Energi Hidrogen Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/energi-hidrogen/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Fri, 13 Sep 2024 03:02:05 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Peneliti UGM Kembangkan Hidrogen sebagai Sumber Energi Masa Depan https://ugm.ac.id/id/berita/peneliti-ugm-kembangkan-hidrogen-sebagai-sumber-energi-masa-depan/ https://ugm.ac.id/id/berita/peneliti-ugm-kembangkan-hidrogen-sebagai-sumber-energi-masa-depan/#respond Fri, 13 Sep 2024 02:55:22 +0000 https://ugm.ac.id/?p=70577 Hidrogen berpotensi sebagai bahan bakar alternatif untuk pengganti bahan bakar fosil. Pasalnya saat ini seluruh negara berkomitmen untuk mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan di tengah keterbatasan sumber energi minyak dan gas bumi. Apalagi bahan bakar fosil merupakan pemasok terbesar terhadap jejak karbon serta pencemaran lingkungan. Di indonesia, riset energi hidrogen ini belum banyak dikembangkan. […]

Artikel Peneliti UGM Kembangkan Hidrogen sebagai Sumber Energi Masa Depan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Hidrogen berpotensi sebagai bahan bakar alternatif untuk pengganti bahan bakar fosil. Pasalnya saat ini seluruh negara berkomitmen untuk mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan di tengah keterbatasan sumber energi minyak dan gas bumi. Apalagi bahan bakar fosil merupakan pemasok terbesar terhadap jejak karbon serta pencemaran lingkungan. Di indonesia, riset energi hidrogen ini belum banyak dikembangkan. Padahal di negara maju seperti di Amerika dan Eropa, riset dan aplikasi pemanfaatan energi hidrogen sudah sejak lama diterapkan.

Peneliti hidrogen dari Fakultas Teknik Universita Gadjah Mada, Prof. Dr. Eng. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng., mengatakan hidrogen bisa digunakan sebagai bahan pengganti bahan bakar fosil karena energi yang dihasilkan bisa sangat besar tanpa menghasilkan jejak karbon atau limbah lingkungan. “Hidrogen bisa menjadi pengganti bahan bakar pengganti bahan bakar di berbagai sektor, contohnya seperti sektor transportasi dan pembangkit listrik,” kata Deendarlianto saat ditemui di Laboratorium Mekanika Fluida FT UGM, Jumat (13/9).

Deen, demikian ia akrab disapa, menyampaikan bahwa penelitian terkait Hidrogen yang dilakukannya bersama tim merupakan sebuah proyek kolaborasi yang dibiayai pemerintah serta beberapa pihak dari industri seperti PLN dan Pertamina. Selain itu proyek ini juga diikuti oleh berbagai Universitas yang tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga mancanegara , seperti UI, ITS, NTU, serta universitas Groningen dari Belanda.

Di proyek kolaborasi ini, fokus utama dari penelitian ini terkait dengan produksi green hydrogen, dimana hidrogen jenis ini merupakan jenis hidrogen yang diproduksi dengan cara yang ramah lingkungan. “Kita juga tengah memimpin program riset terkait metode penyimpanan dari Hidrogen itu sendiri,” katanya.

Meski baru dalam tahap riset dan pengembangan, menurut Deen, sejauh ini riset ini sudah menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Namun salah satu tantangan terbesar yang ia dan bersama tim hadapi adalah terkait penyimpanan hidrogen dalam rangka memastikan supaya hidrogen yang disimpan tidak boleh bocor atau keluar. Sebab jika hidrogen yang bertemu dengan oksigen bisa menimbulkan kerusakan yang tidak diinginkan. Selain itu, permasalahan lain yang menjadi perhatian adalah proses perlakuan dari hidrogen yang cukup rumit dan juga kekhawatiran terkait apakah alat-alat yang digunakan mampu menanggung beban penyimpanan dari hidrogen itu sendiri.

Dalam penelitian metode penyimpanan hidrogen ini, Deen juga melibatkan banyak mahasiswa dari S3, S2 maupun S1. Selain itu beliau juga melibatkan mahasiswa dari Universitas lain, yaitu Universitas Udayana dalam kegiatan MBKM Riset.

Terlepas dari proses penelitiannya yang rumit, imbuhnya, apabila penelitian hidrogen ini bisa diaplikasikan maka akan banyak memberikan manfaat banyak sekali dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, hidrogen dapat digunakan di berbagai sektor, tidak hanya sektor energi saja, namun berbagai sektor yang lain. “Aplikasi hidrogen dapat dilakukan di banyak sekali sektor di dunia kedepan, tidak hanya sektor energi namun sektor industri, sektor transportasi dan juga sektor kelistrikan,” tegasnya.

Saat ini Deen tengah melanjutkan risetnya dalam rangka menemukan metode penggunaan hidrogen yang lebih murah dan terjangkau.  “Perhatian untuk kedepannya adalah menghasilkan produksi yang cepat murah dan berkapasitas tinggi,” ungkapnya.

Deen berharap pemerintah tetap mendorong dan berkomitmen dalam mendukung penelitian pengembangan energi hidrogen di tanah air karena potensial sebagai sumber bersih dan terbarukan yang nantinya bisa diaplikasikan secara massif.

Penulis : Hanif

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Peneliti UGM Kembangkan Hidrogen sebagai Sumber Energi Masa Depan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/peneliti-ugm-kembangkan-hidrogen-sebagai-sumber-energi-masa-depan/feed/ 0
UGM dan University Groningen Kaji Potensi Hidrogen dalam Transisi Energi di Indonesia https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-university-groningen-kaji-potensi-hidrogen-dalam-transisi-energi-di-indonesia/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-university-groningen-kaji-potensi-hidrogen-dalam-transisi-energi-di-indonesia/#respond Mon, 19 Aug 2024 08:51:20 +0000 https://ugm.ac.id/?p=69591 Hidrogen merupakan unsur yang paling banyak di bumi. Ketersediaan hidrogen yang melimpah ini ternyata menyimpan potensi energi sebagai sumber tenaga. Beberapa negara maju sudah mulai melakukan riset dan mengadaptasi penggunaan hidrogen sebagai sumber daya energi terbarukan. Indonesia juga sudah mulai melakukan persiapan untuk transisi menuju energi terbarukan. Soal potensi hidrogen di tanah air ini tengah […]

Artikel UGM dan University Groningen Kaji Potensi Hidrogen dalam Transisi Energi di Indonesia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Hidrogen merupakan unsur yang paling banyak di bumi. Ketersediaan hidrogen yang melimpah ini ternyata menyimpan potensi energi sebagai sumber tenaga. Beberapa negara maju sudah mulai melakukan riset dan mengadaptasi penggunaan hidrogen sebagai sumber daya energi terbarukan. Indonesia juga sudah mulai melakukan persiapan untuk transisi menuju energi terbarukan. Soal potensi hidrogen di tanah air ini tengah menjadi bahan riset dan kajian dari Pusat Studi Energi (PSE) Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan University Groningen.

Rektor Universitas GM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., mengatakan energi hidrogen adalah energi yang potensial sebagai energi dengan kepadatan tinggi, tetapi menghasilkan karbon yang rendah. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa implementasi hidrogen, utamanya di Indonesia masih memiliki sejumlah kendala, misalnya biaya hidrogen yang masih mahal dan permasalahan logistik. Sehingga diperlukan banyak kolaborasi riset terkait pengembangan bidang teknologi ini. “Kami di UGM berkomitmen untuk secara aktif melakukan riset teknologi hidrogen,” kata Rektor saat membuka kegiatan kursus musim panas ini mengusung tema “Hydrogen’s Role in Energy Transition: Perspective and Challenges”. Kali ini, PSE UGM bersinergi dengan University of Groningen untuk mengadakan kursus yang dirancang untuk memberikan wawasan mendalam dan inovatif tentang energi hidrogen.

Tim Ahli PSE UGM Prof. Dr. Eng. Deendarlianto, S.T., M.Eng., menuturkan bahwa PSE UGM tengh mengembangakan hydrogen valley atau ekosistem yang bermanfaat dengan energi hidrogen di sekitar kampus UGM. Penerapan ekosistem merupakan sebuah kolaborasi jangka panjang yang meliputi meliputi pengembangan, produksi, dan penyimpanan energi hidrogen. “Pengembangan teknologi ini juga harus diikuti dengan pendekatan multidisiplin sehingga dapat membantu pemerintah dalam pengimplementasian hidrogen di Indonesia,” ujarnya.

Perwakilan University of Groningen, Prof. Bayu Jayawardhana menerangkan penggunaan teknologi hidrogen dalam satu dekade akhir ini yang mulai marak diterapkan di beberapa negara, salah satunya Belanda. Melalui kerja sama antara UGM dan University of Groningen akan sangat membantu penerapan energi hidrogen. “Pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki di Groningen dapat membantu penerapan dengan kasus yang unik di Indonesia,” ujarnya.

Sementara Atase Pendidikan Belanda di Kedutaan Belanda di Jakarta, Yvonne Klerks, M.Sc. juga turut menyebut pentingya penggunaan tenaga hidrogen di Belanda. Ia menyebut Belanda sebagai pengguna terbesar hidrogen setelah Jerman. Dedikasi Belanda ini juga turut ditandai dengan persetujuan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Belanda pada G20 2020 lalu untuk memerangi krisis iklim.

Dalam kesempatan itu, Yvonne sebagai perwakilan Pemerintah Belanda dalam kegiatan ini mengapresiasi kerja sama pendidikan antara perguruan tinggi di Indonesia dan Belanda dalam bidang riset ini. “Semoga kegiatan ini dapat mendukung kolaborasi riset dan pendidikan antara Belanda dan Indonesia,” ucapnya.

Kepala PSE UGM Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., mengatakan hidrogen sebagai sumber energi yang potensial. melalui kerja sama dengan Universitas Groningen bisa memberikan kesempatan adanya transfer pengetahuan antara UGM dan Groningen soal pemanfaatan energi hidrogen. “Melalui kursus ini akan dibagi menjadi dua sorotan, yaitu mengkaji hidrogen dari aspek kebijakan dan aspek teknologi,” ujarnya.

Kegiatan summer course akan dilaksanakan pada 19—23 Agustus 2024 ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam dan inovatif tentang energi hidrogen. Pada hari pertama dan kedua, peserta akan diajak untuk mendalami potensi hidrogen sebagai energi bersih dan strategi kebijakan untuk ekosistem hidrogen yang berkelanjutan. Hari ketiga sampai hari terakhir, nantinya peserta akan berfokus pada inovasi penelitian dan teknologi terbaru dalam produksi dan aplikasi hidrogen, serta membahas tantangan dan solusi yang dihadapi. “Selama lima hari ini, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para ahli internasional dan nasional, serta membangun jaringan dengan akademisi dan praktisi di bidang energi hidrogen,” kata Prof. Sarjiyo.

Penulis : Lazuardi

Editor : Gusti Grehenson

Artikel UGM dan University Groningen Kaji Potensi Hidrogen dalam Transisi Energi di Indonesia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-university-groningen-kaji-potensi-hidrogen-dalam-transisi-energi-di-indonesia/feed/ 0