hpu Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/hpu/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Sat, 04 Jan 2025 16:48:23 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 UGM Gelar Run and Walk, Tingkatkan Aktivitas Fisik dan Kesehatan Sivitas Akademika https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-run-and-walk-tingkatkan-aktivitas-fisik-dan-kesehatan-sivitas-akademika/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-run-and-walk-tingkatkan-aktivitas-fisik-dan-kesehatan-sivitas-akademika/#respond Sat, 04 Jan 2025 16:48:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74355 Health Promoting University (HPU) bersama Biro Pelayanan Kesehatan Terpadu Universitas Gadjah Mada mengadakan kegiatan jalan sehat yang bertajuk ‘Run and Walk’ dalam rangka meningkatkan aktivitas fisik dan kesehatan sivitas akademika di awal tahun 2025, Jumat (3/1) di Balairung, Gedung Pusat. Kegiatan jalan sehat ini diikuti ratusan sivitas UGM yang berasal dari berbagai Fakultas, Sekolah, dan […]

Artikel UGM Gelar Run and Walk, Tingkatkan Aktivitas Fisik dan Kesehatan Sivitas Akademika pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Health Promoting University (HPU) bersama Biro Pelayanan Kesehatan Terpadu Universitas Gadjah Mada mengadakan kegiatan jalan sehat yang bertajuk ‘Run and Walk’ dalam rangka meningkatkan aktivitas fisik dan kesehatan sivitas akademika di awal tahun 2025, Jumat (3/1) di Balairung, Gedung Pusat. Kegiatan jalan sehat ini diikuti ratusan sivitas UGM yang berasal dari berbagai Fakultas, Sekolah, dan Unit Kerja lainnya dengan rute yang dimulai dari halaman Balairung, menelusuri sisi barat Gedung Pusat, melewati perpustakaan hingga ke Boulevard. Selanjutnya menjelajahi sisi timur kampus untuk kembali ke halaman Balairung sebagai garis finish.

Kepala HPU, Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D, sebelum melepas peserta jalan sehat, menyatakan berdasarkan riset, olahraga yang dilakukan dengan baik, teratur, terukur, dan tidak berlebihan akan membuat tanda-tanda vital seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat menjadi stabil. Selain itu, dengan olahraga yang teratur juga akan membuat kesehatan mental menjadi lebih terjaga dan kemampuan otak untuk mengatur emosi juga semakin meningkat. “UGM sebetulnya memberikan kita banyak fasilitas untuk berolahraga, lahannya luas, keliling Fakultas dengan berjalan kaki sebelum kerja, pastinya akan sehat sekali,” tutur Yayi.

Yayi yang juga merupakan dosen di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM ini menekankan olahraga akan lebih baik lagi jika dilakukan antara 150-300 menit per minggu. Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya makan dengan gizi seimbang dan pola tidur 7-8 jam untuk orang dewasa. “Dan ingat kalau ada masalah segera diselesaikan, jika butuh bantuan profesional bisa segera kontak HPU,” ucapnya.

Dr. dr. Andreasta Meliala, DPH., M.Kes., MAS., selaku Kepala Biro Pelayanan Kesehatan Terpadu mengungkapkan bahwa kegiatan ‘Run and Walk’ yang dilakukan pada hari itu bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebahagiaan peserta sehingga akan berdampak pada kinerja di unit masing-masing. Dari data Posbindu yang rutin dilakukan setiap bulan, Andreasta menyampaikan kebanyakan sivitas UGM memang memiliki masalah gula dan asam urat yang cukup tinggi. “Tadi ada testimoni dari salah satu rekan kita yang katanya rutin berlari selama 30 menit dalam satu tahun, semua parameter gula darah, asam urat, kolesterol, semuanya bisa normal. Manfaat olahraga ini sangat banyak, jadi semangat berlari dan jalan di hari ini,” pungkasnya.

Setelah flag-off, semua peserta dengan penuh semangat berlari dan berjalan mengikuti rute yang telah ditetapkan. Tidak ada batasan cut of time (COT) pada kegiatan ‘Run and Walk’ pagi itu. Kegiatan diakhiri dengan sarapan bersama dan pembagian doorprize berupa telur ayam bahagia dari Fakultas Peternakan.

Penulis: Triya Andriyani

Foto: Firsto

Artikel UGM Gelar Run and Walk, Tingkatkan Aktivitas Fisik dan Kesehatan Sivitas Akademika pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-gelar-run-and-walk-tingkatkan-aktivitas-fisik-dan-kesehatan-sivitas-akademika/feed/ 0
Gelar Webinar bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan, UGM Tegaskan Komitmen Mewujudkan Kampus Bebas Perundungan https://ugm.ac.id/id/berita/gelar-webinar-bagi-dosen-dan-tenaga-kependidikan-ugm-tegaskan-komitmen-mewujudkan-kampus-bebas-perundungan/ https://ugm.ac.id/id/berita/gelar-webinar-bagi-dosen-dan-tenaga-kependidikan-ugm-tegaskan-komitmen-mewujudkan-kampus-bebas-perundungan/#respond Wed, 12 Jul 2023 05:54:01 +0000 https://ugm.ac.id/?p=57291 Universitas Gadjah Mada menggelar Webinar Health Promoting University (HPU) bertajuk Mewujudkan Kampus yang Bebas dari Perundungan, Kamis (6/11), bagi dosen dan tenaga kependidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Seminar ini diselenggarakan untuk mendukung upaya UGM mewujudkan kampus yang aman dan nyaman, sesuai dengan pendekatan kampus sehat.  “Kita ingin mewujudkan kampus yang aman, nyaman, dan […]

Artikel Gelar Webinar bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan, UGM Tegaskan Komitmen Mewujudkan Kampus Bebas Perundungan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada menggelar Webinar Health Promoting University (HPU) bertajuk Mewujudkan Kampus yang Bebas dari Perundungan, Kamis (6/11), bagi dosen dan tenaga kependidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Seminar ini diselenggarakan untuk mendukung upaya UGM mewujudkan kampus yang aman dan nyaman, sesuai dengan pendekatan kampus sehat. 

“Kita ingin mewujudkan kampus yang aman, nyaman, dan membahagiakan, tidak ada perundungan. Semoga apa yang disampaikan bisa memberikan manfaat dan informasi tambahan yang bisa disebarkan lebih lanjut di tingkat fakultas maupun universitas,” ucap Ketua HPU UGM, Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si.

Webinar ini menghadirkan tiga orang pembicara yaitu Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H.; Sosiolog UGM, Desintha Dwi Asriani, S.Sos., M.A., Ph.D.; serta Ketua Pokja HPU Zero Tolerance pada Kekerasan, Perundungan, dan Pelecehan, Sri Wiyanti Eddyono, S.H.,LL.M.(HR).,Ph.D.

Chatarina menerangkan bahwa perundungan merupakan satu dari tiga dosa besar pendidikan tinggi di samping kekerasan seksual dan intoleransi. Perundungan dapat memberikan dampak yang luar biasa tidak hanya bagi korban, tetapi juga bagi perguruan tinggi. 

Oleh karena itu, menurutnya kampus perlu menaruh perhatian terhadap kasus perundungan dan menyediakan sistem pendukung untuk penanganan perundungan di kampus. Dukungan yang dimaksud, terangnya, meliputi aspek tata kelola penanganan, dukungan kepada korban, hingga pemberian sanksi. 

“Kita tidak bisa menganggap kasus perundungan masalah yang simpel dan menjadi bagian dari budaya kita. Ini merupakan pelanggaran asas dan prinsip penyelenggaraan pendidikan tinggi,” ucapnya. 

Pada kesempatan yang sama Desintha memberikan paparan terkait fenomena perundungan di kalangan remaja, termasuk salah satunya tren perundungan siber. Ia juga berbicara terkait fenomena perundungan dalam perspektif sosiologi dan gender, serta mekanisme struktural dan mekanisme kultural dalam penanganan dan perlindungan kasus perundungan yang kerap berbenturan.

“Ini yang sering kali menjadi dilema, ada hukum formal yang sifatnya memaksa dan universal, tapi juga ada situasi dalam masyarakat yang secara kultural dipakai juga. Menemukannya seperti apa, ini yang sering kali menjadi tantangan,” ucap Desintha.

Dalam sesi paparan terakhir, Sri Wiyanti memaparkan temuan Survei Persepsi Perundungan UGM 2022 serta rencana aksi strategis bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UGM. Di samping proses penanganan, menurutnya yang menjadi cukup penting adalah upaya-upaya untuk mencegah terjadinya perundungan. “Lebih baik kita mencegah daripada kita menangani. Dan mencegah itu harus kita lakukan secara masif,” tegasnya.

Penulis: Gloria

Artikel Gelar Webinar bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan, UGM Tegaskan Komitmen Mewujudkan Kampus Bebas Perundungan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/gelar-webinar-bagi-dosen-dan-tenaga-kependidikan-ugm-tegaskan-komitmen-mewujudkan-kampus-bebas-perundungan/feed/ 0