Direktorat Kemahasiswaan UGM Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/direktorat-kemahasiswaan-ugm/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 23 Dec 2024 08:25:26 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Mahasiswa Unit Fotografi UGM Gelar Aksi Bersih Pantai Parangkusumo https://ugm.ac.id/id/berita/unit-fotografi-ugm-sukses-selenggarakan-u-folunteer/ https://ugm.ac.id/id/berita/unit-fotografi-ugm-sukses-selenggarakan-u-folunteer/#respond Mon, 23 Dec 2024 08:14:32 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74165 Unit Fotografi (UFO) Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di sekitar Pantai Parangkusumo yang dikemas dalam kegiatan yang bertajuk U-FOLUNTEER, Senin (16/12) silam. Kegiatan bersih-bersih pantai ditujukan untuk meningkatkan kesadaran anggota UFO UGM terhadap isu lingkungan yang ada di masyarakat sekitar pesisir pantai. Bekerja sama dengan […]

Artikel Mahasiswa Unit Fotografi UGM Gelar Aksi Bersih Pantai Parangkusumo pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Unit Fotografi (UFO) Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di sekitar Pantai Parangkusumo yang dikemas dalam kegiatan yang bertajuk U-FOLUNTEER, Senin (16/12) silam. Kegiatan bersih-bersih pantai ditujukan untuk meningkatkan kesadaran anggota UFO UGM terhadap isu lingkungan yang ada di masyarakat sekitar pesisir pantai. Bekerja sama dengan Gardu Action yang juga memiliki kekhawatiran yang sama pada permasalahan sampah, selain melakukan giat bersih pantai, donasi buku untuk mendukung pendidikan anak-anak di daerah pesisir pantai juga menjadi rangkaian kegiatan U-FOLUNTEER.

Ketua Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) UFO, Maura, mengungkapkan bahwa kegiatan U-FOLUNTEER ini diharapkan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam mengurangi ketimpangan kehidupan pesisir dan menjaga ekosistem laut. Hal tersebut mereka implementasikan melalui kegiatan bersih pantai, pembuatan paving block dari limbah plastik, dan donasi buku anak-anak untuk perpustakaan Gardu Action. “Sedangkan secara internal, kami ingin kegiatan ini dapat menjadi media bagi para anggota UFO UGM untuk memperkuat hubungan sosial dan mempererat rasa saling memiliki antar anggota melalui beragam rangkaian permainan,” ungkapnya, Senin (23/12).

Maura menjelaskan, U-FOLUNTEER diawali dengan kegiatan bersih pantai pada pagi hari yang kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi seputar permasalahan sampah di Pantai Parangkusumo, sudut paling selatan Yogyakarta. Masyarakat juga diajarkan cara mengolah sampah plastik menjadi paving block yang sebelumnya telah terpilah menjadi tiga jenis, yaitu plastik polos, plastik motif, dan plastik dengan alumunium foil. “Melalui kegiatan U-FOLUNTEER, UFO UGM berharap dapat menjadi penyebar informasi bagi komunitas kecil seperti Gardu Action agar semakin dikenal oleh masyarakat luas ke depannya.,” jelas Maura.

Gardu Action merupakan akronim dari Garbage Care and Education yang berdiri atas inisiatif para pemuda tepian Pantai Parangkusumo dan Parangtritis yang merasa miris dengan jumlah sampah pariwisata yang semakin menumpuk. Di akhir tahun 2015, Gardu Action didirikan sebagai Bank Sampah yang mengelola berbagai macam sampah pariwisata, sekaligus menjadi sarana edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat umum. Ardha Kesuma, selaku founder, mengungkapkan bahwa para pendatang yang tinggal di perkampungan padat penduduk Kali Mati, melakukan berbagai hal untuk bertahan hidup, mulai dari menjadi pedagang asongan, pemulung, pengamen, tukang parkir, hingga membuka usaha karaoke. Lingkungan yang beragam itulah, tidak jarang menyebabkan terjadinya berbagai konflik antara warga lokal dan pendatang.

Terlepas dari sisi lain tersebut, anak-anak di Parangkusumo tetaplah anak-anak yang membutuhkan tempat yang aman dan nyaman untuk berkembang, belajar, serta bermain. Oleh karena itu, dua tahun berselang dari pendirian Gardu Action, Ardha mendirikan sebuah komunitas Bernama BukuBerbagi yang awalnya untuk memfasilitasi rekan-rekan yang kesulitan menyalurkan buku-buku bekas. Komunitas Gardu Action dan BukuBerbagi hadir menjadi tempat dan teman belajar bagi anak-anak tersebut. “Sebagai komunitas akar rumput, harapan kami tidak muluk-muluk. Kami senang ketika melihat anak-anak bisa belajar sambil bermain. Mereka juga senang bertemu dengan kakak-kakak dari berbagai daerah.“ tutup Ardha.

Penulis : Triya Andriyani

Foto     : Dokumentasi UFO

Artikel Mahasiswa Unit Fotografi UGM Gelar Aksi Bersih Pantai Parangkusumo pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/unit-fotografi-ugm-sukses-selenggarakan-u-folunteer/feed/ 0
UGM Kembali Raih Penghargaan Tata Kelola Kemahasiswaan Terbaik di Indonesia https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kembali-raih-penghargaan-tata-kelola-kemahasiswaan-terbaik-di-indonesia/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kembali-raih-penghargaan-tata-kelola-kemahasiswaan-terbaik-di-indonesia/#respond Fri, 20 Dec 2024 09:35:40 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74138 Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UGM kembali mendapatkan Penghargaan Perguruan Tinggi Terbaik Tata Kelola Kinerja Kemahasiswaan Klaster I dalam kategori SIMKATMAWA untuk yang ketujuh kalinya pada ajang Penghargaan Anugerah Pembelajaran Kemahasiswaan dari Kemendiktisaintek yang diselenggarakan pada Jumat (13/12) lalu di Jakarta. Acara tahunan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para seluruh pihak-pihak terkait atas kontribusi, pencapaian, dan dukungan mereka […]

Artikel UGM Kembali Raih Penghargaan Tata Kelola Kemahasiswaan Terbaik di Indonesia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UGM kembali mendapatkan Penghargaan Perguruan Tinggi Terbaik Tata Kelola Kinerja Kemahasiswaan Klaster I dalam kategori SIMKATMAWA untuk yang ketujuh kalinya pada ajang Penghargaan Anugerah Pembelajaran Kemahasiswaan dari Kemendiktisaintek yang diselenggarakan pada Jumat (13/12) lalu di Jakarta. Acara tahunan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para seluruh pihak-pihak terkait atas kontribusi, pencapaian, dan dukungan mereka dalam kemajuan transformasi pendidikan tinggi di Indonesia.

Penghargaan atas laporan kinerja tata bidang kemahasiswaan perguruan tinggi berdasarkan Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) diapresiasi oleh Sekretaris Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna. Menurut Hempri,  indikator penilaian yang digunakan adalah jumlah prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional, kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler, seminar, pentas seni, dan juga manajemen institusi kemahasiswaan dari sisi fasilitas dan pendanaan.

Hempri pun turut mengapresiasi seluruh mahasiwa UGM atas sumbang asihnya dalam mengharumkan nama kampus baik dalam kancah nasional maupun internasional. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil buah kolaborasi bersama antara Direktorat Kemahasiswaan UGM, mahasiswa, serta berbagai stakeholder terkait. “Penghargaan dari pemerintah ini diharapkan juga dapat semakin memicu kita untuk meningkatkan layanan kemahasiswaan agar makin baik dan berkualitas,” ujarnya, Jumat (20/12).

Ditmawa UGM sendiri mengelola kurang lebih 26 komunitas dan 51 unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang terus didorong agar terus dapat meraih dan mempertahankan prestasi yang ada. Bahkan Ditmawa pun turut memberikan apresiasi melalui insentif dan penghargaan untuk mahasiswa berprestasi, pengadaan pendanaan ormawa dan beasiswa pengurus ormawa, melakukan rekognisi prestasi dan kegiatan ekstrakurikuler kemahasiswaan, dan pencantuman kegiatan kemahasiswaan dalam SKPI. “Kita turut memberikan pembinaan, pendampingan, dan monitoring kegiatan terhadap organisasi-organisasi mahasiswa yang ada melalui audit mutu internal,” ungkapnya.

Upaya transformasi organisasi kemahasiswaan yang saat ini tengah dilakukan oleh UGM menurut Hempri menggunakan 11 indikator kinerja kemahasiswaan, mencakup inklusif berbudaya, kepemimpinan, peduli lingkungan, duta sehat, prestasi mahasiswa, publikasi media, publikasi dan beritas SDGs, kerjasama dan pengabdian, kompetensi dan sertifikasi, manajemen event, dan hilirisasi inovasi.  Transformasi pengelolaan kinerja kemahasiswaan di UGM ini  menurut Hempri dimaksudkan agar pihaknya bisa menyesuaikan perubahan-perubahan regulasi terkait kegiatan kemahasiswaan dari pemerintah serta terus meningkatkan koordinasi dengan fakultas-fakultas dan direktorat terkait untuk terus memacu dan mendorong prestasi mahasiswa. “Semoga kita bisa mempertahankan raihan prestasi ataupun meningkatkan prestasi kegiatan sehingga dapat berkontribusi positif dalam mendukung capaian dan reputasi universitas,” harap Hempri.

Penulis : Leony

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel UGM Kembali Raih Penghargaan Tata Kelola Kemahasiswaan Terbaik di Indonesia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-kembali-raih-penghargaan-tata-kelola-kemahasiswaan-terbaik-di-indonesia/feed/ 0
Mahasiswa UGM Terima Beasiswa Yayasan IMIP Peduli https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-terima-beasiswa-yayasan-imip-peduli/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-terima-beasiswa-yayasan-imip-peduli/#respond Wed, 11 Dec 2024 02:37:34 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73672 Sebanyak 24 mahasiswa UGM menerima beasiswa dari Yayasan Industri Morawali Industry Park (IMIP) Peduli. Mahasiswa penerima beasiswa berasal dari Fakultas Teknik dan Sekolah Vokasi. Besaran beasiswa ikatan dinas yang diberikan adalah untuk menutup biaya UKT masing-masing mahasiswa penerima sehingga total beasiswa yang diberikan Yayasan IMIP sebesar Rp 321.500.000. Pemberian beasiswa diberikan HR Director PT IMIP, Achmanto Mendatu […]

Artikel Mahasiswa UGM Terima Beasiswa Yayasan IMIP Peduli pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 24 mahasiswa UGM menerima beasiswa dari Yayasan Industri Morawali Industry Park (IMIP) Peduli. Mahasiswa penerima beasiswa berasal dari Fakultas Teknik dan Sekolah Vokasi. Besaran beasiswa ikatan dinas yang diberikan adalah untuk menutup biaya UKT masing-masing mahasiswa penerima sehingga total beasiswa yang diberikan Yayasan IMIP sebesar Rp 321.500.000.

Pemberian beasiswa diberikan HR Director PT IMIP, Achmanto Mendatu didampingi Presiden Direktur GCNS, Liu Jin Shan disaksikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito., S.Sos., M.Si dan Direktur Kemahasiswaan, Dr. Sindung Tjahyadi.

Arie Sujito menyampaikan apresiasi  kepada Yayasan IMIP yang telah memberikan beasiswa untuk mahasiswa-mahasiswa UGM. Ia sangat berharap dengan pemberian beasiswa ini akan mendukung kelancaran studi mahasiswa UGM. Pemberian beasiswa ini, disebutnya, sebagai bentuk kepercayaan dan komitmen UGM bersama IMIP dalam mendukung pengembangan pendidikan bagi mahasiswa yang kelak akan menjadi bagian dari proses pengembangan industri di Indonesia. “Kemitraan Universitas Gadjah Mada bersama pemerintah, pemerintah daerah maupun swasta, terutama di dalam mendorong transformasi teknologi menurut saya adalah adalah sesuatu yang sangat penting. Sinergi semacam ini tentunya akan mempererat dan memajukan agenda-agenda dalam pencapaian tujuan-tujuan strategis”, katanya di Ruang Multimedia 2 UGM, Senin (9/12).

Bagi Arie, dukungan beasiswa ini para mahasiswa UGM semakin mengasah kemampuan. Kemampuan yang tidak hanya di kelas, namun memiliki kemampuan menguasai teknologi. Menurtnya, kerja sama dengan dunia industri diyakini ruang pembelajaran akan semakin terbuka. Para mahasiswa pun didorong untuk memiliki pilihan-pilihan dalam memajukan diri guna mendapatkan berbagai kompetensi yang dibutuhkan. “Harapannya nantinya nyambung dengan kegunaan dan kebutuhan dunia industri. Pesatnya dunia industri di Indonesia akan menjadi tantangan buat kita. Tidak hanya menyangkut soal perangkat teknis, tapi juga sosial. Karenanya upaya-upaya pengembangan dunia industri di Indonesia juga punya visi bagi pengembangan ekologi”, imbuhnya.

Achmanto Mendatu menambahkan ada dua alasan kenapa dunia industri ikut peduli untuk pendidikan di Indonesia. Pertama, dorongan dari pemerintah. Pemerintah bercita-cita mengentaskan misi bangsa yaitu Indonesia Emas 2045. “Pada saat itu Indonesia paling tidak bercita-cita ingin menjadi negara berpenghasilan tinggi”, katanya.

Alasan kedua, ada sektor-sektor pembangunan yang harus ditingkatkan. Salah satunya adalah sektor hilirisasi yang diyakini akan mampu meningkatkan pendapatan. Achmanto berharap beasiswa yang diberikan diwaktu-waktu kedepan jauh lebih banyak lagi. Pemberian beasiswa dinas ini, diakuinya sebagai pengikat agar para mahasiswa tertarik nantinya bekerja di sektor industri hilirisasi. “Pesan saya semangat dan kerja itu susah. Jangan bayangin kerja seperti yang di TikTok, ya”, katanya.

Sebagai lulusan teknik, kata dia, maka lulusan yang mau bekerja harus mau berpeluh-peluh. Bisa kena oli, debu, lumpur, dan kena apa lagi. “Di awal-awal harus begitu, tidak ada perjalanan pekerjaan itu langsung enak. Kita berharap anda akan bertahan di industri kami nantinya, meskipun tidak menutup kemungkinan bisa berpindah setelah syarat beasiswa ini terpenuhi”, imbuhnya.

Liu Jin Shan membahkan pendidikan adalah fondasi kemajuan masyarakat sekaligus kunci mencetak generasi unggul di masa depan. Ia menyampaikan sejak awal berdiri PT Guang Ching Nickel and Stainless Steel (GCNS) mendukung Yayasan IMIP Peduli dan berkomitmen memberikan kontribusi untuk kemajuan sosial dengan pendidikan sebagai salah satu fokus utama.“Melalui kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada ini, kami berharap dapat memberikan peluang belajar yang lebih luas bagi para mahasiswa berprestasi agar mereka mampu mengembangkan potensi sepenuhnya dan menciptakan lebih banyak nilai untuk masyarakat”, terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Firsto

Artikel Mahasiswa UGM Terima Beasiswa Yayasan IMIP Peduli pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-ugm-terima-beasiswa-yayasan-imip-peduli/feed/ 0
50 UKM UGM Mengikuti Audit Mutu Internal 2024 https://ugm.ac.id/id/berita/50-ukm-ugm-mengikuti-audit-mutu-internal-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/50-ukm-ugm-mengikuti-audit-mutu-internal-2024/#respond Tue, 03 Dec 2024 08:43:53 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73455 Keberhasilan para alumni dalam berkiprah di pemerintahn, industri maupun di masyarakat tidak semata-mata dari nilai-nilai dan karakter mereka dapatkan selama di kelas. Ada saja pengalaman-pengalaman kepemimpinan  dalam mengelola organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) berhasil membawa mereka pada kesuksesan dalam berkarir setelah lulus. Oleh karena itu, UGM berkomitmen untuk melakukan perbaikan terkait pengelolaan organisasi kemahasiswaan agar […]

Artikel 50 UKM UGM Mengikuti Audit Mutu Internal 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Keberhasilan para alumni dalam berkiprah di pemerintahn, industri maupun di masyarakat tidak semata-mata dari nilai-nilai dan karakter mereka dapatkan selama di kelas. Ada saja pengalaman-pengalaman kepemimpinan  dalam mengelola organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) berhasil membawa mereka pada kesuksesan dalam berkarir setelah lulus. Oleh karena itu, UGM berkomitmen untuk melakukan perbaikan terkait pengelolaan organisasi kemahasiswaan agar tradisi mengelola organisasi yang dilakukan oleh mahasiswa semakin berkualitas sehingga memberi dampak bagi pengembangan kompetensi dan kepemimpinan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si menuturkan kualitas pembelajaran sangat dipengaruhi oleh bagaimana para pengelola universitas dan fakultas mampu menyediakan fasilitas untuk aktivitas para mahasiswa agar bisa diakses. Dengan begitu para mahasiswa diharapkan bisa nyaman di dalam belajar baik di kelas maupun di luar kelas. “Tentu kegiatan unit kegiatan mahasiswa ini adalah bagian dari upaya kita agar potensi dan kapasitas mahasiswa di bidang seni, di bidang olahraga maupun leadership keorganisasian itu bisa ditempa”, ujarnya di ruang Multimedia 1 UGM, Senin (2/12) saat memberikan pengarahan kegiatan Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Unit Kegiatan mahasiswa UGM tahun 2024.

Seiring tuntutan peningkatakan kinerja Unit Kegiatan Mahasiswa, Direktorat Kemahasiswan UGM melakukan audit kegiatan UGM yang diharapkan mampu membantu agar mahasiswa memiliki ruang dan arena latihan untuk menilai kinerjanya sendiri. “Dalam evalusi dan monitoring yang merupakan cara kita mengaudit seperti sekarang ini bukanlah bersifat terlalu administratif dan membebani, atau mengajari  membuat kuitansi yang jelimet melainkan yang lebih penting soal values apa yang ditempatkan sebagai dasar kita melakukan aktivitas,”terangnya.

Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A selaku Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPRMU) UGM mengatakan kegiatan Audit Mutu Internal pada 50 UKM ini diharapkan agar masing-masing pengelola yang telah menjalankan kegiatan-kegiatannya diharapkan melakukan evaluasi. Hasil dari evaluasi tersebut akan dipakai untuk melakukan perbaikan. Kalaupun sudah tercapai maka hasil tersebut juga akan dipergunakan untuk meningkatkan standar yang lebih tinggi. Sehingga kegiatan Audit Mutu Internal UKM 2024 ini sekaligus untuk memastikan semua temuan-temuan yang terjadi pada siklus tahun sebelumnya bisa ditindaklanjuti, dan jika terdapat  kekurangan-kekurangan bisa ditindaklanjuti. “Kita ingin melihat kesesuaian arah dan pelaksanaan pengelolaan dari ormawah ini. Memetakan kesiapan ormawa dalam menyiapkan strategi dan program atas agenda transformasi ormawah UKM dalam grade 1, 2, atau 3. Semua UKM ini akan kita cermati kemudian kita petakan kemungkinan peluang-peluang peningkatan untuk ormawah. Jadi lingkupnya ada dua yang ingin dicapai dalam kegiatan kali ini terkait data dalam transformasi ormawah, dan soal strategi ormawah dalam mempersiapkan paradigma baru bidang kemahasiswaan”, imbuhnya.

Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan, Dr. Hempri Suyatna, S. Sos., M. Si mengakui kegiatan-kegiatan Ormawa selama ini cenderung kurang berorientasi berkelanjutan. Termasuk soal manajemen event yang terkadang malah nombok. Karenanya, ia berkeinginan mendorong UKM-UKM di UGM bisa menjadi lebih mandiri. Apalagi wacana Peraturan Rektor juga mendorong nantinya pengurus tidak hanya menjabat kepengurusan setahun, namun terutama menyangkut ketua bisa dipilih untuk tahun kedua. “Ini yang sebenarnya ingin kita dorong sehingga program-program UKM-UKM bisa berkelanjuta. Kita harapkan kedepan adalah adanya  konteks tata kelolaan organisasi yang inklusif berbudaya, prestasi, reputasi, peduli, kolaborasi, kompetensi, dan mandiri”, paparnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Donnie

Artikel 50 UKM UGM Mengikuti Audit Mutu Internal 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/50-ukm-ugm-mengikuti-audit-mutu-internal-2024/feed/ 0
UGM Raih 5 Penghargaan di Ajang Gemastik XVII 2024 https://ugm.ac.id/id/berita/komatik-ugm-raih-5-penghargaan-di-ajang-gemastik-xvii-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/komatik-ugm-raih-5-penghargaan-di-ajang-gemastik-xvii-2024/#respond Tue, 01 Oct 2024 05:00:13 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71060 Komatik UGM berhasil mendapatkan lima prestasi dalam penyelenggaraan Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) 2024 di Universitas Negeri Semarang pada 22-26 September 2024. Di ajang kompetisi ini, kontingen UGM berhasil meraih 3 medali, 1 juara harapan dan 1 penghargaan best paper. Tiga medali diraih melalui Tim GAMAPALA dari Divisi 9 Piranti Cerdas, […]

Artikel UGM Raih 5 Penghargaan di Ajang Gemastik XVII 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Komatik UGM berhasil mendapatkan lima prestasi dalam penyelenggaraan Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) 2024 di Universitas Negeri Semarang pada 22-26 September 2024. Di ajang kompetisi ini, kontingen UGM berhasil meraih 3 medali, 1 juara harapan dan 1 penghargaan best paper. Tiga medali diraih melalui Tim GAMAPALA dari Divisi 9 Piranti Cerdas, Sistem Benam & IoT yang berhasil mendapatkan medali perak. Tim ini beranggotakan Jalalludin Mukhtafi, Petrus Kurniawan Kleden, dan Panji Dewandaru (Fakultas Teknik) dengan dosen pendamping Yuris Mulya Saputra, S.T., M.Sc., Ph.D dari Sekolah Vokasi.

Selanjutnya, untuk medali perunggu berhasil diraih Tim GMAC dari Divisi 1 Pemrograman dan Tim Rubik Riset SC dari Divisi 7 Karya Tulis Ilmiah (KTI). Tim ini beranggotakan Polikarpus Arya Pradhanika, Rama Sulaiman Nurcahyo, dan Daniel Anantadhirya Adyawisesa Linan dari Fakultas Teknik dengan dosen pendamping Muhammad Fakhrurrifqi, S.Kom, M.Cs dari Sekolah Vokasi. Medali yang sama diraih Tim Rubik Riset SC yang beranggotakan Krisna Bayu Dharma Putra, Rabbani Nur Kumoro, dan Vincent Yeozekiel dari Fakultas MIPA dengan dosen pembimbing Dzikri Rahadian Fudholi, S.Kom., M.Comp dari FMIPA.

Untuk prestasi juara harapan berhasil diraih Tim Spontan Uhuy dari Divisi 5 Animasi. Tim ini beranggotakan Devrangga Hazza Mahiswara, Aisa Selvira, dan Aminah Nurul Huda dan mendapat pendampingan Yusron Fuadi, S.Sn., M.Sn. (Sekolah Vokasi). Sedangkan penghargaan best paper diraih Tim Fault- Tolerant TDMA optimizers. Tim ini beranggotakan Santana Yuda Pradata, Zalfaa Aulia, dan Rahmad Ramadhan (Fakultas MIPA) dengan dosen pembimbing Muhammad Alfian Amrizal, B.Eng., M.I.S., Ph.D (FMIPA).

Direktur Kemahasiswaan, Dr. Sindung Tjahyadi merasa senang dan bangga atas prestasi yang berhasil diraih Tim UGM. Menurutnya, raihan prestasi ini tentunya tidak mudah apabila tidak terdapat dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak baik dari para dosen pembimbing, Komatik, dan Universitas Gadjah Mada. “Capaian prestasi yang telah diraih ini kita harapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berprestasi untuk membanggakan nama Universitas Gadjah Mada di berbagai kompetisi dan kejuaraan baik di tingkat nasional dan internasional”, ujarnya di Kampus UGM, Selasa (1/10).

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,  ditujukan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Indonesia, sehingga mampu berperan sebagai agen perubahan dalam memajukan TIK dan pemanfaatannya. “Untuk tahun ini GEMASTIK digelar untuk ke-17 kalinya dengan tema TIK untuk Peningkatan Pelayanan Publik Menuju Masyarakat Indonesia yang Sejahtera”, imbuhnya.

Seperti diketahui, Gemastik XVII di Universitas Negeri Semarang diselenggarakan selama 5 hari, 22-26 September 2024. Pembukaan Gemastik dilaksanakan pada hari Senin 23 September 2024 dilanjutkan perlombaan-perlombaan dan penutupan dilaksanakan pada 25 September 2024. Untuk ajang Gemastik kali ini diikuti oleh 64 perguruan tinggi yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia, dan UGM mengirimkan 13 tim.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel UGM Raih 5 Penghargaan di Ajang Gemastik XVII 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/komatik-ugm-raih-5-penghargaan-di-ajang-gemastik-xvii-2024/feed/ 0
Gamaforce UGM Raih Prestasi Gemilang di KRTI Tingkat Nasional 2024 https://ugm.ac.id/id/berita/gamaforce-ugm-raih-prestasi-gemilang-di-krti-tingkat-nasional-2024/ https://ugm.ac.id/id/berita/gamaforce-ugm-raih-prestasi-gemilang-di-krti-tingkat-nasional-2024/#respond Tue, 01 Oct 2024 04:42:57 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71063 Tim  Gamaforce UGM kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui kejuaraan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2024, Tim Gamaforce menjadi 1st Runner Up KRTI Tingkat Nasional 2024 dan mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada dengan keberhasilan meraih 1 medali emas, 1 medali perak, dan 1 nominasi. Dalam kategori Technology Development, Gamaforce melalui Tim Khageswara berhasil menyabet posisi […]

Artikel Gamaforce UGM Raih Prestasi Gemilang di KRTI Tingkat Nasional 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim  Gamaforce UGM kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui kejuaraan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2024, Tim Gamaforce menjadi 1st Runner Up KRTI Tingkat Nasional 2024 dan mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada dengan keberhasilan meraih 1 medali emas, 1 medali perak, dan 1 nominasi.

Dalam kategori Technology Development, Gamaforce melalui Tim Khageswara berhasil menyabet posisi 1st Runner Technology Development dan meraih medali emas. Kemudian dalam kategori Fixed Wing, Tim Fiachra Aeromapper berhasil menempati posisi 2nd Runner Fixed Wing dan meraih medali perak. Selain itu, Tim Virachakra juga berhasil meraih nominasi The Best Safety Flight dalam kategori Long Endurance Low Altitude.

Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2024 sendiri dilaksanakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi selama hampir seminggu, 12-19 September 2024 lalu di Landasan Udara Gading, Gunung Kidul, Yogyakarta, dan Tim Gamaforce mengirimkan tim-tim terbaiknya untuk berlaga di KRTI 2024. Tim Gamaforce yang berlaga antara lain Tim Rasayana (Kategori Racing Plane), Tim Gadjah Mada Fighting Copter (Kategori Vertical Take Off and Landing), Tim Fiachra Aeromapper (Kategori Fixed Wing), Tim Virachakra (Kategori Long Endurance Low Altitude), dan Tim Khageswara (Kategori Technology Development) dengan mendapat pendampingan oleh Tim Manajerial Gamaforce.

Direktur Kemahasiswaan, Dr. Sindung Tjahyadi kembali merasa berbangga atas raihan Tim Gamaforce. Disebutnya, Tim Gamaforce telah melakukan persiapan untuk menghadapi kompetisi ini selama kurang lebih delapan bulan, yaitu sejak Januari 2024. “Kita semua bersyukur karena persiapan panjang yang telah dilakukan berhasil membawa Gamaforce berprestasi luar biasa”, ucapnya di kampus UGM, Selasa (1/10).

Disebutnya, KRTI 2024 merupakan kompetisi yang penuh dengan tantangan dan ini menjadi motivasi tersendiri bagi Gamaforce untuk terus menujukkan prestasinya. “Tentu semuanya tidak mudah, dan kita menyampaikan rasa terima kasih untuk kerjasama dan dukungan yang telah diberikan baik para dosen pembimbing, pihak sponsor, dan Universitas Gadjah Mada. Kita berharap prestasi ini akan mendukung perkembangan riset teknologi dirgantara”, terangnya.

Penulis : Agung Nugroho

Foto      : Dok. Gamaforce

 

Artikel Gamaforce UGM Raih Prestasi Gemilang di KRTI Tingkat Nasional 2024 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/gamaforce-ugm-raih-prestasi-gemilang-di-krti-tingkat-nasional-2024/feed/ 0
Di Era Post Truth, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Mampu Menjaga Integritas dan Moralitas https://ugm.ac.id/id/berita/di-era-post-truth-lulusan-perguruan-tinggi-harus-mampu-menjaga-integritas-dan-moralitas/ https://ugm.ac.id/id/berita/di-era-post-truth-lulusan-perguruan-tinggi-harus-mampu-menjaga-integritas-dan-moralitas/#respond Thu, 29 Aug 2024 09:44:13 +0000 https://ugm.ac.id/?p=70076 Perubahan iklim, krisis pangan di masa depan, restorasi lingkungan, hingga peristiwa politik negeri akhir-akhir ini menjadi perhatian serius semua pihak mengenai pentingnya penegakan integritas dan moralitas anak bangsa. Di sisi lain, tantangan perkembangan teknologi digital juga membawa berbagai dampak perubahan bagi kehidupan sosial masyarakat ”Salah satu dampak dari euforia kehadiran modernisasi teknologi, adalah masifnya pengembangan […]

Artikel Di Era Post Truth, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Mampu Menjaga Integritas dan Moralitas pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Perubahan iklim, krisis pangan di masa depan, restorasi lingkungan, hingga peristiwa politik negeri akhir-akhir ini menjadi perhatian serius semua pihak mengenai pentingnya penegakan integritas dan moralitas anak bangsa. Di sisi lain, tantangan perkembangan teknologi digital juga membawa berbagai dampak perubahan bagi kehidupan sosial masyarakat ”Salah satu dampak dari euforia kehadiran modernisasi teknologi, adalah masifnya pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang membuka peluang kerja baru sekaligus membawa risiko terjadinya pemangkasan tenaga kerja manusia di beberapa industri modern,” kata Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA saat memberi sambutan pada upacara Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan , Kamis (29/8), di Grha Sabha Pramana.

Dihadapan  1.823 lulusan pada upacara wisuda hari kedua, Wening menegaskan masyarakat saat ini juga dihadapkan pada era post truth, era dimana teknologi digital mampu menciptakan realitas sendiri, hingga memicu krisis integritas dan moralitas yang menjadi tantangan baru bagi pengembangan SDM kaum terpelajar di negeri ini. ”Di era post truth, pengetahuan justru tak lagi dihargai sebagai bagian dari proses hidup manusia, bahkan ilmu pengetahuan yang memiliki dimensi moral pun nyaris hilang”, katanya.

Wening mengatakan kualitas SDM sangat berkaitan erat dengan sikap moral dan integritas agar mampu menciptakan SDM unggul. Di titik inilah, menurutnya, Perguruan Tinggi berperan penting sebagai salah satu garda terdepan dalam perencanaan tatanan bangsa di masa depan.

Menurut Wening situasi tantangan masa depan tentunya bisa menjadi gambaran bagi lulusan UGM sejauh mana para wisudawan wisudawati akan turut berkontribusi menjadi subjek pembangunan yang lincah, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi perkembangan ekosistem global. ”Sudah saatnya Saudara sekalian berkontribusi dalam pembangunan bangsa dengan berbekal kompetensi dan pengetahuan yang dimiliki. Gunakanlah ilmu pengetahuan yang saudara miliki untuk terjun ke masyarakat melalui kerja profesional, menghasilkan karya dan inovasi nyata, demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan”, tuturnya.

Seperti diketahui sebanyak 1.823 lulusan yang diwisuda di hari kedua terdiri atas 1.331 lulusan Program Sarjana yang berasal dari 8 Fakultas yaitu Fakultas Geografi, Kehutanan, ISIPOL, MIPA, Kedokteran Hewan, Hukum, Filsafat, dan Ilmu Budaya. Sementara 495 lulusan lainnya merupakan wisudawan wisudawati Program Sarjana Terapan pada Sekolah Vokasi, dan ditambah dengan 3 lulusan periode sebelumnya yang mengikuti prosesi pada periode ini.

Rerata masa studi lulusan Program Sarjana pada periode ini adalah 4 tahun 1 bulan, dan masa studi tercepat diraih oleh Finessa Meutia Kamila dan Saudari Nafisah Diva Arrosyid dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fadhilah Fikriyanti Putri dari program studi Biologi, Fakultas Biologi dengan masa studi 3 tahun 4 bulan 5 hari. Sementara usia rata-rata lulusan Program Sarjana adalah 22 tahun 6 bulan 15 hari, dengan lulusan termuda diraih Mia Yunita dari Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, yang berhasil menyelesaikan studinya pada usia 20 tahun 1 bulan 8 hari.

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata untuk lulusan Program Sarjana Periode III ini adalah 3,60. Sedangkan wisudawan yang berpredikat Pujian sebanyak 2.253 lulusan (72,10 persen), predikat Sangat Memuaskan 804 lulusan (25,73 persen) dan yang berpredikat Memuaskan 46 lulusan (1,47 persen), serta yang lulus tanpa predikat 22 lulusan (0,70 persen).

Pada periode ini terdapat 4 lulusan dengan IPK tertinggi 3,97 sekaligus berpredikat Pujian. Keempatnya adalah Naura Hidayat dari Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Mutiara Destyana Safitri dari Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Daniella Nadia Prijadi dari Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, dan Finessa Meutia Kamila dari Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian.

Untuk Program Sarjana Terapan periode ini memiliki rerata masa studi lulusan 3 tahun 11 bulan, dengan masa studi tercepat diraih Dwi Lestari dari Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro, Sekolah Vokasi, yang menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 7 bulan 9 hari. Usia rata-rata lulusan Program Sarjana Terapan adalah 22 tahun 6 bulan 15 hari, dengan lulusan termuda program Sarjana periode ini diraih Ingrid Rorez dari Program Studi Rekayasa Internet, Sekolah Vokasi, yang berhasil menyelesaikan studinya pada usia 20 tahun 11 bulan 11 hari.

Sedangkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata adalah 3,70, dan lulusan yang berpredikat Pujian sebanyak 415 lulusan (83,84 persen), yang berpredikat Sangat Memuaskan sebanyak 80 lulusan (16,16 persen). Pada periode ini lulusan dengan IPK tertinggi diraih Raden Ayu Elita Putri dengan IPK 3,96 sekaligus berpredikat Pujian.

Penulis : Agung Nugroho

Foto      : Firsto

Artikel Di Era Post Truth, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Mampu Menjaga Integritas dan Moralitas pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/di-era-post-truth-lulusan-perguruan-tinggi-harus-mampu-menjaga-integritas-dan-moralitas/feed/ 0
Tim KKN PPM UGM Bulukerto Perkenalkan Robotika untuk Siswa SD https://ugm.ac.id/id/berita/tim-kkn-ppm-ugm-bulukerto-perkenalkan-robotika-untuk-siswa-sd/ https://ugm.ac.id/id/berita/tim-kkn-ppm-ugm-bulukerto-perkenalkan-robotika-untuk-siswa-sd/#respond Thu, 15 Aug 2024 02:51:14 +0000 https://ugm.ac.id/?p=69381 Tim mahasiswa KKN-PPM UGM di Desa Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah, melakukan pengenalan dunia elektronika dan robotika kepada siswa Sekolah Dasar.  Pengenalan dunia elektronika dan robotika dilakukan melalui serangkaian kegiatan praktik yang menyenangkan bagi siswa-siswa agar menyukai hal-hal kreatif dan inovatif. Para siswa juga diajak untuk belajar merangkai rangkaian listrik sederhana, mengenal komponen robotika, serta implementasi […]

Artikel Tim KKN PPM UGM Bulukerto Perkenalkan Robotika untuk Siswa SD pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Tim mahasiswa KKN-PPM UGM di Desa Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah, melakukan pengenalan dunia elektronika dan robotika kepada siswa Sekolah Dasar.  Pengenalan dunia elektronika dan robotika dilakukan melalui serangkaian kegiatan praktik yang menyenangkan bagi siswa-siswa agar menyukai hal-hal kreatif dan inovatif. Para siswa juga diajak untuk belajar merangkai rangkaian listrik sederhana, mengenal komponen robotika, serta implementasi penggunaan alat peraga dari Plego Indonesia.

Ademas Alam Pangestu selaku koordinator Tim KKN PPM UGM Bulukerto kluster Saintek mengatakan program pengenalan robotika dasar bertujuan untuk membangkitkan minat belajar siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi sejak dini. “Dengan memberikan pengalaman langsung dalam merancang dan membangun suatu sistem para siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan kreativitas,” ujar Ademas Alam dalam keterangan yang dikirim ke wartawan, Kamis (15/8).

Pengenalan materi robotika dasar difokuskan pada Siswa SD Negeri 1 Krandegan, SD Negeri 1 dan 2 Conto dikenalkan robotika dasar dengan alat peraga dari Plego Indonesia. Pada kegiatan ini siswa diajak menjadi seorang inovator muda untuk dapat masuk dalam materi robotika dasar dengan tema innovation class. “Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dimulai,” ujarnya.

Kegiatan pembelajaran robotika dasar sangat beragam dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa. Diawali dengan pengenalan tokoh penemu lampu listrik, komponen-komponen dasar rangkaian listrik seperti baterai, kabel, lampu, dan saklar, siswa kemudian diajak untuk merangkai rangkaian sederhana lampu listrik. Dengan bantuan alat peraga dari Plego Indonesia, proses perakitan menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Menurut Ademas, setelah menguasai dasar-dasar rangkaian listrik, siswa diperkenalkan dengan komponen-komponen robotika seperti input, output, dan mainboard. Mereka belajar tentang fungsi masing-masing komponen dan bagaimana cara menghubungkannya untuk membentuk sebuah sistem yang lebih kompleks. Sebagai contoh, siswa diajak untuk membuat robot sederhana yang dapat bergerak atau merespon rangsangan dari lingkungan sekitar.

Sementara alat peraga Plego Indonesia, disebutnya, berperan sangat penting dalam keberhasilan program ini. Dengan desain yang menarik dan intuitif, alat peraga ini memudahkan siswa untuk memahami konsep-konsep yang rumit. Selain itu, alat peraga Plego juga sangat aman digunakan oleh anak-anak, sehingga siswa dapat belajar dengan bebas tanpa khawatir terjadi kecelakaan. “Alat peraga ini juga menjadi inovasi media pembelajaran robotika dasar yang perlu kenalkan oleh guru di sekolah,” imbuhnya.

Guru SD Negeri 1 Krandegan, Tanti Purwaningrum menyambut baik program mahasiswa KKN-PPM UGM mengenai pengenalan robotika dasar dengan Plego pada siswana. Menurutnya kegiatan semacam  ini memberikan dampak yang sangat positif bagi siswa untuk lebih tertarik dengan pelajaran sains, khususnya robotika dan teknologi. “Mereka juga menjadi lebih percaya diri dalam mengeksplorasi ide-ide kreatif dan mencoba hal-hal baru,” ujarnya.

Mewakili para guru, ia menyatakan dengan program Plego ini mereka merasa sangat terbantu. Mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. “Program ini juga dapat membantu dan meningkatkan motivasi belajar siswa,” ujarnya.

Kegiatan pengenalan robotika dengan Plego tentunya dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengembangkan program serupa. Tim KKN-PPM UGM dan para guru berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari materi pembelajaran sains teknologi.

Penulis : Agung Nugroho

Artikel Tim KKN PPM UGM Bulukerto Perkenalkan Robotika untuk Siswa SD pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tim-kkn-ppm-ugm-bulukerto-perkenalkan-robotika-untuk-siswa-sd/feed/ 0
Mahasiswa KKN-PPM UGM dan Pemkab Serang Gelar Tanara Serang Festival https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ppm-ugm-dan-pemkab-serang-gelar-tanara-serang-festival/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ppm-ugm-dan-pemkab-serang-gelar-tanara-serang-festival/#respond Wed, 14 Aug 2024 06:37:39 +0000 https://ugm.ac.id/?p=69359 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan Universitas Syeikh Nawawi Al Bantani (USNB)   dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar acara Tanara Serang Festival yang berlangsung di Pendopo Bupati Serang, Senin (12/8). Kegiatan festival ini dari program kerja  KKN PPM UGM dalam mengembangkan wisata religi Syekh Nawawi Al-Bantani di […]

Artikel Mahasiswa KKN-PPM UGM dan Pemkab Serang Gelar Tanara Serang Festival pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan Universitas Syeikh Nawawi Al Bantani (USNB)   dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar acara Tanara Serang Festival yang berlangsung di Pendopo Bupati Serang, Senin (12/8). Kegiatan festival ini dari program kerja  KKN PPM UGM dalam mengembangkan wisata religi Syekh Nawawi Al-Bantani di Kecamatan Tanara.

Tanara Serang Festival dibuka langsung Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah sekaligus melepas KKN-PPM UGM yang sudah selama 50 hari melaksanakan KKN di Desa Tanara dan Desa Pedaleman, Kecamatan Tanara. Pembukaan diawali dengan tarian dari Sanggar Wanda Banten dan Pencak Silat kaserangan yang digagas Bupati Serang.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah dalam pidato sambutannya menyambut baik penerjunan mahasiswa KKN-PPM UGM yang dilakukan rutin setiap tahunnya. Berbagai kegiatan yang dilakukan KKN-PPM UGM dilaksanakan di Kecamatan Tanara tepatnya di Taman Batu Qur’an Syekh Nawawi Al-Bantani, namun untuk tahun ini dilangsungkan di Pendopo Bupati Serang agar banyak dilihat oleh masyarakat secara luas. ”Semoga dengan kegiatan yang seperti ini, lebih bisa memperkenalkan lagi Wisata Tanara kemudian juga makanan khas Tanara dan atraksi-atraksinya,”ujarnya.

Melalui program yang kolaboratif dan berkelanjutan, Bupati menyatakan bila perencanaan dan pelaksanaan Tanara Serang Festival  tidak lepas dari partisipasi nyata para mahasiswa KKN-PPM UGM sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat. Pemkab dan masyarakat Serang sangat merasakan keseriusan sekaligus keriangan dan keikhlasan para mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat dalam melakukan berbagai aktifitas di lapangan. “Dari pantauan kami, masyarakat pun merespon positif kegiatan pemberdayaan oleh mahasiswa KKN-PPM UGM. Ini tentunya membahagiakan sekaligus meningkatkan optimism dalam mewujudkan cita-cita besar kami,” terang bupati.

Tatu berharap, KKN-PPM UGM yang dilaksanakan sejak Tahun 2022 lalu hingga saat ini akan terus berlangsung. Bersama Pemerintah daerah Kabupaten Serang, para mahasiswa KKN-PPM UGM diharapkan menjadikan Wisata Religi Tanara sebagai program prioritas dengan tiada henti  berupaya menyiapkan dan mengedukasi masyarakat. ”Sering saya sampaikan bahwa daerah yang dijadikan wisata tentunya masyarakatnya harus dipersiapkan, harus siap soal kebersihan lingkungannya, membuat nyaman lingkungannya untuk para pendatang,”ungkapnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Ari Sujito, S.Sos., M.Si mengatakan Ini Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan mahasiswa UGM merupakan salah satu cara dalam membangun negeri. Karena dalam program kerja KKN UGM di Serang, para mahasiswa UGM senantiasa berkomitmen bersama-sama dan berkolaborasi dengan yang lain terutama Kabupaten Serang dan Universitas Syeikh Nawawi Al Bantani (USNB).

Aerie menambahkan, UGM mengapresiasi Pemkab Serang yang telah memfasilitasi dan memberikan banyak hal sehingga mahasiswa bisa mengabdi di tengah masyarakat. Para mahasiswa UGM bisa belajar untuk memahami budaya dan memahami tentang realitas masyarakat Indonesia. “Saya turut berbangga para mahasiswa memiliki aktivitas ini, memang kami selalu tekankan bahwa dua tahun terakhir ini setiap kali penyelenggaraan KKN UGM selalu berkolaborasi dengan universitas-universitas di daerah dan alumni di daerah yang selalu inklusif serta mengajak para insan didaerah untuk membangun negeri”, katanya.

Ari menuturkan bila di berbagai tempat ia senantiasa menyampaikan bila para mahasiswa UGM dididik bukan hanya belajar di kelas, tetapi jauh lebih dari itu adalah belajar di luar kelas sehingga diharapkan mampu mengaplikasikan berbagai ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dari ruang kelas dan masyarakat. Ia mengakui capaian-capaian yang diraih mahasiswa-mahasiswa UGM tidak lepas dari topangan partisipasi dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha yang satu sama lain saling bekerja bersama. “Kita melihat tantangan negeri ini untuk membangun agar kualitas SDM semakin bagus menjadi sesuatu yang prioritas, dan salah satu pendekatan yang selalu kita ingatkan adalah pendekatan budaya,” jelasnya.

Dr. Sudaryatno, M.Si selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN-PPM Serang menambahkan Kegiatan KKN PPM UGM di Unit Tanara Serang Banten sejak tahun 2022 dan telah berlangsung 5 kali penerjunan. Beberapa program KKN-PPM di Kabupaten Serang yang telah berjalan dengan baik antara lain penanaman 8000 pohon bakau di Lontar, Tirtayasa, Gelar Budaya Tanara, Festival Silat Kaserangan dan Tari Ringkang Jawari , Festival Pelatihan Pencak Silat untuk siswa dini. “Kali ini festival seni budaya Serang yang meliputi lomba kreasi seni lagu Selamat Datang Serang, lomba kaligrafi dan festival jajanan lokal,” terangnya.

Turut hadir Direktur Pengabdian Kepada Masyarakat UGM, Dr. dr. Rustamaji, M.Kes., Kepala Sub Direktorat Pengelolaan KKN PPM UGM, Prof. Ir. Nanung Agus Fitriyanto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM., Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D.,  Plh. Sekda Kabupaten Serang Rudi Suhartanto, dan para pejabat eselon II serta Unsur Forkopimda, dan para Camat se-Kabupaten Serang.

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Donnie

Artikel Mahasiswa KKN-PPM UGM dan Pemkab Serang Gelar Tanara Serang Festival pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-kkn-ppm-ugm-dan-pemkab-serang-gelar-tanara-serang-festival/feed/ 0
Menhub Budi Karya Kenang Masa Kuliah, Modal Nekat Merantau ke Yogyakarta  https://ugm.ac.id/id/berita/menhub-budi-karya-kenang-masa-kuliah-modal-nekat-merantau-ke-yogyakarta/ https://ugm.ac.id/id/berita/menhub-budi-karya-kenang-masa-kuliah-modal-nekat-merantau-ke-yogyakarta/#respond Fri, 02 Aug 2024 06:37:39 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68417 Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, menyampaikan kuliah umum di hadapan 1.803 mahasiswa baru Fakultas Teknik UGM, Kamis (1/8), di halaman Gedung SGLC FT UGM. Kepada para mahasiswa baru tersebut, Budi berpesan agar menggali pengalaman sebanyak mungkin saat menempuh kuliah di kampus UGM. “Pengalaman adalah modal sekaligus bentuk daya juang. Jadi adik-adik yang berpunya tanggalkan itu, […]

Artikel Menhub Budi Karya Kenang Masa Kuliah, Modal Nekat Merantau ke Yogyakarta  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, menyampaikan kuliah umum di hadapan 1.803 mahasiswa baru Fakultas Teknik UGM, Kamis (1/8), di halaman Gedung SGLC FT UGM. Kepada para mahasiswa baru tersebut, Budi berpesan agar menggali pengalaman sebanyak mungkin saat menempuh kuliah di kampus UGM. “Pengalaman adalah modal sekaligus bentuk daya juang. Jadi adik-adik yang berpunya tanggalkan itu, salami dan salami serta ber bergaulah dengan masyarakat di Jogja karena disitu para mahasiswa akan mendapatkan experience yang baik, yang nantinya berguna di saat anda akan berkompetisi di nasional maupun internasional”, ujarnya.

Menyaksikan para mahasiswa baru Fakultas Teknik, Budi Karya mengenang kembali saat dirinya menjadi mahasiswa baru prodi Teknik Arsitektur UGM tahun 1976. Selama kuliah, selain aktif kuliah, ia juga aktif mengikuti berbagai macam kegiatan, termasuk mencari dana sponsor di Jakarta, membuat majalah, hingga ikut membuat rumah untuk para tuna wisma.“Pengalaman-pengalaman Itu sangat membekas, dan jika flashback saya kan berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja sesungguhnya,” terangnya.

Ia bercerita bila dirinya adalah Pujakusuma, Putra Jawa Kelahiran Sumatra. Di tahun-tahun 1976 ia merantau dari Palembang ke Yogyakarta. Perjalanan selama dua hari saat itu, ia berbekal satu ransel dengan moda transportasi naik sepur, naik kapal, dan naik sepur lagi.

Tanpa sungkan, ia pun bercerita bila pada waktu itu fisik badannya kurus. Meski begitu ia begitu bangga memakai jaket almamater UGM, dan dengan fisik seperti itu ia pun ditunjuk sebagai pengerek (pengibar) bendera saat Mapram (ospek). “Dari sini saya tahu orang Jawa itu seneng ngajeni (menghargai orang lain). Itu filosofinya dalam sekali, justru kita menjadi orang baik dan luar biasa. Sekali lagi ini penting, ngajeni itu ilmu Jawa yang saya pelajari, saya bisa menjadi pengerek bendera dari Sumatra, lalu menjadi bangga sekali menjadi mahasiswa UGM”, ucapnya.

Lulus dari Arsitektur UGM tahun 1981, Budi Karya berkarir di banyak tempat. Salah satu yang kemudian membuatnya namanya populer  saat ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, dan di tahun 2016 dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Perhubungan RI.

Menurut Budi Karya, kerjasama dan filosofi ngajeni memberi esensi bermakna dalam menyertai perjalanan karirnya. Kecelakaan transportasi Breksit tahun 2015 menjadikan karirnya semakin cemerlang.

Dengan kedua prinsip tersebut, ia mengaku mampu mengatasi solusi untuk kemacetan massif di Breksit yang berlangsung selama 3 hari. Keberhasilan tersebut karena ada kerjasama dan kolaborasi.“Konsepnya ada kerjasama dan ngajeni tadi. Semua stakeholder kita hargai, semua pemain diajak untuk kerjasama. Misal jika di lapangan Polisi menjadi lead, kita ikuti saja. Oleh karena itu untuk teman-teman mahasiswa baru UGM, konsep filosofi hidup ngajeni itu tolong dipelajari secara baik,” pintanya.

Diakhir orasi, ia pun mengajak para mahasiswa baru FT UGM untuk selalu bersyukur agar dari sisi emosional dan psikis lebih menghargai dari apa yang telah didapatkan. “Tentunya bangga sekali, dan dengan mensyukuri akan tumbuhlah cara-cara bertindak yang lebih baik, out of the box. Lalu bergaulah, pinter penting tetapi akan lebih lengkap kalau kalian memiliki pengalaman yang banyak. Saya yakin kalian bisa menjadi orang-orang terpandang di negeri ini,”katanya.

Pada kesempatan ini, Menteri Budi Karya dan Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D, IPU., ASEAN Eng, serta  Ir. H. Onny Henro Adhiaksono, M.H, selaku alumnus Teknik Sipil 1978 membagikan 1803 tumbler untuk para mahasiswa baru FT UGM. Pembagian tumbler ini sebagai upaya Fakultas Teknik UGM peduli lingkungan dengan mengurangi kemasan minuman plastik. “Pembagian tumbler ini merupakan langkah yang dilakukan Fakultas agar tumbler bisa dimanfaatkan para mahasiswa selama berkegiatan di kampus supaya kita bisa mengurangi sampah plastik”, ujar Dekan.

Penulis : Agung Nugroho

Foto     : Firsto

Artikel Menhub Budi Karya Kenang Masa Kuliah, Modal Nekat Merantau ke Yogyakarta  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/menhub-budi-karya-kenang-masa-kuliah-modal-nekat-merantau-ke-yogyakarta/feed/ 0