Menurutnya, jika harga BBM Subsidi tidak dinaikan, beban APBN akan membengkak. Berikutnya kenaikan harga minyak dunia akan semakin menguras devisa untuk membiayai impor BBM.

Ujung-ujungnya semakin memperlemah kurs rupiah terhadap dolar AS, yang saat ini sudah sempat menembus Rp16.000 per dolar AS. Sementara jika harga BBM Subsidi dinaikan dipastikan akan memicu inflasi yang menyebabkan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok sehingga menurunkan daya beli rakyat.

“Dalam kondisi ketidakpastian harga minyak dunia akibat konflik Iran-Israil ini, sebaiknya Pemerintah jangan memberikan PHP atau harapan palsu kepada rakyat dengan menjamin bahwa harga BBM Subsidi tidak akan dinaikan hingga Juni 2024. Pemerintah sebaiknya mengambil keputusan realistis berdasarkan indikator terukur, salah satunya harga minyak dunia,” katanya.

Karena itu sarannya, jika harga minyak dunia masih di bawah US $100 per barel, harga BBM Subsidi tidak perlu dinaikan. Namun, jika harga minyak dunia mencapai di atas US $100 per barel, harga BBM Subsidi sebaiknya dinaikan, sembari memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada rakyat miskin yang terdampak.

Penulis: Agung Nugroho

Foto: Freepik.com

Artikel Pakar UGM Bicara Harga BBM di Tengah Konflik Iran-Israel pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/pakar-ugm-bicara-harga-bbm-di-tengah-konflik-iran-israel/feed/ 0
Diskusi Berseri Kegiatan Kampanye Sadar Wisata 5.0 Tahun 2024 https://ugm.ac.id/id/berita/diskusi-berseri-kegiatan-kampanye-sadar-wisata-5-0-tahun-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/diskusi-berseri-kegiatan-kampanye-sadar-wisata-5-0-tahun-2024/#respond Fri, 15 Mar 2024 21:09:15 +0000 https://ugm.ac.id/diskusi-berseri-kegiatan-kampanye-sadar-wisata-5-0-tahun-2024/ Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI melalui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan c.q. Direktorat Pengembangan SDM Pariwisata melakukan Diskusi Terpumpun Pemetaan Kebutuhan Pelatihan dan Potensi Desa Pada Kegiatan Kampanye Sadar Wisata 5.0 Tahun 2024. Diskusi terpumpun secara berseri  digelar di tiga Desa Wisata. Diskusi pada tanggal 8 Maret 2024 […]

Artikel Diskusi Berseri Kegiatan Kampanye Sadar Wisata 5.0 Tahun 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI melalui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan c.q. Direktorat Pengembangan SDM Pariwisata melakukan Diskusi Terpumpun Pemetaan Kebutuhan Pelatihan dan Potensi Desa Pada Kegiatan Kampanye Sadar Wisata 5.0 Tahun 2024. Diskusi terpumpun secara berseri  digelar di tiga Desa Wisata.

Diskusi pada tanggal 8 Maret 2024 dilaksanakan di Desa Wisata Buwun Sejati, Lombok Barat. Tanggal 9 Maret  2024 di Desa Wisata Bonjeruk, Lombok Tengah, dan di tanggal 10 Maret 2024 di Desa Wisata Mertak, Lombok Tengah.

Dr. Destha Titi Raharjana, M.Si sebagai peneliti di Pusat Studi Pariwisata UGM mendapat kesempatan mengikuti kegiatan, ini sekaligus diminta menjadi salah satu narasumber Diskusi Terpumpun. Sebagai narasumber secara detail ia menjelaskan tujuan kegiatan dan tahapan Kampanye Sadar Wisata 5.0.

Selain itu, iapun menjelaskan sekaligus mengajak melakukan pemetaan awal kondisi eksisting desa wisata melalui 7 aspek meliputi aspek kelembagaan, kunjungan wisatawan, paket wisata, home stay, UMKM, pemasaran, dan kemitraan.  Iapun menceritakan kisah sukses desa-desa peserta Kampanye Sadar Wisata 5.0 tahun 2023.

“Kepada peserta saya menjelaskan berbagai faktor yang menjadi kunci sukses, betapa pentingnya komitmen pimpinan desa, dan keharmonisan antar lembaga desa dalam menjamin keberhasilan program KSW 5.0 dengan mengkonfirmasi data desa yang telah diisi sebelumnya oleh pihak desa,” katanya, di Kampus UGM, Jum’at (15/3).

Menurut Destha yang tak kalah penting adalah bagaimana menentukan kebutuhan pelatihan untuk desa dengan metode Training Needs Analysis. Upaya menjelaskan soal peran local champion dalam implementasi program serta menjelaskan tahapan kegiatan selanjutnya.

Tahap FGD ini merupakan tahap awal, kegiatan secara bertahap akan berlangsung pada April—Mei 2024 yang dikemas dalam bentuk pelatihan. Bulan Mei—Juli 2024 pemberian pendampingan secara berturut-turut, dan dilanjutkan pada bulan Agustus 2024 dengan menggelar forum kolaborasi Pentahelix dengan desa wisata, serta di bulan Agustus 2024 direncanakan akan dilakukan evaluasi terhadap dampak penerapan Kampanye Sadar Wisata 5.0 pada tahun 2024.

Penulis: Agung Nugroho

Artikel Diskusi Berseri Kegiatan Kampanye Sadar Wisata 5.0 Tahun 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/diskusi-berseri-kegiatan-kampanye-sadar-wisata-5-0-tahun-2024/feed/ 0