IKU 3: Dosen Berkegiatan di Luar Kampus Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/iku-3-dosen-berkegiatan-di-luar-kampus/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 10 Feb 2025 04:29:49 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Domba Awassi Potensial Dikembangkan di Indonesia https://ugm.ac.id/id/berita/tim-fapet-ugm-domba-awassi-potensial-dikembangkan-di-indonesia/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-fapet-ugm-domba-awassi-potensial-dikembangkan-di-indonesia/#respond Mon, 10 Feb 2025 04:23:46 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75719 Domba Awassi merupakan salah satu ternak yang potensial dibudidayakan. Domba ini dinilai memiliki sejumlah keunggulan dan bisa menjadi pilihan untuk dibudidayakan para peternak. Sejumlah keunggulan yang ada pada domba Awassi, baik dari pertumbuhan daging, produksi susu hingga daya adaptasinya yang tinggi terhadap lingkungan tropis. Guru Besar Fakultas Peternakan UGM Prof. Ir. Yustina Yuni Suranindyah, MS., […]

Artikel Domba Awassi Potensial Dikembangkan di Indonesia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Domba Awassi merupakan salah satu ternak yang potensial dibudidayakan. Domba ini dinilai memiliki sejumlah keunggulan dan bisa menjadi pilihan untuk dibudidayakan para peternak. Sejumlah keunggulan yang ada pada domba Awassi, baik dari pertumbuhan daging, produksi susu hingga daya adaptasinya yang tinggi terhadap lingkungan tropis.

Guru Besar Fakultas Peternakan UGM Prof. Ir. Yustina Yuni Suranindyah, MS., Ph.D., IPM, mengatakan domba Awassi memiliki pertumbuhan otot yang relatif cepat sehingga membuatnya menjadi pilihan ideal untuk peternak yang menginginkan hasil panen yang optimal dalam waktu relatif singkat. Dengan pertambahan bobot yang mencapai 5-6 kg per bulan untuk betina dan 7-8 kg per bulan untuk jantan, domba Awassi menunjukkan efisiensi tinggi dalam pemanfaatan pakan. Selain itu, produksi susunya juga melimpah. Dengan rata-rata produksi susu mencapai 1,8 liter per hari. “Domba ini menjadi pilihan unggul bagi peternak yang ingin mendapatkan manfaat ganda dari susu dan daging. Sangat cocok dikembangkan di Indonesia karena aslinya domba Awassi dari daerah tropik,”paparnya. Senin (10/2).

Hal senada disampaikan Ir. Rochijan, S.Pt., M.Sc., IPM., yang juga dosen Fakultas Peternakan UGM. Menurutnya, domba Awassi memiliki karkas yang berkualitas tinggi, dengan persentase karkas sekitar 51 persen. Seperti diketahui, karkas merupakan bagian tubuh setelah proses pemotongan yang mencakup daging tanpa kepala, darah, organ-organ internal, kaki, dan kulit. 

Keunggulan lainnya terletak pada kemampuannya untuk beradaptasi dengan cepat di berbagai lingkungan. Sementara dalam varian seperti domba Awassi F1 dan domba Awassi fullblood, keunggulan genetik dari pejantan fullblood memberikan hasil yang unggul dalam pertumbuhan otot, produksi susu, dan daya adaptasi.

Melihat potensi yang bagus dari domba Awassi ini, Tim Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengadakan pelatihan dan penyuluhan bertajuk Potensi Pengembangan Awassi sebagai Domba Perah di Indonesia. Pelatihan dan penyuluhan dilakukan di Kandang Kambing Burja di Kecamatan Lawang, Malang, Jawa Timur  dan Kandang Kemitraan Klaster Closed Loop Joyo Setinggil di Kecamatan Karangploso, Malang pada selasa (4/2) lalu.

Dalam pelatihan tersebut, baik Prof. Ir. Yustina Yuni Suranindyah, MS., Ph.D., IPM. dan Ir. Rochijan, S.Pt., M.Sc., IPM bertindak selaku narasumber utama. Keduanya dalam kegiatan tersebut banyak memberikan wawasan ilmiah dan praktis mengenai aspek karakteristik domba perah dan manajemen pemerahan. Pelatihan dan penyuluhan didampingi Founder Usaha Bisnis Kambing Burja dan Domba Dorsip, Martinus Alexander, S.Si. Acara penyuluhan diakhiri dengan pelatihan pengukuran ukuran tubuh, ukuran ambing dan puting, perlemakan ekor, serta pengamatan karakteristik Awassi.

Acara ini diikuti peternak mitra, akademisi, dan praktisi industri susu. Acara dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke fasilitas peternakan modern. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan industri peternakan domba perah di Indonesia dapat semakin berkembang secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi peternak dan sektor agribisnis secara luas.

Reportase : Satria

Penulis      : Agung Nugroho

Artikel Domba Awassi Potensial Dikembangkan di Indonesia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-fapet-ugm-domba-awassi-potensial-dikembangkan-di-indonesia/feed/ 0
UGM dan Kabupaten Pacitan Bahas Pengembangan Pariwisata di Pacitan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-pacitan-bahas-pengembangan-pariwisata-di-pacitan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-pacitan-bahas-pengembangan-pariwisata-di-pacitan/#respond Thu, 23 Jan 2025 07:54:26 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75097 Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKN PPM UGM melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Pacitan. Kunjungan yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si dan tim Komisi 1  dan 2 Senat Akademik (SA) UGM diterima Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji dan jajaran pemerintah daerah, Selasa (21/1). Dalam kunjungan […]

Artikel UGM dan Kabupaten Pacitan Bahas Pengembangan Pariwisata di Pacitan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKN PPM UGM melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Pacitan. Kunjungan yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si dan tim Komisi 1  dan 2 Senat Akademik (SA) UGM diterima Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji dan jajaran pemerintah daerah, Selasa (21/1).

Dalam kunjungan tersebut dilakukan diskusi membahas permasalahan pembangunan di Kabupaten Pacitan. Sejumlah permasalahan masih menjadi pekerjaan rumah Kabupaten Pacitan untuk mensejahterakan masyarakatnya. Kondisi geografi berupa potensi alam yang dimiliki untuk pengembangan pariwisata belum tergarap dengan optimal. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pacitan membuka diri untuk para ahli dari UGM berperan bagi pengembangan pembangunan di Kabupaten Pacitan, khususnya pembangunan bidang pariwisata.

Indrata Nur Bayuaji menyatakan jalinan hubungan dengan UGM telah berjalan dengan baik selama ini. Salah satu indikatornya banyak pegawai SKPD di Kabupaten Pacitan merupakan lulusan UGM. “Target kami ada yang menempuh program doktor di UGM nantinya. Masih banyak pekerjaan rumah di Kabupaten Pacitan, dan ini bisa dilihat dari kondisi geografis yang ada pada kami. Kedatangan para ahli dan mahasiswa KKN UGM tentunya sangat membantu pemerintah kabupaten Pacitan”, ujarnya.

Nur Bayuaji meyakini dalam bekerja saat ini eranya bekerja bersama, bekerja bareng atau kerja kolaboratif. Membangun Pacitan, kata dia, harus mendapatkan masukan dari berbagai sumber. “Dalam membangun, Pacitan membutuhkan  masukan yang tentunya tidak hanya dari orang Pacitan saja. Karenanya kerja kolaboratif menjadi kunci, dan kami membuka diri kepada siapapun”, imbuhnya.

Arie Sujito menambahkan KKN PPM UGM selama ini sudah dilaksanakan di 35 provinsi di Indonesia. Rata-rata di daerah lokasi KKN selalu ada isu yang membutuhkan penyelesaian. Untuk penyelenggaraan KKN PPM UGM di Pacitan telah berjalan sejak 2018, dan untuk Kecamatan Punung lokasi KKN mahasiswa berpindah-pindah. “Terima kasih sambutan hangat dari masyarakat, dan KKN hadir juga mendapat sambutan sangat baik dari Pemda Pacitan selama ini”, paparnya.

Ia menjelaskn dalam setiap penyelenggaraan kegiatan KKN, UGM berkolaborasi dengan alumni dan perguruan tinggi lokal baik negeri maupun swasta. Dalam penyelenggaran KKN, ini UGM memegang prinsip harus bisa bekerjasama dengan berbagai pihak. “Karena itu kami menyampaikan program yang disampaikan oleh teman-teman, isunya mulai dari pengutan ekonomi kreatif masyarakat (UMKM), pengembangan potensi lokal, dan untuk daerah ini agenda pengembangan geopark, pembaharuan data wilayah dan lain-lain,” terangnya.

Arie berharap dengan KKN, para mahasiswa UGM mampu membaca potensi yang ada di desa sesuai arah yang dikerjakan oleh RPJMD. Iapun berharap agar Pemkab Pacitan berkenan untuk membantu para mahasiswa KKN UGM agar tidak hanya bicara teori tetapi mampu membaca realitas di masyarakat. “Jadi kerja-kerja yang dilakukan oleh KKN UGM diharapkan berkontribusi kepada masyarakat. Ucapan terima kasih pada bupati dan Tim SKPD karena berdasar pengalaman selama ini menunjukan bahwa perkembangan masyarakat pedesaan yang semakin besar mendorong UGM untuk selalu berkolaborasi,” jelasnya.

Prof. Ir. T. Yoyok Wahyu Subroto, M.Eng., Ph.D., IPU dari Komisi 1 Senat Akademik UGM menyampaikan beragam potensi unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Pacitan sudah seharusnya dikembangkan lebih optimal. Pembangunan sektor kepariwisataan di wilayah ini diharapkan dapat menjadi pilar pembangunan perekonomian khususnya di Kabupaten Pacitan dan Provinsi Jawa Timur pada umumnya. “Kabupaten Pacitan nampaknya perlu membuat Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda). Ripparda ini sangat perlu, sebagai arah dan pedoman dalam membangun pariwisata. Di UGM ada banyak ahli dan memiliki Pusat Studi Pariwisata yang bisa diajak berdiskusi soal ini,” terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto      : Donnie

Artikel UGM dan Kabupaten Pacitan Bahas Pengembangan Pariwisata di Pacitan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-pacitan-bahas-pengembangan-pariwisata-di-pacitan/feed/ 0
UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/#respond Thu, 23 Jan 2025 05:10:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75071 Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan 17th International Asian Urbanization Conference (IAUC) yang berlangsung selama 3 hari, 14–16 Januari 2025 digelar di Hotel Prime Plaza Sanur, Bali. Konferensi mengusung tema Rethinking Sustainable Urban Development and Urban Futures in the Digital Age. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Asian Urban Research Association (AURA) […]

Artikel UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan 17th International Asian Urbanization Conference (IAUC) yang berlangsung selama 3 hari, 14–16 Januari 2025 digelar di Hotel Prime Plaza Sanur, Bali. Konferensi mengusung tema Rethinking Sustainable Urban Development and Urban Futures in the Digital Age. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Asian Urban Research Association (AURA) dan Fakultas Geografi UGM berhasil menghimpun 59 abstrak.

Konferensi diikuti 31 presenter, dan 6 peserta dari 9 negara diantaranya dari Indonesia, Amerika Serikat, Jerman, Rumania, Prancis, Korea Selatan, Malaysia, Jepang, dan Taiwan. Kegiatan inipun mampu menghadirkan banyak para pakar internasional sebagai pembicara utama. Mereka adalah Prof. George Pomeroy, Executive Director of AURA and Professor of Geography and Earth Science at Shippensburg University, Prof. Dr. Rini Rachmawati, Director of CESASS UGM and Professor of Urban Geography, UGM, Prof. Frauke Kraas, Coordinator of the Forum for Urban Future in Southeast Asia and Professor of Urban Development at the University of Cologne; dan Prof. Emeritus Dr. Debnath Mookherjee, Professor of Geography, College of the Environment, Western Washington University yang menyampaikan materi melalui video. Konferensi ini juga mengundang dua pembicara lain dari Rumania yaitu Prof. Liliana Dumitrache, Professor of Human and Economic Geography, University of Bucharest dan Prof. Yves Boquet dari Perancis, seorang Professor of Transportation Geography, University of Bourgogne.

Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T., Direktur PSSAT menyatakan melalui sesi ilmiah yang interaktif, para presenter konferensi dan peserta mendiskusikan berbagai isu strategis terkait pembangunan perkotaan berkelanjutan. Diskusi ini, disebutnya menjadi wadah penting untuk memperkuat pertukaran akademik dan kolaborasi internasional di antara para peneliti dan praktisi. Selain berdiskusi di dalam kelas, para peserta konferensi juga diajak melakukan kunjungan lapangan di Bali dalam rangka mempelajari praktik pembangunan perkotaan berkelanjutan secara langsung. “Kita semua berharap pengalaman ini memperkaya hasil konferensi dengan menghubungkan diskusi teoretis dan implementasi nyata di lapangan,” ujar Rini Rachmawati.

Sebagai tuan rumah, Rini mengungkapkan, PSSAT UGM berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas negara serta menjawab tantangan pembangunan perkotaan dan sosial yang berkelanjutan di era digital. Konferensi ini, disebutnya, menjadi bukti pentingnya peran akademisi dalam membangun masa depan perkotaan yang inklusif dan tangguh. “Kita juga berharap dari kegiatan ini mampu mempererat hubungan di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya”, terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel UGM Gelar Konferensi Internasional Soal Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-konferensi-internasional-soal-pembangunan-perkotaan-berkelanjutan/feed/ 0
Kepuasan Publik Meningkat, 110 juta Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Nataru https://ugm.ac.id/id/berita/kepuasan-publik-meningkat-110-juta-masyarakat-lakukan-perjalanan-selama-nataru/ https://ugm.ac.id/id/berita/kepuasan-publik-meningkat-110-juta-masyarakat-lakukan-perjalanan-selama-nataru/#respond Sat, 11 Jan 2025 11:21:47 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74608 Perhelatan Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025) baru saja berakhir. Diperkirakan terdapat lebih kurang 110 juta penduduk melakukan perjalanan libur Nataru 2024/2025 yang terjadi para rentang tanggal 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025 lalu. Guna memberikan pelayanan terbaik dalam sektor transportasi, berbagai program pemerintah pada sektor transportasi dirancang dan diiimplementasikan berkerjasama […]

Artikel Kepuasan Publik Meningkat, 110 juta Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Nataru pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Perhelatan Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025) baru saja berakhir. Diperkirakan terdapat lebih kurang 110 juta penduduk melakukan perjalanan libur Nataru 2024/2025 yang terjadi para rentang tanggal 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025 lalu. Guna memberikan pelayanan terbaik dalam sektor transportasi, berbagai program pemerintah pada sektor transportasi dirancang dan diiimplementasikan berkerjasama dengan berbagai sektor demi terciptanya keamanan, kenyamanan, dan keselamatan perjalanan pada libur Nataru.

Berbagai program tersebut diantaranya program mudik gratis untuk moda angkutan laut, penurunan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen, angkutan motor gratis dengan berbagai lokasi asal dan tujuan, pemberlakuan manajemen lalu lintas pada jalan tol dan non tol berupa one way, contra flow, manajemen rest area, pembatasan operasional angkutan barang, pembatasan u-turn, optimalisasi gerbang tol, dan berbagai program lainnya.

Untuk menjawab tingkat keberhasilan kebijakan pemerintah pada perjalanan Nataru 2024/ 2025, Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada melaksanakan survei nasional tingkat kepuasan pengguna transportasi. Survei dilakukan dengan wawancara guna mengukur persepsi masyarakat pelaku perjalanan terhadap berbagai kebijakan transportasi pada Nataru 2024/2025. Survei mengambil sampel responden sebesar 5.804 dengan margin of error 1,35 persen, dan dilakukan di 7 provinsi yang diproyeksikan mewakili kurang lebih 62 persen tujuan pelaku perjalanan yang terjadi pada momen Nataru 2024/2025 pada lebih kurang 37 simpul transportasi dan titik ruas jalan yang berada di masing-masing provinsi pada tanggal 29 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 yang diprediksi menjadi puncak pergerakan (mobilisasi) masyarakat.

Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D selaku Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM menyatakan seluruh indikator penilaian dinyatakan valid dan reliabel berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas. Mengutip hasil survei, disebutnya, secara umum jumlah responden yang menjawab Puas dan Sangat Puas mencapai 86 persen, sementara yang menjawab Tidak Puas sebesar 1,6 persen dan sebanyak 11,3 persen menjawab Netral.

Adapun Indeks Kepuasan Pengguna Transportasi mencapai nilai 4.39 (88,28 persen dari skor maksimum)  atau berada di kategori sangat puas. Indeks tertinggi dicapai pada aspek Keamanan di sarana angkutan umum dengan nilai 4,6 (92,31 persen dari skor maksimum), sedangkan indeks terendah pada aspek Sosialisasi Keselamatan dengan nilai 4,2 (83,56 persen dari skor maksimum)”, katanya di UC UGM, Jum’at (10/1) acara “Rilis Survei Nasional Persepsi Publik Terhadap Penyelenggaraan Transportasi Pada Masa Libur Natal 2024 & Tahun Baru 2025”.

Mengutip pada hasil survei, kata Ikaputra, kepuasan pengguna transportasi berdasarkan moda memperlihatkan indeks kepuasan tertinggi dicapai moda kereta api dengan nilai 4,6 (92,59 persen dari skor maksimum), khususnya dalam hal inovasi jenis layanan, ketepatan waktu dan kemudahan informasi sementara terendah pada moda bus dengan nilai 4,2 (83,98 persen dari skor maksimum) khususnya dalam hal layanan petugas, sosialisasi keselamatan dan kemudahan informasi.

Di luar tingkat kepuasan masyarakat yang cukup tinggi tersebut, terdapat beberapa isu yang perlu mendapat perhatian. Beberapa isu tersebut adalah kemudahan memperoleh tiket (kereta api, ASDP), ketepatan waktu dan keterjangkauan tarif (angkutan udara), kualitas jalan dan pengaturan lalulintas (angkutan jalan/kendaraan pribadi), adanya perantara (ASDP), serta kebersihan dan kenyamanan ruang tunggu dan sarana (angkutan laut).

”Selain pertanyaan mengenai kualitas layanan, dalam survei ini juga ditanyakan sikap/pandangan pengguna layanan transportasi terhadap beberapa kebijakan pemerintah terkait kebijakan dan program pada periode Nataru 2024/2025 seperti penyelenggaraan mudik gratis hingga kebijakan penurunan tiket pesawat, dimana hasil survei memperlihatkan sebanyak 89,7 persen responden mendukung kebijakan tersebut”, terangnya.

Penyampaian “Rilis Survei Nasional Persepsi Publik Terhadap Penyelenggaraan Transportasi Pada Masa Libur Natal 2024 & Tahun Baru 2025” diselenggarakan Pustral UGM bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan RI. Kegiatan yang dibuka Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K)., Ph.D menghadirkan penanggap antara lain Ahmad Yani A.T.D., MT (Plt. Dirjen Perhubungan Darat), Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc., IPU., APEC.Eng (Guru Besar pada Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik UGM), Agus Pambagio (Pengamat Kebijakan Publik), Tulus Abadi (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia/YLKI) dan Danang Giri Sadewa selaku influencer Pengguna Transportasi. Acara yang dihadiri oleh stakeholders pusat dan daerah ini dipandu Yuli Isnadi, SIP, MPA, Ph.D selaku salah satu tenaga ahli kajian Pustral UGM sekaligus Dosen Fisipol UGM.

Ahmad Yani menyataan cukup berbangga dengan hasil survei yang menyatakan kebijakan pemerintah mendapatkan respon kepuasan yang cukup tinggi. Ia menyatakan bahwa pada momen Nataru kenaikan yang terjadi hanya 30-40 persen dari kondisi normal, sementara pada lebaran kenaikan dapat mencapai 300 persen. Hasil ini tentunya dapat bahan untuk menjadi penyiapan Kemenhub untuk menghadapi masa lebaran.

Agus Pambagio mengamini pendapat tersebut sekaligus berharap hasil survei dapat dianalisis lebih lanjut untuk memberikan rekomendasi bagi pemegang kebijakan. Sementara Tulus Abadi menyampaikan perlunya memperhatikan Standar Pelayanan Minimum (SPM) khususnya pada pengoperasian jalan tol dalam manajemen lalulintas pada momen khusus seperti Nataru dan Lebaran.

Danang Parikesit menyampaikan fenomena menarik bahwa kinerja prasarana yang dikelola oleh BUMN yang monopolistik cenderung lebih puas dibanding pada sarana yang dikelola oleh swasta yang memiliki alternatif operator. Sementara, Danang Sadewa menyampaikan terkait kuatnya  peran media sosial yang  dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap layanan publik.

Mencermati persepsi masyarakat yang tertuang pada hasil survei tersebut, maka seyogyanya Pemerintah dan seluruh penyelenggara layanan transportasi tidak terlena terhadap persepsi positif masyarakat mengenai kualitas layanan dan penyelenggaraan Nataru 2024/2025 namun tetap harus mawas diri dan melakukan improvement terhadap aspek-aspek layanan yang masih perlu dioptimalkan.

Pustral UGM berharap hasil survei  ini menjadi masukan kepada Pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Nataru maupun angkutan Lebaran berikutnya dimana pada momen tersebut terjadi pergerakan atau mobilisasi masyarakat yang signifikan dan memerlukan atensi khusus dari seluruh pemangku kepentingan sehingga program-program yang bermanfaat dapat ditingkatkan dan dilanjutkan. Perhatian perlu dilakukan pada layanan yang mendapatkan tingkat kepuasan rendah untuk dapat dilakukan perbaikan secara signifikan.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Kepuasan Publik Meningkat, 110 juta Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Nataru pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/kepuasan-publik-meningkat-110-juta-masyarakat-lakukan-perjalanan-selama-nataru/feed/ 0
Dosen UGM Catur Sugiyanto Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional Pemanfaatan Produk Alami untuk Kesejahteraan di China https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-catur-sugiyanto-berpartisipasi-dalam-konferensi-internasional-pemanfaatan-produk-alami-untuk-kesejahteraan-di-china/ https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-catur-sugiyanto-berpartisipasi-dalam-konferensi-internasional-pemanfaatan-produk-alami-untuk-kesejahteraan-di-china/#respond Fri, 03 Jan 2025 07:27:29 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74331 Konferensi UNESCO Regional Network of Natural Products Chemistry for Safety and Well-being in Pan-Asia and the Pacific (URSWAP) kembali digelar pada 12-14 Desember 2024 di Shanghai, China. Kegiatan konferensi ayang bertajuk pengembangan dan pemanfaatan produk alami untuk kesejahteraan manusia ini, dihadiri berbagai perwakilan dari banyak negara seperti dari negara Uzbekistan, Turkmenistan, Azerbaijan, Mongolia, Laos, Thailand, […]

Artikel Dosen UGM Catur Sugiyanto Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional Pemanfaatan Produk Alami untuk Kesejahteraan di China pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Konferensi UNESCO Regional Network of Natural Products Chemistry for Safety and Well-being in Pan-Asia and the Pacific (URSWAP) kembali digelar pada 12-14 Desember 2024 di Shanghai, China. Kegiatan konferensi ayang bertajuk pengembangan dan pemanfaatan produk alami untuk kesejahteraan manusia ini, dihadiri berbagai perwakilan dari banyak negara seperti dari negara Uzbekistan, Turkmenistan, Azerbaijan, Mongolia, Laos, Thailand, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Australia, Selandia Baru, Indonesia, dan China.

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Prof. Dr. Catur Sugiyanto, M.A, turut berpartisipasi dalam konferensi internasional tersebut. Dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (3/1), Catur mengatakan forum URSWAP menjadi wadah diskusi global mengenai inovasi berbasis sumber daya alam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dalam sesi seminar sebagai bagian kegiatan konferensi, ia mempresentasikan makalah berjudul “Applying Contract Farming to Mangrove Farmers: Supporting Natural Dye Sources from Mangrove”. Di makalah tersebut, ia menyampaikan potensi penerapan model kontrak tani bagi kalangan petani mangrove di Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. “Penelitian ini mendukung program Shanghai Institute of Material Medica (SIMM) dengan memanfaatkan pewarna alami dari mangrove sebagai alternatif yang lebih sehat bagi manusia”, katanya.

Sebagai anggota Institute for Natural Dyes Innovation (INDI) UGM, ia menyebut jika pewarna alami juga bersifat ramah lingkungan dibandingkan pewarna sintetis dalam mendukung industri tekstil yang berkelanjutan. Bahwa pelestarian mangrove tidak hanya sebagai sumber pewarna alami, ia juga memiliki fungsi penting dalam melindungi masyarakat pesisir dari abrasi dan kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim. “Mangrove menyediakan habitat bagi berbagai jenis ikan dan hewan laut sehingga berkontribusi pada keberlanjutan sumber daya perikanan. Namun mangrove juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat lokal,” terangnya.

Dalam model kontrak tani yang ia tawarkan, Catur mengusulkan petani mangrove bekerja sama dengan industri tekstil, seperti Gama Indigo di bawah naungan INDI UGM untuk memproduksi dan memasarkan pewarna alami dari kulit kayu mangrove. Melalui pendekatan tersebut diharapkan ekosistem mangrove tidak hanya menjadi sumber ekonomi, tetapi juga dilestarikan untuk generasi mendatang​​.

Model ini, disebutnya mencakup dukungan teknis, akses pasar, dan pengelolaan berbasis komunitas untuk menjaga kualitas serta kepatuhan terhadap standar lingkungan. Diungkap pula bila penerapan kontrak tani dapat memberikan insentif ekonomi yang stabil bagi petani mangrove sekaligus memastikan keberlanjutan ekosistem mangrove. “Program ini secara langsung tentunya mendukung pencapaian beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan dukungan kolaborasi antara SIMM, UNESCO, ANSO, dan URSWAP dengan berbagai pendekatan yang ditawarkan diharapkan dapat menginspirasi kerjasama lintas sektor dalam mendukung kesejahteraan manusia dan kelestarian lingkungan secara global”, pungkasnya.

Reportase: Shofi Hawa Anjani & Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis     : Agung Nugroho

Artikel Dosen UGM Catur Sugiyanto Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional Pemanfaatan Produk Alami untuk Kesejahteraan di China pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-catur-sugiyanto-berpartisipasi-dalam-konferensi-internasional-pemanfaatan-produk-alami-untuk-kesejahteraan-di-china/feed/ 0
Teliti Integrated Biorefineries, Dosen UGM Raih eAsia Grant  https://ugm.ac.id/id/berita/teliti-integrated-biorefineries-dosen-ugm-raih-easia-grant/ https://ugm.ac.id/id/berita/teliti-integrated-biorefineries-dosen-ugm-raih-easia-grant/#respond Thu, 19 Dec 2024 05:40:01 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74065 Dosen Teknik Kimia, Fakultas Teknik Univerisitas Gadjah Mada, Hanifrahmawan Sudibyo, S.T., M.Eng., M.S., Ph.D. berhasil meraih eAsia Grant untuk tahun 2025-2027 yang diselenggarakan oleh e-ASIA JRP melalui proyek penelitiannya yang mengimplementasikan integrated biorefiness. e-ASIA JRP merupakan inisiatif gabungan internasional multilateral antara sejumlah organisasi pendanaan publik negara-negara anggota KTT Asia Timur (EAS). Anggota EAS meliputi: 10 […]

Artikel Teliti Integrated Biorefineries, Dosen UGM Raih eAsia Grant  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Dosen Teknik Kimia, Fakultas Teknik Univerisitas Gadjah Mada, Hanifrahmawan Sudibyo, S.T., M.Eng., M.S., Ph.D. berhasil meraih eAsia Grant untuk tahun 2025-2027 yang diselenggarakan oleh e-ASIA JRP melalui proyek penelitiannya yang mengimplementasikan integrated biorefiness.

e-ASIA JRP merupakan inisiatif gabungan internasional multilateral antara sejumlah organisasi pendanaan publik negara-negara anggota KTT Asia Timur (EAS). Anggota EAS meliputi: 10 negara anggota ASEAN dan 8 negara tambahan (Australia, Jepang, Selandia Baru, Tiongkok, India, Korea Selatan, Rusia, AS). Tahun ini, e-ASIA Joint Research Program 13th difokuskan pada area alternative energy.

Dr. Hanif bersama tim mengajukan judul projek “Improving the Sustainability of Resource Recovery from Wet Biomass Waste: Experimentally-validated GIS-based Integrated Biorefineries for Cleaner Mobility”.  Ia menjelaskan bahwa riset ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan ekonomi dan teknis biorefinery limbah hayati basah di Asia Tenggara. Pada projek penelitian ini, dilakukan integrasi pemodelan geospasial, eksperimen konversi biokimia dan termokimia, simulasi proses, dan ekonometrika untuk mengevaluasi dan meningkatkan kelayakan sosio-tekno-ekonomi dari integrated biroefineries yang dikembangkan. “Proyek ini pun sejalan dengan visi Indonesia dalam melakukan pengelolaan sampah berkelanjutan, realisasi bioekonomi sirkular, dan transisi energi untuk mewujudkan mobilitas yang lebih berkelanjutan,” kata Hanif dalam keterangan tertulis yang disampaikan ke wartawan, Kamis (19/12).

Proyek ini sendiri merupakan kolaborasi peneliti 4 negara, yaitu Hiroshi Onoda (Professor, Dean of Graduate School of Environment and Energy Engineering, Waseda University Japan),  Rovick Tarife (Instructor, Mindanao State University – Iligan Institute of Technology Philippines), dan Apanee Luengnaruemitchai (Professor, Chulalongkorn University Thailand). Dari total 29 proposal yang mencerminkan berbagai minat dan kolaborasi pada bidang energi alternatif yang masuk. Proyek ini berhasil meraih pendanaan setelah proses penjurian oleh 5 lembaga pendanaan dari 5 negara peserta.

Melalui projek ini pula, Hanif mengungkapkan keinginannya untuk meningkatkan kontribusi keilmuannya dalam area yang lebih luas lagi. Sebab, pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini mencakup pengembangan decision-making tools berbasis data geospasial (GIS) yang divalidasi secara eksperimental untuk mengoptimalkan efisiensi biorefinery dalam mengubah limbah padat dan residu perkotaan dari sektor pertanian pangan dan pariwisata menjadi produk bernilai jual dan bermanfaat bagi lingkungan seperti biofuel, bahan pembenah tanah, dan pupuk cair.

Reportase    : Purwoko/FT UGM

Penulis         : Leony

Editor           : Gusti Grehenson

Artikel Teliti Integrated Biorefineries, Dosen UGM Raih eAsia Grant  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/teliti-integrated-biorefineries-dosen-ugm-raih-easia-grant/feed/ 0
Kembangkan Melon untuk Bahan Baku Parfum dan Kosmetik, Dosen UGM Terima Anugerah Academic Leader  https://ugm.ac.id/id/berita/kembangkan-melon-untuk-bahan-baku-parfum-dan-kosmetik-dosen-ugm-terima-anugerah-academic-leader/ https://ugm.ac.id/id/berita/kembangkan-melon-untuk-bahan-baku-parfum-dan-kosmetik-dosen-ugm-terima-anugerah-academic-leader/#respond Wed, 18 Dec 2024 09:21:57 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74040 Peneliti sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., PhD., mendapat penghargaan sebagai pionir akademisi melalui Anugerah Gold Academic Leader 2024 di Bidang Sains pada Jumat (13/12) di Graha Diktisaintek, Gedung D Lantai 2, Jakarta. Penghargaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi ini merupakan salah satu ajang bergengsi untuk mengapresiasi […]

Artikel Kembangkan Melon untuk Bahan Baku Parfum dan Kosmetik, Dosen UGM Terima Anugerah Academic Leader  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Peneliti sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., PhD., mendapat penghargaan sebagai pionir akademisi melalui Anugerah Gold Academic Leader 2024 di Bidang Sains pada Jumat (13/12) di Graha Diktisaintek, Gedung D Lantai 2, Jakarta. Penghargaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi ini merupakan salah satu ajang bergengsi untuk mengapresiasi karya-karya akademisi dan peneliti.

Budi Daryono menerima penghargaan dalam kategori Peneliti Terbaik bidang ilmu sains tahun 2024. Ditemui di UGM, Rabu (18/12), Budi mengungkapkan rasa syukur dan bahagia telah mendapatkan penghargaan atas karyanya yang berjudul “Karakterisasi Genetik dan Potensi Bioprospeksi ‘Gama Melon Parfum’ sebagai Bahan Baku Kosmetik”.  Menurutnya, penghargaanya semakin memotivasi dirinya untuk menekuni riset yang mengembangkan potensi tanaman Indonesia untuk sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. “Senang dan juga bahagia serta ingin ini menjadi motivasi bagi rekan rekan khususnya di fakultas biologi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, senantiasa berkontribusi berkarya untuk bangsa dan negara,” ucapnya.

Penelitian dari Budi Daryono berhasil mengeksplorasi potensi melon lokal sebagai bahan dasar industri kosmetik. Melalui pendekatan bioteknologi modern, Budi mengembangkan kultivar baru dengan metode persilangan indukan NO3 dengan MR5. Persilangan tersebut menghasilkan karakter kulit buah melon yang berukuran kecil, pahit, namun memiliki aroma khas yang kuat. Aroma inilah yang diekstraksi dan diolah menjadi produk Gama Melon Parfum. “Gama Melon Parfum ini memiliki karakter genetik yang unik. Dia punya kandungan Cucurbitacine serta berbagai metabolik sekunder yang berpotensi untuk industri kosmetik,” terang Budi.

Sebagai informasi, industri kosmetik dalam negeri masih banyak dikuasai oleh pemain-pemain impor. Hal ini mengakibatkan produk kosmetik cenderung memiliki harga yang mahal, padahal pemakaiannya bisa bersifat konsisten. Guna mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, Gama Melon Parfum dikembangkan dengan memanfaatkan hasil produksi buah lokal.

Tanaman Gama Melon Parfum mampu menghasilkan 4-10 buah dengan berat 50 gram sampai 4 ons. Rata-rata masa panennya pun cenderung cepat, yakni sekitar 55-58 hari. Adanya inovasi ini tidak hanya memberikan solusi untuk mendongkrak produk kosmetik lokal, namun juga membuat produk yang lebih ramah lingkungan. “Saat ini, tim Gama Melon telah memiliki dua produk yang dihasilkan dari buah Gama Melon Parfum, yaitu shampo dan sabun,” ujarnya.

Produk shampo Gama Melon Parfum telah dikomersialisasikan melalui kerja sama Gama Melon Parfum dengan PT. Gizi Indonesia dan PT. Nudira Sumber Daya Indonesia. Ekstrak Gama Melon Parfum ini dipakai dalam produk shampo NAHLA dalam program Riset Inovatif Produktif (RISPRO)-LPDP. Proses produksi dilakukan di Greenhouse hidroponik, Pangalengan, Jawa Barat. Inisiasi komersial ini telah dijalankan sejak tahun 2018-2021 untuk mengembangkan senyawa bioaktif seperti flavonoid, terpenoid, dan saponin. Dilanjutkan dengan uji prototipe untuk menyesuaikan karakter ekstrak Gama Melon Parfum.“Kami juga sedang melakukan penelitian anti kanker dan anti diabetes mellitus untuk Gama Melon Parfum ini. Karakter unik ini harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangkan kultivar tanaman inovatif seperti Gama Melon Parfum dapat mendukung kemandirian bangsa di industri kosmetik dan biomedis. Selain itu, penggunaan jenis buah lokal diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Lebih lanjut, Budi Daryono berharap agar penghargaan yang diterimanya dapat menginspirasi rekan-rekan dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya. “Tugas kita sebagai akademisi adalah mengungkap apa saja potensi yang dimiliki oleh keanekaragaman Indonesia. Semoga penghargaan ini menjadi titik balik kesadaran kita untuk terus berkarya bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Penulis : Tasya

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Kembangkan Melon untuk Bahan Baku Parfum dan Kosmetik, Dosen UGM Terima Anugerah Academic Leader  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/kembangkan-melon-untuk-bahan-baku-parfum-dan-kosmetik-dosen-ugm-terima-anugerah-academic-leader/feed/ 0
Delegasi Fakultas Peternakan UGM Hadiri Konferensi Biennial ke-24 AAACU di Nagoya, Jepang https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-peternakan-ugm-hadiri-konferensi-biennial-ke-24-aaacu-di-nagoya-jepang/ https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-peternakan-ugm-hadiri-konferensi-biennial-ke-24-aaacu-di-nagoya-jepang/#respond Thu, 12 Dec 2024 04:13:35 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73733 Delegasi dari Fakultas Peternakan UGM turut berpartisipasi dalam Konferensi Biennial ke-24 dan Sidang Umum yang bertajuk “Nagoya Protocol in Nagoya wise and harmonized use of bioresources in the international community” yang diselenggarakan oleh Asian Assosiation of Agriculture Colleges and Universities (AAACU) di Universitas Nagoya, Jepang, pada 2-6 Desember lalu. Tim delegasi Fakultas Peternakan  dipimpin oleh […]

Artikel Delegasi Fakultas Peternakan UGM Hadiri Konferensi Biennial ke-24 AAACU di Nagoya, Jepang pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Delegasi dari Fakultas Peternakan UGM turut berpartisipasi dalam Konferensi Biennial ke-24 dan Sidang Umum yang bertajuk Nagoya Protocol in Nagoya wise and harmonized use of bioresources in the international community” yang diselenggarakan oleh Asian Assosiation of Agriculture Colleges and Universities (AAACU) di Universitas Nagoya, Jepang, pada 2-6 Desember lalu. Tim delegasi Fakultas Peternakan  dipimpin oleh Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Budi Guntoro, Ph.D., yang sekaligus sebagai Second Vice-President AACU didampingi oleh Andriyani Astuti, Ph.D., selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Peternakan. Konferensi ini juga dihadiri para akademisi dan peneliti terkemuka dari seluruh Asia, diantaranya Dr. Mutsuaki Suzuki dari National Institute of Genetics dan Dr. Hiroshi Kiyono dari Universitas Tokyo, Jepang.

Budi Guntoro mengatakan konferensi ini menyoroti pentingnya penggunaan sumber daya hayati secara bijaksana dan harmonis dalam komunitas internasional, terutama di kawasan Asia tropis yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Kehadiran UGM dalam konferensi  ini menegaskan komitmen dalam memperkuat kolaborasi internasional dan berbagai pengetahuan di bidang pertanian dan peternakan. Di pertemuan forum tersebut, kata Budi, dirinya menyampaikan presentasi tentang inovasi dalam pendidikan dan penelitian di bidang peternakan. Sedangkan Andriyani Astuti berpartisipasi dalam diskusi panel mengenai kebijakan pertanian berkelanjutan di Asia.

Partisipasi Fakultas Peternakan UGM dalam konferensi ini, kata Budi Guntoro sebagai bukti nyata akan komitmen Fakultas Peternakan untuk terus berinovasi dan berkolaborasi di tingkat internasional. “Diharapkan dengan keterlibatan UGM dalam forum ini dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta belajar dari institusi lain untuk kemajuan bersama di bidang pertanian dan peternakan,” katanya.

Budi menyebutkan ada 33 universitas di kawasan Asia dan Amerika Serikat ikut berpartisipasi dalam forum ini. Konferensi ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga untuk memperkuat jaringan professional antar anggota AAACU. “Kita ingin untuk dapat terus berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan melalui kolaborasi internasional yang kuat,” paparnya.

Reportase : Febriyanto & Satria/Humas Peternakan

Penulis      : Agung Nugroho

Artikel Delegasi Fakultas Peternakan UGM Hadiri Konferensi Biennial ke-24 AAACU di Nagoya, Jepang pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/fakultas-peternakan-ugm-hadiri-konferensi-biennial-ke-24-aaacu-di-nagoya-jepang/feed/ 0
UGM Kembangkan Teknologi Pakan Rendah Protein untuk Ternak Ayam Petelur https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kembangkan-teknologi-pakan-rendah-protein-untuk-ternak-ayam-petelur/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kembangkan-teknologi-pakan-rendah-protein-untuk-ternak-ayam-petelur/#respond Thu, 12 Dec 2024 02:43:48 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73740 Fakultas Peternakan UGM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Diseminasi Teknologi Pakan Rendah Protein. Program ini menyasar Komunitas Jamblang Genthong di Desa Karangtengah, Bantul, sebagai upaya mengatasi tantangan ekonomi dan lingkungan yang dihadapi peternak lokal. Program yang dipimpin oleh Ir. Muhlisin, S.Pt., M.Agri., Ph.D., IPP., ini dirancang untuk memperkenalkan teknologi Low Protein Diet (LPD) […]

Artikel UGM Kembangkan Teknologi Pakan Rendah Protein untuk Ternak Ayam Petelur pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Peternakan UGM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Diseminasi Teknologi Pakan Rendah Protein. Program ini menyasar Komunitas Jamblang Genthong di Desa Karangtengah, Bantul, sebagai upaya mengatasi tantangan ekonomi dan lingkungan yang dihadapi peternak lokal.

Program yang dipimpin oleh Ir. Muhlisin, S.Pt., M.Agri., Ph.D., IPP., ini dirancang untuk memperkenalkan teknologi Low Protein Diet (LPD) bagi ayam petelur. Teknologi ini menjadi solusi inovatif yang dapat menekan biaya pakan sekaligus mengurangi carbon footprint dari aktivitas peternakan. Muhlisin menyatakan bahwa penerapan teknologi ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi kesejahteraan peternak. Pakan rendah protein ini dibuat dengan bahan baku lokal seperti jagung dan bekatul. “Selain lebih ekonomis, pakan ini mampu mengurangi emisi amonia dari kotoran ayam, yang selama ini menjadi penyumbang polusi nitrogen. Teknologi ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan peternakan yang berkelanjutan,” jelasnya, Rabu (11/12).

Sebanyak sepuluh pemuda dari Komunitas Jamblang Genthong dipilih sebagai mitra peternak selama program diseminasi teknologi pakan rendah protein dilangsungkan. Para peserta dilatih dalam manajemen pemeliharaan ayam petelur dengan sistem free range di lahan seluas 300 m² milik komunitas.

Diseminasi teknologi pakan renda protein ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ayam tetapi juga mendukung produktivitas telur dalam jangka panjang, dan para pemuda komunitas juga mendapatkan pendampingan khusus untuk memproduksi pakan rendah protein secara mandiri. “Dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang melimpah, seperti jagung dan bekatul, program ini tentunya membantu menekan biaya produksi yang selama ini menjadi tantangan utama peternak kecil”, terang Muhlisin.

Tidak berhenti di produksi, kata Muhlisin, program ini juga menekankan pentingnya pengemasan dan pemasaran hasil panen. Para peserta dilatih cara mengemas telur dengan desain menarik yang menekankan nilai ramah lingkungan. Strategi pemasaran juga menjadi bagian dari pelatihan, sehingga produk telur hasil budi daya dapat menjangkau pasar yang lebih luas, khususnya konsumen yang peduli pada keberlanjutan lingkungan.

Program inipun mendapat dukungan penuh dari Fakultas Peternakan UGM dan kolaborasi dengan Komunitas Jamblang Genthong serta dukungan dana dari Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada. Monitoring dan evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan pemahaman peserta serta keberhasilan implementasi teknologi di lapangan. Telur yang dihasilkan dari program ini memiliki kualitas baik dan siap bersaing di pasaran.

Dengan berjalannya program ini, Fakultas Peternakan UGM berharap dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi pemuda Desa Karangtengah, sekaligus menjadi solusi konkret dalam mengatasi dampak lingkungan dari peternakan ayam petelur.

Sarjianto, Ketua Komunitas Jamblang Genthong, menyatakan program pemberdayaan yang dijalankan membuat anggota komunitas menjadi paham cara mengelola peternakan ayam petelur free range. Iapun mengakui ada peningkatan ekonomi pemuda melalui peternakan yang dikembangkan. Program ini, dia harapkan sebagai langkah awal menuju kemandirian ekonomi dan peternakan yang berkelanjutan. “Kami berharap program ini menjadi model yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia,” ucapnya.

Reportase     : Satria/Humas Peternakan

Penulis          : Agung Nugroho

Artikel UGM Kembangkan Teknologi Pakan Rendah Protein untuk Ternak Ayam Petelur pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kembangkan-teknologi-pakan-rendah-protein-untuk-ternak-ayam-petelur/feed/ 0
8 Dosen UGM Perkuat ALMI Periode 2024-2029 https://ugm.ac.id/id/berita/8-dosen-ugm-perkuat-almi-periode-2024-2029/ https://ugm.ac.id/id/berita/8-dosen-ugm-perkuat-almi-periode-2024-2029/#respond Thu, 12 Dec 2024 02:37:50 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73726 Sebanyak 8 orang dosen Universitas Gadjah Mada kembali memperkuat Akademisi Ilmu Pengetahuan Indonesia. Mereka menyatakan kesediaan diri untuk berkontribusi dengan menjadi anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) tingkat nasional untuk periode 2024-2029. Kedelapan dosen tersebut adalah Prof. dr. Gunadi, Ph.D., Sp.BA., Subsp.D.A(K)., dari FKKMK, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., dari FEB, dr. Antonia Morita […]

Artikel 8 Dosen UGM Perkuat ALMI Periode 2024-2029 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 8 orang dosen Universitas Gadjah Mada kembali memperkuat Akademisi Ilmu Pengetahuan Indonesia. Mereka menyatakan kesediaan diri untuk berkontribusi dengan menjadi anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) tingkat nasional untuk periode 2024-2029. Kedelapan dosen tersebut adalah Prof. dr. Gunadi, Ph.D., Sp.BA., Subsp.D.A(K)., dari FKKMK, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., dari FEB, dr. Antonia Morita Iswari Saktiawati, Ph.D., dari FK-KMK, Herlambang P. Wiratraman, S.H., M.A., Ph.D, dari Fakultas Hukum. Selanjutnya,  dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D, dari FK-KMK) Dr.rer.nat. Ronny Martien, M.Si, dari Fakultas Farmasi, dr. Yanri Wijayanti Subronto, PhD, SpPD-KPTI dari FKKMK dan Suci Lestari Yuana, S.I.P., M.I.A., dari Fisipol.

Menurut Gunadi dengan menyatakan kesediaan menjadi anggota ALMI akan memperkuat peran UGM dalam mendorong pengembangan sains dan kebijakan berbasis riset di Indonesia. Bahkan kian mempertegas peran UGM dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tanah air. “Bergabung para dosen UGM dalam ALMI ini tentunya menambah kontribusi dalam pengembangan keilmuan”, ujar Gunadi di Kampus UGM, Rabu (11/12).

Ia menyampaikan telah banyak catatan capaian dalam kegiatan ALMI pada kepengurusan sebelumnya yang ia jalani bersama Herlambang P. Wiratraman, S.H., M.A., Ph.D, sebagai Sekjen ALMI periode 2022-2023 dan Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., sebagai Sekjen ALMI periode 2023-2024. Disisi lain, UGM juga mencatatkan pencapaian dalam ALMI melalui kiprah Prof. dr. Gunadi, Ph.D., Sp.BA., Subsp.D.A(K)., yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai Ketua ALMI periode 2022-2024 bersama dengan Herlambang P. Wiratraman, S.H., M.A., Ph.D, sebagai Seekjen ALMI periode 2022-2023 dan Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., sebagai Sekjen ALMI periode 2023-2024. “Saya sebagai ketua ALMI 2022-2024 bersama mereka telah mencoba memainkan peran strategis ALMI dalam membangun sinergi para ilmuwan muda di Indonesia”, terangnya.

ALMI adalah organisasi yang mewadahi ilmuwan muda di Indonesia yang beroperasi di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI). ALMI berdiri pada tahun 2016 menjadi platform kolaborasi bagi ilmuwan muda.

Dalam sidang paripurna ALMI yang berlangsung pada 6 Desember 2024 di Universitas Negeri Malang. Ketua ALMI 2022-2024, Prof. Gunadi (UGM) dan Sekjen ALMI 2023-2024, Dr. Gumilang Sahadewo, melaporkan capaian kinerja ALMI dari ke-empat kelompok kerja ALMI, yaitu Sains Garda Depan, Sains dan Kebijakan, Sains dan Masyarakat, serta Sains dan Pendidikan.

Pada sidang paripurna tersebut turut dilakukan serah terima jabatan dari Ketua dan Sekjen sebelumnya kepada Ketua dan Sekjen ALMI periode 2024-2026. Adapun ketua dan sekjen ALMI yang baru adalah Dr. Lilis Mulyani (BRIN) dan Dr. Grandprix T. M. Kadja (ITB). “Dalam sidang paripurna ini juga dilakukan mengesahan pembentukan kelompok kerja baru, yaitu Sains, Kesetaraan dan Inklusi”, imbuh Gunadi.

Reportase : Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB

Penulis : Agung Nugroho

Artikel 8 Dosen UGM Perkuat ALMI Periode 2024-2029 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/8-dosen-ugm-perkuat-almi-periode-2024-2029/feed/ 0