ASIIN Accreditation Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/asiin-accreditation/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Sun, 26 Jan 2025 06:38:47 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Prodi Sarjana dan Pascasarjana di Fakultas Geografi UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN https://ugm.ac.id/id/berita/prodi-sarjana-dan-pascasarjana-di-fakultas-geografi-ugm-raih-akreditasi-internasional-asiin/ https://ugm.ac.id/id/berita/prodi-sarjana-dan-pascasarjana-di-fakultas-geografi-ugm-raih-akreditasi-internasional-asiin/#respond Sat, 25 Jan 2025 09:22:21 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75169 Program studi (prodi) di jenjang sarjana dan pascasarjana yang ada di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih akreditasi penuh dari lembaga akreditasi internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik).  Keenam prodi tersebut adalah prodi sarjana Geografi Lingkungan, Kartografi dan Penginderaan Jauh, serta prodi Pembangunan Wilayah. Ketiganya mendapatkan […]

Artikel Prodi Sarjana dan Pascasarjana di Fakultas Geografi UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Program studi (prodi) di jenjang sarjana dan pascasarjana yang ada di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih akreditasi penuh dari lembaga akreditasi internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik). 

Keenam prodi tersebut adalah prodi sarjana Geografi Lingkungan, Kartografi dan Penginderaan Jauh, serta prodi Pembangunan Wilayah. Ketiganya mendapatkan masa akreditasi selama tujuh tahun yaitu 1 Oktober 2024 hingga 30 September 2031. Sementara di jenjang pascasarjana, tiga prodi yang juga mendapat akreditasi internasional ASIIN yakni prodi Magister Geografi, Magister Penginderaan Jauh, dan Doktor Ilmu Geografi yang mendapatkan masa akreditasi selama enam tahun, yang berlaku dari 5 Desember 2024 hingga 30 September 2030.

Akreditasi ASIIN ini makin memantapkan kiprah Fakultas Geografi UGM di level nasional maupun internasional, baik dalam bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Pentingnya akreditasi internasional bagi program studi sejalan dengan semangat pendidikan global dan regional yang telah mengembangkan pendidikan berbasis capaian pembelajaran.

Dekan Fakultas Geografi UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko menyatakan bahwa perolehan akreditasi internasional ini merupakan tanggungjawab publik untuk mewujudkan pengelolaan akademik dan komponen penunjang di fakultas yang profesional, efisien, berkualitas, transparan dan akuntabel. Menurutnya, akreditasi ini menunjukkan bahwa program studi di lingkungan Fakultas Geografi berkualitas unggul dan setara dengan prodi sejenis di dunia. Selain itu, akreditasi ini menunjukkan bahwa internasionalisasi telah menjadi kultur dan diinternalisasi oleh seluruh komponen di Fakultas Geografi. “Capaian akreditasi ini juga mencerminkan sinergitas yang baik antar komponen, baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa semua jenjang, mitra strategis dan alumni. Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan sangat baik untuk mewujudkan akreditas internasional ini,” kata Dekan, Sabtu (25/1).

Wakil Dekan bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, Prof. Muhammad Kamal, menyatakan bahwa Fakultas Geografi UGM capaian akreditasi ini sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan reputasi internasional dan kualitas program studinya baik pada jenjang sarjana maupun pascasarjana. Keberhasilan mendapatkan akreditasi ASIIN merupakan pembuktian bahwa output lulusan, kurikulum, metode pembelajaran, proses, dan sumber daya yang dimiliki oleh FGE selaras dengan standar internasional,” ujarnya.

Meski telah mendapatkan akreditasi internasional untuk seluruh prodinya, Kamal menegaskan Fakultas Geografi berkomitmen untuk selalu melakukan perbaikan dan memberikan upaya terbaik kami, termasuk pada bidang akademik. Sebab, perolehan akreditasi ini sangat penting bagi mahasiswa untuk mendukung berbagai aktivitas eksposur internasional.

Ketua Unit Jaminan Mutu Fakultas Geografi, Dr. M. Widyastuti menyatakan bahwa masa akreditasi yang cukup lama ini mendorong program studi untuk senantiasa melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) dalam penjaminan mutu akademik. Menurutnya, perolehan akreditasi internasional ini makin memberikan dampak yang sangat baik bagi reputasi akademik bagi Fakultas Geografi dan Universitas Gadjah Mada.

Salah seorang kandidat doktor di Program Doktor Ilmu Geografi, Listumbinang Halengkara, mengapresiasi capaian ini dan merasa bangga sebagai mahasiswa. Menurutnya akreditasi ini sangat penting bagi mahasiswa karena akreditasi ASIIN merupakan salah satu tolak ukur kualitas dari suatu program studi di tingkat dunia. “Artinya ketika lulus nanti, ilmu dan gelar yang saya peroleh akan mendapat pengakuan secara global dan bisa membantu meningkatkan rekognisi sebagai akademisi. Harapan saya, semoga Prodi di Fakultas ini terus bisa menjaga standar mutu yang tinggi dalam setiap proses pembelajaran, serta bisa terus berinovasi dalam peran serta mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.

Penulis : Tiefany

Editor   : Gusti Grehenson

Foto     : Firsto

Artikel Prodi Sarjana dan Pascasarjana di Fakultas Geografi UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/prodi-sarjana-dan-pascasarjana-di-fakultas-geografi-ugm-raih-akreditasi-internasional-asiin/feed/ 0
5 Prodi Fakultas Farmasi UGM Mengikuti Asesmen Akreditasi Internasional https://ugm.ac.id/id/berita/5-prodi-fakultas-farmasi-ugm-mengikuti-asesmen-akreditasi-internasional/ https://ugm.ac.id/id/berita/5-prodi-fakultas-farmasi-ugm-mengikuti-asesmen-akreditasi-internasional/#respond Wed, 15 Jan 2025 09:11:00 +0000 https://ugm.ac.id/?p=74742 Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menjalani visitasi untuk sertifikasi akreditasi internasional ASIIN (Accreditation in Engineering Computer Sciences Natural Sciences Mathematics) untuk lima program studi, pada 15-16 Januari mendatang.  Kelima program studi dari Fakultas Farmasi tersebut, yakni Program Sarjana Farmasi, Profesi Apoteker, Magister Ilmu Farmasi Magister Farmasi Klinik, Magister Manajemen Farmasi, dan Doktor Ilmu Farmasi. Akreditasi […]

Artikel 5 Prodi Fakultas Farmasi UGM Mengikuti Asesmen Akreditasi Internasional pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menjalani visitasi untuk sertifikasi akreditasi internasional ASIIN (Accreditation in Engineering Computer Sciences Natural Sciences Mathematics) untuk lima program studi, pada 15-16 Januari mendatang.  Kelima program studi dari Fakultas Farmasi tersebut, yakni Program Sarjana Farmasi, Profesi Apoteker, Magister Ilmu Farmasi Magister Farmasi Klinik, Magister Manajemen Farmasi, dan Doktor Ilmu Farmasi.

Akreditasi dihadiri oleh penguji ASIIN, pimpinan universitas, dan perwakilan fakultas untuk mengelaborasi kualitas program akademik dan non akademik UGM. Sejumlah topik dibahas dalam diskusi bersama penguji, antara lain adalah mobilitas mahasiswa, kolaborasi riset, pembiayaan, hingga kegiatan mahasiswa. “Akreditasi internasional ini merupakan komitmen UGM untuk mengakselerasi kualitas pendidikan, dan melihat potensi kontribusi di masyarakat,” ucap Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, Rabu (15/1), di ruang Multimedia Gedung Pusat UGM.

Rainer Arnold Dipl. Phys, salah satu asesor ASIIN membahas soal bagaimana upaya fakultas farmasi UGM dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempromosikan program studi. Dalam kesempatan tersebut, Wening menyampaikan UGM memiliki berbagai program mobilisasi internasional bagi mahasiswa dan dosen. “Jumlah mahasiswa yang mendapat program exposure internasional sudah mencapai 2.000 mahasiswa,” katanya.

Pada 2024, kata Wening, program seperti Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) dari pemerintah dan kerja sama antar universitas mampu mengakomodasi mahasiswa untuk belajar di universitas luar negeri. “Kita percaya bahwa upaya pertukaran budaya dalam mobilisasi mahasiswa menjadi salah satu pilar UGM. Ini juga merupakan cara untuk mengetahui situasi global dan berkolaborasi,” tutur Wening.

Untuk kerja sama internasional, kata Wening, Fakultas Farmasi UGM sudah memiliki program kerja sama dengan Leiden University dan Groningen University dalam program pertukaran mahasiswa. Bahkan komitmen kerja sama internasional ini diwujudkan melalui kolaborasi riset bagi dosen untuk menerbitkan jurnal-jurnal berstandar internasional.

Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc.,  menjelaskan bahwa mobilisasi dosen sangat efektif untuk membangun networking internasional dan meningkatkan kualitas riset-riset universitas.

Tak hanya itu, UGM juga menjaga kualitas dengan merekrut tenaga pendidik yang memiliki pengalaman internasional atau paling tidak pernah berpartisipasi dalam jejaring global. Direktur Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Gandes Retno Rahayu, menuturkan program ini membuka kesempatan bagi tenaga pendidik UGM agar terekspos dunia internasional. “UGM juga punya program pelatihan untuk para dosen maupun tenaga kependidikan. Kami mendatangkan pakar, sesuai kebutuhan. Mereka akan datang dan menjalankan pelatihan di UGM,” terangnya.

Selanjutnya, asesor ASIIN lainnya, Prof. Dr. Moritz Bünemann dari University of Marburg – Phillips menanyakan terkait upaya UGM mengelola kualitas pembelajaran berkaitan dengan mahasiswa. Gandes menjelaskan bahwa UGM menerapkan komunikasi terbuka dengan mahasiswa dengan feedback dan diskusi untuk meningkatkan pembelajaran. “Mahasiswa kami ini kritis sekali, mereka sering mengajukan evaluasi pada fakultas bahkan tingkat universitas. Saya kira ini baik sekali karena menciptakan peran seimbang,” terangnya.

Upaya tersebut juga dimasukkan dalam sistem SIMASTER dalam Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa (EDOM) yang dilakukan setiap ujian tengah maupun akhir selesai. Mahasiswa dapat memberikan penilaian terhadap proses pembelajaran, bahkan memberikan saran dan feedback untuk universitas. Dalam kasus lain, mahasiswa juga aktif menggelar sesi diskusi dengan fakultas ataupun advokasi terhadap layanan atau kebijakan kampus.

Seperti diketahui, proses asesmen akreditasi ASIIN Fakultas Farmasi UGM digelar selama dua hari, yakni 15-16 Januari 2025. Penilaian kembali dilakukan setelah dua program studi mendapatkan sertifikasi ASIIN pada 2021 lalu, dan diperbarui pada tahun ini untuk dua program. Harapannya, akreditasi mampu menjadi upaya UGM untuk konsisten mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran.

Penulis : Tasya

Editor   : Gusti Grehenson

Foto     : Donnie

Artikel 5 Prodi Fakultas Farmasi UGM Mengikuti Asesmen Akreditasi Internasional pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/5-prodi-fakultas-farmasi-ugm-mengikuti-asesmen-akreditasi-internasional/feed/ 0
Empat Prodi Departemen Fisika FMIPA UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN https://ugm.ac.id/id/berita/empat-prodi-departemen-fisika-fmipa-ugm-raih-akreditasi-internasional-asiin/ https://ugm.ac.id/id/berita/empat-prodi-departemen-fisika-fmipa-ugm-raih-akreditasi-internasional-asiin/#respond Mon, 12 Aug 2024 08:20:06 +0000 https://ugm.ac.id/?p=69286 Empat program studi di Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pegetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada, yaitu Sarjana Fisika, Sarjana Geofisika, Magister Fisika, dan Doktor Fisika berhasil memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik), lembaga akreditasi berbasis di Jerman yang khusus mengevaluasi program studi di […]

Artikel Empat Prodi Departemen Fisika FMIPA UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Empat program studi di Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pegetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada, yaitu Sarjana Fisika, Sarjana Geofisika, Magister Fisika, dan Doktor Fisika berhasil memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik), lembaga akreditasi berbasis di Jerman yang khusus mengevaluasi program studi di bidang teknik, informatika, ilmu alam, dan matematika.

Ketua Departemen Fisika UGM, FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Edi Suharyadi menyatakan bahwa pencapaian diraihnya akreditasi internasional ini menunjukkan hasil kerja keras dalam melakukan perbaikan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas program studi. “Adanya akreditasi internasional ini, bagian dari proses asesmen dan evaluasi dalam rangka improvisasi secara terus menerus dan berkelanjutan untuk peningkatan dan kemajuan Program Studi,” kata Edi Suharyadi dalam keterangan kepada wartawan, Senin (12/8).

Dengan diraihnya akreditasi internasional ini, kata edi, makin melengkapi akreditasi dalam negeri yang sudah didapat sebelumnya sehingga memberikan peluang bagi prodi-prodi di Departemen Fisika tidak hanya unggul di level nasional tapi juga bisa berkompetisi secara global.

Adanya rekognisi dari akreditasi ASIIN yang diraih keempat prodi ini menurut Edi menegaskan Departemen selalu menjamin mutu pendidikannya melalui upaya pemantauan mutu secara konsisten, termasuk melakukan penilaian terhadap input-proses-output, dan tentunya outcome pendidikan pada program studi.

Diraihnya akreditasi ASIIN, para lulusan dari keempat program studi di Departemen Fisika UGM juga memiliki keunggulan kompetitif di komunitas global. “Mereka diakui memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar internasional sehingga membuka peluang karir yang lebih luas di berbagai sektor, baik domestik maupun internasional,” ujarnya.

Seperti diketahui, pencapaian akreditasi internasional ASIIN ini diraih setelah sebelumnya tim penilai akreditasi ASIIN yang terdiri dari Prof. Dr. Gert-Ludwig Ingold, Prof. Dr. Ethem Buelent Tezkan, Herri Trilaksana, Ph.D, Langgam Bagas Pratomo, Muhammad Taufigi, dan Dr. Natalia Vega melakukan evaluasi dan verifikasi dokumen ASIIN yang telah dikirimkan sebelumnya. Visitasi dilaksanakan pada 5-6 Maret 2024. Pada visitasi tersebut, tim akreditasi ASIIN bertemu dan berdiskusi dengan mahasiswa, dosen, alumni, tim kurikulum, pengurus prodi dan departemen, hingga pengurus dekanat dan rektorat. Hal ini dilakukan dalam rangka melakukan asesmen yang komprehensif terhadap berbagai aspek dari setiap program studi serta memberikan masukan yang diharapkan dapat mengembangkan kualitas keempat prodi tersebut.

Reportase : Chalis Setyadi dan Febriska/ Humas FMIPA

Editor        : Gusti Grehenson

Artikel Empat Prodi Departemen Fisika FMIPA UGM Raih Akreditasi Internasional ASIIN pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/empat-prodi-departemen-fisika-fmipa-ugm-raih-akreditasi-internasional-asiin/feed/ 0
12 Prodi di 5 Fakultas di UGM mendapat Penilaian Akreditasi ASIIN https://ugm.ac.id/id/berita/12-prodi-di-5-fakultas-di-ugm-mendapat-penilaian-akreditasi-asiin/ https://ugm.ac.id/id/berita/12-prodi-di-5-fakultas-di-ugm-mendapat-penilaian-akreditasi-asiin/#respond Tue, 23 Apr 2024 05:23:48 +0000 https://ugm.ac.id/12-prodi-di-5-fakultas-di-ugm-mendapat-penilaian-akreditasi-asiin/ Sebanyak 12 program studi di 5 fakultas di UGM serentak mendapat penilaian akreditasi dari Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN). Kelima fakultas yang mendapatkan penilaian meliputi Fakultas Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pemgetahuan Alam, Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan. Penilaian akreditasi […]

Artikel 12 Prodi di 5 Fakultas di UGM mendapat Penilaian Akreditasi ASIIN pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sebanyak 12 program studi di 5 fakultas di UGM serentak mendapat penilaian akreditasi dari Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN). Kelima fakultas yang mendapatkan penilaian meliputi Fakultas Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pemgetahuan Alam, Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan.

Penilaian akreditasi dilakukan oleh ASIIN dengan terbagi menjadi tiga klaster. Cluster of Computer and Electronics, Cluster of Agriculture and Nutrition, dan Geography Cluster.

Prof. Supriyadi, M.Sc., Ph.D., CMA., CA., Ak selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan menyatakan penilaian akreditasi saat ini merupakan kelompok terbesar dalam perjalanan akreditasi UGM bersama ASIIN. “Mencakup akreditasi untuk 12 program studi secara bersamaan, di 5 fakultas, Geografi, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Kehutanan, Teknologi Pertanian, serta Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan,” ujarnya di kampus UGM.

Supiyadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan universitas, dekan dan wakil dekan, ketua jurusan dan program studi yang telah menyiapkan semuanya terkait pelaksanaan penilaian oleh lembaga akreditasi ASIIN. Menurutnya, menjadi institusi pendidikan tinggi nasional yang berkelas dunia dan unggul adalah visi Universitas Gadjah Mada, dan salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan melakukan pemantauan mutu secara konsisten, termasuk melakukan penilaian terhadap input-proses-output, dan tentunya outcome pendidikan pada program studi.

“UGM aktif berkomunikasi dan berkolaborasi dengan badan akreditasi internasional bereputasi internasional sebagai evaluator eksternal untuk mengakui kualitas program studi yang ada,” ucapnya.

Salah satu lembaga tersebut adalah ASIIN yang sejak tahun 2015 terus terlibat dalam menjaga mutu, melakukan akreditasi berkelanjutan, dan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap program studi yang dinilai. Terbukti, 12 program yang dikunjungi pada minggu ini, 6 di antaranya merupakan perpanjangan atau reakreditasi siklus kedua.

“Kami menyadari bahwa selalu ada ruang untuk perbaikan. Kami berharap proses akreditasi ini dapat bermanfaat bagi program, departemen, fakultas, dan universitas. Kami menantikan hasil positif dari proses akreditasi ini,” harapnya.

Penilaian akreditasi ASIIN dilakukan selama tiga hari, 22-24 April 2024 di UGM. Untuk Cluster of Computer and Electronics penilaian dilakukan oleh Prof. Paul Grimm, Prof. Raif Muller, Jun.-Prof. Dennis Riehle, Mr. Wilfridus Handaya, Ms. Joanna Darmawan, and Mr. David Witt. Cluster of Agriculture and Nutrition oleh Prof. Carsten Mann, Prof. Markus Frank, Prof. Dian Handayani, Mr. Almansyah Sinatrya, Ms. Dina Riska, dan Mr. Daniel Seegers. Sedangkan Kluster Geografi oleh Prof. Rudolf Juchelka, Prof. Wolfgang Kanz, Prof. Juergen Peters, Mr. Mohamad Lugas Sujatmoko, Mr. Kurniawan Agung Aristo, dan Dr. Michael Meyer.

Bagi Prof. Wolfgang Kanz, UGM cukup beralasan mengundang ASIIN untuk melakukan penilaian terkait akreditasi program studi. Menurutnya, bagaimanapun UGM berkeinginan memperbaiki kualitas pendidikan dengan cara mengundang para ahli dari negara berbeda dan dari perspektif berbeda untuk melihat perspektif yang ada di kampus UGM.

“Jadi perspektif dari luar, saya pikir akan sangat baik untuk membuat kita mendapat pengalaman dengan diri sendiri, serta memiliki pemikiran tentang cara untuk memperbaiki kualitas pendidikan yang ada,” ungkap Wolfgang Kanz.

Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA. selaku Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran menyatakan UGM memiliki lebih dari 250 program studi, dan menjadi tujuan institusi agar program-program studi tersebut mendapatkan kepercayaan oleh institusi internasional seperti ASIIN. Oleh karena itu terpenting bukan hanya soal bagaimana memperbaiki kualitas pendidikan tetapi bagaimana pula UGM mampu menjaga identitas agar semakin dikenal sebagai institusi internasional.

Hal senada disampaikan Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas UGM, Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A. Visitasi ASIIN kali ini memang terbesar untuk UGM, dan tercatat 12 Program Studi di 5 Fakultas padahal rata-rata biasanya hanya 6 program studi.

“Kali ini, paling banyak jumlah prodinya karena biasanya cuma 6 prodi dan kali ini 12 di 5 fakultas,” katanya.

Terkait kegiatan visitasi ASIIN, dia menjelaskan UGM jauh-jauh hari sudah mengirim borang ke ASIIN untuk diperiksa. Sebagai kelanjutannya mereka berkeinginan konfirmasi langsung ke UGM. Mereka ingin memastikan semua yang telah diajukan telah berjalan sesuai dengan standar-standar yang ada.

“Itulah makna dari akreditasi, dan ini internasional dari Jerman, dan diakui oleh pemerintah. Makanya mereka datang langsung ke UGM untuk melihat fasilitas, berdiskusi dengan pimpinan mulai dari rektorat, dekanat, departemen hingga ke program studi. Tak ketinggalan dengan mahasiswa dan tenaga kependidikan, alumni, dan pengguna,” terangnya.

Melihat hasil, kata Indra Wijaya sejak di awal para asesor ASIIN menilai baik. Meski begitu, hasil penilaian secara resmi dari lembaga ASIIN baru akan dikirim dua bulan lagi.

Sehingga hasil akreditasi dua belas prodi tidak serta merta keluar, dan baru akan keluar penilaian sekitar bulan Juli 2024. Meski begitu, ia sekali menandaskan dari pembicaraan-pembicaraan dan pengamatan selama tiga hari di kampus terkesan para asesor mengatakan baik semua.

“Hanya saja mereka kan harus dilaporkan ke komite ASIIN terlebih dahulu di Jerman. Dinamika visitasi menarik, karena terlihat dari jawaban-jawaban mahasiswa merasa puas, pengguna puas, alumni-alumni juga puas. Tidak ada sesuatu yang membuat para asesor harus menuntut UGM melakukan sesuatu yang khusus. Ini bukan yang pertama kali, kita sudah lebih dari 40 program studi yang mendapat akreditasi ASIIN, dan sudah biasa,” imbuhnya.

Penulis: Agung Nugroho

Fotografer: Firsto

Artikel 12 Prodi di 5 Fakultas di UGM mendapat Penilaian Akreditasi ASIIN pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/12-prodi-di-5-fakultas-di-ugm-mendapat-penilaian-akreditasi-asiin/feed/ 0