Alumni Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/alumni/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Mon, 25 Nov 2024 07:02:54 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Basuki Hadimuljono Terpilih jadi Ketum PP Kagama https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimuljono-terpilih-jadi-ketum-pp-kagama/ https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimuljono-terpilih-jadi-ketum-pp-kagama/#respond Sat, 16 Nov 2024 15:48:58 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72927 Kepala Otorita IKN, Dr. Ir. Basuki Hadimuljono, M.Sc., ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada untuk masa bakti 2024-2029. Penetapan alumnus Teknik Geologi UGM ini sebagai ketua umum Kagama ini berdasarkan atas hasil Musyawarah Nasional Kagama XIV yang berlangsung, Sabtu (16/11) di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta. “Saya berjanji akan […]

Artikel Basuki Hadimuljono Terpilih jadi Ketum PP Kagama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Kepala Otorita IKN, Dr. Ir. Basuki Hadimuljono, M.Sc., ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada untuk masa bakti 2024-2029. Penetapan alumnus Teknik Geologi UGM ini sebagai ketua umum Kagama ini berdasarkan atas hasil Musyawarah Nasional Kagama XIV yang berlangsung, Sabtu (16/11) di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta. “Saya berjanji akan memenuhi kewajiban Pengurus Pusat Kagama dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kagama serta menjalankan keputusan Munas Kagama dengan penuh ketulusan serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” kata Basuki menyampaikan janji sebagai ketua umum PP Kagama di hadapan seribuan anggota peserta Munas Kagama.

Sebagai Ketua Umum PP Kagama menggantikan Ganjar Pranowo,  Basuki menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan menurutnya ini kesempatan dirinya untuk mengabdikan diri di sisa umurnya.”Saya kira Ini kesempatan saya bersilaturahmi dengan alumni Gadjah Mada. Keluarga saya merupakan keluarga Kagama. Tiga anak saya dan seluruh menantu saya lulusan Universitas Gadjah Mada. Sekarang saya ingin balas budi dengan Universitas Gadjah Mada, mengabdikan sisa hidup saya dengan (universitas) Gadjah mada,” ujarnya.

Terkait program sebagai Ketua Umum PP Kagama yang baru, Basuki menegaskan dirinya akan melanjutkan dan menjalankan semua program dan capaian yang ditorehkan oleh pengurus PP Kagama sebelumnya yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo dan Arie Dwipayana.

Penulis : Gusti Grehenson

Artikel Basuki Hadimuljono Terpilih jadi Ketum PP Kagama pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/basuki-hadimuljono-terpilih-jadi-ketum-pp-kagama/feed/ 0
Novika, Alumnus UGM Memilih jadi Penyuluh Pertanian di Daerah 3T https://ugm.ac.id/id/berita/novika-alumnus-ugm-memilih-jadi-penyuluh-pertanian-di-daerah-3t/ https://ugm.ac.id/id/berita/novika-alumnus-ugm-memilih-jadi-penyuluh-pertanian-di-daerah-3t/#respond Fri, 15 Nov 2024 10:36:03 +0000 https://ugm.ac.id/?p=72899 Malam Anugerah Insan Universitas Gadjah Mada (UGM) Berprestasi 2024 sungguh menjadi malam yang membahagiakan bagi Novika Sari Harahap, S.P., M.Si. Ia yang datang dari jauh dari kota Dumai, Provinsi Riau menjadi salah satu penerima Insan UGM Berprestasi 2024 kategori Pelopor Pemberdayaan Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). “Sungguh saya berbahagia malam ini, terima kasih UGM yang […]

Artikel Novika, Alumnus UGM Memilih jadi Penyuluh Pertanian di Daerah 3T pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Malam Anugerah Insan Universitas Gadjah Mada (UGM) Berprestasi 2024 sungguh menjadi malam yang membahagiakan bagi Novika Sari Harahap, S.P., M.Si. Ia yang datang dari jauh dari kota Dumai, Provinsi Riau menjadi salah satu penerima Insan UGM Berprestasi 2024 kategori Pelopor Pemberdayaan Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). “Sungguh saya berbahagia malam ini, terima kasih UGM yang telah memberi apresiasi kepada para alumninya”, ujarnya berkaca-kaca di Gedung Grha Sabha Pramana, Rabu (13/11).

Novika Sari Harahap akrab disapa Novika merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM. Menempuh studi S1 di Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian UGM lulus tahun 1995, ia melanjutkan studinya ke jenjang S2 di Program Studi Magister Agribisnis Universitas Riau (UNRI).

Selepas menamatkan studi di UNRI, iapun mulai meniti karir sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Kota Dumai, Provinsi Riau. Iapun memantapkan diri menjadi seorang penyuluh pertanian yang berfokus pada bidang pemberdayaan sumber daya manusia. “Saya sangat ingin membantu petani dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Pingin mengubah sikap para petani dari belum mau menjadi mau untuk menerima inovasi”,ucapnya pelan bercerita.

Alhasil, semua usahanya sebagai penyuluh memberi hasil. Meski melalui proses yang panjang pemberdayaan sumber daya manusia atau pemberdayaan masyarakat sangat bisa dirasakan. Dengan berbagai inovasi yang ia kenalkan tidak lagi banyak tenaga yang harus dikeluarkan para petani.

Novika mengaku tidak mudah menekuni profesi sebagai penyuluh selama 15 tahun. Banyak persoalan dan tantangan yang harus ia hadapi baik berupa tantangan dari diri sendiri maupun dari lingkungan. “Tantangan secara internal dari diri sendiri, sebagai seorang penyuluh pertanian saya dituntut memiliki kompetensi yang cukup dan  mampu memahami budaya lokal,” ujarnya.

Menurutnya banyaknya teori yang ia peroleh saat kuliah masih memerlukan soft skill, dan itu bisa ia pelajari dari lapangan. Teori-teori yang ia dapatkan, diakuinya sangat membantu saat melakukan penyuluhan atau bertukar informasi dengan rekan sesama penyuluh lainnya.“Sedangkan secara eksternal, tantangan lebih pada faktor perbedaan budaya di Jawa dan Sumatera, dan faktor lingkungan seperti medan perjalanan yang lebih berat,” terangnya.

Lagu Hymne Gadjah Mada begitu menginspirasi bagi Novika. Bakti kami mahasiswa Gadjah Mada semua, Kuberjanji memenuhi panggilan bangsaku. Dua bait lagu itu tertanam baik dalam benaknya. Syair lagu itu juga yang selalu memotivasi dan menyemangatinya untuk terus berkarir sebagai penyuluh pertanian.

Puncaknya, ia menjadi sebagai seorang penyuluh pertanian yang berdedikasi dalam memberdayakan masyarakat tani. Ia pun selalu membawa pesan dari lirik tersebut dalam bekerja agar terus meng-upgrade dirinya agar terus bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat. “Saya percaya, motivasi yang kuat akan mampu meningkatkan performanya dalam melayani masyarakat. Karenanya sebelum memotivasi orang lain, baik petani maupun sesama rekan penyuluh, saya sendiri harus memiliki motivasi yang kuat,” terangnya.

Di akhir percakapan, Novika menitipkan pesan untuk para mahasiswa dan alumni Fakultas Pertanian UGM agar tidak pernah berkecil hati. Dimanapun berada kehadiran mereka dalam bidang pertanian selalu dibutuhkan. “Dari yang saya alami selama ini saya pun bisa katakan secanggih apapun dan sehebat apapun teknologi, kita-kita yang di bidang pertanian akan selalu dibutuhkan, dan cakupan kerja kita sangat beragam. Untuk itu tetaplah semangat, kerjakan yang terbaik untuk diri dan sesama,” ungkap Novika berpesan.

Reportase : Hanita Athasari Zain/Fak.Pertanian

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Dok. Novika

Artikel Novika, Alumnus UGM Memilih jadi Penyuluh Pertanian di Daerah 3T pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/novika-alumnus-ugm-memilih-jadi-penyuluh-pertanian-di-daerah-3t/feed/ 0
Direktur BCA Widodo Mulyono Beri Kiat Sukses Meniti Karir  https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bca-widodo-mulyono-beri-kiat-sukses-meniti-karir/ https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bca-widodo-mulyono-beri-kiat-sukses-meniti-karir/#respond Tue, 22 Oct 2024 09:32:30 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71927 Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk., Antonius Widodo Mulyono memberi tips dan kiat sukses meniti karir pada 1816 calon wisudawan yang mengikuti acara Pembekalan dan Gladi Bersih Wisuda Pascasarjana UGM, Selasa (22/10) di Grha Sabha Pramana. Widodo mengisahkan perjalanan karirnya setelah berhasil menyandang gelar sarjana ekonomi dan magister manajemen di UGM. Pria asal Klaten, […]

Artikel Direktur BCA Widodo Mulyono Beri Kiat Sukses Meniti Karir  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk., Antonius Widodo Mulyono memberi tips dan kiat sukses meniti karir pada 1816 calon wisudawan yang mengikuti acara Pembekalan dan Gladi Bersih Wisuda Pascasarjana UGM, Selasa (22/10) di Grha Sabha Pramana.

Widodo mengisahkan perjalanan karirnya setelah berhasil menyandang gelar sarjana ekonomi dan magister manajemen di UGM. Pria asal Klaten, Jawa Tengah ini mengutarakan bahwa para wisudawan harus berani mencoba seperti dirinya dulu saat memulai karir di BCA, “Tidak harus ikut arus. Teman-teman seangkatan saya tahun 80-an dulu melamar di bank BUMN, saya justru mendaftar di BCA,” tuturnya.

Widodo memulai karirnya di BCA mulai tahun 1987. Dalam perjalanannya, beliau menapaki karir sebagai staff hingga kemudian mengemban jabatan sebagai Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi Bisnis Komersial & Small Medium Enterprise (SME) BCA. Pada tahun 2014–2015, Widodo sempat beralih ke industri asuransi sebagai Komisaris BCA Insurance. Setelahnya, beliau menduduki jabatan Direktur Bisnis Bank DKI tahun 2015–2018. Menurutnya, growth mindset menjadi hal yang penting dalam manuver karir agar dirinya dapat adaptif dan resilien walau sempat merasakan terpaan badai krisis ekonomi pada tahun 98 silam, “Meskipun teman-teman nantinya mengeksplorasi berbagai peran dalam pekerjaan, sama halnya seperti saya, kita tetap harus mengutamakan work-life balance,” pesannya.

Meski perkembangan dunia terus berubah, sebagai generasi baby boomer, kata kata Widodo, ia terus berusaha belajar terhadap perkembangan zaman. “Saya pun  tidak malu bertanya dengan yang lebih muda,” ucapnya di depan para wisudawan.

Widodo mengaku senantiasa giat mempelajari berbagai hal dan berusaha selalu terhubung dengan hal-hal baru itulah, Widodo diangkat untuk menjadi Direktur BCA mulai tahun 2022.

Yang tidak kalah penting menurutnya, kunci dari keberhasilan dalam meniti karir adalah pentingnya meningkatkan emotional intelligence agar dapat terbuka menerima masukan. Widodo turut memberikan serangkaian tips untuk berkarir pasca wisuda. Menurutnya, memiliki faktor pembeda dapat menjadi daya tarik apabila individu dapat membentuk hal tersebut menjadi sebuah keunikan. Tidak cukup sampai disitu, Widodo menyarankan agar wisudawan membuat action plan dengan metode SMART (Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, Timely) agar target yang dimiliki lebih konkrit.

Menurutnya, privilege sebagai Kagama juga perlu dimanfaatkan dengan membangun relasi positif yang sesuai dengan nilai ke-UGM-an. Beliau menegaskan agar wisudawan selalu mempertahankan nilai integritas, etika, dan inklusivitas. Beliau mencontohkan kegiatan yang diusungnya di BCA dengan menyelenggarakan operasi katarak, menyelenggarakan bakti kesehatan, pencegahan stunting, mendirikan klinik-klinik di Jabodetabek, serta bakti pendidikan yang beliau didedikasikan sebagai alumnus UGM. “Wisuda bukan artinya selesai belajar, tapi meneruskan belajar untuk mengarungi kehidupan,” pungkasnya.

Penulis : Bolivia

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Dok. Kantor Alumni

Artikel Direktur BCA Widodo Mulyono Beri Kiat Sukses Meniti Karir  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bca-widodo-mulyono-beri-kiat-sukses-meniti-karir/feed/ 0
Inarno Djajadi Bagi Tips Sukses Menjalani Kuliah dan  Karir  https://ugm.ac.id/id/berita/inarno-djajadi-bagi-tips-sukses-menjalani-kuliah-dan-karir/ https://ugm.ac.id/id/berita/inarno-djajadi-bagi-tips-sukses-menjalani-kuliah-dan-karir/#respond Sat, 03 Aug 2024 02:40:18 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68647 Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi membagikan tips sukses menjalani studi dan berkarir di hadapan ratusan mahasiswa baru FEB UGM, Kamis (1/8) di Plaza FEB UGM. Dalam sesi Inspiring Person dalam rangkaian kegiatan PIONIR SIMFONI 2024 tersebut, Inarno menyampaikan sejumlah […]

Artikel Inarno Djajadi Bagi Tips Sukses Menjalani Kuliah dan  Karir  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi membagikan tips sukses menjalani studi dan berkarir di hadapan ratusan mahasiswa baru FEB UGM, Kamis (1/8) di Plaza FEB UGM.

Dalam sesi Inspiring Person dalam rangkaian kegiatan PIONIR SIMFONI 2024 tersebut, Inarno menyampaikan sejumlah tips yang bisa dilakukan mahasiswa agar bisa bertahan kuliah di FEB UGM. Inarno membagikan tips yang bisa dilakukan oleh mahasiswa baru yaitu mengelola lingkungan pergaulan. Sebab, mengelola lingkungan pergaulan yang baik dapat dilakukan mulai dari pemilihan tempat tinggal dalam mendukung kegiatan belajar. “Jangan kalian sia-siakan kesempatan yang telah diperoleh karena ini menjadi awal dari keberhasilan Anda. Pintarlah mengelola lingkungan pergaulan dengan baik,” papar alumnus FEB UGM angkatan 1981 ini.

Inarno menceritakan kisahnya saat berkuliah di FEB UGM dengan memutuskan untuk indekos di kawasan kampus, tepatnya di perumahan dosen kompleks Bulaksumur. Langkah itu ia ambil dengan pertimbangan kos di dalam kampus memiliki atmosfer yang tenang sehingga mendukung konsentrasinya dalam belajar. “Penting memilih kos yang lingkungannya mendukung konsentrasi belajar,” ucapnya.

Selain pemilihan tempat tinggal, Inarno menyebutkan pentingya bagi mahasiswa memilih lingkaran pertemanan yang tepat. Ia menyarankan para mahasiswa dapat memilih teman yang memiliki aura positif. “Pilih teman dengan aura positif, tetapi jangan eksklusif dan harus membaur dengan semuanya,” tegasnya.

Namun yang tidak kalah penting, tambahnya, mahasiswa juga dapat mendekatkan diri dan menjalin komunikasi yang baik dengan dosen. Sebab dengan menjalin hubungan yang baik dengan dosen akan membawa dampak positif tidak hanya saat menjalani studi saja, tetapi juga saat sudah lulus dan bekerja nantinya. “Adik-adik jangan menganggap dosen itu pengawas, tetapi sebagai kawan. Saat kuliah jangan hanya fokus belajar saja namun berbaurlah dengan teman-teman mahasiswa lainnya dan dosen,” urainya.

Inarno menyampaikan tips agar sukses menjalani perkuliahan, mahasiswa baru juga perlu mengenal kampus dan berbagai fasilitas. Selain itu juga mengatur waktu dengan efisien dan selalu berpikir positif dalam menghadapi berbagai hal. “Tahun pertama ini sangat penting dan kritikal. Awalnya akan terasa berat bagi adik-adik karena berpisah dengan orang tua bagi yang merantau sehingga perlu beradaptasi dengan lingkungan baru. Namun yakinlah jika tahun pertama terlampaui maka kedepan akan lebih mudah,” ucapnya.

Kepada mahasiswa baru FEB UGM, ia mengingatkan untuk selalu menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan tata kelola yang baik saat terjun di dunia kerja. Hal tersebut sejalan dengan nilai-nilai etis FEB UGM yang salah satunya menjunjung tinggi integritas. “Jangan pernah mengambil jalan pintas, apapun iming-imingnya, integritas harus dijaga. Saya bisa seperti ini sekarang karena sangat menjunjung integritas,” pesannya.

Seperti diketahui, Inarno Djajadi kelahiran Yogyakarta, 31 Desember 1962. Menyandang gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1981. Beliau memulai karier di bidang pasar modal sejak tahun 1989. Selama menjalani kehidupan karirnya, Inarno pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RUPS pada tanggal 29 Juni 2018. Sebelumnya Inarno menjabat sebagai Treasury Officer di PT Aspac Uppindo Sekuritas (1989-1991), Direktur PT Aspac Uppindo Sekuritas (1991-1997), Direktur PT Mitra Duta Sekuritas (1997-1999), Direktur PT Widari Sekuritas (1999), dan Direktur Utama PT Madani Sekuritas (2000-2003).

Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama, Komisaris serta Komisaris Utama PT KPEI (2003-2009, 2010-2013, dan 2013-2016), Komisaris Utama PT Maybank Kim Eng Securities (2013-2014), Komisaris Utama PT CIMB Niaga Sekuritas (2014-2017), serta Komisaris BEI tahun 2017-2018. Disamping itu, Inarno juga memiliki pengalaman di berbagai organisasi sepanjang karirnya, termasuk sebagai anggota Ikatan Pialang Efek Indonesia (IPEI) (1992-1994), anggota Dewan Pengawas Profesi Pasar Modal Indonesia (2017-2020), dan saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Jakarta Raya (ISEI Jaya) sejak 2020.

Reportase : Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB 

Editor     : Gusti Grehenson

Artikel Inarno Djajadi Bagi Tips Sukses Menjalani Kuliah dan  Karir  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/inarno-djajadi-bagi-tips-sukses-menjalani-kuliah-dan-karir/feed/ 0
Friderica Widyasari Dewi Terpilih Jadi Ketua Kafegama  https://ugm.ac.id/id/berita/friderica-widyasari-dewi-terpilih-jadi-ketua-kafegama/ https://ugm.ac.id/id/berita/friderica-widyasari-dewi-terpilih-jadi-ketua-kafegama/#respond Tue, 07 May 2024 09:15:04 +0000 https://ugm.ac.id/friderica-widyasari-dewi-terpilih-jadi-ketua-kafegama/ Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dr. Friderica Widyasari Dewi, S.E., M.B.A., terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Kafegama untuk periode 2024-2027 pada Musyawarah Nasional (Munas) IV Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis (Kafegama) yang dilaksanakan pada Sabtu (4/5) lalu Auditorium Gedung Pusat Pembelajaran FEB UGM.  Friderica Widyasari Dewi menggantikan ketua umum  Kafegama […]

Artikel Friderica Widyasari Dewi Terpilih Jadi Ketua Kafegama  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dr. Friderica Widyasari Dewi, S.E., M.B.A., terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Kafegama untuk periode 2024-2027 pada Musyawarah Nasional (Munas) IV Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis (Kafegama) yang dilaksanakan pada Sabtu (4/5) lalu Auditorium Gedung Pusat Pembelajaran FEB UGM.  Friderica Widyasari Dewi menggantikan ketua umum  Kafegama sebelumnya yang dijabat oleh Dr. Perry Warjiyo, S.E. M.Sc., Ph.D.

Friderica Widyasari Dewi yang akrab dipanggil Kiki Widyasari ini menyampaikan segenap ucapan terima kasih atas dukungan para alumni FEB kepada dirinya. Ia menyadari bahwa ikatan alumni UGM merupakan komitmen yang perlu dijaga sampai kapanpun. Selama lima tahun ke depan, ia berharap dapat terus memperkuat jaringan alumni dan menyalurkan kontribusi untuk kemajuan almamater.  “Saya berharap dukungan segenap anggota untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Kafegama yang guyub, rukun, dan migunani,” tuturnya.

Ketua Dewan Pertimbangan PP Kafegama sekaligus Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Ak., CA., , menyebutkan bahwa Kafegama memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung pembangunan bangsa. Tantangan nasional serta transisi dan perubahan perlu dihadapi dengan kerja sama dan komitmen banyak pihak. Kolaborasi diharapkan mampu menghasilkan inovasi-inovasi sebagai solusi strategis untuk pembangunan nasional. “Peran Kafegama menjadi sangat besar karena anggotanya menjadi prominen-prominen sangat penting dalam mewarnai kemajuan negeri kita ini,” tuturnya.

Pada Munas IV kali ini diikuti 175 peserta meliputi pengurus pusat, pengurus daerah, dan anggota Kafegama. Acara ini juga turut dihadiri oleh Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama), Ganjar Pranowo. Dalam pidato sambutannya, Ganjar berharap agar keterlibatan anak muda dapat terus digaungkan. Selain untuk mendukung regenerasi serta melanjutkan jejaring kuat alumni, anak muda dianggap mampu membawa kreativitas dan gagasan baru yang inovatif. “Dalam kepengurusan baru Kafegama ini harapannya juga memasukkan unsur pengurus muda dan kreatif. Ada anak muda yang berperan serta untuk di masa mendatang,” tuturnya.

Selain melantik Friderica Widyasari Dewi, sebagai Ketua Umum PP Kafegama periode 2024-2027, dalam Munas ke-IV ini juga dilakukan penetapan dan pengesahan tim formatur periode 2024-2027. Selanjutnya, menetapkan Pengurus Daerah (pengda) Kafegama Jawa Barat sebagai calon tuan rumah penyelenggaraan Munas selanjutnya.

Penulis: Tasya dan Humas FEB UGM/Adella Wahyu Pradita

Editor: Gusti Grehenson

Artikel Friderica Widyasari Dewi Terpilih Jadi Ketua Kafegama  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/friderica-widyasari-dewi-terpilih-jadi-ketua-kafegama/feed/ 0
Direktur Bisnis Indonesia Group Beri Tips Tiga Kunci Sukses dalam Berkarir https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bisnis-indonesia-group-beri-tips-tiga-kunci-sukses-dalam-berkarir/ https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bisnis-indonesia-group-beri-tips-tiga-kunci-sukses-dalam-berkarir/#respond Wed, 24 Apr 2024 06:42:18 +0000 https://ugm.ac.id/direktur-bisnis-indonesia-group-beri-tips-tiga-kunci-sukses-dalam-berkarir/ Direktur Pemasaran dan Penjualan, Bisnis Indonesia Group, sekaligus Alumni UGM, Hery Trianto membagikan pengalamannya di bidang media dalam Pembekalan pada 1.387 Calon Wisudawan Pascasarjana, Spesialis, dan Subspesialis,  Selasa (23/4), di Grha Sabha Pramana. Menurut Hery, salah satu kunci untuk dapat mengembangkan diri adalah dengan tidak merasa terlalu nyaman pada titik tertentu. Sebab proses belajar dilakukan […]

Artikel Direktur Bisnis Indonesia Group Beri Tips Tiga Kunci Sukses dalam Berkarir pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Direktur Pemasaran dan Penjualan, Bisnis Indonesia Group, sekaligus Alumni UGM, Hery Trianto membagikan pengalamannya di bidang media dalam Pembekalan pada 1.387 Calon Wisudawan Pascasarjana, Spesialis, dan Subspesialis,  Selasa (23/4), di Grha Sabha Pramana.

Menurut Hery, salah satu kunci untuk dapat mengembangkan diri adalah dengan tidak merasa terlalu nyaman pada titik tertentu. Sebab proses belajar dilakukan sepanjang masa, bahkan ketika sudah bekerja. Oleh karena itu, tantangan terbesar setelah resmi menyelesaikan perkuliahan adalah bagaimana mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah dipelajari ke dalam dunia kerja. Apalagi di era digitalisasi dan media informasi yang telah menimbulkan berbagai disrupsi, hingga memunculkan kebutuhan akan tenaga kerja dengan kompetensi digital. “Kita biasanya terjebak dalam zona nyaman. Ada kalanya kita harus keluar dari zona nyaman tersebut untuk mengambil kesempatan lain. Seperti saat ini, media itu sangat penting. Silakan mengaktualisasi diri, tapi jangan lupa untuk berhati-hati,” terang Hery.

Untuk meningkatkan kompetensi dan sukses dalam berkarier  dalam dunia kerja, Hery membagikan tiga kunci yakni menguasai jejaring, kemampuan cara berkomunikasi, dan memiliki semangat daya juang. Sebab menurut Hery, banyak alumni memiliki kompetensi yang sangat baik di bidang akademik, namun kurang mengasah kemampuan berkomunikasinya. Hal ini sangat berpengaruh pada perkembangan karier. “Ide-ide dan inovasi menarik mungkin tidak akan bisa dieksekusi hanya karena kurangnya kemampuan berkomunikasi. Kemampuan ini sekaligus berkaitan erat untuk memperkuat jejaring di dunia kerja,” ujarnya.

Yang tidak kalah lebih penting untuk diperhatikan menurut Hery, dunia saat ini telah memasuki era post-truth yang menyebabkan batasan antara kebenaran dan kebohongan menjadi tipis. Masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi dan tidak disertai dengan kemampuan menyaring informasi yang sepadan. Inilah peran penting akademisi, yakni untuk membantu memverifikasi dan memilah informasi di masyarakat. “Alumni UGM dapat mengambil peran tersebut dengan kehati-hatian, khususnya di media sosial. Sebagai bagian dari Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA), Alumni UGM tentu membawa nama baik UGM dalam setiap tindakannya,” katanya.

Dikatakan Hery, jejaring di Ikatan alumni dalam KAGAMA menurutnya sangat diperlukan bagi para alumnus untuk menimba pengalaman menambah relasi baik dalam pertemanan maupun dalam hubungan relasi bisnis. “Kontribusi Alumni UGM hingga saat ini masih terus berlanjut dalam berbagai program, mulai dari sumbangan, hibah, seminar, hingga beasiswa KAGAMA. Komitmen ini tentunya perlu dijaga agar dapat memberikan manfaat, baik untuk mahasiswa, UGM, maupun sesama alumni,” katanya.

Koordinator Departemen Pengembangan Seni dan Budaya PP Kagama Ir. R.A. Belinda Arunarwati Margono, M.Sc., Ph.D. mengatakan KAGAMA bukan hanya sebagai wadah perkumpulan alumni, namun juga terdiri dari berbagai komunitas untuk dapat menghubungkan alumni satu sama lain. “Ke depannya, ikatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai rumah dan tempat berkarya bagi alumni,” harapnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., menegaskan agar para alumni untuk tidak lupa terhadap almamater dan terus memberikan apresiasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan yang dituangkan dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. “Untuk itu, saya harap ikatan alumni ini tetap berlanjut, dan kita tetap saling terhubung satu sama lain,” pungkasnya.

Penulis: Tasya

Editor: Gusti Grehenson

Artikel Direktur Bisnis Indonesia Group Beri Tips Tiga Kunci Sukses dalam Berkarir pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bisnis-indonesia-group-beri-tips-tiga-kunci-sukses-dalam-berkarir/feed/ 0
TVR Parlemen dan DIKOM UGM Gelar Sosialisasi untuk Menjaring Talenta Muda Kampus di Industri Berita https://ugm.ac.id/id/berita/tvr-parlemen-dan-dikom-ugm-gelar-sosialisasi-untuk-menjaring-talenta-muda-kampus-di-industri-berita/ https://ugm.ac.id/id/berita/tvr-parlemen-dan-dikom-ugm-gelar-sosialisasi-untuk-menjaring-talenta-muda-kampus-di-industri-berita/#respond Mon, 04 Mar 2024 01:30:56 +0000 https://ugm.ac.id/tvr-parlemen-dan-dikom-ugm-gelar-sosialisasi-untuk-menjaring-talenta-muda-kampus-di-industri-berita/ TVR Parlemen Indonesia menggelar seleksi penjaringan talenta kampus di Departemen Ilmu Komunikasi (DIKOM) Fisipol UGM pada Kamis (29/2). Program ini merupakan bentuk kerja sama media parlemen dengan Universitas Gadjah Mada. Selama dua hari, yakni 29 Februari-1 Maret 2024, TVR Parlemen akan menjaring lima talenta muda kampus yang akan berkesempatan menjadi news anchor TVR Parlemen. “Kerja […]

Artikel TVR Parlemen dan DIKOM UGM Gelar Sosialisasi untuk Menjaring Talenta Muda Kampus di Industri Berita pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
TVR Parlemen Indonesia menggelar seleksi penjaringan talenta kampus di Departemen Ilmu Komunikasi (DIKOM) Fisipol UGM pada Kamis (29/2). Program ini merupakan bentuk kerja sama media parlemen dengan Universitas Gadjah Mada. Selama dua hari, yakni 29 Februari-1 Maret 2024, TVR Parlemen akan menjaring lima talenta muda kampus yang akan berkesempatan menjadi news anchor TVR Parlemen.

“Kerja sama Fisipol UGM dengan parlemen ini sudah lama terjalin. Ini acara yang sangat penting, dan dimulai dari beberapa bulan lalu ketika teman-teman dari TVR Parlemen datang untuk bekerja sama dengan kita. Saya kira parlemen itu perlu disosialisasikan ke masyarakat. Selama ini kalau ada yang bagus di parlemen, susah diberitakan. Tapi kalau ada yang buruk sedikit itu diberitakan di mana-mana,” ujar Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UGM, Nyarwi Ahmad, S.I.P., M.Si., Ph.D.

TVR Parlemen merupakan kanal berita kehumasan yang didirikan untuk mengakomodasi informasi dari DPR RI ke masyarakat. Sejak didirikan pada tahun 2007, TVR Parlemen tidak hanya menyajikan berita informatif, namun juga menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Memasuki usia ke-17 tahun, TVR Parlemen berkomitmen untuk menjaring talenta muda melalui kampus-kampus. Program ini juga merupakan upaya untuk menyalurkan bakat dan memberikan kesempatan karier kepada mahasiswa sebelum nantinya lulus dari perguruan tinggi.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang digelar oleh bagian televisi dan pemberitaan parlemen, sebagai upaya untuk sosialisasi program serta mendekatkan TV dan Radio Parlemen kepada masyarakat umum. Melalui program ini, diharapkan mahasiswa juga mengetahui program-program dari parlemen, di mana kami juga akan terus mensosialisasikan apa yang sudah dilakukan,” Suprihartini, S.IP., M.Si, Deputi Persidangan Sekretariat Jenderal DPR RI. Selain itu, TVR Parlemen juga berperan penting dalam membangun citra dan kepercayaan masyarakat terhadap parlemen.

Membangkitkan minat terhadap jurnalisme di era ini dinilai cukup sulit. Perkembangan informasi di media digital membuat masyarakat berada di era perputaran informasi yang begitu cepat. Akibatnya, persebaran hoaks dan misinformasi menjadi tidak terkendali. Hal inilah yang sebenarnya menjadi peran besar jurnalisme di masyarakat. Mengumpulkan, memilah, dan menyajikan informasi kredibel adalah tugas sekaligus tantangan dalam menghadapi era digital. Rangkaian proses tersebut terlampau lebih sulit dan lambat jika dibandingkan persebaran hoaks dan misinformasi di media sosial.

“Jurnalisme itu berbeda dengan jurnalistik. Kalau sekarang jurnalistik saja bisa digantikan dengan Artificial Intelligence (AI). Tapi nilai-nilai jurnalisme itu tidak bisa. Paling tidak jurnalisme itu memiliki dua prinsip, pertama menyajikan berita yang kredibel dan kedua berpihak pada kepentingan masyarakat. Ini yang perlu dipahami oleh teman-teman yang berminat di bidang jurnalistik,” terang Imam Wahyudi, Praktisi dan Pakar Media Alumnus Fisipol UGM.

Program kolaborasi antara TVR Parlemen dengan Departemen Ilmu Komunikasi UGM juga menjadi salah satu impelementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang “Pendidikan Bermutu” dan 17, “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan”. Melalui kerja sama ini, diharapkan akan muncul program-program lain untuk mendukung bakal calon talenta muda di masa depan. 

Penulis: Tasya

Artikel TVR Parlemen dan DIKOM UGM Gelar Sosialisasi untuk Menjaring Talenta Muda Kampus di Industri Berita pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/tvr-parlemen-dan-dikom-ugm-gelar-sosialisasi-untuk-menjaring-talenta-muda-kampus-di-industri-berita/feed/ 0
UGM Wisuda 1.577 Lulusan Program Sarjana dan Diploma https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-wisuda-1-577-lulusan-program-sarjana-dan-diploma/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-wisuda-1-577-lulusan-program-sarjana-dan-diploma/#respond Thu, 22 Feb 2024 02:08:05 +0000 https://ugm.ac.id/ugm-wisuda-1-577-lulusan-program-sarjana-dan-diploma/ Rektor Universitas Gadjah Mada kembali mewisuda 1.577 lulusan program Sarjana dan Diploma yang terdiri atas 1.463 orang lulusan Program Sarjana, termasuk 1 orang wisudawan berasal dari Warga Negara Asing dan 114 lulusan Program Sarjana Terapan. Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K)., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah […]

Artikel UGM Wisuda 1.577 Lulusan Program Sarjana dan Diploma pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Rektor Universitas Gadjah Mada kembali mewisuda 1.577 lulusan program Sarjana dan Diploma yang terdiri atas 1.463 orang lulusan Program Sarjana, termasuk 1 orang wisudawan berasal dari Warga Negara Asing dan 114 lulusan Program Sarjana Terapan. Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K)., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil meraih gelar akademis jenjang sarjana dan diploma di Universitas Gadjah Mada. ”Gelar yang yang tentunya diterima ini sebagai langkah awal bagi wisudawan untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa juga menjadi kebanggaan, keberhasilan para orang tua dan wali,” kata Rektor pada pidato sambutan prosesi wisuda yang berlangsung di Grha Sabha Pramana, Rabu (21/2).

Dalam kesempatan itu, Rektor menegaskan bahwa negara Indonesia bercita-cita untuk bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) sehingga penguatan SDM menjadi hal yang penting agar bisa menghasilkan SDM yang lebih produktif dan kompetitif tanpa meninggalkan sikap etis dan tanggung jawab mendedikasikan pengetahuan serta keterampilan secara bijak.

Menurut Rektor, perguruan tinggi memegang peran sentral untuk mendukung pembangunan kualitas SDM melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pengembangan inovasi melalui pengembangan ekosistem pembelajaran berkualitas. Selain itu, keterbukaan sistem pendidikan melalui penguatan pendidikan komprehensif dan program Merdeka Belajar dengan menggandeng peran industri dengan bekerja sama dengan kampus di dalam dan luar negeri. “Program ini diharapkan bisa meningkatkan pendidikan terintegrasi lintas multidisiplin dan menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri dan kemajuan teknologi,” katanya.

Di UGM, kata Rektor, program MBKM dilakukan sejak awal dan kepesertaan mahasiswa maupun mitra industri semakin meningkat sehingga diharapkan lulusan UGM semakin memiliki daya saing dan berkompetisi unggul. “Saya meyakini, pengetahuan, keterampilan, dan karakter kepribadian yang kalian miliki saat ini mampu menjadi bekal untuk menghadapi kompleksitas permasalahan sosial masyarakat,” katanya.

Suroya Ahmadia Luqman, S.T., salah satu perwakilan wisudawan dari Fakultas Teknik, mengatakan perjalanan yang dihadapi dan dilalui untuk menuju prosesi wisuda tentu tidak sama bagi setiap orang  karena ada yang berjuang dengan kondisi hilangnya orang terkasih, ada juga yang harus berjuang dengan kesusahan ekonomi dan ada juga yang bekerja keras memutar otak untuk menyelesaikan studi. “Tanggung jawab kita sebagai mahasiswa mungkin telah usai, namun tanggung jawab sebagai sarjana dimana terpampang gelar tersebut di belakang nama kita tetaplah belum usai, kita sekarang ini memiliki tanggung jawab di pundak kita masing-masing,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang telah membantu kelulusan dirinya dan rekan wisudawan lainnya. Ia pun  meminta dukungan dan doa agar nantinya bisa menjadi alumni yang bisa membanggakan bagi almamater.

Dr. Ario Setra Setiadio MM, CPM, CH.,  selaku ketua pengurus Kagama Biologi UGM, mengatakan dalam 5-20 tahun lagi nasib setiap orang yang diwisuda kali ini akan berbeda tergantung dalam kesuksesan dalam meniti karier dan potensi yang dimilikinya. Untuk menjadi pemenang di  era kompetisi global harus didukung dengan semangat kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas untuk meraih kesuksesan.

“Kita harus menetapkan tujuan hidup ingin menjadi apa, ingin nama kita dikenang atau dibuang, dihormati atau dicaci.  Selanjutnya kita perlu aksi, sebab ilmu apapun tidak akan mengubah hidup kita, yang mengubah adalah aksi kita. Ingat perjalanan ke seribu gunung pun harus dimulai dengan satu langkah kecil,” katanya.’

Ario mengingatkan wisudawan agar selalu bekerja sesuai dengan minat dan talenta yang dimiliki serta berkolaborasi dengan rekan satu tim. “Lewat kolaborasi memungkinkan untuk berbagi upaya mencari solusi. Karena kita makhluk sosial memerlukan orang lain. Sebaiknya bertemanlah dengan orang yang berhasil di bidangnya dan bergabunglah dengan komunitas yang memiliki kegiatan selalu produktif dan kontributif,” pesannya.

Seperti diketahui, pada upacara wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan kali ini, wisudawan penerima beasiswa Bidik Misi/Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) sebanyak 163 lulusan, dan 45 lulusan Program Sarjana berasal dari kabupaten di daerah 3T. Untuk lulusan Program Sarjana Rerata masa studi lulusan Program Sarjana periode ini adalah 4 tahun 3 bulan, dan waktu tercepat diraih oleh Anggita Fitri Ayu Lestari dari  Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, yang menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 1 bulan 24 hari. Usia rata-rata lulusan Program Sarjana adalah 23 tahun 6 bulan 15 hari. Lulusan termuda program Sarjana periode ini adalah Rafidah Kemala Dewi dari Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi, dengan usia 20 tahun 3 bulan 1 hari.

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata untuk lulusan Program Sarjana Periode III ini adalah 3,57. Lulusan yang berpredikat Pujian 923 lulusan (63,09%), yang berpredikat Sangat Memuaskan 491 lulusan (33,56%) dan yang berpredikat Memuaskan 19 lulusan (1,30%), serta yang lulus tanpa predikat 30 lulusan (2,05%). Pada periode ini IPK tertinggi diraih oleh Mutiara Cantikan dari Program Studi Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, dengan IPK 3,99 sekaligus berpredikat Pujian.

Sementara lulusan Program Sarjana Terapan atau Diploma Empat, rerata masa studi lulusan Program Sarjana Terapan/Diploma Empat periode ini adalah 4 tahun 5 bulan, dan waktu studi tercepat diraih oleh Silvia Rahmawati dari Program Studi Akuntansi Sektor Publik, Sekolah Vokasi, yang menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 11 bulan 21 hari.  Usia rata-rata lulusan Program Sarjana Terapan adalah 23 tahun 6 bulan 16 hari. Predikat lulusan termuda diraih oleh Silvia Rahmawati, dari Program Studi Akuntansi Sektor Publik, Sekolah Vokasi, dengan usia 21 tahun 11 bulan 16 hari. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata untuk lulusan Program Sarjana Terapan periode ini adalah 3,63. Lulusan berpredikat Pujian 3 orang (2,63%), 111 orang (97,37%) berpredikat Sangat Memuaskan.  IPK tertinggi diraih oleh Virginia Amelia Supranta, dari Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata, Sekolah Vokasi dengan IPK 4,00.

Penulis             : Gusti Grehenson

Foto                 : Firsto

 

MBKM

IKU 1 Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak

Artikel UGM Wisuda 1.577 Lulusan Program Sarjana dan Diploma pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-wisuda-1-577-lulusan-program-sarjana-dan-diploma/feed/ 0
Mahasiswa UGM Meninggal Usai Alami Kecelakaan di Hari Pendadaran, Orang Tua Wakili Terima Ijazah pada Upacara Wisuda https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-fakultas-kehutanan-ugm-meninggal-usai-alami-kecelakaan-di-hari-pendadaran-orang-tua-wakili-terima-ijazah-pada-upacara-wisuda/ https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-fakultas-kehutanan-ugm-meninggal-usai-alami-kecelakaan-di-hari-pendadaran-orang-tua-wakili-terima-ijazah-pada-upacara-wisuda/#respond Wed, 21 Feb 2024 06:57:21 +0000 https://ugm.ac.id/mahasiswa-fakultas-kehutanan-ugm-meninggal-usai-alami-kecelakaan-di-hari-pendadaran-orang-tua-wakili-terima-ijazah-pada-upacara-wisuda/ Di tengah prosesi Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan yang berlangsung hari ini Rabu (21/2), Jono (73) dan Ngadinah (58) melangkah ke panggung sambil membawa pigura berukuran 40×60 cm dengan potret anak kesayangan mereka.  Pagi ini keduanya dipanggil secara khusus untuk mewakili sang anak, Dewi Sekar Rumpaka, yang telah berpulang pada tanggal 26 Januari lalu. […]

Artikel Mahasiswa UGM Meninggal Usai Alami Kecelakaan di Hari Pendadaran, Orang Tua Wakili Terima Ijazah pada Upacara Wisuda pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Di tengah prosesi Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan yang berlangsung hari ini Rabu (21/2), Jono (73) dan Ngadinah (58) melangkah ke panggung sambil membawa pigura berukuran 40×60 cm dengan potret anak kesayangan mereka. 

Pagi ini keduanya dipanggil secara khusus untuk mewakili sang anak, Dewi Sekar Rumpaka, yang telah berpulang pada tanggal 26 Januari lalu. Ijazah diserahkan langsung oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., didampingi Dekan Fakultas Kehutanan.

“Senang sekali, dan bangga yang memberi ijazahnya Bu Rektor sendiri. Anak saya kalau tahu pasti bahagia, ya biar dia tenang di sana,” tutur sang ibu.

Dewi mengalami kecelakaan dalam perjalanannya ke kampus untuk mengikuti sidang skripsi beberapa bulan sebelumnya, dan sempat keluar masuk rumah sakit untuk mendapat perawatan sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSUP dr. Sardjito. Berkat prestasinya selama menjalani perkuliahan Dewi dinyatakan lulus dengan predikat cum laude, dengan Indeks Prestasi Kumulatif sebesar 3,86.

Menurut orang tuanya, Dewi adalah sosok anak yang periang, jarang mengeluh, dan tekun dalam menuntut ilmu. Bahkan ketika masih dalam masa pemulihan pasca kecelakaan pun, ia tetap bersemangat untuk segera mengikuti pendadaran dan menunaikan tugasnya sebagai seorang mahasiswa.

Mata sang ibu pun berbinar-binar ketika menceritakan prestasi anak keduanya itu, yang konsisten mendapat peringkat pertama ketika masih duduk di bangku sekolah dan berhasil diterima kuliah di Fakultas Kehutanan UGM melalui jalur Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM). Tidak hanya menjadi kebanggaan orang tua, Dewi juga menjadi sosok yang berarti bagi kedua saudara dan orang-orang terdekatnya.

“Dia itu seperti matahari keluarga, kalau ada dia suasana rumah jadi hangat. Kehilangan separuh nyawa lah, rumah jadi sepi, jadi pada sedih,” tutur Ngadinah.

Orang tua Dewi mengungkapkan rasa syukur mereka bahwa perjuangan sang anak selama menjalani perkuliahan pada akhirnya membuahkan gelar sarjana. Ngadinah berkisah bahwa Dewi sempat mengungkapkan rencananya untuk segera bekerja selepas lulus. Ia ingin mengumpulkan uang untuk membiayai studi adiknya dan membayar hutang orang tua. Setelah menunaikan janjinya tersebut, ia sendiri ingin melanjutkan studi di jenjang S2.

“Dosen-dosennya menyuruh supaya S2 nanti diusulkan jadi dosen, tapi dia maunya bekerja dulu,” imbuh Jono.

Meski tidak sempat mengikuti pendadaran, ia dinyatakan lulus kuliah berdasarkan rapat yudisium fakultas, karena dinilai memiliki rekam jejak studi yang baik. Dekan Fakultas Kehutanan, Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., menuturkan bahwa Dewi memang dikenal cukup aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan terlibat dalam sejumlah penelitian yang dilakukan dosen pembimbingnya.

Skripsinya yang berjudul “Distribusi Spasial dan Temporal Vokalisasi Tokek Hutan di Kawasan Hutan Desa Tahawa Kalimantan Tengah” memperoleh predikat A berdasarkan penilaian para penguji. Sebagai bentuk penghargaan untuk dedikasi Dewi dalam melakukan riset, pihak fakultas berencana untuk menulis ulang skripsi yang ia susun untuk dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. 

“Kalau boleh saya katakan bahwa ini mungkin tingkatannya sudah ada di tingkat S2, tapi ini di S1, sudah sangat-sangat bagus. Saya berharap ilmu ini bisa dikembangkan oleh teman-teman yang lainnya karena ini sangat penting dan berguna bagi masyarakat,” tutur Sigit. 

 

Penulis: Gloria

Fotografer: Firsto, Donnie

Artikel Mahasiswa UGM Meninggal Usai Alami Kecelakaan di Hari Pendadaran, Orang Tua Wakili Terima Ijazah pada Upacara Wisuda pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mahasiswa-fakultas-kehutanan-ugm-meninggal-usai-alami-kecelakaan-di-hari-pendadaran-orang-tua-wakili-terima-ijazah-pada-upacara-wisuda/feed/ 0
UGM dan KAGAMA Menganugerahkan Penghargaan Alumni Mengabdi kepada Lima Alumni Inspiratif https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kagama-menganugerahkan-penghargaan-alumni-mengabdi-kepada-lima-alumni-inspiratif/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kagama-menganugerahkan-penghargaan-alumni-mengabdi-kepada-lima-alumni-inspiratif/#respond Sun, 17 Dec 2023 13:10:40 +0000 https://ugm.ac.id/ugm-dan-kagama-menganugerahkan-penghargaan-alumni-mengabdi-kepada-lima-alumni-inspiratif/ Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni UGM (KAGAMA) kembali memberikan Anugerah Alumni Mengabdi Awards sebagai bentuk apresiasi bagi para alumni yang telah berkiprah dan memberi dampak di berbagai bidang kehidupan. Penyerahan penghargaan dilakukan pada Malam Temu Alumni dalam rangka Dies Natalis ke-74 UGM, Sabtu (16/12) di Grha Sabha Pramana. Sama seperti tahun sebelumnya, pada […]

Artikel UGM dan KAGAMA Menganugerahkan Penghargaan Alumni Mengabdi kepada Lima Alumni Inspiratif pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni UGM (KAGAMA) kembali memberikan Anugerah Alumni Mengabdi Awards sebagai bentuk apresiasi bagi para alumni yang telah berkiprah dan memberi dampak di berbagai bidang kehidupan. Penyerahan penghargaan dilakukan pada Malam Temu Alumni dalam rangka Dies Natalis ke-74 UGM, Sabtu (16/12) di Grha Sabha Pramana. Sama seperti tahun sebelumnya, pada tahun ini penghargaan diberikan kepada lima orang alumni.

Mereka adalah Pande Putu Setiawan, alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis yang mendirikan Komunitas Anak Alam; Mukhanif Yasin Yusuf, alumnus Fakultas Ilmu Budaya yang merupakan aktivis isu disabilitas; Haris Fuadi, alumnus Fakultas Peternakan yang menekuni pembinaan talenta muda sepak bola; Ritno Kurniawan, alumnus Fakultas Pertanian yang bergerak dalam konservasi hutan lindung; serta Nadlrotus Sariroh, alumnus Fakultas Ilmu Budaya yang memperjuangkan hak-hak pekerja buruh gendong di Yogyakarta. 

“Kami sangat bangga para alumni sekarang sudah lebih dari 500 ribu, tersebar di seluruh penjuru dan mengukir prestasi dalam berbagai jabatan dan posisi yang sangat membanggakan. Tentunya kiprah nyata ini merupakan hasil didikan karakter saat di UGM,” tutur Rektor UGM, Prof dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D.

Pada tahun ini terdapat 56 nama yang didaftarkan sebagai calon penerima penghargaan, melalui penjaringan yang dilakukan oleh pengurus pusat, pengurus cabang, dan komunitas KAGAMA, serta tim yang dibentuk secara khusus. Penilaian terhadap kelayakan alumni untuk memperoleh penghargaan ditentukan berdasarkan tiga kriteria penilaian.

Pertama, mereka adalah alumni yang memiliki inisiatif, kemandirian, dan dapat berkolaborasi dengan pihak lain untuk mengembangkan gagasan menjadi praktik nyata dalam melindungi dan menyejahterakan masyarakat. Kedua, alumni memiliki komitmen, dedikasi, dan konsistensi dalam menjalankan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan rakyat. Ketiga, gagasan dan tindakan dalam membantu rakyat tersebut memiliki pengaruh nyata dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. 

“Mereka adalah alumni yang menguatkan akar Universitas Gadjah Mada, mereka semua turut menjulangkan dengan tinggi Universitas Gadjah Mada. Mereka adalah pengabdi rakyat yang sesungguhnya, yang terkadang luput dari puja-puji dan laporan media,” ucap Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D. selaku salah satu juri.

Penghargaan ini diharapkan dapat menghadirkan inspirasi dan penggerak bagi para alumni UGM untuk terus menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat. “Selain untuk memberikan apresiasi kepada alumni, penghargaan ini juga diselenggarakan untuk mendokumentasikan apa saja kiprah alumni UGM dalam bidang pengabdian kepada masyarakat,” imbuh Drs. Ida Bagus Yoga Atmaja, M.Si. yang juga menjadi salah satu anggota dewan juri.

Pengabdian para alumni ini berangkat dari keprihatinan akan persoalan yang mereka temukan di tengah masyarakat. Pande, misalnya, beberapa tahun lalu memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan utamanya untuk mendampingi anak-anak putus sekolah di Desa Batur, Bali. Melalui komunitas yang ia dirikan, Pande berhasil menggerakkan anak-anak muda Bali untuk secara sukarela mengulurkan tangan dan bergerak bersama membantu anak-anak memperoleh penghidupan dan pendidikan yang layak.

Bagi Pande, pengabdian ini menjadi salah satu cara untuk membagikan hal-hal baik yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan di kampus UGM. “Kampus telah memberikan semua fasilitas terbaik. Saya sadar saya adalah orang yang beruntung, yang harusnya bersyukur dan membagikan keberuntungan itu kepada orang lain,” tuturnya.

Kisah serupa juga datang dari penerima penghargaan lainnya. Meski tidak pernah mengharapkan pengakuan atas apa yang mereka kerjakan, mereka mengapresiasi pemberian penghargaan ini, yang memberikan motivasi dan semangat lebih untuk terus menebar kebaikan. “Tugas saya sekarang belum selesai, masih banyak target untuk dikejar. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berbuat baik,” tutur Mukhanif. 

 

Temu Alumni

Malam Temu Alumni menjadi ajang tahunan yang diselenggarakan untuk memperkuat koneksi dan solidaritas di antara alumni UGM. Selain diisi dengan pemberian penghargaan dan rangkaian acara hiburan, pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran buku sinergi UGM dan KAGAMA berjudul Kompilasi Pemikiran Kecerdasan Artifisial; serta penyerahan secara simbolis Beasiswa KAGAMA, Beasiswa Sahabat UGM, Beasiswa Gadjah Mada Peduli dan Orang Tua Asuh, serta Beasiswa KAGAMA Golf.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA, Dr. A.A.G.N. Ari Dwipayana, menuturkan bahwa pada tahun ini KAGAMA memperingati ulang tahun ke-65. Dengan momen seperti ini, harapannya KAGAMA dapat terus menjaga rasa persatuan dan persaudaraan dan menjadi bagian dari perkembangan UGM hingga tahun-tahun yang akan datang. 

“Selama 65 tahun KAGAMA telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan kampus dan bangsa. Sebagai paguyuban kami akan selalu mendukung UGM untuk tumbuh menjadi universitas yang unggul dan membanggakan, baik sebagai alumni, sivitas, maupun bangsa,” kata Ari. 

 

Penulis: Gloria

Fotografer: Donnie

Artikel UGM dan KAGAMA Menganugerahkan Penghargaan Alumni Mengabdi kepada Lima Alumni Inspiratif pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kagama-menganugerahkan-penghargaan-alumni-mengabdi-kepada-lima-alumni-inspiratif/feed/ 0