alumni berprestasi Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/alumni-berprestasi/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Wed, 22 Jan 2025 09:40:56 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.7 Direktur Marketing Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy Bagi Tips Sukses Berkarir  https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-marketing-toyota-astra-motor-anton-jimmi-suwandy-bagi-tips-sukses-berkarir/ https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-marketing-toyota-astra-motor-anton-jimmi-suwandy-bagi-tips-sukses-berkarir/#respond Wed, 22 Jan 2025 09:40:56 +0000 https://ugm.ac.id/?p=75051 Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, memberi wejangan kepada 841 calon wisudawan pascasarjana UGM, Rabu (22/1), di Grha Sabha Pramana. Alumnus Teknik Mesin UGM ini membagikan kisah perjalanan karirnya dari karyawan biasa hingga menjadi Direktur Marketing di perusahaan besar perdagangan mobil ini. Anton menekankan bahwa calon wisudawan harus memilih tempat kerja dengan […]

Artikel Direktur Marketing Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy Bagi Tips Sukses Berkarir  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, memberi wejangan kepada 841 calon wisudawan pascasarjana UGM, Rabu (22/1), di Grha Sabha Pramana. Alumnus Teknik Mesin UGM ini membagikan kisah perjalanan karirnya dari karyawan biasa hingga menjadi Direktur Marketing di perusahaan besar perdagangan mobil ini.

Anton menekankan bahwa calon wisudawan harus memilih tempat kerja dengan nilai-nilai kebajikan yang mampu membuat pekerjanya semakin bertumbuh di lingkungan positif. Sebagai alumni Teknik Mesin angkatan 1995 menegaskan keberhasilan karirnya tak lepas dari value perusahaan, “Dua hal yang selalu saya pegang adalah willingness to improve dan respect to people. Filosofi ini membantu saya melihat peluang dan senantiasa berkembang,” tuturnya.

Anton juga menjelaskan bahwa keberhasilan karier tidak hanya bergantung pada keahlian teknis, tetapi juga nilai dan pola pikir yang diterapkan dalam pekerjaan. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan lingkungan sekitar, karena kepercayaan merupakan pondasi utama dalam dunia profesional.

Baginya, memberikan layanan terbaik bukan hanya soal produk yang ditawarkan, tetapi juga menciptakan nilai yang berkelanjutan.Ia menekankan bahwa lulusan UGM prodi apapun bisa berkarir dimanapun, “Kita harus percaya diri dan selalu mau mengembangkan diri karena persaingan selalu ada,” pesannya.

Wirastuti Widyatmanti, S.Si., Ph.D., Kepala Biro Manajemen Strategis UGM, turut memberikan sambutannya dengan menegaskan bahwa para lulusan harus percaya diri dan terus berusaha memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor. Ia juga menyoroti pentingnya jejaring Kagama sebagai modal besar untuk memaksimalkan peluang karier.  “Kami meminta calon alumni untuk percaya diri, terus belajar, dan membuktikan bahwa lulusan UGM bisa menjadi sosok yang berkarir cemerlang,” ujarnya. \

Hal senada disampaikan oleh Destina Kawanti, S.Si., M.IP., Wakil Sekretaris Jenderal PP Kagama. Ia mengingatkan bahwa gelar akademik yang diraih para lulusan adalah sebuah amanah yang membawa tanggung jawab besar. Ia berpesan bahwa Kagama bukan sekadar komunitas alumni, tetapi keluarga yang selalu siap mendukung dan bersinergi. “Kita semua adalah wajah UGM di masyarakat, maka bawa nama baik almamater ini hingga tingkat nasional maupun internasional,” pesannya.

Melalui pembekalan wisudawan ini, para calon wisudawan UGM diajak untuk menyadari potensi besar yang dimiliki sebagai lulusan UGM. Tidak hanya untuk mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. UGM berharap momen ini dapat menjadi bekal yang menginspirasi mereka dalam menapaki masa depan yang penuh peluang.

Penulis : Bolivia

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Donnie

Artikel Direktur Marketing Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy Bagi Tips Sukses Berkarir  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-marketing-toyota-astra-motor-anton-jimmi-suwandy-bagi-tips-sukses-berkarir/feed/ 0
Mengenal Evie Yulin, Pionir Country General Manager Perempuan di Merck Healthcare Asia Pasifik https://ugm.ac.id/id/berita/mengenal-evie-yulin-pionir-country-general-manager-perempuan-di-merck-healthcare-asia-pasifik/ https://ugm.ac.id/id/berita/mengenal-evie-yulin-pionir-country-general-manager-perempuan-di-merck-healthcare-asia-pasifik/#respond Fri, 29 Nov 2024 09:14:21 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73375 Presiden Direktur PT Merck Tbk, Evie Yulin, merupakan alumnus Fakultas Farmasi UGM yang telah sukses mendalami karir di bidang farmasi. Perjalanan karirnya yang dilalui dengan ketekunan dan disiplin menjadi kisah inspiratif, khususnya bagi perempuan. Ditemui oleh tim majalah Kabar UGM, Evie membagikan kisahnya semasa kuliah beserta tips menjadi pribadi tangguh menghadapi tantangan. Evie Yulin lahir di […]

Artikel Mengenal Evie Yulin, Pionir Country General Manager Perempuan di Merck Healthcare Asia Pasifik pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Presiden Direktur PT Merck Tbk, Evie Yulin, merupakan alumnus Fakultas Farmasi UGM yang telah sukses mendalami karir di bidang farmasi. Perjalanan karirnya yang dilalui dengan ketekunan dan disiplin menjadi kisah inspiratif, khususnya bagi perempuan. Ditemui oleh tim majalah Kabar UGM, Evie membagikan kisahnya semasa kuliah beserta tips menjadi pribadi tangguh menghadapi tantangan.

Evie Yulin lahir di Jember pada tahun 1967 sebagai anak perempuan pertama dari dua bersaudara. Orang tuanya kala itu bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang perbankan. “Saya mulai sekolah di SD Unggaran Jogja, lalu masuk ke SMP 5, terus di SMA 3, dan kuliah di UGM. Semua jenjang pendidikan saya tempuh di Jogja,” jelas Evie.

Semasa sekolah, ia sering menjadi juara kelas berturut-turut. Inilah yang membuatnya bisa diterima di sekolah dan perguruan tinggi impiannya. Selain itu, ia juga beberapa kali mewakili sekolah dalam kompetisi tari dan baris berbaris.

Ketika ditanya soal minatnya di bidang farmasi, Evie menjawab keinginan tersebut sudah muncul sejak di bangku SMA. Dulu mata pelajaran favoritnya adalah kimia organik dan matematika. Ia juga sudah memetakan dengan baik, jurusan dan bidang pekerjaan seperti apa yang ingin ia geluti. Baru kemudian pilihannya jatuh di Fakultas Farmasi UGM. Saat itu, ia masuk melalui jalur Penentuan Minat dan Kemampuan (PMDK), yakni jalur tanpa tes dengan nilai akademik unggul.

Evie bercerita sempat diusulkan gurunya untuk memilih kedokteran, namun ia tetap ingin memilih farmasi. “Pokoknya cari fakultas yang memang dibutuhkan penguasaan kimianya cukup kuat. Kalau enggak teknik kimia, kan apotek. Terus saya melihat bahwa kalau apoteker asik kali ya, bisa membantu pasien-pasien yang sakit. Jadi saya pilih apoteker,” ucapnya.

Awal karir Evie bermula ketika ia diterima oleh tiga perusahaan farmasi lokal ketika masih kuliah. Dengan passion di bidang sales dan marketing, Evie menjabat sebagai product specialist dan ditugaskan untuk memasarkan produk ke beberapa rumah sakit. Di sana, ia menghadapi banyak penolakan dan tantangan di awal karirnya. “Saya adalah orang yang sangat mementingkan proses, jadi semua proses itu harus dilihat dari A sampai Z. Karena kita yakin kalau prosesnya bagus, pasti performance akan mengikuti,” tutur Evie.

Konsep berpikir tersebut diterapkan di perusahaan manapun, termasuk PT Merck Tbk. Evie bergabung pertama kali pada tahun 2010 sebagai Country Head Healthcare Business Indonesia, hingga menjadi anggota direksi pada tahun 2011 dan kemudian menjabat sebagai Presiden Direktur pada tahun 2020–menjadi satu-satunya General Manager Perempuan di Merck Healthcare Asia Pacific pada saat itu. Tak hanya itu, Evie beberapa kali mendapatkan penghargaan, seperti Top 100 Businesswomen of The Year (2017, 2019-2021, 2024), Indonesia Most powerful Women Award (2023), Best Business Transformation (2023), hingga The Most Extraordinary Women Business Leaders Award (2022).

Selama menjalani karir sebagai pemimpin perempuan di Merck, Evie tidak merasakan hambatan sama sekali. Ini sangat dipengaruhi oleh budaya DEIB (Diversity, Equity, Inclusion, and Belonging) yang kuat di Merck, di mana keberagaman, kesetaraan, inklusi, dan rasa memiliki menjadi nilai-nilai inti perusahaan. Merck menerapkan kebijakan dan praktik yang mendukung lingkungan kerja inklusif, memastikan bahwa semua karyawan, tanpa memandang gender, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi. Ia bersyukur karena budaya ini memungkinkan perempuan untuk berkontribusi secara signifikan dan mengatasi tantangan dalam jenjang karir, menjadikan gender bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan.

Sedangkan di bidang farmasi, Evie menjelaskan ada banyak tantangan yang saat ini sedang dihadapi, terutama akses terhadap obat-obatan inovatif. “Sekarang ini middle income population banyak yang turun menjadi middle to lower income population. Sehingga kita harus pikirkan bagaimana masyarakat bisa mendapatkan akses dengan mudah untuk obat-obatan inovatif ini,” papar Evie. Penting menurutnya bagi industri farmasi agar memperhatikan affordability dan accessibility obat-obatan inovatif. Kesadaran akan penyakit tertentu juga perlu dibangun, sehingga masyarakat bisa mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Pencapaian Evie tentunya tidak terlepas dari prinsip yang selalu ia pegang teguh. “Bekerja adalah ibadah. Jadi kalau prinsip saya adalah menyenangi apa yang kita lakukan dan selalu komitmen terhadap apa yang saya ucapkan,” pungkasnya.

Ia berpesan agar selalu menjadi pribadi yang tangguh, berani mencoba, dan open-minded. Dengan begitu, tantangan demi tantangan dapat menjadi pelajaran berharga di kemudian hari.

Penulis : Tasya

Editor : Gusti Grehenson

Artikel Mengenal Evie Yulin, Pionir Country General Manager Perempuan di Merck Healthcare Asia Pasifik pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/mengenal-evie-yulin-pionir-country-general-manager-perempuan-di-merck-healthcare-asia-pasifik/feed/ 0
Birrul Qodriyah Bagikan Tips Raih Prestasi Akademik dan Sukses Membangun Usaha  https://ugm.ac.id/id/berita/birrul-qodriyah-bagikan-tips-raih-prestasi-akademik-dan-sukses-membangun-usaha/ https://ugm.ac.id/id/berita/birrul-qodriyah-bagikan-tips-raih-prestasi-akademik-dan-sukses-membangun-usaha/#respond Tue, 26 Nov 2024 08:39:19 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73241 Birrul Qodriyah, alumni penerima beasiswa Bidik Misi UGM yang sukses menyelesaikan pendidikan hingga S2 dan merintis usaha membagikan kisah inspiratifnya pada pembekalan mahasiswa penerima KIP-K, Selasa (26/11). Dihadapan 1.700 mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) 2024, Birrul menceritakan bagaimana perjalanannya ketika pertama kali menerima bantuan pendidikan tinggi hingga menyandang sejumlah gelar dan prestasi. Birrul […]

Artikel Birrul Qodriyah Bagikan Tips Raih Prestasi Akademik dan Sukses Membangun Usaha  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Birrul Qodriyah, alumni penerima beasiswa Bidik Misi UGM yang sukses menyelesaikan pendidikan hingga S2 dan merintis usaha membagikan kisah inspiratifnya pada pembekalan mahasiswa penerima KIP-K, Selasa (26/11). Dihadapan 1.700 mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) 2024, Birrul menceritakan bagaimana perjalanannya ketika pertama kali menerima bantuan pendidikan tinggi hingga menyandang sejumlah gelar dan prestasi.

Birrul menjadi penerima program bidik misi pada tahun 2010 di Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran. Perempuan asal Bantul yang kini merintis usaha furniture tersebut kembali mengenang masa-masa kuliahnya. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berprestasi.“Hari pertama pengumuman saya keterima di UGM, saya menulis saya akan menjadi mahasiswa terbaik satu UGM, dalam situasi saya nggak ngerti mahasiswa terbaik satu UGM itu gimana,” tutur Birrul.

Apa yang diimpikan Birrul dengan kerja kerasnya, tiga tahun kemudian, ia berhasil meraih keinginannya dengan menjadi sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM tahun 2013. Dari pengalaman ini, Birrul memetik pengalaman bahwa kemauan bisa datang dari mana saja. Selama seseorang memiliki kepercayaan diri dan afirmasi bahwa cita-citanya bisa tercapai, maka akan memudahkan usaha dan tekad untuk mewujudkannya. Hal itu dialami sendiri oleh Birrul. “Dulu saya lihat kakak kelas saya pernah berbincang-bincang dengan presiden. Dalam hati saya berdoa agar bisa bertemu dan berbincang dengan presiden juga. Dan ternyata diwujudkan oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Birrul terpilih menjadi perwakilan mahasiswa bidik misi seluruh Indonesia dan berkesempatan berpidato di depan presiden kala itu, yakni Susilo Bambang Yudhoyono di tahun 2014.

Setelah lulus dari UGM, Birrul melanjutkan pendidikan S2 di University of Edinburgh, Skotlandia dengan beasiswa LPDP Indonesia. Ia juga aktif mengikuti konferensi internasional dan membangun relasi mancanegara. Baru kemudian Birrul membangun usaha furniture bernama “Cabinesia” yang termotivasi dari keinginannya menciptakan lapangan kerja. “Saya telah dibiayai oleh negara untuk pendidikan, dan saya harus memiliki kontribusi. Mungkin belum banyak, tapi inilah bentuk kontribusi atas apa yang selama ini saya dapatkan,” ucap Birrul.

Selain berbagi pengalaman, Birrul juga menjabarkan tantangan apa saja yang dihadapi oleh mahasiswa di masa depan. Menurutnya, 30 tahun kemudian akan terjadi fenomena academic inflation. Semakin banyak lulusan perguruan tinggi nantinya, hingga tercipta kompetisi luar biasa khususnya dalam sektor lapangan kerja. Lulusan UGM diharapkan mampu menguasai berbagai kompetensi dan menjadi pionir dalam setiap generasi. Karenanya, Birrul menekankan pentingnya eksplorasi pengalaman dan soft skills semasa kuliah. “Kita hidup di era teknologi. Sayangnya banyak dari kita yang kekurangan essential soft skills. Waktu kita banyak dihabiskan dengan media sosial, namun sebatas konsumsi saja,” terang Birrul.

Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar dan berkarya saat masih kuliah. Rajin belajar itu penting, namun jangan lupa memikirkan kontribusi apa yang bisa diberikan bagi masyarakat dan negara.

Program KIP-K yang berlangsung sejak tahun 2021 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Pemberian bantuan pendidikan juga menjadi upaya UGM untuk menjamin proses belajar mahasiswa tanpa terhambat kondisi ekonomi. Kali ini, UGM menerima bantuan 1.676 mahasiswa KIP-K dan 24 mahasiswa dari usulan masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si. menjelaskan, komitmen inklusivitas pendidikan harus terus dikawal. “Perluasan akses perguruan tinggi terutama bagi kelompok-kelompok yang selama ini marginal perlu dilakukan. Diutamakan juga untuk meningkatkan kualitas SDM, terutama untuk pembangunan nasional,” jelas Arie.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Kemahasiswaan, Dr. Sindung Tjahyadi M.Hum. Adanya beasiswa KIP-K bisa membantu mahasiswa untuk mengakses pendidikan di kampus UGM. “Sangat membantu sekali bagi mereka untuk meningkatkan akses pendidikan,” paparnya.

Penulis : Tasya

Editor   : Gusti Grehenson

Foto.    : Firsto

Artikel Birrul Qodriyah Bagikan Tips Raih Prestasi Akademik dan Sukses Membangun Usaha  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/birrul-qodriyah-bagikan-tips-raih-prestasi-akademik-dan-sukses-membangun-usaha/feed/ 0
Direktur BCA Widodo Mulyono Beri Kiat Sukses Meniti Karir  https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bca-widodo-mulyono-beri-kiat-sukses-meniti-karir/ https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bca-widodo-mulyono-beri-kiat-sukses-meniti-karir/#respond Tue, 22 Oct 2024 09:32:30 +0000 https://ugm.ac.id/?p=71927 Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk., Antonius Widodo Mulyono memberi tips dan kiat sukses meniti karir pada 1816 calon wisudawan yang mengikuti acara Pembekalan dan Gladi Bersih Wisuda Pascasarjana UGM, Selasa (22/10) di Grha Sabha Pramana. Widodo mengisahkan perjalanan karirnya setelah berhasil menyandang gelar sarjana ekonomi dan magister manajemen di UGM. Pria asal Klaten, […]

Artikel Direktur BCA Widodo Mulyono Beri Kiat Sukses Meniti Karir  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk., Antonius Widodo Mulyono memberi tips dan kiat sukses meniti karir pada 1816 calon wisudawan yang mengikuti acara Pembekalan dan Gladi Bersih Wisuda Pascasarjana UGM, Selasa (22/10) di Grha Sabha Pramana.

Widodo mengisahkan perjalanan karirnya setelah berhasil menyandang gelar sarjana ekonomi dan magister manajemen di UGM. Pria asal Klaten, Jawa Tengah ini mengutarakan bahwa para wisudawan harus berani mencoba seperti dirinya dulu saat memulai karir di BCA, “Tidak harus ikut arus. Teman-teman seangkatan saya tahun 80-an dulu melamar di bank BUMN, saya justru mendaftar di BCA,” tuturnya.

Widodo memulai karirnya di BCA mulai tahun 1987. Dalam perjalanannya, beliau menapaki karir sebagai staff hingga kemudian mengemban jabatan sebagai Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi Bisnis Komersial & Small Medium Enterprise (SME) BCA. Pada tahun 2014–2015, Widodo sempat beralih ke industri asuransi sebagai Komisaris BCA Insurance. Setelahnya, beliau menduduki jabatan Direktur Bisnis Bank DKI tahun 2015–2018. Menurutnya, growth mindset menjadi hal yang penting dalam manuver karir agar dirinya dapat adaptif dan resilien walau sempat merasakan terpaan badai krisis ekonomi pada tahun 98 silam, “Meskipun teman-teman nantinya mengeksplorasi berbagai peran dalam pekerjaan, sama halnya seperti saya, kita tetap harus mengutamakan work-life balance,” pesannya.

Meski perkembangan dunia terus berubah, sebagai generasi baby boomer, kata kata Widodo, ia terus berusaha belajar terhadap perkembangan zaman. “Saya pun  tidak malu bertanya dengan yang lebih muda,” ucapnya di depan para wisudawan.

Widodo mengaku senantiasa giat mempelajari berbagai hal dan berusaha selalu terhubung dengan hal-hal baru itulah, Widodo diangkat untuk menjadi Direktur BCA mulai tahun 2022.

Yang tidak kalah penting menurutnya, kunci dari keberhasilan dalam meniti karir adalah pentingnya meningkatkan emotional intelligence agar dapat terbuka menerima masukan. Widodo turut memberikan serangkaian tips untuk berkarir pasca wisuda. Menurutnya, memiliki faktor pembeda dapat menjadi daya tarik apabila individu dapat membentuk hal tersebut menjadi sebuah keunikan. Tidak cukup sampai disitu, Widodo menyarankan agar wisudawan membuat action plan dengan metode SMART (Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, Timely) agar target yang dimiliki lebih konkrit.

Menurutnya, privilege sebagai Kagama juga perlu dimanfaatkan dengan membangun relasi positif yang sesuai dengan nilai ke-UGM-an. Beliau menegaskan agar wisudawan selalu mempertahankan nilai integritas, etika, dan inklusivitas. Beliau mencontohkan kegiatan yang diusungnya di BCA dengan menyelenggarakan operasi katarak, menyelenggarakan bakti kesehatan, pencegahan stunting, mendirikan klinik-klinik di Jabodetabek, serta bakti pendidikan yang beliau didedikasikan sebagai alumnus UGM. “Wisuda bukan artinya selesai belajar, tapi meneruskan belajar untuk mengarungi kehidupan,” pungkasnya.

Penulis : Bolivia

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Dok. Kantor Alumni

Artikel Direktur BCA Widodo Mulyono Beri Kiat Sukses Meniti Karir  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/direktur-bca-widodo-mulyono-beri-kiat-sukses-meniti-karir/feed/ 0
Dosen UGM Tristianto Nugroho Raih Penghargaan dari UNS https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-tristianto-nugroho-raih-penghargaan-dari-uns/ https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-tristianto-nugroho-raih-penghargaan-dari-uns/#respond Fri, 08 Mar 2024 00:25:43 +0000 https://ugm.ac.id/?p=68639 Dosen Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Ir. Tristianto Nugroho, S.Pt., M.Sc., IPP., menerima penghargaan alumni berprestasi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam rangka Dies Natalis ke-48 UNS. Ir. Tristianto Nugroho, yang merupakan alumnus Fakultas Peternakan UNS, kini berkiprah sebagai dosen pada Departemen Produksi Ternak, Fakultas Peternakan UGM. Penghargaan alumni berprestasi tersebut diberikan dalam acara Malam […]

Artikel Dosen UGM Tristianto Nugroho Raih Penghargaan dari UNS pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Dosen Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Ir. Tristianto Nugroho, S.Pt., M.Sc., IPP., menerima penghargaan alumni berprestasi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam rangka Dies Natalis ke-48 UNS. Ir. Tristianto Nugroho, yang merupakan alumnus Fakultas Peternakan UNS, kini berkiprah sebagai dosen pada Departemen Produksi Ternak, Fakultas Peternakan UGM. Penghargaan alumni berprestasi tersebut diberikan dalam acara Malam Inaugurasi Penerima Penghargaan Alumni UNS Berprestasi Tahun 2024, Kamis (7/3), di Ballroom Gedung Ki Hadjar Dewantara UNS.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi UNS terhadap kontribusi dan dedikasi Ir. Tristianto Nugroho dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan pendidikan di Indonesia. Penghargaan ini mencerminkan prestasi luar biasa yang telah diraihnya serta penghargaan atas dedikasinya dalam mengabdi pada dunia akademis dan riset.

Plt. Rektor UNS, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H., turut memberikan apresiasi kepada seluruh alumni yang telah terpilih. Pada malam inaugurasi tersebut, Beliau menyatakan pentingnya keberadaan alumni yang secara aktif membantu pengembangan UNS yang sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat. Jejaring alumni UNS dirajut dengan kuat baik di tingkat fakultas hingga universitas. “Keberadaan alumni di dalam negeri maupun di luar negeri selalu menjadi kekuatan pengembangan UNS sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum,” kata Chatarina.

Sebagai dosen di Departemen Produksi Ternak, Fakultas Peternakan UGM, Ir. Tristianto memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik dan membimbing generasi muda untuk menjadi profesional yang berkualitas di bidang peternakan. Dengan latar belakang pendidikan yang solid dari Fakultas Peternakan UNS, beliau telah berhasil mentransfer pengetahuan dan pengalamannya kepada para mahasiswa, membantu mereka untuk menjadi ahli yang kompeten dan berkontribusi pada pembangunan sektor peternakan di Indonesia. “Melalui dedikasinya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik, beliau telah membuktikan bahwa lulusan Fakultas Peternakan mampu berperan penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia,” ujarnya.

Dengan penghargaan ini, Tristianto berharap dapat terus mendorong dan menginspirasi mahasiswa serta staf akademik lainnya untuk mencapai prestasi tinggi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen UGM dalam mendukung dan mengakui prestasi para dosennya yang telah membawa nama baik universitas di kancah nasional maupun internasional,” katanya.

Penulis : Humas UNS

Editor   : Gusti Grehenson  

 

Artikel Dosen UGM Tristianto Nugroho Raih Penghargaan dari UNS pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dosen-ugm-tristianto-nugroho-raih-penghargaan-dari-uns/feed/ 0