IKU Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/iku/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 10 Feb 2025 09:04:06 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Pantang Menyerah, Alumnus UGM ini Berhasil Sandang Sertifikasi Akuntan Publik di Usia Muda https://ugm.ac.id/id/berita/pantang-menyerah-alumnus-ugm-ini-berhasil-sandang-sertifikasi-akuntan-publik-di-usia-muda/ https://ugm.ac.id/id/berita/pantang-menyerah-alumnus-ugm-ini-berhasil-sandang-sertifikasi-akuntan-publik-di-usia-muda/#respond Mon, 10 Feb 2025 09:04:06 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75735 Alumnus prodi Magister Akuntansi dan Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk) FEB UGM, Pandu Kurniawan, merupakan salah satu peserta yang lulus dari ujian Akuntan Publik pada Januari 2025 lalu. Untuk mendapatkan Certified Public Accountant (CPA), tidaklah mudah. Pandu mengaku ia beberapa kali mengalami kegagalan dan perlu mengulang dalam beberapa mata ujian. Semangat pantang menyerah untuk sesuatu yang […]

Artikel Pantang Menyerah, Alumnus UGM ini Berhasil Sandang Sertifikasi Akuntan Publik di Usia Muda pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Alumnus prodi Magister Akuntansi dan Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk) FEB UGM, Pandu Kurniawan, merupakan salah satu peserta yang lulus dari ujian Akuntan Publik pada Januari 2025 lalu. Untuk mendapatkan Certified Public Accountant (CPA), tidaklah mudah. Pandu mengaku ia beberapa kali mengalami kegagalan dan perlu mengulang dalam beberapa mata ujian. Semangat pantang menyerah untuk sesuatu yang ingin ia gapai selalu dipegangnya. “Setelah beberapa kali gagal, akhirnya saya lulus untuk semua mata ujian yang dilakukan selama satu tahun penuh,” kata Pandu, Senin (10/2).

Dengan semakin berkembangnya dunia bisnis dan perusahaan-perusahaan Indonesia, Pandu meyakini kebutuhan akuntan publik akan terus meningkat.  meskipun di sisi yang lain harus berhadapan dengan tantangan besar dengan hadirnya teknologi AI. “Teknologi ini disinyalir dapat menggantikan beberapa pekerjaan teknis. Tapi saya yakin profesi akuntan publik masih sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga integritas dan profesionalisme,” terangnya.

Mendapatkan sertifikasi sebagai akuntan publik awalnya bukan hal yang familiar di mata Pandu. Berawal saat ia tengah menempuh pendidikan PPAk sejak awal 2017, para pegnelola seeing mensosialisasikan adanya kemudahan bagi lulusan PPAk untuk memperoleh sertifikasi tersebut. “Ini tidak mudah. Ujian pertama saya di tahun 2019 sempat tidak lulus dan di percobaan kedua saya baru berhasil mendapatkan sertifikat CPA non-signing,” ucapnya.

Usai menempuh PPAk, di tahun 2018 ia melanjutkan S2 di Magister Akuntansi FEB UGM. Setelah menyandang gelar magister, ia pun melamar bekerja sebagai internal auditor di PT Telkom. Kinerja yang baik mengantarkannya sebagai salah satu auditor terbaik yang dikirim ke Kementerian BUMN untuk menjalani penugasan khusus.

Pantang menyerah, di tahun 2024, ia kembali mengikuti ujian CPA signing (Akuntan Publik). Menurutnya mengikuti ujian secara bertahap bukanlah hal yang mudah, apalagi harus mengulang beberapa kali seperti Workshop A dan Workshop B yang menitikberatkan pada pengetahuan teknis audit tingkat lanjut.

“Saya sempat merasa minder sebagai peserta termuda dan berpikir bahwa saya terlalu nekat mengikuti ujian Workshop. Beberapa peserta bahkan mengatakan bahwa belum saatnya saya mengikuti ujian dan sebaiknya memberi kesempatan terlebih dahulu kepada mereka yang lebih tua,” kenangnya.

Keberhasilannya meraih sertifikasi Akuntan Publik di usia relatif muda, diakui Pandu tidak lepas dari peran PPAk FEB UGM yang selalu mendukung mahasiswa menjadi profesional di bidang audit.“Program ini memiliki akreditasi Unggul yang menjamin kualitas program, tenaga pengajar, dan mahasiswanya. Selain itu, PPAk memiliki joint program dengan Magister Akuntansi FEB UGM yang akan mempersingkat masa studi dan menunjang mahasiswa ketika sudah lulus nanti,” ungkapnya.

Lingkungan belajar mengajar PPAk FEB UGM, menurutnya, kondusif. Pengalaman paling berkesan yang ia peroleh selama satu setengah tahun mulai dari matrikulasi hingga magang membuka jalan baginya memasuki dunia auditor. “PPAk FEB UGM banyak memberikannya pembelajaran. Selama studi saya bisa mendapatkan pengalaman praktik di lapangan dengan mengajarkan bagaimana menjadi praktisi yang berintegritas dan profesional dengan penekanan pada dunia auditor. Para mahasiswa diwajibkan mengikuti program magang,” kata Pandu yang sempat menjalani magang di KAP Mahsun, Nurdiono, Kukuh & Partner.

Pandu pun mengaku merasa sangat terbantu dengan program matrikulasi yang diberikan di PPAk UGM untuk menyamakan persepsi dan budaya akademik. Pandu merasakan dukungan dari dosen menjadi faktor penting dalam perjalanan akademiknya. Pandu menyampaikan kesannya akan nilai-nilai FEB UGM. Nilai-nilai yang ditanamkan oleh pengajar FEB UGM sangat berperan dalam perjalanan akademik dan kariernya. Terutama terkait soal integritas, profesionalisme, objektivitas, dan kepedulian sosial. “Selama belajar di FEB UGM, saya diajarkan untuk menjaga integritas dalam segala hal, baik dalam pendidikan maupun pekerjaan. Sebagai auditor, objektivitas adalah kunci untuk menjaga keadilan dalam penilaian,” ungkapnya.

Reportase: Shofi Hawa Anjani dan Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Pantang Menyerah, Alumnus UGM ini Berhasil Sandang Sertifikasi Akuntan Publik di Usia Muda pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/pantang-menyerah-alumnus-ugm-ini-berhasil-sandang-sertifikasi-akuntan-publik-di-usia-muda/feed/ 0
UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/#respond Thu, 23 Jan 2025 05:10:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75071 Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan 17th International Asian Urbanization Conference (IAUC) yang berlangsung selama 3 hari, 14–16 Januari 2025 digelar di Hotel Prime Plaza Sanur, Bali. Konferensi mengusung tema Rethinking Sustainable Urban Development and Urban Futures in the Digital Age. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Asian Urban Research Association (AURA) […]

Artikel UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan 17th International Asian Urbanization Conference (IAUC) yang berlangsung selama 3 hari, 14–16 Januari 2025 digelar di Hotel Prime Plaza Sanur, Bali. Konferensi mengusung tema Rethinking Sustainable Urban Development and Urban Futures in the Digital Age. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Asian Urban Research Association (AURA) dan Fakultas Geografi UGM berhasil menghimpun 59 abstrak.

Konferensi diikuti 31 presenter, dan 6 peserta dari 9 negara diantaranya dari Indonesia, Amerika Serikat, Jerman, Rumania, Prancis, Korea Selatan, Malaysia, Jepang, dan Taiwan. Kegiatan inipun mampu menghadirkan banyak para pakar internasional sebagai pembicara utama. Mereka adalah Prof. George Pomeroy, Executive Director of AURA and Professor of Geography and Earth Science at Shippensburg University, Prof. Dr. Rini Rachmawati, Director of CESASS UGM and Professor of Urban Geography, UGM, Prof. Frauke Kraas, Coordinator of the Forum for Urban Future in Southeast Asia and Professor of Urban Development at the University of Cologne; dan Prof. Emeritus Dr. Debnath Mookherjee, Professor of Geography, College of the Environment, Western Washington University yang menyampaikan materi melalui video. Konferensi ini juga mengundang dua pembicara lain dari Rumania yaitu Prof. Liliana Dumitrache, Professor of Human and Economic Geography, University of Bucharest dan Prof. Yves Boquet dari Perancis, seorang Professor of Transportation Geography, University of Bourgogne.

Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T., Direktur PSSAT menyatakan melalui sesi ilmiah yang interaktif, para presenter konferensi dan peserta mendiskusikan berbagai isu strategis terkait pembangunan perkotaan berkelanjutan. Diskusi ini, disebutnya menjadi wadah penting untuk memperkuat pertukaran akademik dan kolaborasi internasional di antara para peneliti dan praktisi. Selain berdiskusi di dalam kelas, para peserta konferensi juga diajak melakukan kunjungan lapangan di Bali dalam rangka mempelajari praktik pembangunan perkotaan berkelanjutan secara langsung. “Kita semua berharap pengalaman ini memperkaya hasil konferensi dengan menghubungkan diskusi teoretis dan implementasi nyata di lapangan,” ujar Rini Rachmawati.

Sebagai tuan rumah, Rini mengungkapkan, PSSAT UGM berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas negara serta menjawab tantangan pembangunan perkotaan dan sosial yang berkelanjutan di era digital. Konferensi ini, disebutnya, menjadi bukti pentingnya peran akademisi dalam membangun masa depan perkotaan yang inklusif dan tangguh. “Kita juga berharap dari kegiatan ini mampu mempererat hubungan di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya”, terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/feed/ 0
Tim Mahasiswa UGM Berhasil Meraih Juara 1 Capital Market Inclusion Competition https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pairgrowth-ugm-berhasil-meraih-uara-1-capital-market-inclusion-competition-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pairgrowth-ugm-berhasil-meraih-uara-1-capital-market-inclusion-competition-2024/#respond Fri, 03 Jan 2025 07:06:08 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74324 Sejumlah mahasiswa UGM yang tergabung dalam Tim Pairgrowth berhasil meraih juara 1 Capital Market Inclusion Competition pada ajang Jambi Financial Inclusion Festival 2024 pada 23 September – 16 November 2024 di Universitas Jambn. Tim Pairgrowth terdiri dari Ali Alexander, mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2021 dan Elsa Firlyani, mahasiswa Manajemen Penilaian Properti-SV 202, dan mendapat […]

Artikel Tim Mahasiswa UGM Berhasil Meraih Juara 1 Capital Market Inclusion Competition pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sejumlah mahasiswa UGM yang tergabung dalam Tim Pairgrowth berhasil meraih juara 1 Capital Market Inclusion Competition pada ajang Jambi Financial Inclusion Festival 2024 pada 23 September – 16 November 2024 di Universitas Jambn. Tim Pairgrowth terdiri dari Ali Alexander, mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2021 dan Elsa Firlyani, mahasiswa Manajemen Penilaian Properti-SV 202, dan mendapat bimbingan dari Eddy Junarsin, Ph.D., CFP selaku dosen pendamping berhasil menyisihkan 34 tim lain dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi diselenggarakan secara daring oleh Kelompok Studi Pasar Modal Universitas Jambi.

Ali Alexander menjelaskan dalam tahap awal perjalanan tim Pairgrowth dalam mengikuti kompetisi ini adalah membuat paper equity research. Seluruh tim dalam tahap ini melakukan analisis komprehensif mulai aspek makro ekonomi, industri, profil bisnis, proses bisnis, keuangan, valuasi, hingga risiko berkaitan dengan perusahaan yang dianalisis. “Kita dan hampir semua tim yang mengikuti kompetisi masing-masing diminta melakukan analisis terhadap PT. Bank Mandiri yang mengalami gejolak makroekonomi sehingga susah untuk bertumbuh, dan diberi tambahan permasalahan banyaknya masyarakat yang skeptis terhadap saham BMRI”, katanya di Kampus UGM, Jum’at (3/1).

Ali mengungkapkan PT. Bank Mandiri yang bergerak di industri perbankan berbeda dengan perusahaan non-finansial yang memiliki template khusus keuangan. Kondisi ini menjadi hambatan sekaligus kesulitan dalam membuat valuasi. “Namun, karena saya sudah terbiasa menghitung valuasi perbankan maka dapat menyelesaikannya dengan cepat dan akurat,” ungkapnya.

Keberhasilan tim Pairgrowth merupakan buah dari perjuangan, kerja keras, dan kekompakan tim mulai dari tahap persiapan hingga kompetisi. Dalam proses mengikuti kompetisi ini, Ali dan rekan timnya menghadapi sejumlah tantangan seperti manajemen waktu. Ali mengaku saat proses mengikuti kompetisi saat itu sedang menjalani magang di PT Nestlé Indonesia. Iapun harus pandai-pandai mengatur waktu antara magang dan lomba. Sementara Elsa sebagai partner dalam tim sedang mengikuti program pertukaran pelajar di luar negeri sehingga harus beradaptasi dengan perbedaan zona waktu. “Meski banyak tantangan akhirnya kami bisa meraih juara dan membawa nama baik FEB dan UGM di kancah nasional,” pungkasnya.

Reportase  : Orie Priscylla Mapeda Lumalan & Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis.      : Agung Nugroho

Artikel Tim Mahasiswa UGM Berhasil Meraih Juara 1 Capital Market Inclusion Competition pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-pairgrowth-ugm-berhasil-meraih-uara-1-capital-market-inclusion-competition-2024/feed/ 0
Sekolah Vokasi Gelar Pameran Catatan Sampah di Yogyakarta https://ugm.ac.id/id/berita/sekolah-vokasi-gelar-pameran-catatan-sampah-di-yogyakarta/ https://ugm.ac.id/id/berita/sekolah-vokasi-gelar-pameran-catatan-sampah-di-yogyakarta/#respond Mon, 04 Nov 2024 08:27:20 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72469 Departemen Bahasa, Seni, dan Budaya Sekolah Vokasi kembali menyelenggarakan Pameran Arsip UGM 2024. Untuk kali ini pameran kearsipan menghadirkan tema “Sisa-Sisa Kita: Sampah dalam Catatan yang Terserak di Yogyakarta”. Pameran kali ini menampilkan lebih kurang 200 karya dalam bentuk kartografi, tekstual, audiovisual dan arsip karya seni. Pameran Arsip UGM 2024 dibuka untuk umum selama 5 […]

Artikel Sekolah Vokasi Gelar Pameran Catatan Sampah di Yogyakarta pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Departemen Bahasa, Seni, dan Budaya Sekolah Vokasi kembali menyelenggarakan Pameran Arsip UGM 2024. Untuk kali ini pameran kearsipan menghadirkan tema “Sisa-Sisa Kita: Sampah dalam Catatan yang Terserak di Yogyakarta”. Pameran kali ini menampilkan lebih kurang 200 karya dalam bentuk kartografi, tekstual, audiovisual dan arsip karya seni. Pameran Arsip UGM 2024 dibuka untuk umum selama 5 hari, 4 – 8 November 2024 di Gedung Iso Reksohadiprodjo, Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya, Sekolah Vokasi pukul 08.00 WIB – 19.00 WIB.

Ketua Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya, Sekolah Vokasi, Dr. Nuryuda Irdana, M.M mengatakan kegiatan pameran arsip ini merupakan kegiatan yang telah berlangsung secara rutin  dengan mengangkat tema yang berkaitan dekat dengan kehidupan nyata sekitar kampus. Dua tahun sebelumnya, mengakat tema Sumbu Filosofi dan kemudian pameran mengangkat tema tentang Covid. Sedangkan tahun ini mengangkat tema tentang persoalan sampah. 

“Hari ini pameran menghadirkan tema yang masih cukup hangat terkait sampah. Karena saya kira semua merasa dampak terkait sampah terutama setelah pembuangan akhir sampah di Piyungan ditutup,” katanya saat membuka pameran,Senin (4/11).

Nuryuda menyampaikan masalah sampah menjadi perhatian bersama. Dengan pameran ini diharapkan bisa menjadi pengingat kembali (reminder) sekaligus triger dan awal kesadaran bersama bahwa sampah bisa dikelola dengan baik. “Tentunya kedepan bagaimana rencana peran kita karena ini lebih terkait dengan berbagai aspek dan bidang sehingga tidak hanya bisa diselesaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup saja, soal sampah adalah pekerjaan . rumah bersama,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Waluyo perwakilan Program Studi D4 Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi. Tema “Sisa-Sisa Kita: Sampah dalam Catatan yang Terserak di Yogyakarta” dinilainya sebagai tema yang kontekstual terhadap isu-isu kekinian. “Menjadi kebanggaan kami adanya empati teman-teman mahasiswa menentukan pilihannya pada tema kali ini. Mungkin tidak mainstream karena pameran arsip biasanya memamerkan yang terkait heritage yang besar-besar, tapi kali ini menyentuh pada  kehidupan sosial kemasyarakatan pada problem-problem yang ditangkap teman-teman mahasiswa”, ucapnya.

Iapun sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pameran ini menjadi tradisi baik dan kedepan diharapkan muncul ekspose-ekspose dari berbagai mata kuliah lain tidak hanya mata kuliah Pameran Arsip. “Sudah 12 kali sejak prodi ini masih bernama program D3 Kearsipan, dan kini menjadi D4 Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi sejak 2019. Seingat saya dulu diawali dengan pameran bertema dolanan anak”, terangnya.

PIC Kegiatan Pameran Arsip UGM 2024, Irfan Rizky Darajat menambahkan kegiatan arsip yang sedang berlangsung saat ini merupakan kegiatan dari bagian mata kuliah. Mata kuliah tersebut bernama Pameran Arsip dengan besaran 4 SKS. Dalam tugasnya para mahasiswa mampu menghadirkan Pameran Arsip sebagai rangkaian kerja. Pameran ini ibarat sebagaimana proses kearsipan dimulai dengan penciptaan hingga ke pengelolaan, dan hasilnya bisa dipamerkan dalam bentuk publikasi arsip atau dipromosi atau sebagai program publik untuk masyarakat.

“Salah satu bentuk dari program publik itu adalah pameran. Dalam hal ini teman-teman menyusun atau mempraktekan apa yang sudah dipelajari dalam teori kemudian dipraktekkan dalam suatu kegiatan yang memang harus bisa dihadiri publik. Prodi Kearsipan atau Prodi Pengelolaan Arsip dan  rekaman informasi bukan institusi kearsipan  sehingga metode yang kami pakai adalah mengumpulkan arsip dari berbagai sumber dengan satu tema tertentu”, jelasnya.

Terkait tema sampah yang diangkat, Irfan Rizky menyatakan dengan tema kali ini ingin menunjukkan bahwa melalui pendekatan dokumentasi hubungan dalam kearsipan bukan melulu hanya peristiwa-peristiwa yang telah berjalan jauh (lampau). Melalui pameran arsip bisa juga membicarakan hal-hal yang dekat peristiwa saat ini. “Bagaimana kita bisa berbicara dengan  publik terkait isu-isu yang terkini. Sebagaimana tahun lalu juga kami juga mengadakan yang isinya juga baru terkait Pandemi Covid, dan hari ini adalah temanya tentang sampah yang dekat dengan hidup kita karena sampah menjadi keresahan kita bersama baik individu maupun sebagai satu organisasi di lingkungan kampus, pemerintah maupun di komunitas masyarakat”, imbuhnya.

Faisol Fajar Bagus Junaedi selaku ketua panitia pameran mengakui pameran tahun ini mengusung tema yang sangat relevan dan sedang hangat di lingkungan sekitar kampus. Dengan pameran ini ingin mengajak pengunjung merenungkan bagaimana isu sampah telah mempengaruhi pengalaman hidup sehari-hari, bagaimana semuanya dapat mencatatkan dan mengarsipkan pengalaman tersebut untuk generasi mendatang. “Melalui pameran ini, kami berharap dapat memberikan wawasan tentang masalah sampah yang menjadi permasalahan lintas sektoral sangat kompleks di berbagai daerah”, katanya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Firsto

Artikel Sekolah Vokasi Gelar Pameran Catatan Sampah di Yogyakarta pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/sekolah-vokasi-gelar-pameran-catatan-sampah-di-yogyakarta/feed/ 0
Dorong Kompetensi Lulusan, FKH UGM Melakukan Perubahan Kurikulum https://ugm.ac.id/id/berita/dorong-kompetensi-lulusan-fkh-ugm-melakukan-perubahan-kurikulum/ https://ugm.ac.id/id/berita/dorong-kompetensi-lulusan-fkh-ugm-melakukan-perubahan-kurikulum/#respond Fri, 20 Sep 2024 06:40:28 +0000 https://ugm.ac.id/?p=70744 Fakultas Kedokteran Hewan tengah melakukan beberapa perubahan kurikulum pendidikan dan pengajaran yang menyesuaikan dengan kompetensi yang disyaratkan dari World Organization Animal Health (WOAH) sehingga  bisa menghasilkan lulusan yang semakin berkualitas dan memenuhi standar internasional. “Adanya perubahan kurikulum ini akan memastikan lulusan FKH UGM nantinya sesuai dengan standar internasional dan siap melaksanakan semua program internasional dalam […]

Artikel Dorong Kompetensi Lulusan, FKH UGM Melakukan Perubahan Kurikulum pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Kedokteran Hewan tengah melakukan beberapa perubahan kurikulum pendidikan dan pengajaran yang menyesuaikan dengan kompetensi yang disyaratkan dari World Organization Animal Health (WOAH) sehingga  bisa menghasilkan lulusan yang semakin berkualitas dan memenuhi standar internasional. “Adanya perubahan kurikulum ini akan memastikan lulusan FKH UGM nantinya sesuai dengan standar internasional dan siap melaksanakan semua program internasional dalam hal kesehatan hewan dan khususnya transboundary diseases,” ujar Dekan FKH UGM, Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D pada Rapat Terbuka Senat Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Peringatan Dies Natalis Ke-78, Jum’at (20/9).

Teguh menuturkan program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) pada tahun ini menerapkan berbagai langkah untuk memperbaiki kegiatan belajar mengajar. Diantaranya dengan membuat jadwal yang lebih cepat dan proses sosialisasi calon mahasiswa baru menjadi lebih awal sehingga mahasiswa memiliki kesempatan cukup waktu dalam persiapannya. “Ujian masuk entry exam PPDH (Pendidikan Profesi Dokter Hewan) dilakukan sebelum registrasi mahasiswa ke prodi PPDH. Diharapkan mahasiswa yang teregistrasi adalah mahasiswa yang sudah memenuhi standar minimal yang dipersyaratkan,” terangnya.

Lebih jauh Dekan menjelaskan bahwa kurikulum PPDH saat ini juga dalam proses revisi untuk disesuaikan dengan kompetensi WOAH. Dia menyampaikan saat ini ada sekitar 52 wahana luar kampus yang dimiliki oleh PPDH sebagai wahana kegiatan luar kampus mahasiswa untuk menambah kompetensi dokter hewan. “Seiring dengan itu, proses standarisasi dosen wahana juga terus dilakukan oleh masing-masing stase untuk mengharmonisasi kompetensi dosen wahana sesuai yang disyaratkan oleh PPDH FKH UGM,” tuturnya.

Dalam puncak Dies ke-78, Teguh Budipitojo selaku Dekan FKH UGM berkesempatan menyampaikan gambaran kinerja yang telah dilakukan selama periode bulan Agustus 2023 s.d. Juli 2024. Disamping bidang akademik dan kemahasiswaan, ia menyampaikan berbagai perkembangan dan kemajuan dalam bidang keuangan, aset, dan sumber daya manusia, dan bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerjasama, dan alumni. 

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA menyambut baik dan memberi apresiasi terhadap tema besar Dies Natalis ke-78 Fakultas Kedokteran Hewan yaitu Transformasi Profesi Dokter Hewan dalam menghadapi Era Digital dan Perkembangan Artificial Intelligent. Tema ini, menurutnya sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini dimana  digitalisasi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah merambah berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang kesehatan hewan. “Seorang dokter hewan tentunya tidak hanya bertanggung jawab atas kesejahteraan hewan, tetapi juga dituntut mampu beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan standar kualitas pelayanan dan perawatan”, katanya.

Wening menyebut era digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek praktik dokter hewan. Mulai dari kemudahan akses informasi, alat-alat diagnostic canggih hingga manajemen kesehatan berbasis data. Semua itu, katanya, bertujuan untuk mempercepat proses, meningkatkan akurasi, dan tentunya memperluas jangkauan layanan sebagai dokter hewan. “Tidak hanya itu, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI semakin membuka pintu inovasi dalam dunia kedokteran hewan. Dengan AI, dokter hewan dapat mengolah data medis dengan lebih cepat dan akurat, menganalisis hasil pemeriksaan radiologi, bahkan hingga pengembangan obat-obatan dan terapi yang lebih tepat sasaran,” ucapnya.

Dalam puncak Dies ke-78 FKH UGM, ini juga disampaikan berbagai prestasi yang diraih FKH UGM, dan orasi ilmiah oleh Dr. drh. Dhirgo Adji, M.P yang mengangkat judul “Osteoartritis Pada Anjing: Problem Terapi dan Dampak Ekonomi Pada Masyarakat Pemilik Anjing di Indonesia”.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Dorong Kompetensi Lulusan, FKH UGM Melakukan Perubahan Kurikulum pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dorong-kompetensi-lulusan-fkh-ugm-melakukan-perubahan-kurikulum/feed/ 0
Dies-75, UGM Kembali Gelar Trail Run di Kawasan Wisata Gunung Merapi https://ugm.ac.id/id/berita/dies-75-ugm-kembali-gelar-trail-run-di-kawasan-wisata-gunung-merapi/ https://ugm.ac.id/id/berita/dies-75-ugm-kembali-gelar-trail-run-di-kawasan-wisata-gunung-merapi/#respond Fri, 30 Aug 2024 03:45:39 +0000 https://ugm.ac.id/?p=70084 Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui komunitas KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB) kembali menggelar event UGM Trail Run 2024. Acara yang akan berlangsung sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis UGM ke-75 ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga mengangkat tema Run, Edu, Care yang menekankan pentingnya edukasi dan kepedulian lingkungan. Budhi Rahyono selaku ketua panitia […]

Artikel Dies-75, UGM Kembali Gelar Trail Run di Kawasan Wisata Gunung Merapi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui komunitas KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB) kembali menggelar event UGM Trail Run 2024. Acara yang akan berlangsung sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis UGM ke-75 ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga mengangkat tema Run, Edu, Care yang menekankan pentingnya edukasi dan kepedulian lingkungan.

Budhi Rahyono selaku ketua panitia mengatakan untuk tahun ini UGM Trail Run akan digelar di Lapangan Karang Pramuka, Kaliurang. UGM Trail Run yang direncanakan akan berlangsung selama dua hari, 5-6 Oktober 2024 akan memperlombakan empat kategori lari dengan jarak tempuh yang ditawarkan yakni 7K, 15K, 25K, dan 50K.

“Kami siap menyambut para pelari dari seluruh penjuru untuk merasakan pengalaman unik berlari sambil menikmati keindahan alam Gunung Merapi dan hangatnya keramahtamahan Yogyakarta,” ujar Ketua Panitia, Budhi Rahyono saat konferensi pers UGM Trail Run 2024, Rabu (29/8) di Hotel Alana Yogyakarta.

Dengan tema Run, Edu, Care, disebutnya sesuai dengan tujuan utama yaitu UGM Trail Run untuk mengajak para alumni berbagi kebaikan. Semua yang diperoleh dari kegiatan UGM Trail Run akan diperuntukan beasiswa pendidikan.

Dalam kegiatan utama ini juga mengajak pihak Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) untuk memberikan edukasi seputar konservasi ekosistem lingkungan Gunung Merapi.

Rektor UGM Prof dr Ova Emilia M Med Ed Sp OG (K) Ph D menambahkan UGM Trail Run 2024 merupakan manifestasi komitmen universitas dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan. Dia berharap para peserta bisa mendapatkan pengalaman baru dalam berinteraksi dengan alam dan lingkungannya.

“UGM Trail Run bukan sekadar lomba lari biasa. Ini adalah platform inovatif yang kami rancang untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Gunung Merapi, sambil mempromosikan gaya hidup sehat,” ungkap Ova Emilia.

Dr Arie Sudjito., S.Sos., M.Si selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni UGM menjelaskan sepanjang rute lari akan ditempatkan pos-pos informasi yang menyajikan dan mengangkat fakta-fakta menarik tentang Gunung Merapi. Selain aspek edukasi, UGM Trail Run 2024, katanya juga mengedepankan kontribusi sosial yang nyata. Sebagian dari biaya pendaftaran akan dialokasikan untuk program beasiswa pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu.

“Kami bekerja sama dengan ahli vulkanologi UGM untuk merancang konten edukatif yang akan disampaikan melalui papan informasi digital di sepanjang rute. Peserta bisa memindai kode QR di setiap pos untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

 

Artikel Dies-75, UGM Kembali Gelar Trail Run di Kawasan Wisata Gunung Merapi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dies-75-ugm-kembali-gelar-trail-run-di-kawasan-wisata-gunung-merapi/feed/ 0
UGM Terima Kunjungan University of Nottingham Malaysia  https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-terima-kunjungan-university-of-nottingham-malaysia/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-terima-kunjungan-university-of-nottingham-malaysia/#respond Thu, 29 Aug 2024 03:35:38 +0000 https://ugm.ac.id/?p=70030 Guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, Universitas Gadjah Mada kembali berupaya menjalin jejaring dengan universitas yang ada di luar negeri. University of Nottingham Malaysia (UNM) yang berpusat di Inggris, Rabu (28/8) kemarin, berkunjung ke UGM untuk membahas rencana kolaborasi. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari UNM dan perwakilan beberapa fakultas di UGM. Wakil Rektor […]

Artikel UGM Terima Kunjungan University of Nottingham Malaysia  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, Universitas Gadjah Mada kembali berupaya menjalin jejaring dengan universitas yang ada di luar negeri. University of Nottingham Malaysia (UNM) yang berpusat di Inggris, Rabu (28/8) kemarin, berkunjung ke UGM untuk membahas rencana kolaborasi. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari UNM dan perwakilan beberapa fakultas di UGM.

Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pusat Pengetahuan UNM Prof. Ir. Dr. Mohd Shahir Liew mengatakan inisiasi kerja sama UGM dengan UNM diharapkan dapat menjadi langkah pertama dalam menelurkan inovasi dan pertukaran pengetahuan. “Kami melihat UGM sebagai salah satu universitas yang mumpuni di Indonesia. Harapannya, kami bisa berkolaborasi, utamanya dalam menggabungkan program-program di fakultas, penelitian, serta pertukaran mahasiswa,” ucap . 

Ia menambahkan UNM ingin mengelaborasi dan menyesuaikan visi dan misi universitas satu sama lain. UNM sebagai cabang dari University Nottingham UK ini memiliki dua fakultas yang terdiri dari 18 sekolah vokasi dan departemen. Fakultas tersebut adalah Faculty of Arts and Social Sciences dan Faculty of Science and Engineering. Kedua fakultas inilah yang ingin dikolaborasikan dengan UGM nantinya. “Inisiasi ini menjadi bagian dari proses pengembangan pendidikan di UNM melalui pertukaran pengetahuan antar mahasiswa dan dosen,” paparnya.

Sejalan dengan pernyataan Prof. Shahir, Dekan Fakultas Sains dan Teknik UNM, Prof. Law Chung Lim juga menyampaikan bentuk-bentuk kolaborasi yang diinginkan dengan UGM. “Kami berharap besar nantinya kita bisa melakukan kolaborasi dalam bentuk pertukaran mahasiswa. Misalnya seperti summer course, kemudian juga seminar, workshop, dan kegiatan lainnya untuk menambah pengalaman mahasiswa,” ujarnya. 

Rencana kerja sama dituangkan dalam tujuh program, yakni pertukaran dosen atau pengajar, kolaborasi penelitian untuk meningkatkan kompetensi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), Keynote Speech dalam konferensi internasional, kolaborasi publikasi, supervisi doktoral, hibah penelitian, dan pertukaran mahasiswa. Secara lebih lanjut, kolaborasi diharapkan dapat meningkatkan misi pemberdayaan masyarakat di masing-masing negara.

Upaya kerja sama ini tentunya disambut baik oleh UGM. Apalagi sebelumnya, UGM juga memiliki perjanjian kerja sama dengan University Nottingham UK yang masih berjalan sampai 2029 mendatang. Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., selaku Direktur Kemitraan dan Relasi Global menanggapi ajakan kerja sama dengan UNM. “Saya senang dengan tawaran kerja sama ini, apalagi dengan beberapa program yang sudah berjalan. UGM sendiri punya beberapa program yang saat ini kami fokuskan ke pengembangan Sustainable Development Goals (SDGs),” paparnya.

UGM mendukung penuh kemitraan yang memberikan kesempatan mahasiswa untuk belajar di luar negeri. Sejauh ini, telah banyak program beasiswa ataupun non-beasiswa yang diberikan UGM untuk program pertukaran mahasiswa dan dosen. Mahasiswa asing di UGM dapat mendaftar di beberapa jalur, bahkan tersedia jalur beasiswa dan pembiayaan akomodasi selama belajar. Prof. Puji menyebutkan, ada banyak hal yang perlu didiskusikan untuk program pertukaran pelajar. 

Selain itu, Prof. Puji juga menyinggung soal kolaborasi pertukaran tenaga pengajar dengan UNM. “Kita juga bisa berkolaborasi dengan pertukaran dosen. Biasanya kita mengundang dosen-dosen luar negeri untuk memberikan kelas, semacam kelas kolaborasi,” jelasnya. 

Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng., menekankan bahwa kerja sama juga difokuskan utamanya untuk menyelesaikan permasalahan global yang ada  saat ini. “Setiap proyek harus memiliki solusi atas masalah yang diselesaikan dan harus relevan dengan apa yang kita hadapi sekarang,” ujar Agus. 

Penulis : Tasya

Editor : Gusti Grehenson

Artikel UGM Terima Kunjungan University of Nottingham Malaysia  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-terima-kunjungan-university-of-nottingham-malaysia/feed/ 0
Filsafat dan Agama jadi Panduan Hidup di Tengah Arus Teknologi https://ugm.ac.id/id/berita/filsafat-dan-agama-panduan-hidup-di-tengah-hidup-yang-serba-berteknologi/ https://ugm.ac.id/id/berita/filsafat-dan-agama-panduan-hidup-di-tengah-hidup-yang-serba-berteknologi/#respond Mon, 19 Aug 2024 09:04:27 +0000 https://ugm.ac.id/?p=69586 Fakultas Filsafat UGM kini berusia 57 tahun, usia yang menjadi tonggak penting dan yang mencerminkan kedewasaan dan kematangan. Selama lebih dari setengah abad, Fakultas Filsafat telah berkontribusi dalam mencetak generasi cendekiawan, pemikir, dan pemimpin yang berintegritas. Setiap capaian yang diraih adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen bersama seluruh sivitas akademika.  Dekan Fakultas Filsafat […]

Artikel Filsafat dan Agama jadi Panduan Hidup di Tengah Arus Teknologi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Filsafat UGM kini berusia 57 tahun, usia yang menjadi tonggak penting dan yang mencerminkan kedewasaan dan kematangan. Selama lebih dari setengah abad, Fakultas Filsafat telah berkontribusi dalam mencetak generasi cendekiawan, pemikir, dan pemimpin yang berintegritas. Setiap capaian yang diraih adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen bersama seluruh sivitas akademika. 

Dekan Fakultas Filsafat Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum.,  mengatakan memperingati Dies ke-57 tentu bukan hanya merayakan apa yang telah dicapai, tetapi sekaligus merenungkan tantangan dan peluang di masa depan. “Bukan sekadar seremonial, Puncak Dies merupakan momentum refleksi atas perjalanan panjang yang telah ditempuh bersama,” kata Dekan saat peringatan puncak Dies ke-57 di Fakultas Filsafat UGM, Senin (19/8).

Pada Dies Natalis kali ini, mengusung tema Philosophy and Religion in a Technologized World. Tema ini sangat menarik, karena menggabungkan dimensi filosofis dan religius dalam konteks dunia yang semakin terhubung dan dipengaruhi oleh teknologi. Menurut Murtiningsih, S.S., teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia, mengubah cara manusia berinteraksi, bekerja, dan berpikir. Bahkan Filsafat dan Agama, yang selama berabad-abad menjadi landasan refleksi manusia tentang makna hidup, nilai-nilai, dan eksistensi, kini dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan baru yang muncul dari perkembangan teknologi.

Di tengah kemajuan teknologi yang pesat, dia menuturkan, muncul berbagai dilema etis yang membutuhkan panduan dari filsafat dan agama. Misalnya, penggunaan kecerdasan buatan (AI), data pribadi, dan bioteknologi yang menimbulkan pertanyaan tentang privasi, kebebasan, dan hak asasi manusia. Filsafat dan agama menawarkan perspektif mendalam untuk mengevaluasi dampak etis dari teknologi dan memberikan arah untuk penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan bermoral. “Tema ini tentu mengundang kita untuk terus memperbarui dan memperdalam pemahaman kita tentang dunia dan tempat kita di dalamnya, memastikan bahwa kemajuan teknologi membawa manfaat maksimal bagi semua umat manusia,” terangnya.

Selaku Dekan, ia pun dalam kesempatan ini menyampaikan berbagai capaian, tantangan, serta rencana strategis yang telah dan akan dijalankan Fakultas Filsafat UGM.  Fakultas hingga saat ini memiliki tiga departemen Filsafat Barat, Filsafat Timur, dan Filsafat Agama, serta mengembangkan minat kajian di bidang Etika, Filsafat Ilmu dan Teknologi, Filsafat Agama dan Budaya, serta Filsafat Sosial dan Politik.

Saat ini, semua program studi, mulai dari Program Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), memiliki akreditasi A. Untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan filsafat yang berkualitas, Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Unit Kerja Jaminan Mutu bekerja sama dengan Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas terus berupaya untuk meningkatkan standar pembelajaran dan pelayanan pendidikan di lingkungan fakultas. “Kami juga terus melakukan pengembangan kurikulum untuk menyesuaikan dengan kebutuhan zaman. Inovasi dalam metode pengajaran, penggunaan teknologi informasi, serta pengembangan materi yang relevan dengan isu-isu kontemporer menjadi fokus utama kami, untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan mendalam di bidang filsafat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika global,” tuturnya.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K)., Ph.D yang hadir di puncak Dies ke-57 Fakultas Filsafat UGM turut merasakan kegembiraan perayaan. Disebutnya tema Dies kali ini bisa sangat menarik sekaligus menantang. Menariknya karena tema ini merupakan isu kontemporer, sekaligus  menantang karena melalui tema ini sepertinya Fakultas ingin mempertanyakan mengenai bagaimana masa depan Filsafat dan Agama di tengah perkembangan teknologi yang begitu masif. “Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa sains dan teknologi sudah mencapai peningkatan perkembangan luar biasa terutama dalam kapasitasnya mengembangkan kecerdasan artifisial,” ungkapnya.

Rektor mengatakan teknologi bukan hanya sebatas instrumen atau alat. Karena ia tak hanya mengubah bidang kemampuan kerja saja, namun juga mengubah paradigma dan juga prinsip-prinsip eksistensi hidup manusia, termasuk mengubah bagaimana nilai-nilai kebenaran, keyakinan, serta bangunan-bangunan moralitas hidup lainnya harus diinterpretasikan ulang. Tentu saja hal tersebut bisa menjadi tantangan serius bagi agama dan filsafat. “Karena tanpa kita sadari, mesin teknologi dalam nalar algoritma kerja akan bisa menyelesaikan segala hal dengan cerdas, namun ia juga memiliki satu prinsip dasar kekurangan yakni ketiadaan akal budi yang memiliki kemampuan untuk menalar, menimbang dan melakukan penghayatan atas nilai hidup”, tuturnya.

Dr. Mustofa Anshori Lidinillah, M.Hum selaku ketua panitia dies kali ini menyatakan tema Philosophy and Religion in a Technologized World merupakan tema menarik yang menghadirkan dua entitas penting bagi hidup manusia. Filsafat dan agama memiliki karakter yang berbeda, namun harus disatukan dalam diri manusia untuk mencapai ketinggian martabat.

Boleh jadi, katanya, dua entitas ini hadir secara fluktuatif dalam hidup manusia. Suatu saat dirasa sangat dibutuhkan, dan suatu saat tidak dianggap atau bahkan suatu saat justru dijauhi dengan berbagai alasan. “Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan agama dan filsafat dalam hidup atau dunia kita secara konstan atau bahkan menaik semakin intensif,” ucapnya.

Mustofa Anshori mengatakan berbagai kegiatan telah dilaksanakan memeriahkan Dies ke-57 Fakultas Filsafat. Diantaranya rangkaian lomba olah raga, family gathering, dan festival karawitan, batik dan jajanan nusantara. Rencananya, pihaknya akan menyelenggarakan International Conference of Nusantara Philosophy bertema Philosophy of Well-Being: Revisiting the Idea of Sustainable Living and Development pada November mendatang.

Penulis : Agung Nugroho

 

Artikel Filsafat dan Agama jadi Panduan Hidup di Tengah Arus Teknologi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/filsafat-dan-agama-panduan-hidup-di-tengah-hidup-yang-serba-berteknologi/feed/ 0
Pertanian Berbasis Kawasan Sebagai Lumbung Pangan Nasional https://ugm.ac.id/id/berita/pertanian-berbasis-kawasan-sebagai-lumbung-pangan-nasional/ https://ugm.ac.id/id/berita/pertanian-berbasis-kawasan-sebagai-lumbung-pangan-nasional/#respond Wed, 19 Jun 2024 07:43:27 +0000 https://ugm.ac.id/?p=65267 Perhatian terhadap aspek ketahanan pangan semakin penting pada saat sekarang dan tahun-tahun mendatang. Hal ini tidak terlepas dari kejadian perubahan iklim global dan berdampak pada penurunan produksi pangan dunia. Sebagai gambaran untuk produksi sereal dunia misalnya diperkirakan pada tahun 2050 akan terjadi penurunan sebesar satu persen. Sementara pada periode yang sama penduduk dunia meningkat satu […]

Artikel Pertanian Berbasis Kawasan Sebagai Lumbung Pangan Nasional pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Perhatian terhadap aspek ketahanan pangan semakin penting pada saat sekarang dan tahun-tahun mendatang. Hal ini tidak terlepas dari kejadian perubahan iklim global dan berdampak pada penurunan produksi pangan dunia.

Sebagai gambaran untuk produksi sereal dunia misalnya diperkirakan pada tahun 2050 akan terjadi penurunan sebesar satu persen. Sementara pada periode yang sama penduduk dunia meningkat satu persen.

Bayu Dwi Apri Nugroho, S.T.P., M.Agr., Ph.D. selaku pakar dan peneliti bidang pertanian, agrometeorologi, ilmu lingkungan, dan perubahan iklim mengkhawatirkan kondisi tersebut. Bahkan menurutnya kondisi tersebut berpotensi besar menimbulkan kerawanan pangan dalam beberapa waktu ke depan.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan nasional, apalagi bagi negara yang sedang berkembang seperti Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar,” katanya di Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Rabu (19/6).

Bagi Bayu perhatian terhadap ketahanan pangan mutlak diperlukan karena erat kaitannya  dengan ketahanan sosial, stabilitas ekonomi, stabilitas politik dan keamanan hingga ketahanan nasional. Ketersediaan pangan perlu dibangun melalui peningkatan kemampuan produksi di dalam negeri, peningkatan pengelolaan cadangan pangan, serta distribusi pangan untuk mengisi kesenjangan antara daerah dalam aspek produksi dan kebutuhan.

Baginya masalah pangan bukan hanya menyangkut masalah ekonomi, namun juga masalah politik. Rakyat Indonesia sangat memandang tinggi masalah kemandirian bangsa dan negara termasuk di bidang pangan.

Salah satu aspek penting dalam membangun ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dalam jumlah dan jenis yang cukup. Cadangan pangan merupakan salah satu sumber pasokan untuk mengisi kesenjangan antara produksi dan kebutuhan dalam negeri atau daerah.

“Dengan fungsi seperti itu, cadangan pangan sudah barang tentu harus terukur dalam arti kuantitasnya harus diketahui secara pasti sehingga memudahkan untuk melakukan perencanaan dan pelaksanaan program penanggulangan masalah pangan,” ungkapnya.

Dirinya kembali menandaskan salah satu aspek penting dalam pencapaian tersebut adalah ketersediaan cadangan pangan masyarakat dan kemampuannya dalam mendayagunakan sumber pangan yang ada. Keberadaan lumbung pangan menjadi salahsatu lembaga cadangan pangan masyarakat telah banyak berperan dalam mengatasi kerawanan pangan masyarakat selama ini.

Lumbung pangan berbasis kawasan disini merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan dengan membentuk petani-petani binaan atau kelompok-kelompok tani berbasis kawasan di suatu desa dengan dilengkapi teknologi dan pendampingan yang intensif dari hulu sampai hilir.

Salah satu inovasi teknologi terkini terkait sektor pertanian adalah penerapan teknologi internet of things (IoT) yang merupakan konsep pertanian dengan menggunakan bantuan drone dan teknologi sensor baik tanah maupun cuaca untuk menganalisis kondisi tanah seperti suhu, pH, kandungan unsur hara, suhu udara, kelembaban, dan arah angin untuk dapat memberikan rekomendasi yang tepat kepada petani agar menghindari terjadinya gagal tanam dan gagal panen serta bisa menjaga kestabilan bahkan meningkatkan produktivitas,” terangnya.

Akibat dampak perubahan iklim yang menyebabkan cuaca sangat fluktuatif, dinamis, dan sulit diprediksi, menurut Bayu untuk saat ini diperlukan informasi-informasi kondisi lingkungan dilahan secara cepat dan akurat. Teknologi, disebutnya sebagai salah satu pilar dari konsep lumbung pangan berbasis kawasan.

Bayu menjelaskan sistem pertanian terpadu dalam kawasan sudah terbentuk stakeholdernya dalam lumbung pangan diantaranya penyedia saprotan/saprodi sebagai penyedia input dengan produk- produk yang disepakati dalam lumbung pangan, perbankan dan asuransi pertanian, dan teknologi yang menyediakan teknologi yang bisa dimanfaatkan petani, baik di lahan maupun pascapanennya, termasuk teknologi digital untuk penjualan produk hasil petani.

Selain itu ada pula penjamin keberlangsungan lumbung pangan, dalam hal ini bisa kementerian atau pemerintah provinsi, fasilitator, dalam hal ini adalah dinas pertanian setempat, offtaker, sebagai penjamin bahwa hasil panen petani mampu terserap secara keseluruhan dengan harga yang pantas, dan petani atau kelompok tani itu sendiri sebagai pelaksana didalam lumbung pangan.

“Solusi pertanian akan menjadi nyata kalau kita lakukan secara komprehensif dan integratif dari hulu dan hilir dengan berbasis kawasan serta adanya kolaborasi antara pemerintah, swasta dan perguruan tinggi serta petani sebagai aktor dalam ekosistem pertanian tersebut. Dengan adanya lumbung pangan berbasis kawasan akan menjamin swasembada dan ketersediaan pangan bagi masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Penulis: Agung Nugroho

Foto: freepik.com

Artikel Pertanian Berbasis Kawasan Sebagai Lumbung Pangan Nasional pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/pertanian-berbasis-kawasan-sebagai-lumbung-pangan-nasional/feed/ 0
Tim Mine-Eye Gama Raih Juara 2 Kompetisi Astranauts 2024 https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mine-eye-gama-raih-juara-2-kompetisi-astranauts-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mine-eye-gama-raih-juara-2-kompetisi-astranauts-2024/#respond Fri, 14 Jun 2024 12:44:42 +0000 https://ugm.ac.id/?p=65213 Tim Mine-Eye Gama dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil keluar sebagai Juara 2 Kategori Business Challenge Track Kompetisi Astranauts 2024. Dalam kompetisi yang diselenggarakan PT ASTRA DIGITAL, Tim Mine-Eye Gama menjadi salah satu 7 finalis dari 2.400 total pendaftar. Tim Mine-Eye Game terdiri dari Daniel Imanuel Manafe, Himawan Wicaksono, Stephanus Kevin Andika Rata (Teknologi Rekayasa […]

Artikel Tim Mine-Eye Gama Raih Juara 2 Kompetisi Astranauts 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim Mine-Eye Gama dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil keluar sebagai Juara 2 Kategori Business Challenge Track Kompetisi Astranauts 2024. Dalam kompetisi yang diselenggarakan PT ASTRA DIGITAL, Tim Mine-Eye Gama menjadi salah satu 7 finalis dari 2.400 total pendaftar.

Tim Mine-Eye Game terdiri dari Daniel Imanuel Manafe, Himawan Wicaksono, Stephanus Kevin Andika Rata (Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol 2022), Menliman Joyfal Gulo (Kartografi dan Penginderaan Jauh 2022),  Sabila Hestuning (Manajemen 2023), dan Soen Eliora Valerie Natania (Biologi 2023).

Dibimbing oleh Jans Hendry, S.T., M.Eng., Tim Mine-Eye Gama dalam kompetisi ini telah merilis gagasan ide terbaru mereka yaitu menghadirkan solusi untuk perubahan cepat pada topografi tambang yang memerlukan penyesuaian standar keselamatan secara berkala.

Daniel Imanuel Manafe menjelaskan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan kelancaran operasi maka sangat diperlukan akuisisi jarak jauh secara berkala dan pemantauan open pit. Sayang, pemantauan secara real-time saat ini belum efisien sehingga manajemen alur kerja dan operasi pertambangan terganggu, dan pada akhirnya berdampak menurunkan produktivitas.

“Di PT PAMAPERSADA NUSANTARA, akuisisi data geospasial secara konvensional dapat dilakukan secara terestris. Metode ini akurat, namun tidak efisien untuk area dengan perubahan medan yang dinamis,” ujarnya di Kampus UGM, Jum’at (14/6).

Daniel menjelaskan ide dari tim Mine-Eye Gama hadir memberikan solusi untuk efisiensi waktu akuisisi data geospasial menggunakan UAV drone dan 3D LiDAR. Solusi tersebut berupa sistem kontrol dan transmisi melalui jaringan broadband pribadi yang mampu memberikan optimalisasi data yang besar dalam akuisisi jarak jauh secara real-time dari website untuk surveyor pada Ground Control Station Custom.

Daniel mengaku senang dengan kompetisi kali ini. Selain mendapat juara kedua, Tim Mine-Eye Gama juga mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan Grup Astra, mentorship eksklusif dari para pakar dan pemimpin industri.

“Tidak hanya itu, kita pun mendapat kesempatan untuk bertemu dan mengajukan ide ke venture capital yang menjadi partner Astranauts 2024”, terangnya.

Penulis: Agung Nugroho

Artikel Tim Mine-Eye Gama Raih Juara 2 Kompetisi Astranauts 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-mine-eye-gama-raih-juara-2-kompetisi-astranauts-2024/feed/ 0